Center for Scientific Publication
Not a member yet
4029 research outputs found
Sort by
Selecting The Best Route for Aerial Ladder Truck to Speed Up Response Time in High-Rise Buildings Located in Unprotected and High Fire Risk Areas
Fire outbreaks on high-rise buildings require specific techniques and equipment; one of such equipment is aerial ladder trucks. Firefighters in aerial ladder trucks must ideally arrive at the location of the fire within the ideal response time constraint in the context of fire emergency management to minimize collateral damage, be it of human lives or properties. This study aims to discover the best route traversable by aerial ladder trucks to achieve the ideal response time should a fire occur in high-rise buildings, particularly stated buildings located within unprotected and high fire risk areas in Sidoarjo Regency. The best routes were selected through a simulation using the closest facility in GIS Network Analyst based on proximal distance and travel time. The study results show that the aerial ladder trucks can traverse the recommended routes to the high-rise buildings within the ideal response time. However, the majority of these results only occur during off-peak hours. Hence, the addition of new fire stations, whose locations are within 5 km of the high-rise buildings, and the improvement or addition of street networks as an alternative to increase the fulfillment of the ideal response time of aerial ladder trucks, especially during peak hours, are recommended
APLIKASI R-SHINY UNTUK SENTIMENT ANALYSIS TERHADAP ULASAN RESTORAN DI SINGAPURA MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES
Perkembanganateknologi yangpesat memberikan banyak kemudahan bagi penggunanya saat ini.Kehadirannya memberikan kemudahan akses pada banyak bidang. Seperti kemudahan dalam melakukan pemilihanrestoran yang dapat dilakukan dalam genggaman dan dapat diakses dimana saja secara cepat dan praktis. Pemilihansebuah restoran menjadi hal yang sangat mudah dilakukan, karena tersedia banyak rekomendasi pilihan dan ulasandari pengunjung sebelumnya terhadap restoran tersebut, yang dapat digunakan oleh orang lain dalam menentukanrestoran yang akan dikunjungi. Setiap individu pasti memiliki pandangan atau pendapat yang berbeda mengenairestoran-restoran tersebut. Pendapat dan opini dari pengguna dapat dijadikan masukan bagi restoran untukmeningkatkan kualitasnya. Sentiment analysis digunakan untuk memperoleh pendapat atau opini dari para penggunasuatu platform internet dari penyedia restoran tersebut. Maka dari itu akan dibuat sebuah aplikasi sentiment analysisberbasis website dengan menggunakan R-Shiny melalui program RStudio. Project ini dapat mempermudahpenggunanya untuk melihat ulasan beberapa restoran secara keseluruhan, sehingga dapat menjadi dasarpertimbangan dalam pemilihan restoran. Website ini akan menunjukkan sentiment analysis terkait teks, yang beradapada kalimat maupun opini yang ditulis. Sehingga bisa melihat apakah puas atau tidak puas dengan menggunakanaplikasi ini secara instan dan mudah
Experimental and Numerical Study of Two Dimensional Flow of Bubble Separation over the Leading of Thickness Plate
Various design modifications made by transportation equipment companies aim to increase the efficiency of fuel consumption. One of them is by reducing the drag force. This can be done by controlling passive turbulent boundary layers. The addition of rounded shape on the leading edge which is correlated with the length of the plane is one way of controlling the passive turbulent boundary layer which can accelerate the transition from the laminar boundary layer to the turbulent boundary layer. Therefore, this study aims to determine the effect of the Reynolds number and flow support length on the flow characteristics so that the downstream separation can be delayed. This research was conducted by experimental and numerical methods. The Reynolds number used is Ret = 5.08 × 104 and Ret = 8.46 × 104 . The test part of this research is the rounded leading edge of thick plate with a plane length of c/t = 6.5 and c/t = 10. The amount of rounded on the leading edge, the height of the test model and the length of the trailing edge are 10 mm, 100 mm, and 300 mm, respectively. The parameters varied in this study were the flow bearing field length (c/t) and the Reynolds number (Ret). Two-dimensional, steady numerical simulation was carried out using ANSYS Fluent software. The turbulence model used is k − kl − ω. The results obtained in this study are the longer the flow bearing plane and the greater the Reynolds number can delay the separation on the upper side of the circular front edge of the thick plate. The optimal length of the separation delay time is c/t = 10 with Ret = 8.46 × 104 .The separation bubble profile at c/t = 10 with Ret = 8.46 × 104 has length (x/c) = 0.129, thickness (y/t) = 0.1363, and angle (Θ) = 30.3 ◦ with the form factor (H) at point O 1.424. Overall the optimal variation is at c/t = 10 with Ret = 8.46 × 104 where the point of separation occurs when x/c = 0.945
