286 research outputs found

    ENGLISH LANGUAGE IMMERSION BERBASIS KEARIFAN LOKAL BAGI SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    ABSTRACT: Early English mastery for children is very urgent considering Indonesia has an important position in the world's interests, both economically, socially, culturally and politically. Therefore, the global communication capability is one of the national agenda which is affixed to the national curriculum which must be studied from elementary level to university. Local Language Wisdom Immersion approach based on Local Wisdom comes as an effort to face the challenge. The targets of this program are young learners, ranging in age from 10-12 years old, who sit at the elementary school level. Learners learn English using a mix of local and international content, enabling cross-cultural learning, and learning patterns using second language acquisition. Furthermore, the portfolio assessment is used for assessment, including test, questionnaire, observation, and documents. The advantages of English language immersion based on local wisdom, ie learners in addition to mastering basic English, they are also prepared psychologically, socially and culturally. Their future hopes will be the future of national communications capabilities of global communications capabilities.   ABSTRAK: Penguasan bahasa Inggris sejak dini menjadi sangat urgen mengingat Indonesia memiliki posisi penting dalam pencaturan kepentingan dunia, baik secara ekonomi, social, budaya maupun politik. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi global menjadi salah satu agenda nasional yang dibubuhkan menjadi kurikulum nasional yang harus dipelajari mulai tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Pendekatan English Language Immersion berbasis Kearifan lokal hadir sebagai upaya menghadapi tantang tersebut. Sasaran program ini adalah pebelajar muda (English young learners), dengan rentang usia 10-12 tahun, yang duduk ditingkat sekolah dasar. Peserta didik belajar bahasa Inggris dengan menggunakan perpaduan konten lokal dan internasional, sehingga memungkinkan akan adanya belajar lintas budaya, dan pola-pola belajar menggunakan teori pemerolehan bahasa kedua (Second language acquisition). Selanjutnya portfolio assessment digunakan untuk melihat kemampuan, kinerja dan prestasi yang terukur dengan menggunakan alat assessmen, diantaranya test, kuesioner, observasi, dan dokumen. Kelebihan dari English language immersion berbasis kearifan lokal, yaitu peserta didik disamping dapat menguasai bahasa Inggris dasar, mereka juga dipersiapkan secara psikologis, sosial dan budaya. Harapan kedepan mereka akan menjadi duta bangsa di masa depan yang akan menyampaikan pesan kepada dunia bahwa bangsa Indonsia adalah bangsa yang besar yang memiki keunggulan-keunggulan lokal yang dapat dinilai secara ekonomi maupun politik yang patut dibanggakan ditingkat dunia melalui kemampuan komunikasi global yang mereka kuasai

    PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MENYULAM PADA IBU-IBU DI DESA PABUARAN KECAMATAN SUKAMAKMUR KABUPATEN BOGOR

    Get PDF
    Desa Pabuaran  yang terdapat  di Kecamatan  Sukamakmur,  Kabupaten Bogor adalah salah satu desa yang masyarakatnya  memiliki pendapatan  yang masih rendah atau masyoritas  masyarakatnya  masih dalam kondisi miskin. Salah satu yang dilakukan untuk mengatasi masalah masyarakat tersebut yaitu melalui  kegiatan  pemberdayaan  masyarakat.  Adapunkegiatan  pemberdayaan  yang  dilakukan  yaitu melalui  pelatihan  menyulam  yang  sesuai  dengan  kebutuhan  masrakat  tersebut.Pendekatan pembelajaran   yang  digunakan  dalam  pelatihan  ini  yaitu  pendekatan  andragogi   dengan  metode ceramah,   diskusi,   dan  praktek.   Pelaksanaan   kegiatan   pelatihan   menyulam   di  Desa  Pabuaran, Kecamatan  Sukamakmur,  Kabupaten  Bogor ini yaitu dilaksanakan  pada 21 September  2014. Hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu meningkatnya kemampuan ibu-ibu di Desa Pabuaran dalam membuat sulaman yang dapat dimanfaatkan menjadi sumber mata pencaharian

