Center for Scientific Publication
Not a member yet
4029 research outputs found
Sort by
STUDY OF AISI 1020 STEEL CHARACTERIZATION BY ZINC-ELECTROPLATING TREATMENT
AISI 1020 steel is low carbon steel with a carbon content of 0.20%. Before the steel is applied it is usually done metal finishing to improve its quality such as corrosion-resistant properties, appearance, toughness, electrical conductivity, and other properties. One way of metal finishing is by electroplating. Electroplating with zinc coating material is widely applied because zinc is a corrosion resistant steel coating, producing a good surface appearance, and the price is quite affordable. Based on the description above, the influence of temperature and time of zinc electroplating process on thickness, adhesion, and corrosion resistance of AISI 1020 steel was studied. Temperature variations to be used are 25, 30, and 35oC. While for time variations are 9, 12, and 15 minutes. The measurement of the thickness of the zinc layer was carried out using a DFT test, to find out the strength of the pulling carried out Pull-Off testing, and to obtain the value of the corrosion rate carried out by immersion testing and then calculated using weight loss method. The highest thickness value is 28.1333 µm with variation of temperature is 35oC with 15 minutes plating time. The highest adhesive strength value is 15.595 MPa with a temperature variation of 25oC and 9 minutes plating time. The lowest corrosion rate value is 0.0097 mmpy with a temperature variation of 35oC and 15 minutes plating time
Development of The E-Personal Safety Logbook (e-PSLB) Optimization Registration Process of Personnel Onboard FSRU
PT PGN LNG Indonesia (PGN LNG) aims to develop the LNG business that consists of natural gas liquefaction, LNG storage and shipment, and regasification to natural gas. Since July 2014, PGN LNG has been operating Floating Storage Regasification Unit (FSRU) which located 21km offshore from Lampung. In order to support PGN LNG operation on FSRU related to requirement of Health, Safety, Security and Environment (HSSE) data of personnel onboard vessel, PGN LNG developed a system to mitigate potential hazards and risk that called Personal Safety Logbook (PSLB). PSLB consist of personnel data of identity, basic sea survival certificate, and health. Since July 2014 to December 2016 registration of PSLB data done manually by collecting registration paper filled by applicant and approved by management. Based on the evaluation conducted by management, it showed implementation of manual registration requires long approval time. In this case, PGN LNG require system that reduces approval time and provides comprehensive information. In July 2016, Department HSSE has been developed an online e-PSLB Application that started to be implemented in January 2017. Until December 2019 it has already done 846 PSLB submissions with an average 282 per year. Based on the analysis of the data, it showed that if still using manual PSLB Registration in the period of January 2017 until December 2019 it is required total cost of Rp.333,630,000 in three years. Whereas when compared with the use of e-PSLB within same period, it is required a total cost of Rp176,846,741. In addition, reviewed from the completion duration of one Manual PSLB takes 3 hours 15 minutes, while e-PSLB only takes 45 minutes. Therefore, based on the results of the analysis of e-PSLB proved effective and efficient in assisting operation excellence of PGN LNG
Model Matematika Pemanenan Ikan dengan Kebijakan Panen Selektif
Pengelolaan sumber daya perikanan termasuk sebagai aspek penting yang dipertimbangkan oleh negara maritim. Kelimpahan sumber daya ikan dapat dipertahankan dengan strategi penangkapan ikan yang tepat, salah satunya adalah kebijakan panen selektif. Dalam studi ini, dinamika kepadatan populasi ikan dipelajari menggunakan model predator-prey yang dimodifikasi. Proses panen selektif yang memperhitungkan usia atau ukuran ikan siap panen dinyatakan sebagai penundaan waktu dalam proses panen. Analisis model dilakukan dengan menentukan titik kesetimbangan model dan stabilitas titik keseimbangan model. Ada empat titik keseimbangan model, yang mewakili kondisi trivial, kepunahan prey, kepunahan predator, dan eksistensi predator-prey. Perilaku dinamis model diilustrasikan melalui simulasi numerik dengan beberapa skenario. Hasil simulasi numerik menunjukkan bahwa waktu tunda mempengaruhi stabilitas beberapa titik setimbang, sehingga menghasilkan dinamika populasi yang lebih beragam
Transformasi Fungsi Cincin Menjadi Gelang dengan Menggunakan Sistem Draw and Shorten
Abstrak—Estetika perhiasan digunakan untuk meningkatkan penampilan pengguna. Kebutuhan ini menuntut untuk memiliki lebih dari satu jenis fungsi perhiasan. Berangkat dari penggunaan busana yang berbeda, perhiasan diharapkan mampu berpadu sebagai satu kesatuan. Perhiasan yang mampu beralih bentuk dan fungsi diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tersebut. Perhiasan yang bertransformasi akan memberikan banyak opsi variasi yang berbeda dalam penggunaannya. Penelitian mengacu pada bentuk yang sesuai selera pasar kemudian mengambil polanya sebagai referensi bentuk objek rekayasa. Objek dalam penelitian ini masih sebatas perhiasan cincin dan gelang. Dilakukan simulasi digital untuk mengolah perubahan bentuk dan dimensi sehingga diperoleh sistem mekanik draw and shorten yang mampu merubah bentuk dan dimensi objek perhiasan yang berukuran kecil menjadi besar.Abstract—Jewelry aesthetics are used to enhance the user's appearance. This need demands to have more than one type of jewelry. Jewelry is expected to conform as a whole fashion system and able to switch forms and functions. Transformed jewelry will provide many different variations in their use. Research refers to the form that suits the market trend and takes the pattern as a reference form of implemented objects. The object in this study is still limited to ring and bracelet jewelry. Digital simulations are performed to process changes in shape and dimensions. Obtained a draw and shorten mechanical system that is able to change the shape and make small dimension to large jewelry objects.
