Cerdas Sifa Pendidikan
Not a member yet
147 research outputs found
Sort by
Minat Belajar Siswa Terhadap Mata Pelajaran Atletik Pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu
Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Atletik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, sampel digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total Sampling. Atas berbagai pertimbangan sebagaimana yang dikemukakan di atas maka yang akan dijadikan sebagai informan adalah kelas X yang berjumlah 80 siswa. Berdasarkan hasil analisis data nilai minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu pada indikator personal termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan besaran persentase sebesar 87% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu, pada indikator situasional termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran persentase sebesar 86% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu pada indikator psikologikal termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran persentase sebesar 89% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan besaran persentase sebesar 88% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%.
Kata kunci: Minat Belajar, Atletik, Pasca Covid-19Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengetahui minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Atletik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, sampel digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total Sampling. Atas berbagai pertimbangan sebagai mana yang dikemukakan di atas maka yangbakan dijadikan sebagai informan adalah kelas X yang berjumlah 80 siswa. Berdasarkan hasil analisis data nilai minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu pada indikator personal termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan besaran porsentase sebesar 87% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu, pada indicator situasional termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran porsentase sebesar 86% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu pada indikator psikologikal termasuk dalam kategori tinggi dengan besaran porsentase sebesar 89% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah minat belajar siswa terhadap mata pelajaran atletik pasca Covid 19 SMA Negeri 2 Siabu termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan besaran porsentase sebesar 88% yang mana nilai tersebut berada dalam rentang interval antara 81-100%.
Kata kunci: Minat Belajar, Atletik, Pasca Covid-1
Pengaruh Latihan Resistance Band Terhadap Kemampuan Pukulan Atlet Karate Junior Kabupaten Sarolangun
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan Atlet Karate Junior Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian ini terdapat satu kelompok eksperimen yang sengaja diberikan perlakuan. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Sampel yang digunakan adalah Atlet Junior Karate yang berjumlah 20 orang diambil secara purposive sampel. Berdasarkan hasi analisis data diperoleh untuk tes awal dengan jumlah sampel 20 orang kemudian didapatkan jumlah nilai 1445 dengan rata-rata nilai 72.25, dan standar deviasi 8.03, sedangkan varian 64.41. Untuk data tes akhir dengan jumlah sampel 20 orang kemudian didapatkan jumlah nilai 1620, dengan rata-rata nilai 81 dan standar deviasi 7.18, sedangkan varian 51.58. Untuk uji normalitas Lo < Ltabel, maka data dari tes awal dan tes akhir memiliki distribusi data yang normal karena, untuk tesawal Lo (0.1789) < Ltabel (0.190), tes akhir Lo (0.1412) < Ltabel (0.190). Perbandingan harga antar t hitung dengan nilai presentil pada tabel distribusi – t, untuk taraf nyata α = 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = (n – 1) = 19 diperoleh t hitung (9.1998 ) > t tabel (1,7291). Ini berarti hipotesis Ha yang diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan atlet karate junior Kabupaten Sarolangun dengan t Hitung > t Tabel. Dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan atlet karate junior Kabupaten Sarolangun.
Kata kunci: Resistance Band, Kemampuan Pukulan Atlet.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan Atlet Karate Junior Kabupaten Sarolangun. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian ini terdapat satu kelompok eksperimen yang sengaja diberikan perlakuan. Adapun rancangan penelitian ini menggunakan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Sampel yang digunakan adalah Atlet Junior Karate yang berjumlah 20 orang diambil secara purposive sampel. Berdasarkan hasi analisis data diperoleh untuk tes awal dengan jumlah sampel 20 orang kemudian didapatkan jumlah nilai 1445 dengan rata-rata nilai 72.25, dan standar deviasi 8.03, sedangkan varian 64.41. Untuk data tes akhir dengan jumlah sampel 20 orang kemudian didapatkan jumlah nilai 1620, dengan rata-rata nilai 81 dan standar deviasi 7.18, sedangkan varian 51.58. Untuk uji normalitas Lo < Ltabel, maka data dari tes awal dan tes akhir memiliki distribusi data yang normal karena, untuk tesawal Lo (0.1789) < Ltabel (0.190), tes akhir Lo (0.1412) < Ltabel (0.190). Perbandingan harga antar t hitung dengan nilai presentil pada tabel distribusi – t, untuk taraf nyata α = 0,05 dengan derajat kebebasan (dk) = (n – 1) = 19 diperoleh t hitung (9.1998 ) > t tabel (1,7291). Ini berarti hipotesis Ha yang diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan terdapat pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan atlet karate junior Kabupaten Sarolangun dengan t Hitung > t Tabel. Dapat di simpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan resistance band terhadap kemampuan pukulan atlet karate junior Kabupaten Sarolangun.