    PENDIRIAN RUMAH BACA DAN PELATIHAN SOFTSKILL UNTUK GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI DESA MADOBAK DAN DESA MUARA SIBERUT KEPULAUAN MENTAWAI

    Get PDF
    ABSTRACT: Activities devotion the community aims to build a house read in the village madobak and village Muara siberut and training soft skill about science game for school teachers primary and secondary on the island of siberut, the archipelago Mentawai.Although the implementation of the devotion was conducted in June 2009, but this writing has been updated based on the latest data and references so novelty writing is still.The implementation of the devotion performed along with professionals from jakarta.   ABSTRAK: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Rumah Baca di Desa Madobak dan Desa Muara Siberut dan pelatihan softskill tentang science game untuk guru-guru sekolah dasar dan menengah di Pulau Siberut, kepulauan Mentawai. Meskipun pelaksanaan pengabdian ini dilakukan pada Juni 2009, namun tulisan ini telah dimutakhirkan berdasarkan data dan referensi termutakhir sehingga kebaruan tulisan tetap ada. Pelaksanaan pengabdian dilakukan bersama dengan para professional dari Jakarta. Kata Kunci: Mentawai, pengabdian masyarakat, rumah baca, pelatihan soft-skill, gur

    WORKSHOP PENYUSUNAN PROGRAM PEMBELAJARAN YANG DIINDIVIDUALKAN BAGI GURU DALAM PELAYANAN PEMBELAJARAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI TK SAWITRI, KOMPLEK UNJ DUREN SAWIT

    Get PDF
    Kegiatan  Pengabdian  pada  Masyarakat  ini  bertujuan  untuk  membekali  guru  dengan  pengetahuan tentang bagaimana menyusun program pembelajaran  yang diindividualkan bagi peserta didik berkebutuhan  khusus agar para guru bisa membelajarkan  murid mereka sesuai dengan kemampuan yang dimiki oleh murid sehingga murid bisa belajar dengan mudah. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Sawitri, Komplek UNJ, Duren Sawit yang diikuti oleh 5 orang guru dengan menggunakan metode workshop  dimana  para  guru lebih  banyak  aktif  melakukan  kegiatan.  Hasil  kegiatan  menunjukkan bahwa para guru sudah mampu menyesuaikan pola pembelajaran yang dilaksanakan dikelasnya yang terdiri  dari  peserta  didik  berkbutuhan  khusus  dan  non  berkebutuhan  khusus.Pembelajaran  berbeda bagi  peserta  didik  berkebutuhan   khusus  dalam  hal  pendekatan,  metode  dan  teknik  yang  lebih disesuaikan dengan sifat alami dari kelainan yang dimiliki oleh peserta didik

    PELATIHAN PENGGUNAAN JEJARING SOSIAL INSTAGRAM DALAM MEMASARKAN BARANG PADA IBU-IBU PKK DI KELURAHAN RAWAMANGUN JAKARTA TIMUR