Dampak Parkir On Street Pada Fasilitas Bukaan Median (U-Turn) Terhadap Kinerja Ruas Jalan Perkotaan
Jalan yang berfungsi ganda sebagai parkir on street menyebabkan terjadinya pengurangan lebar efektif jalan. Keberadaan parkir di badan jalan di sekitar fasilitas putaran balik (U-turn) dapat menimbulkan konflik berupa kemacetan karena kendaraan yang melakukan putaran balik terganggu oleh adanya parkir di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja ruas jalan Affandi, Yogyakarta akibat adanya parkir di badan jalan pada lokasi U-turn dan memberikan solusi untuk meningkatkan kinerja ruas jalan akibat hal tersebut. Data primer didapatkan dari survei perhitungan kendaraan, kecepatan, geometri, dan driving behaviour. Analisis kinerja berdasarkan data primer, Manual Kapasitas Jalan Indonesia tahun 1997 (KemenPUPR) dan di modelkan dengan VISSIM. Hasilnya, kecepatan kendaraan rata-rata pada kondisi eksisting sebesar 25,44 km/jam, tingkat pelayanan E, dan derajat kejenuhan 0,81. Alternatif solusinya yaitu pemberlakuan larangan parkir pada area putaran balik dan beberapa meter sesudah dan sebelumnya. Hasil pemodelan VISSIM menunjukan, semakin jauh larangan parkir dari lokasi u-turn, maka kinerja jalan semakin meningkat
Pengukuran dan Perekaman data Ketidakrataan Perkerasan Jalan dengan Sensor Ultrasonic pada Rolling Straight Edge
Ketidakrataan permukaan jalan adalah salah satu faktor pelayanan perkerasan yang mempengaruhi kenyamanan (kualitas berkendara) pengemudi. Persyaratan utama untuk jalan yang baik adalah struktur yang kuat, datar, tahan air, tahan lama, dan ekonomis sepanjang masa pakai. Pengukuran ketidakrataan permukaan jalan belum banyak dilakukan di Indonesia mengingat keterbatasan peralatan sehingga pemantauan dan evaluasi jalan yang ada tidak dapat dilakukan dengan benar sesuai dengan standar jalan. Tingkat ketidakrataan permukaan jalan dapat diukur dengan menggunakan berbagai metode yang telah direkomendasikan oleh Bina Marga dan AASHTO. Metode pengukuran ketidakrataan permukaan jalan yang digunakan adalah metode Transport Research Laboratory dengan Rolling Straight Edge. Departemen Teknik Sipil memiliki dua unit Rolling Straight Edge, tetapi fasilitas pembacaan data hanya mengandalkan pembacaan jarum skala manual, membuatnya kurang cepat dan efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan instrumen untuk membaca data ketidakrataan dengan sensor ultrasonic untuk menggantikan pembacaan manual pada Rolling Straight Edge. Dengan data logger sensor ultrasonik ini dikembangkan, diharapkan pengukuran dan analisis data dapat dilakukan lebih cepat dan efisien. Objek perkerasan jalan yang diukur adalah lantai ubin, perkerasan paving block, perkerasan aspal, dan perkerasan beton. Hasil yang diperoleh bahwa analisis dan evaluasi kondisi tingkat ketidakrataan jalan dari pengembangan instrumen sensor ultrasonic pada Rolling Straight Edge lebih cepat, lebih efisien dan memiliki produktivitas pengukuran yang lebih tinggi
PERANCANGAN SISTEM MONITORING TEGANGAN DAN ARUS BERBASIS ARDUINO UNO DENGAN MEDIA WIFI
Beberapa sistem tidak dapat mengetahui daya yang dipakai pada sebuah rumah. Untuk mengetahui berapa daya pada rumah kita, kita harus mengukur secara manual dengan cara melihat langsung pada meteran listrik. Terdapat kode CL yang menjadi penanda bagi PLN saat memasang daya dirumah pelanggannya. PLN membagi meteran listrik dalam beberapa kategori untuk pelanggan non industri dari yang paling rendah hingga paling tinggi. Judul penelitian ini berupa perancangan sistem monitoring tegangan dan arus secara real time. Cara kerja alat ini adalah mengawasi kerja suatu beban dan mengambil data arus dan tegangan yang dihasilkan menggunakan sensor. Lalu data dari sensor diproses oleh Arduino dan data yang didapatkan akan dikirim menuju server melalui wifi dan dapat dilihat di komputer server. Pada perancangan alat ini dapat mengukur tegangan dan arus dari beban. Hasil dari perancangan ini dapat mengukur tegangan dengan rata-rata nilai kesalahan sekitar 0,07% sampai dengan 0,213% dan pengukuran arus yang mempunyai rata-rata nilai kesalahan antara 3,07% sampai dengan 9,04%. Kemudian data yang diterima oleh ar-duino akan dikirimkan ke LED yang tiap detiknya akan memperbarui hasil dari nilai daya pada beban yang diukur. Selain itu, hasil dari mengukur daya pada beban bisa di lihat pada aplikasi xampp-control yang dimana akan memperlihatkan hasil ukuran dalam bentuk grafik dan tabe