EDITORIAL TEAM
Editorial Team of International Journal of Offshore and Coastal Engineering Vol 4, No 2 (2020
Pemantauan Kualitas Minyak Goreng dan Sanitasi Warung Makan di Lingkungan RW 03 Keputih Tegal Timur Kecamatan Sukolilo Surabaya untuk Menuju Tercapainya Warung Sehat
Di sekitar kampus ITS terdapat banyak stand pedagang kaki lima yang menjual berbagai jenis makanan dan minuman demi memenuhi kebutuhan warga sekitar dan mahasiswa ITS. Sebagian besar stand yang ada di sentra kaki lima tersebut menggunakan minyak goreng untuk mengolah makanan yang dijual. Beberapa penjual makanan terkadang menggunakan minyak goreng untuk beberapa kali pemakaian bahkan terkadang sampai warna minyak goreng menjadi coklat gelap menjadi minyak jelantah. Kualitas minyak jelatah biasanya jauh di bawah dari persyaratan SNI minyak goreng yang diberikan, terutama untuk parameter asam lemak bebas (Free Fatty Acid) dan bilangan peroksida (Peroxide Value) yang nilainya berada di atas nilai maksimum yang disyaratkan. Oleh sebab itu dilakukan Analisa FFA dan PV serta bahan makanan akan diuji secara kualitatif formalinnya pada warung-warung dalam area RW 03 Keputih Tegal Timur, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Dari total 70 sampel yang masuk, 15 diantaranya adalah sampel minyak, sementara 55 sisanya adalah sampel makanan. Dari 15 sampel minyak, yang sudah memenuhi SNI ada 11 sampel. Untuk sampel makanan ada 43 sampel yang sudah memenuhi SNI. Warung yang minyaknya memenuhi baku mutu dan uji negatif pada bahan makanannya diberi label Binaan LPPM ITS Warung Sehat dalam bentuk stiker
Coolbox Design Modification for Traditional Fishing Vessel Using Sengon Wood Sawdust and Potassium Hydroxide-Soaked Coconut Coir
This research modified coolbox by mixing sengon wood sawdust and potassium hydroxide-soaked cocofiber. By considering its composition, potassium hydroxide content, and soaking duration, this research was done to find the optimum amount of those three variables to make the best insulator. The best insulator was chosen based on its thermal conductivity, density, and economic value, and the easiness in the making. From the experiment, the chosen composition consists of 30% sengon wood sawdust and 70% potassium hydroxide-soaked cocofiber with content of 15% and soaking duration of 2 hours. With thermal conductivity of 0,352W/mK, density of 0,303gram/cm3, and specimen production cost of Rp607,41, this material was used for composition reference in the making of the coolbox. The experiment of coolbox lasted for 35 hours with 71 temperature data retrievals. The coolbox experiment used 500 gram tuna fish and 2500 gram ice as cooler. The result showed that the lowest temperature for ice inside coolbox was 0,3°C, the lowest temperature of fish was 5°C, and the lowest temperature in coolbox chamber is 17°C. With the ratio of 1:5 for fish and ice, the coolbox insulation using sengon wood sawdust and potassium hydroxide-soaked cocofiber was able to maintain fish temperature below 20°C for 27,5 hours. Meanwhile, the styrofoam coolbox was able to maintain fish with the same condition for 35 hours
Efek Variasi Suhu Pemadatan Campuran Laston Lapis Pondasi (AC-Base) dengan Penambahan Limbah Plastik
Pada paper ini dibahas efek variasi suhu pemadatan terhadap karaktersitik Marshall pada Campuran Laston Lapis Pondasi (AC-Base) dengan Penambahan Limbah Plastik, jenis Polyethylene Terephthalate (PET). Metode pencampuran limbah plastik PET digunakan metode basah. Variasi suhu pemadatan antara 100°C-180°C dengan kenaikan setiap 10°C. Penelitian ini mengacu pada spesifikasi umum Kementrian Pekerjaan Umum Bina Marga Revisi III tahun 2010. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai kepadatan, VFA (Void Filled with Asphalt), Stabilitas, dan MQ (Marshall Quotient) semakin meningkat seiring dengan peningkatan suhu pemadatan, baik pada AC-Base tanpa dan dengan penambahan plastik PET. Sebaliknya, nilai VIM (Void in Mix), VMA (Void in Mineral Agreggate), dan Flow menurun seiring dengan peningkatan suhu pemadatan. AC-Base tanpa penambahan plastik PET memiliki nilai kepadatan, VFA, dan flow yang lebih tinggi dibanding AC-Base dengan penambahan plastik PET, sedangkan untuk nilai VIM, VMA, dan stabilitas lebih rendah