Kata kunci: Resistance Band, Kemampuan Pukulan Atlet
Pengaruh latihan small sided games terhadap akurasi passing siswa ektrakulikuler futsal sma negeri 10 muaro jambi: Influence of small sided games training on the accuracy of passing student extracurricular futsal sma negeri 10 muaro jambi
Latihan small sided-games merupakan lapangan skala kecil, merupakan situassi yang tepat yang dikembangkan untuk para pemain muda, supaya mereka bisa belajar dan berkembang. Latihan small sided games juga merupakan salah satu metode latihan sepakbola menggunakan lapngan yang kecil dengan pemain yang lebih sedikit. Metode latihan ini adalah latihan yang cukup efektif dalam peningkatan fisik, teknik dan taktik.Passing adalah mengumpan bola atau mengoper bola kepada teman, sedangkan ketetapan passing yaitu kemampuan dalam menetapkan sasaran/mengoper bola sesuai tujuan atau sasaranPenelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui ada apa tidaknya akibat dari suatu yang dilakukan pada sampel yang akan diteliti. Penelitian ini diawali dengan pre test dan diakhiri dengan post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang. Latihan yang diberikan dilakukkan selama 16 kali pertemuan. Penelitian ini di uji dengan menggunakan analisis statistik uji hipotsis ( uji T).Hasil dari penelitian ini menggunakan analisi uji t diperoleh rata-rata tes awal 505 dan rata-rata tes akhir 7.65 dengan harga Thitung sebesar 3.492787 bila dbandingkan dengan Ttabel sebesar 1.72913. Hal ini menunjukkan bahwa sudah jelas terdapat pengaruh yang cukup signifikan. Oleh karena itu, apabila seseorang telah diberi perlakuan maka semakin baik hasil yang diperoleh.Berdasarkan penelitian diatas, dapat disimpulkan latihan small sided games memberikakan pengaruh tehadap ketetapan Passing siswa Ekstrakurikuler Sma Negeri 10 Muaro Jamb
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Realistic Mathematic Education (RME) pada Sistem Persamaan Linear Dua Variabel dan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLDV dan SPLTV): Development of Realistic Mathematic Education (RME) Based Interactive Learning Media on Two-Variable Linear Equation System and Three Variable Linear Equation System (SPLDV and SPLTV)
Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Realistic Mathematic Education (RME) pada materi sistem persamaan linear dua variabel dan sistem persamaan linear tiga variabel (SPLDV dan SPLTV) serta untuk mengetahui persepsi siswa terhadap media pembelajaran yang telah dibuat. Jenis peneltian ini adalah penelitian pengembangan. Model penelitian pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Penelitian ini mengacu pada pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) dalam pembuatan media pembelajaran dan pemberian angket untuk mengetahui persepsi siswa. Dari hasil pengembangan yang dilakukan terhadap media pembelajaran, didapat hasil angket persepsi siswa dengan rerata dari 10 butir pertanyaan adalah 80,06% dan dikategorikan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Realistic Mathematic Education (RME) pada materi sistem persamaan linear dua variabel dan sistem persamaan linear tiga variabel (SPLDV dan SPLTV) di MAN 2 Kota Jambi dalam kategori baik dan mendapat respon positif dari siswa.