    Get PDF
    ABSTRACT: Along with the development of the times, human needs for information and the use of technology (internet) is growing rapidly. By using the internet, especially social networks, people of all ages, gender, social class, economy and culture can know the various developments that occur in their environment and can interact with each other without being limited by space and time. Currently, Instagram has become one of the most widespread social networking categories used by most people in Indonesia to introduce and promote their products. Instagram is believed to be not only beneficial for online shop, retailer, restaurant, travel company, and e-commerce, but also one of the most effective tools in building a business brand. In fact, Instagram is also not only in demand by men and women who are young entrepreneurs, but also housewives who have passion in developing business from home (home business). The activity (Pengabdian Masyarakat) that was held on Tuesday, October 3, 2017 is basically done to socialize the use of Instagram as social networking among PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) mothers in Rawamangun, East Jakarta. Training is done by using classical method for 1.5 hours in the form of Instagram account creation, delivery of core material by expert speakers, and sharing experiences to motivate mothers to become mompreneur.   ABSTRAK: Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan manusia akan informasi dan penggunaan teknologi (internet) semakin berkembang pesat. Dengan menggunakan internet, terutama jejaring sosial, masyarakat dari berbagai kalangan usia, gender, kelas sosial, ekonomi dan budaya dapat mengetahui berbagai perkembangan yang terjadi di lingkungan sekitar mereka serta dapat berinteraksi satu sama lain tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Saat ini, Instagram telah menjadi salah satu kategori jejaring sosial yang marak digunakan oleh sebagian besar masyarakat di Indonesia untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk mereka. Instagram diyakini tidak hanya bermanfaat bagi online shop, retailer, restaurant, perusahaan travel, dan e-commerce saja, tetapi juga menjadi salah satu alat yang paling efektif dalam membangun sebuah brand bisnis. Faktanya, Instagram juga tidak hanya diminati oleh pria dan wanita yang merupakan para entrepreneur muda, namun juga ibu-ibu rumah tangga yang memiliki passion dalam mengembangkan usaha dari rumah (bisnis rumahan). Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah diadakan pada hari Selasa, tanggal 3 Oktober 2017 ini pada dasarnya dilakukan untuk mensosialisasikan penggunaan jejaring sosial Instagram di kalangan ibu-ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di Kelurahan Rawamangun, Jakarta Timur. Pelatihan dilakukan dengan menggunakan metode klasikal selama 1,5 jam berupa pembuatan account Instagram, penyampaian materi inti oleh narasumber ahli, dan sharing pengalaman untuk semakin memotivasi ibu-ibu menjadi mompreneur

    PEMBERDAYAAN IBU-IBU PKK KELURAHAN RAWAMANGUN DALAM PELATIHAN PEMBUATAN DECOUPAGE DARI TISSUE BERBASIS INDUSTRI KREATIF

    Get PDF
    ABSTRAK: Community Service is one of Tridharma University of Jakarta State University that must be implemented by every lecturer. The implementation of this service is in the form of training for PKK mothers in Rawamangun Village Training of Decoupage making from Tissue which is a skill that is easy to learn and the price is easy to reach. These skills can be made on unused objects and will produce items that can be sold at very favorable prices. The results obtained are the increase of creativity in PKK mothers in Rawamangun Urban Village towards the manufacture of various Decoupage crafts from Tissue It is expected that in the end can increase income for the family   ABSTRAK: Pengabdian Pada Masyarakat merupakan salah satu Tridharma perguruan Tinggi Universitas Negeri Jakarta yang wajib dilaksanakan oleh setiap dosen. Pelaksanaan Pengabdian ini berupa pelatihan untuk ibu-ibu PKK di Kelurahan Rawamangun Pelatihan pembuatan Decoupage dari Tissue yang merupakan keterampilan yang mudah dipelajari dan harganya mudah dijangkau. Keterampilan ini dapat dibuat pada benda-benda yang tidak terpakai dan akan menghasilkan benda yang dapat dijual dengan harga yang sangat menguntungkan Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan kreativitas pada ibu-ibu PKK di Kelurahan Rawamangun terhadap pembuatan macam-macam kerajinan Decoupage dari Tissue Diharapkan pada akhirnya dapat meningkatkan penghasilan untuk keluarg