Potensi Permintaan Angkutan Umum pada Rencana Rute Feeder di Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh
Kemacetan sering terjadi di kota-kota di Indonesia terutama pada jam puncak pagi dan sore hari. Hal ini disebabkan oleh kurang berfungsinya angkutan umum. Masyarakat lebih memilih menggunakan angkutan pribadi untuk beraktivitas. Salah satu penyebabnya adalah karena kurangnya rute feeder yang dapat menjangkau wilayah permukiman. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi demand penumpang pada rencana rute feeder di lima kampung pada Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan Pedoman Teknis Penyelenggaraan Angkutan Umum di Wilayah Perkotaan Dalam Trayek Tetap dan Teratur, Departemen Perhubungan Tahun 2002. Hasil analisis diperoleh bahwa penduduk yang mau menggunakan angkutan umum lebih besar jumlahnya daripada jumlah penduduk yang tidak mau menggunakan angkutan umum yaitu 63%. Jumlah angkutan umum feeder tertinggi didapatkan pada jam 07.00-07.59 WIB dan 08.00-08.59 WIB. Jenis moda yang dibutuhkan adalah MPU sebanyak 20 unit dan bus kecil sebanyak 12 unit. MPU layak secara finansial untuk rute rencana feeder karena jumlah yang dibutuhkan melebihi jumlah minimum yaitu 20 unit. Hal ini juga sesuai dengan lebar jalan pada rencana rute feeder
COVER
Cover of International Journal of Offshore and Coastal Engineering Vol 4, No 1 (2020
Pra Desain Pabrik Dietil Eter dari Etanol dengan Proses Dehidrasi
Sesuai dengan Perpres No. 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, ditargetkan konsumsi energi dari minyak bumi menjadi kurang dari 20% pada tahun 2005. Pemerintah Indonesia menargetkan sebesar 23% menggunakan Energi Baru Terbarukan (EBT) dimana untuk penggunaan biofuel sekitar 13,69 juta kL. Sejak tahun 2009, Pemerintah mulai mengembangkan penggunaan bahan bakar terbarukan sebagai solusi untuk mengurangi penggunaan bahan bakar yang berasal dari minyak bumi dimana pengembangan produksinya setiap tahun semakin meningkat. DEE (Dietil Eter) yang juga dikenal sebagai eter dan etoksi etana, adalah cairan mudah terbakar yang jernih, tak berwarna, dan bertitik didih rendah serta berbau khas. DEE memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena banyak digunakan sebagai pelarut untuk reaksi-reaksi organik dan mulai dikembangkan untuk bahan bakar alternatif sebagai pengganti bahan bakar dari minyak bumi. Proses pembuatan DEE terdiri dari 3 tahapan proses, yaitu persiapan bahan baku, sintesis DEE dan pemurnian DEE. Tahap persiapan bahan baku meliputi adsorpsi air bertujuan untuk memurnikan etanol hingga 99%. Tahap sintesis DEE bertujuan untuk menghasilkan DEE yang dibuat dengan cara dehidrasi etanol. Tahap pemurnian DEE dilakukan untuk mendapatkan produk DEE dengan kemurnian 99,5%. Pabrik direncanakan beroperasi pada tahun 2023. Berdasarkan data impor, konsumsi, produksi yang terus meningkat didapat estimasi kapasitas pabrik sebesar 37.000 ton/tahun. Untuk itu dibutuhkan bahan baku etanol 96,5% yang digunakan sebesar 47.642 ton/tahun. Lokasi pendirian pabrik direncanakan di Ngargosari, Gresik, Jawa Timur. Untuk dapat mendirikan pabrik DEE dengan kapasitas 37.000 ton/tahun diperlukan modal total sebesar Rp 364.656.598.810,04,- dengan harga jual DEE sebesar $2,02 per kg. Estimasi umur pabrik 10 tahun, sehingga dapat diketahui internal rate of return (IRR) sebesar 22,93%, pay out time (POT) 4,05 tahun dan break even point (BEP) sebesar 36,53%