Kata Kunci : Pengembangan Media, Realistic Mathematic Education (RME
Pengaruh latihan renegaderow terhadap kekuatan otot lengan pada atlet panahan klub archery kobar kota jambi: The efect of renegade row exercise on arm muscle strength in archery club archery athletes jambi city
Panahan di Indonesia sebenarnya sudah lama dikenal dengan olahraga seni beladiri.Tetapi pada 12 Juli 1953 barulah Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) diresmikan dan dibentuk oleh Sri Paku Alam VII diYogyakarta. Di Jambi olahraga Panahan juga sudah mulai berkembang dan prestasi yang diperoleh atlet Provinsi Jambi sudah dapat dikatakan membanggakan. Di Jambi, minat para masyarakat untuk bergabung pada olahraga ini sudah banyak. Disisi lain panahan juga membentuk kepribadian, melatih kedisiplinan, ketahanan mental, melatih untuk dapat mengontrol dan melawan diri sendiri, kecerdikan, kesabaran dan sebagianya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Renegade row Terhadap Kekuatan Otot Lengan Pada Atlet Panahan Klub Kobar Archery di Kota Jambi. Penelitian dilakukan 3 kali seminggu dengan frekuensi 18 kali pertemuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen yang menggunakan uji hipotesis yaitu Uji-T. Penelitian dilaksanakan di klub Archery kobar Jambi dengan jumlah sampel 10 putri.Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan terhadap tes awal dan terakhir kemampuan pull and push dalam analisis data yang menggunakan uji-t dimana tes awal diperoleh rata-rata 38,5 poin dan tesakhir diperoleh rata-rata 43,9 poin. Sedangkan Thitung sebesar 6 bila dibandingkan dengan Ttabel sebesar 1,833 dengan ini sudah jelas ada peningkatan disebabkan tes awal dan tes akhir mempunyai hasil yang berbeda.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa latihan renagade row memberikan pengaruh terhadap kekuatan otot lengan pada Atlet Panahan Jambi.
.
Kata Kunci : Renegade row, Kekuatan Otot LenganPanahan di Indonesia sebenarnya sudah lama dikenal dengan olahraga seni beladiri.Tetapi pada 12 Juli 1953 barulah Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) diresmikan dan dibentuk oleh Sri Paku Alam VII diYogyakarta. Di Jambi olahraga Panahan juga sudah mulai berkembang dan prestasi yang diperoleh atlet Provinsi Jambi sudah dapat dikatakan membanggakan. Di Jambi, minat para masyarakat untuk bergabung pada olahraga ini sudah banyak. Disisi lain panahan juga membentuk kepribadian, melatih kedisiplinan, ketahanan mental, melatih untuk dapat mengontrol dan melawan diri sendiri, kecerdikan, kesabaran dan sebagianya.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan Renegade row Terhadap Kekuatan Otot Lengan Pada Atlet Panahan Klub Kobar Archery di Kota Jambi. Penelitian dilakukan 3 kali seminggu dengan frekuensi 18 kali pertemuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen yang menggunakan uji hipotesis yaitu Uji-T. Penelitian dilaksanakan di klub Archery kobar Jambi dengan jumlah sampel 10 putri.Hasil penelitian berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan terhadap tes awal dan terakhir kemampuan pull and push dalam analisis data yang menggunakan uji-t dimana tes awal diperoleh rata-rata 38,5 poin dan tesakhir diperoleh rata-rata 43,9 poin. Sedangkan Thitung sebesar 6 bila dibandingkan dengan Ttabel sebesar 1,833 dengan ini sudah jelas ada peningkatan disebabkan tes awal dan tes akhir mempunyai hasil yang berbeda.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa latihan renagade row memberikan pengaruh terhadap kekuatan otot lengan pada Atlet Panahan Jambi.
.
