Psikodimensia: Kajian Ilmiah Psikologi
Not a member yet
190 research outputs found
Sort by
COPING STRESS PADA BEBAN KERJA PERAWAT RUANG UNIT PELAYANAN INTENSIVE PSIKIATRI (UPIP) DAN RUANG KRESNA DI RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan coping stress pada beban kerja perawat ruang UPIP dan ruang Kresna di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak empat orang perawat, dengan karakteristik subjek yaitu karyawan tetap, berusia 30-39 tahun, pendidikan DIII dan S1, jenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan bekerja di ruang UPIP dan ruang Kresna RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Analisis data dimulai dengan mengolah data yang diperoleh, melakukan koding, mengkategorisasikan data, menyusun dinamika psikologis, mengaitkan dengan teori, menganalisa, dan menarik kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perawat menggunakan problem focused coping dengan jenis coping tindakan langsung, mencari dukungan sosial, antisipasi, apati, penghindaran, mempersiapkan diri menghadapi luka, dan kehati-hatian. Sedangkan pada emotional focused coping perawat menggunakan jenis coping penalaran, berpaling pada aktivitas lain, rasionalisasi, penerimaan diri, seeking meaning, religiusitas, pasrah, humor, penilaian positif, dan pengalihan, dimana pada pemilihan jenis coping stress tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti : usia, jenis kelamin, pendidikan, dan dukungan sosia
PENGARUH BELAJAR DENGAN CARA MENGHAFAL TERHADAP MENGINGAT KOSAKATA DALAM BAHASA INGGRIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belajar dengan cara menghafal terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini merupakan studi populasi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas 4 SD Marsudirini Gedangan Semarang yang memiliki nilai Bahasa Inggris pada semester lalu antara 75- 84. Desain eksperimen yang digunakan adalah Within Subject Design. Analisa data menggunakan uji Within Subject Anava (repeated measure) untuk menguji hipotesis mayor dan t-test untuk menguji hipotesis minor. Pada pengujian hipotesis mayor diperoleh hasil Fhitung = 20,663 dan taraf signifikansi 0,005 dengan p < 0,01. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh antara belajar dengan cara menghafal terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris yang sangat signifikan. Pada pengujian hipotesis minor diperoleh hasil thitung = 1,740 < 9t( =0,05) = 3,355. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara jenis kelamin terhadap mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Belajar dengan cara menghafal sebanyak tiga hingga empat kali paling efektif untuk mengingat kosakata dalam Bahasa Inggris. Akan tetapi, menghafal sebanyak 11-14 kali sudah tidak efektif lagi untuk mengingat kosakata dalam Bahasa Inggri
PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMBELI KEBUTUHAN HIDUP SEHARI-HARI DITINJAU DARI GAYA HIDUP VALUE MINDED PADA MAHASISWA KOST UNIVERSITAS KATOLIK SOEGIJAPRANATA DI SEMARANG
Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan antara gaya hidup value mindeddengan pengambilan keputusan membeli barang kebutuhan hidup sehari-hari pada mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata yang tinggal secara kost di Semarang. Hipotesanya adalah ada hubungan antara gaya hidup value minded dengan pengambilan keputusan membeli kebutuhan hidup sehari-hari pada mahasiswa kost. Subyek penelitian adalah mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata jenjang S1 yang tinggal secara kost (harga kost < Rp 500.000,-) di Semarang, berusia 18-22 tahun, belum menikah, dan uang bulanan yang diterima dari orang tua rata-rata ? Rp 2.000.000,- per bulan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisa datanya menggunakan korelasi Product Moment dari Pearson.Subyek penelitian berjumlah 61 orang.Alat ukur menggunakan skala Gaya Hidup Value Minded dan skala Pengambilan Keputusan Membeli Kebutuhan Hidup Sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara gaya hidup value minded dengan pengambilan keputusan membeli kebutuhan hidup sehari-hari (rxy=0,276, p0,0
KOMITMEN ORGANISASI DITINJAU DARI JOB INSECURITY PADA KARYAWAN OUTSOURCING
Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan antara komitmen organisasi dengan job insecurity. Hipotesis pada penelitian ini adalah: ada hubungan negatif antara komitmen organisasi dengan job insecurity. Populasi penelitian ini adalah karyawan outsourcing pada PT Pura Baru Tama. Alat ukur menggunakan skala komitmen organisasi dan job insecurity. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh hasil: nilai korelasi sebesar -0,433 dengan p < 0,01. Hal ini menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat signifikan antara job insecurity dengan komitmen organisasi. Artinya semakin tinggi job insecurity maka akan semakin rendah komitmen organisasi karyawan outsourcing. Dengan melihat sumbangan efektif job insecurity dengan komitmen organisasi adalah sebesar 18,7
ANALISA ORGANISASI RUMAH SAKIT X DI KABUPATEN UNGARAN : (PROFIL KEPUASAN KERJA DAN ORIENTASI NILAI)
Persoalan penelitian ini berangkat dari problem perusahaan terkait dengan kinerja yang dalam hal ini adalah keluhan mengenai kurang maksimalnya pelayana yang diberikan di banyak lini. Hal ini tentu saja memberikan beban bagi perusahaan di tengah persaingan yang begitu ketat dalam jasa kesehatan. Salah satu pencetusnya adalah kurangnya motivasi kerja yang berdampak pada pola kepuasan kerja serta nilai kerja yang melatarbelakangi. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan profile kepuasan kerja dan orientasi nilai pada karyawan Rumah Sakit X. Studi deskriptif dilakukan pada 50 orang subjek yang menjadi responden dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa kepuasan kerja subjek tertinggi pada dimensi tanggung jawab, supervisi, rekan kerja, pekerjaan itu sendiri. Sedangkan ketidakpuasan tertinggi pada dimensi gaji, promosi, kebijakan perusahaan, dan penilaian prestasi. Dalam hal orientasi nilai, dimensi yang paling kuat adalah conservatio