    Pemanfaatan Briket Arang Tempurung Kelapa Sebagai Sumber Energi Alternatif

    Get PDF
    ABSTRACT: The use of charcoal briquettes contributes to the reduction of dependence on petroleum and gas fuels, especially for small urban communities while at the same time supporting the utilization of coconut shell waste as fuel. Consumption of coconut (cocos nucifera), especially as a coconut milk in Jakarta is large enough to contribute to produce coconut shell waste in the market. Generally, coconut shell waste has been used as charcoal fuel. However, the formation of coconut shell charcoal briquettes provides advantages over charcoal such as not smoky, clean and easy to pack. Furthermore, the utilization of coconut shell charcoal briquette is in line with the solution of current global problems related to pollution (pollution), alternative energy and environmentally friendly technologies. Therefore, the increased understanding and awareness through the use of briquettes, especially for the small urban community through training the formation and use of coconut shell charcoal briquettes as fuel need to be done so that the function and its objectives are achieved. The training was conducted with the number of participants of approximately 20 people also involve students as the spearhead in providing understanding and awareness using the workshop facility of coconut shell charcoal briquette's formation at FMIPA Universitas Negeri Jakarta. The training includes the formation of coconut shell charcoal briquettes from coconut shell removal, burning (pyrolysis), grinding to printing and drying (drying). Then tested the use of briquettes for cooking water.   ABSTRAK: Penggunaan briket arang tempurung memberikan kontribusi pada pengurangan ketergantungan pada bahan bakar minyak dan gas khususnya bagi masyarakat kecil di perkotaan dan pada saat yang bersamaan mendukung pemanfaatan sampah tempurung kelapa sebagai bahan bakar. Konsumsi buah kelapa (cocos nucifera) tua khususnya sebagai santan di Jakarta cukup besar sehingga turut andil dalam menghasilkan sampah tempurung kelapa di pasar. Umumnya sampah tempurung kelapa telah dimanfaatkan sebagai arang bahan bakar. Namun demikian pembentukan briket arang tempurung kelapa memberikan kelebihan dibandingkan arang seperti tidak berasap, bersih dan mudah kemas. Lebih jauh pemanfaatan briket arang tempurung kelapa sejalan dengan penyelesaian permasalahan global saat ini yang berkaitan dengan polusi (pencemaran), energi alternatif dan teknologi yang ramah lingkungan. Untuk itu peningkatan pemahaman dan kesadaran akan penggunaan briket khususnya bagi masyarakat kecil perkotaan melalui pelatihan pembentukan dan penggunaan briket arang tempurung kelapa sebagai bahan bakar perlu dilakukan agar fungsi dan tujuannya tercapai. Pelatihan yang dilaksanakan dengan jumlah peserta kurang lebih 20 orang juga melibatkan mahasiswa sebagai ujung tombak dalam memberikan pemahaman dan kesadaran tersebut dengan menggunakan fasilitas bengkel pembentukan briket arang tempurung kelapa di FMIPA Universitas Negeri Jakarta. Pelatihan meliputi proses pembentukan briket arang tempurung kelapa mulai dari pembersihan tempurung kelapa, pembakaran (pirolisis), penggilingan hingga pencetakan dan penjemuran (pengeringan). Kemudian dilakukan uji coba pemakaian briket untuk memasak air.Kata Kunci: arang tempurung kelapa, briket, pirolisis, pembakaran

    BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEKERASAN SEKSUAL UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KECAMATAN BANTAR GEBANG