Kata Kunci : Renegade row, Kekuatan Otot Lenga
PENGARUH DRILL DAN POWER OTOT TUNGKAI TERHADAP KEMAMPUAN JUMP SHOOT TIM BOLA BASKET SMA NEGERI 1 KUALA TUNGKAL: HE EFFECT OF DRILL AND LEFT MUSCLE POWER ON THE JUMP SHOOT ABILITY OF THE BASKETBALL TEAM OF SMA NEGERI 1 KUALA TUNGKAL
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dalam penelitian ini terdapat satu kelompok eksperimen yang sengaja diperlakukan.sampel dalam penelitian ini yaitu dengan teknik pengambilan sampel secara total sampeling dengan jumlah 15 orang.Hasil penelitian dari uji normalitas Lhitung < Ltabel untuk kedua kelas sampel. Yaitu untuk data tes awal di dapat L hitung 0.2342 yang < L tabel 0,2367 sedangkan untuk data tes akhir didapat L hitung sebesar 0,2025 yang< L tabel 0,2367.uji homogenitas variansi adalah uji F. Dengan n1 = 14, n2 = 14, S12 data tes awal =  5,82 dan S22  data tes akhir = 6,88. S12 Selanjutnya dengan dk pembilang (V1) = 14 dan dk penyebut (V2) = 14 diperoleh Fhitung secara keseluruhan sebesar 1,18 dengan Ftabel = 3,74, penolakan hipotesis nol dalam ttabel adalah 1.7709, sedangkan nilai t yang diperoleh adalah sebesar 10,35615 , ternyata t> t dari angka batas penolakan hipotesis nol. Dengan demikian hipotesis nol diterima, hal ini berarti, terdapat pengaruh  driil  dan  power  otot tungkai terhadap kemampuan  jump shoot tim bola basket SMA Negeri 1 Kuala TungkalDengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh drill dan power otot tungkai terhadapkemampuan jump shoot tim Bola Basket SMA Negeri 1 Kuala Tungkal.
Kata kunci: Drill, Power Otot Tungkai, Kemampuan Jump Shoot.Hasil observasi dan pengamatan peneliti di SMA Negeri 1 Kuala Tungkal pada siswa yang mengikuti ekstrakulikuler bola basket, masih banyak siswa yang belum baik melakukan teknik jump shoot, ini di tandai dengan jump shoot yang dilakukan tidak tepat pada sasaran yang di tuju, dari permasalahan tersebut latihan yang di berikan masih pada penguasaan teknik saja seperti passing,shooting dan dribbling, tanpa memperhatikan kekuatan otot yang dapat memperkuat teknik dasar tersebut, sedangkan pemain untuk memperoleh poin lebih yang banyak seharusnya mudah dengan melakukan jump shoot, namun kenyataannya jump shoot yang mereka lakukan belum sepenuhnya baik.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Drill dan Power Otot Tungkai Terhadap Kemampuan Jump Shoot Tim Bola Basket SMA Negeri 1 Kuala Tungkal.
Kata kunci: Drill, Power Otot Tungkai, Kemampuan Jump Shoot
Tingkat pemahaman wasit c1 dan c2 asosiasi provinsi pssi jambi tentang laws of the game 2020: Level of understanding of referees c1 and c2 of pssi jambi provincial association on laws of the game 2020
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan asumsi tidak berjalannya kompetisi sepakbola di Asprov PSSI Jambi dan belum diketahuinya tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola (Laws Of The Game 2020) wasit C-1 dan C-2 Asprov PSSI Jambi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Instrumen yang digunakan adalah angket. Instrumen yang telah tersusun tersebut dikonsultasikan kepada ahli, selanjutnya dilakukan uji validitas dengan hasil 0,89 dan reliabilitas sebesar 0,762. Populasi dalam penelitian ini adalah wasit sepakbola C-1 dan C-2 Asprov PSSI Jambi dengan jumlah  27 orang. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif denganpersentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola (Laws Of The Game 2020) wasit C-1 dan C-2 Asprov PSSI Jambi berada pada kategori kategori tinggi sebesar 96,3% (26 orang), kategori sedang sebesar 3,7% (1 orang) dan kategori rendah sebesar 0% (tidak ada)