HARDINESS PADA WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dinamika hardiness pada wanita penderita kanker payudara. Populasi pada penelitian ini adalah wanita yang menderita kanker payudara minimal stadium IIB, pernah menjalani operasi, kemoterapi, dan/atau terapi radiasi dalam kurun waktu 1 tahun terakhir. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode wawancara dan observasi. Melalui proses pengumpulan data tersebut maka didapatkan hasil bahwa hardiness berkembang karena pola asuh orang tua. Hardiness ini terlihat melalui dimensi-dimensinya yaitu komitmen, kontrol, dan tantangan. Ada beberapa faktor yang memengaruhinya penguasaan pengalaman, pola asuh orang tua, dukungan keluarga, perasaan positif, kontribusi pada aktivitas, pengetahuan dan kemampuan, serta dukungan finansial
PENGARUH PERMAINAN KARTU KWARTET TERHADAP KEMAMPUAN MENGINGAT KOSAKATA BAHASA JEPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan kartu kwartet terhadap kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang. Kemampuan mengingat merupakan hal yang penting berkaitan dengan proses belajar manusia. Semakin banyak informasi yang tersimpan dalam ingatan, semakin baik pula proses belajar seseorang. Salah satu proses belajar yang penting untuk mengembangkan diri manusia adalah berinteraksi dengan orang lain. Berinteraksi membutuhkan bahasa sebagai alat dan bahasa yang tidak kalah penting untuk dipelajari adalah bahasa Jepang. Untuk mempelajari bahasa, tentu perlu mengenal kosakata bahasa tersebut. Salah satu cara untuk mempelajari kosakata adalah dengan bermian. Bermain dapat menciptakan perasaan senang yang dapat membuat informasi yang diterima dapat dengan mudah disimpan dalam ingatan. Permainan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah permainan kartu kwartet. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Sedes Sapientiae Semarang yang memiliki minat untuk mempelajari bahasa Jepang tetapi belum pernah mempelajari sebelumnya. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur kemampuan mengingat subyek adalah 50 soal pilihan yang dibuat oleh peneliti dengan mengacu pada tes FACT subtes Kode Ingatan. Berdasarkan hasil analisis data dengan metode T-Test for Independent Groups, didapatkan hasil t = 0,091 (t > 0,05). Hal ini menunjukan tidak ada perbedaan tentang skor kemampuan mengingat kosakata bahasa Jepang pada kelompok yang mendapatkan permainan kartu kwartet dengan kelompok yang tidak mendapatkan permainan kartu kwartet
PROSES PERMAAFAN DIRI PADA ORANG TUA ANAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses permaafan diri pada orang tua anak penyandang autisme. Penelitian ini dilakukan di Semarang antara Juli 2010 sampai dengan Maret 2011, peneliti melakukan wawancara dengan dua orang subjek orang tua anak penyandang autisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses memaafkan diri sendiri pada orang tua anak penyandang autisme terjadi pada tahapan yang sama. Tahapan yang dilalui antara lain konfrontasi diri, penilaian diri, bela rasa diri, transformasi diri, integrasi dir
ANALISIS DINAMIKA KEPRIBADIAN GAY MENGGUNAKAN TEKNIK WARTEGG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika kepribadian gay dengan hasil teknik Wartegg. Kerangka pikir dalam penelitian ini adalah skema kepribadian imajinasi kombinasi, skor-skor tertentu pada interpretasi gambar, ego rendah, intrapersonal rendah, motivasi rendah, dan interpersonal rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data utama tes proyeksi (teknik Wartegg) serta metode pendukung wawancara dan observasi. Sampel diambil menggunakan purposive sampling sebanyak tiga orang gay yang masih berusia antara 19-22 tahun dan domisili di Semarang. Metode keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan pemeriksaan sejawat melalui diskusi. Analisis data menggunakan metode perbandingan tetap. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa dinamika kepribadian gay yaitu pada skema kepribadian intelektual praktis dan aktivitas kontrol, kemampuan intrapersonal dan interpersonal rendah, kecemasan yang mendalam dan bergerak. Temuan lain yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa gay memiliki hubungan yang jauh dengan ayah dan kakak, serta menikmati waktu-waktu sendir
STUDI DESKRIPTIF BUDAYA ORGANISASI PT X SEMARANG
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran budaya organisasi PT X? Semarang berdasarkan data pada angket identitas berupa jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir dan lama kerja. Budaya organisasi didefinisikan sebagai sehimpunan nilai, prinsip, tradisi, dan cara bekerja yang dianut bersama dan mempengaruhi perilaku serta tindakan para anggota organisasi (Robins dan Coulter, 2010, h. 63). Budaya organisasi berperan sebagai landasan utama dalam kehidupan suatu organisasi. PT X? Semarang bergerak di bidang jasa pertokoan dituntut untuk memiliki landasan yang kuat dalam kehidupan perusahaan mereka agar dapat terus bertahan dan dapat mewujudkan tujuan perusahaan. Penelitian mengenai budaya organisasi di PT X? Semarang menggunakan studi populasi. Budaya Organisasi diteliti dengan menggunakan skala budaya organisasi berdasar dimensi Hofstede, yaitu process-result oriented, employee-job oriented, parochial-professional, open-closed system, loose-tight control, dan normative-pragmatic. Hasil perhitungan secara keseluruhan menunjukkan bahwa PT X? Semarang lebih mengarah ke process oriented sebesar 74,80%; employee oriented sebesar 67,94%; parochial sebesar 58%, open system sebesar 59,54%, loosed control sebesar 77,10%; dan normatif sebesar 58%