Analisis Likuiditas Saham Sektor Perbankan di BEI Menggunakan Analisis Intervensi dan Autoregressive Conditional Duration
Tax Amnesty merupakan Undang-Undang yang menjadi isu hangat 2016 dan berakhir pada Maret 2017. Kebijakan Tax Amnesty mengharuskan pihak bank menjadi pihak penerima dana repatriasi. Terkait hal itu, berdasarkan isu ekonomi finansial 2015 hingga 2016 terdapat saham bank yang selalu diburu oleh investor karena saham yang likuid. Saham perbankan yang paling dipertimbangkan untuk diperdagangkan yaitu Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI) karena masuk dalam kelompok saham LQ45. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran data volume, mengetahui efek adanya intervensi akibat Tax Amnesty, dan mendapat kesimpulan mengenai likuiditas saham sebelum dan selama Tax Amnesty dari model ACD. Model ACD merupakan model alternatif lain di luar intervensi. Analisis intervensi yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat efek intervensi diberlakukannya Tax Amnesty pada volume saham perusahaan BMRI dan BBNI, namun tidak pada BBCA dan BBRI. Model intervensi yang terbentuk belum memenuhi distribusi normal. Model ACD menghasilkan bahwa volume transaksi lebih likuid dilihat dari durasi yang tinggi pada periode Tax Amnesty. Durasi menunjukkan kejadian volume transaksi yang rendah, jadi bila nilai durasi tinggi maka volume transaksi rendah jarang terjadi. Hanya saja, pada saham BBRI tidak dapat dibandingkan sebelum Tax Amnesty dan setelah Tax Amnesty karena data tidak terdapat efek ACD dilihat dari parameter konstanta saja yang signifikan dalam model
Perbandingan Pengelolaan Rusunawa: Pemilik, Penghuni, Pengelola, Pembiayaan, Luas Unit, Tarif dan Fasilitas
Selain pangan dan sandang, rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar (basic needs) bagi kehidupan manusia. Terbatasnya lahan dan beragamnya aktivitas masyarakat di perkotaan membutuhkan suatu strategi dalam rangka efisiensi penggunaan lahan, salah satunya adalah pembangunan infrastruktur rumah susun. Di Kota Surabaya terdapat beberapa rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang dibangun di atas tanah aset pemerintah dengan pola pengelolaan yang berbeda-beda, maka penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan dalam pengelolaan Rusunawa. Hasilnya terdapat beberapa perbedaan antara lain berdasarkan penghuni terdapat 3 kelompok sasaran yaitu: MBR, MBMB dan masyarakat Umum, dimana pembiayaan pembangunan Rusunawa dapat menggunakan APBD/APBD maupun menggunakan kerjasama pemerintah dan swasta. Rusunawa yang dibangun untuk MBR dan MBMB memiliki luas unit hunian yang seragam pada tiap towernya antara 18m2 hingga 24 m2 dengan tarif yang disubsidi oleh pemerintah serta penyediaan fasilitas yang sederhana. Sedangkan, Rusunawa untuk masyarakat umum dalam satu tower memiliki luasan unit hunian yang bervariasi dari 18m2 hingga 48m2 dengan pengenaan tarif komersial serta didukung tersedianya berbagai fasilitas penunjang yang beragam dari jenis dan fungsinya
Evaluasi Struktur Tandon Air di Kelurahan Sukaresmi Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor
Penyediaan sarana infrastruktur air minum non PDAM merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah pelayanan air bersih bagi masyarakat di wilayah pedesaan dan pinggiran kota. Upaya peningkatan penyediaan air minum dilakukan dengan membangun tandon air berkapasitas 11.000 liter di RW 03 Kelurahan Sukaresmi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Namun pada masa layannya struktur kolom tandon air mengalami defleksi sebesar 7cm pada bagian ujung atasnya. Maka perlu dilakukan evaluasi struktur bangunan tandon air eksisting dengan analisis ulang. Permodelan dan analisis struktur dilakukan dengan program ETABS v.9.7.2 merujuk kepada SNI 1727-2013, SNI 2847-2013, SNI 1726-2012. Hasil analisis struktur eksisting menunjukan elemen struktur kolom yang miring mengalami over strength (O/S), dengan demikian struktur kolom tidak aman terhadap berbagai kombinasi pembebanan yang telah ditetapkan dan tidak mampu lagi menahan beban struktur diatasnya. Berdasarkan hasil analisis, alternatif metode perbaikan/perkuatan struktur dapat dilakukan dengan metode perkuatan concrete jacketing menggunakan mutu beton pembungkus 20,97 MPa, penambahan tulangan longitudinal diberikan 12D16 dengan sengkang Ø10-150, dan metode perkuatan dengan menambahkan profil baja WF 200.150.6.9 Estimasi biaya untuk pelaksanaan pekerjaan perkuatan dengan metode penambahan profil baja WF 200.150.6.9 lebih tinggi jika dibandingkan dengan metode concrete jacketing yaitu dengan kenaikan harga sebesar Rp 19,473,168 atau 52,47%