Kata kunci: tingkat pemahaman, peraturan permainan sepakbola, Asprov PSSI Jambi.Penelitian ini dilatarbelakangi dengan asumsi tidak berjalannya kompetisi sepakbola di Asprov PSSI Jambi dan belum diketahuinya tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola (Laws Of The Game 2020) wasit C-1 dan C-2 Asprov PSSI Jambi.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Instrumen yang digunakan adalah angket. Instrumen yang telah tersusun tersebut dikonsultasikan kepada ahli, selanjutnya dilakukan uji validitas dengan hasil 0,89 dan reliabilitas sebesar 0,762. Populasi dalam penelitian ini adalah wasit sepakbola C-1 dan C-2 Asprov PSSI Jambi dengan jumlah 27 orang. Teknik analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif denganpersentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peraturan permainan sepakbola (Laws Of The Game 2020) wasit C-1 dan C-2 Asprov PSSI Jambi berada pada kategori kategori tinggi sebesar 96,3% (26 orang), kategori sedang sebesar 3,7% (1 orang) dan kategori rendah sebesar 0% (tidak ada)
Kata kunci: tingkat pemahaman, peraturan permainan sepakbola, Asprov PSSI Jamb
SURVEI SARANA CABANG OLAHRAGA DI KOTA JAMBI: SURVEY OF SPORTS FACILITIES IN JAMBI CITY
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sarana cabang olahraga di Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif . penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwasurvei sarana cabang olahraga Dayung di Kota Jambi yang berkategori sangat baik sebanyak 2 item sarana dengan persentase sebesar 13.33%, berkategori baik sebanyak 1 item sarana dengan persentase 6.67%, berkategori Cukup sebanyak 6item sarana dengan persentase 40% dan berkategori kurang sebanyak 6 item dengan persentase 40%. Cabang olahraga Gulat di Kota Jambi yang berkategori sangat baik sebanyak 2 item dengan persentase sebesar 40% dan berkategori cukup sebanyak 3 item dengan persentase 60%. Cabang olahrga Billiar yang berkategori sangat baik sebanyak 7 item sarana dengan persentase sebesar 70%, berkategori baik sebanyak 1 item sarana dengan persentase 10% ,berkategori kurang sebanyak 1 item dengan persentase 10%, berkategori sangat kurang sebanyak 1 item dengan persentase 10%. Cabang olahraga Panahan yang berkategori sangat baik sebanyak 1 item dengan persentase sebesar 25% danberkategori cukup sebanyak 3 item dengan persentase 75%. Cabang olahragaWushu Taulo yang berkategori baik sebanyak 6 item sarana dengan persentase sebesar 85.71%, berkategori Cukup sebanyak 1 item sarana dengan persentase14.28%. cabang olahraga Wushu Sanda yang berkategori sangat baik sebanyak 4item dengan persentase sebesar 22.22%, berkategori cukup sebanyak 4 item dengan persentase 22.22%, berkategori kurang sebanyak 10 item dengan persentase 55.56 %.Jadi dalam olahraga sarana dan prasarana yang memadai sangatlah berpengaruh dalam pembentukan atlet yang berprestasi dalam cabang olahragadi Kota Jambi.
Kata Kunci: Survei, Sarana Cabang OlahragaOlahraga merupakan suatu carauntuk menjaga agar kesegaran jasmani agar tetap berada dalam kondisi yang baik. Dalam olahraga sarana dan prasarana yang memadai sangat berpengaruh dalam pembentukan atlet yang berprestasi. Media sarana dan prasarana dalam melakukan latihan merupakan suatu hal yang sangat vital. Untuk mengetahui kondisi mengenai sarana dan prasarana cabang olahraga di Kota Jambi penulis ingin melakukan penelitian dengan judul “Survei Sarana Cabang Olahraga Di Kota Jambiâ€.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sarana cabang olahraga di Kota Jambi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif . penelitian ini menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah cabang olahraga di Kota Jambi. Dan sampel menggunakan 5 cabang olahraga di Kota Jambi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik kuantitatif.Hasil penelitian menunjukan bahwasurvei sarana cabang olahraga Dayung di Kota Jambi yang berkategori sangat baik sebanyak 2 item sarana dengan persentase sebesar 13.33%, berkategori baik sebanyak 1 item sarana dengan persentase 6.67%, berkategori Cukup sebanyak 6item sarana dengan persentase 40% dan berkategori kurang sebanyak 6 item dengan persentase 40%. Cabang olahraga Gulat di Kota Jambi yang berkategori sangat baik sebanyak 2 item dengan persentase sebesar 40% dan berkategori cukup sebanyak 3 item dengan persentase 60%.