    Get PDF
    ABSTRACT: Community service is based on the lack of knowledge and understanding of sexual violence in the students. For that we need group guidance to help learners to improve knowledge and understanding of sexual violence so as to prevent the occurrence of sexual violence problems early on. Group guidance is one way to increase the knowledge and understanding of sexual violence in learners. The purpose of community service is to help learners understand, understand and address violence issues through group counseling services with trauma counseling. The subjects of devotion to the community involved as counselors and observers are lecturers Guidance and Counseling FIP UNJ, classroom teachers, and counseling respondents are students in SMPN 27 Subdistrict Bekasi Bandar Gebang. Community service is done by applying trauma counseling through group guidance activities. The results of community service at the time of group counseling services obtained increased ability of knowledge and understanding of sexual violence based on evaluation conducted by counselor and class teacher before and after implementation of group guidance. As for students who experienced sexual violence as much as 2 people, so given trauma counseling service. Through the evaluation of trauma counseling activities conducted, it was concluded that two counselors experienced physical violence from their parents with verbal blows and verbal abuse not yet leading to sexual violence. The researcher's recommendations are addressed to several related parties, such as providing parenthing educational to counsel parents, information and training on handling students who experienced physical violence, verbal violence and early sexual violence for teachers at Bandar Gebang School, and Principal as policy makers.   ABSTRAK: Pengabdian pada masyarakat yang dilakukan bertitik tolak dari kurangnya pengetahuan dan pemahaman kekerasan seksual pada peserta didik. Untuk itu diperlukan bimbingan kelompok untuk membantu peserta didik agar meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai kekerasan seksual sehingga mencegah terjadinya permasalahan kekerasan seksual sejak dini. Bimbingan kelompok merupakan salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kekerasan seksual pada peserta didik. Tujuan pengabdian pada masyarakat adalah untuk membantu peserta didik mengetahui, memahami dan mengatasi permasamasalahan kekerasan melalui layanan bimbingan kelompok dengan konseling trauma. Subjek pengabdian pada masyarakat yang terlibat sebagai konselor dan observer adalah dosen Bimbingan dan Konseling FIP UNJ, guru kelas, dan responden konseling adalah peserta didik di SMP Negeri 27 Kota Bekasi Kecamatan Bandar Gebang. Pengabdian pada masyarakat dilakukan dengan menerapkan konseling trauma melalui kegiatan bimbingan kelompok. Hasil dari pengabdian masyarakat pada saat layanan bimbingan kelompok diperoleh peningkatan kemampuan pengetahuan dan pemahaman kekerasan seksual berdasarkan evaluasi yang dilakukan konselor dan guru kelas sebelum dan setelah pelaksanaan bimbingan kelompok. Adapun peserta didik yang mengalami kekerasan seksual sebanyak 2 (dua) orang, sehingga diberikan layanan konseling trauma. Melalui evaluasi kegiatan konseling trauma yang dilakukan, didapatkan kesimpulan bahwa dua konseli mengalami kekerasan fisik dari orang tuanya dengan pukulan dan cacian secara verbal belum mengarah pada kekerasan seksual. Rekomendasi peneliti ditujukan kepada beberapa pihak terkait, seperti memberikan parenthing educational kepada orang tua konseli, informasi dan pelatihan penanganan peserta didik yang mengalami kekerasan fisik, kekerasan verbal dan kekerasan seksual sejak dini untuk para guru di Sekolah Bandar Gebang, serta Kepala Sekolah sebagai penentu kebijakan

    PELATIHAN BRAIN GYM (SENAM OTAK) PADA PESERTA PPG ASRAMA RUSUNAWA 1 UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