Kata Kunci: Survei, Sarana Cabang Olahrag
Sosialisasi Penerapan Indeks Massa Tubuh (IMT) di Suta Club: Socialization of The Application of Body Mass Index (IMT) at Suta Club
Tubuh yang ideal menjadi salah satu hal yang diidamkan bagi setiap orang, baik itu pria dan wanita. Terkadang penampilan mampu memberikan pengaruh positif dalam kegiatan sehari-hari, terlebih setelah sekarang kita sudah diperbolehkan pemerintah untuk melakukan aktifitas diluar rumah dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Namun demikian bukanlah suatu hal yang mudah untuk mengembalikan tubuh yang ideal setelah sekian lama mengkonsumsi makanan tanpa ada pembakaran kalori yang maksimal. Suta club merupakan sanggar yang beranggotakan wanita yang rata-rata memiliki masalah dengan berat badan. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa dengan senam yang rutin mampu memperbaiki penampilan fisik, akan tetapi perlu digaris bawahi bahwa dalam melakukan aktifitas fisik memerlukan suatu alat sederhana yang mampu membantu untuk memantau setiap perkembangan penurunan berat badan tersebut demi penampilan yang sesuai dengan harapan atau target yang ingin dicapai. Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah suatu alat yang sederhana untuk dapat membantu setiap individu dalam memantau status kondisi tubuh dan sangat erat kaitannya dengan kelebihan atau kekurangan berat badan.
Kata Kunci: Berat Badan Ideal, Indeks Massa Tubuh.dan wanita. Terkadang penampilan mampu memberikan pengaruh positif dalam kegiatan sehari-hari, terlebih setelah sekarang kita sudah diperbolehkan pemerintah untuk melakukan aktifitas diluar rumah dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Namun demikian bukanlah suatu hal yang mudah untuk mengembalikan tubuh yang ideal setelah sekian lama mengkonsumsi makanan tanpa ada pembakaran kalori yang maksimal. Suta club merupakan sanggar yang beranggotakan wanita yang rata-rata memiliki masalah dengan berat badan. Tidak sedikit yang beranggapan bahwa dengan senam yang rutin mampu memperbaiki penampilan fisik, akan tetapi perlu digaris bawahi bahwa dalam melakukan aktifitas fisik memerlukan suatu alat sederhana yang mampu membantu untuk memantau setiap perkembangan penurunan berat badan tersebut demi penampilan yang sesuai dengan harapan atau target yang ingin dicapai. Indeks Massa Tubuh (IMT) adalah suatu alat yang sederhana untuk dapat membantu setiap individu dalam memantau status kondisi tubuh dan sangat erat kaitannya dengan kelebihan atau kekurangan berat badan.
Kata Kunci: Berat Badan Ideal, Indeks Massa Tubuh.
 
Pengembangan Media Audio Visual Latihan Passing dalam Permainan Futsal: Audio Visual Media Development Passing Exercises in Futsal Games
Futsal merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim. Tujuan dari permainan adalah memasukkan bola ke dalam gawang. Setiap tim dapat memainkan permainan selama 2x20 menit untuk memasukkan bola ke dalam gawang. Dari penjelasan tersebut peneliti ingin menciptakan suatu media audio visual berupa video tutorial passing dan latihan passing yang dapat dipahami dengan mudah oleh pemain atau atlet. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan media audio visual berupa video tutorial pembelajaran futsal. Peneliti menunjukkan bahwa penilaian validator yaitu ahli materi, ahli media dan guru ekstrakurikuler terhadap produk media pembelajaran berbasis latihan passing futsal sudah baik dan dapat diuji cobakan. Berdasarkan proses pengembangan secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa media audio visual berupa video tutorial latihan passing futsal dengan menggunakan kerangka pengembangan R&D yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Kata Kunci: Audio Visual, Passin