    Get PDF
    ABSTRAK: Aerobic aerobics training activities for students of SM 3T who live arranged by the State University of Jakarta is an activity of provision of skills in order to prepare them later ready to go public in general and especially as teachers who will live in the outermost, leading, and left (3T) , because the teacher is still considered part of the community is a skilled and omniscient person especially in the 3T area. This implementation was conducted on July 22 and 23, 2017 with the number of participants who were in this training as many as 31 students in various kinds of the study program, such as; Prodi Physical Education, Health and Recreation, Bahasa Indonesia, English, Education of Cultural Arts and Economic Education. The location of the training in Rusunawa 1 Campus B State University Jl Pemuda No 10 Rawamanguna Jakarta is quite a lot of participants who want to participate with various factors of reason of their participation, among others; 1) The Brain Gym is already known, but the Brain Gym movements developed by the Deputy of Sports Empowerment of the State Ministry of Youth and Sports are not familiar with the participants, 2) Want to know, learn and master the motion skills of Brain Gym so they can be an instructor, 3) To maintain health. To undertake this activity, the Faculty of Sport of the State University of Jakarta through the Institute of Community Service held a Brain Gym Training at the participants of Rusunawa 1 PPG SM-3T State University of Jakarta to be more confident and optimize the ability of the psychomotor aspect with the competence it has. In terms of implementation, participants look enthusiastic, passionate and motivated to follow the course of this event until the deadline has been determined. Responses and responses from participants either verbally or practice movements can be passed well. So in the end this activity can be concluded that the participants get useful knowledge. In the end, it is expected that similar activities can be carried out periodically to the wider community with a broader target.   ABSTRAK: Kegiatan pelatihan senam aerobik bagi mahasiswa SM 3T yang tinggal dirusunawa 1 Univeristas Negeri Jakarta merupakan kegiatan pemberian bekal keterampilan dalam rangka mempersiapkan mereka nantinya siap terjun kemasyarakat secara umumnya dan khususnya sebagai guru yang akan tinggal di daerah-daerah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T), sebab guru masih dianggap sebagian masyarakat adalah orang yang terampil dan serba tahu apalagi di daerah 3T tersebut. Pelaksanaan ini dilakukan pada tanggal 22 dan 23 Juli 2017 dengan jumlah peserta yang itu dalam pelatihan ini sebanyak 31 orang mahasiswa dengan berbagai macam prodi, seperti; prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Pendidikan Seni Budaya dan Pendidikan Ekonomi. Tempat pelaksanaan pelatihan di Rusunawa 1 Kampus B Universitas Negeri Jl Pemuda No 10 Rawamanguna Jakarta cukup banyak peserta yang mau ikut dengan berbagai faktor alasan keikutsertaan mereka, antara lain; 1) Brain Gym ini sudah di kenal, tetapi gerakan-gerakan Brain Gym yang dikembangakan Deputi Pemberdayaan Olahraga Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga peserta belum mengenalnya, 2) Ingin mengetahui, mempelajari dan menguasai keterampilan gerak dari Brain Gym sehingga mereka bisa menjadi instruktur, 3) Untuk menjaga kesehatan. Untuk merelisasikan pelaksanaan kegiatan ini, maka Fakultas Ilmu Olahraga Universitas Negeri Jakarta melalui Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat mengadakan Pelatihan Brain Gym Pada Peserta Asrama Rusunawa 1 PPG SM-3T Universitas Negeri Jakata agar meraka lebih percaya diri dan mengoptimalkan kemampuan dari aspek psikomotor dengan kompetensi yang dimilikinya. Dari segi pelaksanaannya, peserta terlihat antusias, semangat dan termotivasi mengikuti jalannya acara ini sampai pada batas waktu yang telah ditentukan. Tanggapan dan respon dari peserta baik secara lisan maupun praktek gerak dapat dilalui dengan baik. Sehingga pada akhirnya kegiatan ini dapat disimpulkan bahwa peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Pada akhirnya diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara periodik pada masyarakat luas dengan sasaran yang lebih luas lagi

    PROGRAM PENINGKATAN KETERLIBATAN ORANGTUA MELALUI KEGIATAN SENI PADA ANAK USIA DINI: (ART PROGRAMS TO INCREASE PARENT INVOLVEMENT IN EARLY CHILDHOOD)

    Get PDF
    ABSTRACT: This study aims to increase parental involvement through art programs in early childhood. Participants of this program are mothers of the child learner in Early Childhood Education in Tangerang - Indonesia. Art programs are series of activities in the field of art that will be conducted jointly between the child-parent and facilitated by the tutor in early childhood education. Researchers take measurements before the program (pre-test) and after the art program is given (post-test) by using a scale of parental involvement in & nbsp & nbsp children who have been developed from previous research. The results of the analysis found significant. It means that there are significant differences between parental involvement before and after art programs are given.   ABSTRAK: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan orangtua melalui kegiatan seni pada anak usia dini. Partisipan dalam program ini yaitu orangtua khususnya ibu dari anak yang menjadi peserta didik di salah satu Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di daerah Tangerang – Indonesia. Kegiatan seni yang diberikan dalam program ini merupakan sekumpulan beberapa kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara orangtua-anak yang akan difasilitasi oleh tutor di PAUD tersebut. Efektivitas dari program ini dilakukan melalui pengukuran sebelum-sesudah program kegiatan seni diberikan dengan menggunakan skala keterlibatan orangtua terhadap anak yang telah dikembangkan dari penelitan sebelumnya. Hasil dari pengukuran tersebut didapatkan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikannya program seni terhadap keterlibatan orangtua dengan anak. Program seni dinilai efektif dapat meningkatkan keterlibatan orangtua pada anak usia dini. Kata Kunci: Keterlibatan Orangtua, Program Kegiatan Seni, Anak Usia Din

    276

    full texts

    286

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Sarwahita
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