Cerdas Sifa Pendidikan
Not a member yet
147 research outputs found
Sort by
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN REHABILITASI CEDERA OLAHRAGA MENGGUNAKAN KINESIO TAPING PADA SEKOLAH SEPAK BOLA LAMBUR
Olahraga merupakan aktifitas yang melibatkan gerak tubuh, dengan demikian aktifitas olahraga sering meinbulkan permasalahan pada sitem gerak manusia. Bergerak dengan teknik tertentu dapat mengakibatkan kelelahan pada bagian organ tubuh yang di gunakan. Posisi teknik gerakan yang tidak tepat sering menimbulkan potensi permasalahan pada kebebasan gerak sendi bahkan ketidak sanggupan organ tubuh untuk melakukan gerak. Olahraga sepak bola menjadi salah satu olahraga yang digemari masyarakat pada umumnya. Namun yang terjadi tidak semua masyarakat yang memiliki kegemaran bermain sepak bola memiliki pemahaman tentang bagaimana teknik yang benar dan bagaimana cara melatih gerak yang tepat untuk melakukan gerak dalam bermain sepak bola. Hal ini tentu akan memberi dampak potensi permasalahan pada organ tubuh yang digunakan. Sekolah sepak bola lambur II aktif dalam melakukan proses latihan pada peserta didik. Namun sering terjadi permasalahan pada system gerak organ tubuh, seperti masalah otot, sendi sampai pada ligament dan tendon. Hal ini tentu banyak faktor yang mempenagruhi salah satunya ketidak siapan organ tubuh tersebut untuk melakukan gerak. Kinesio taping berfungsi membantu atau memfasilitasi sitem kerja otot, membatasi gerak sendi dll. Hal ini senada dengan permasalahan yang sering timbul pada peserta didik sekola sepak bola lambur II. Dengan demikian perlu diadakan sosialisasi tentang pencegahan dan rehabilitasi cedera pada sekolah sepak bola lambur II. Hasil sosialisasi sangat memuaskan dengan sambutan yang antusias oleh pelatih dan atlet SSB lambur II, dan materi yang diberikan benar-benar menjadi pemahaman baru sekaligus memberi bekal demi keselematan atlet baik jangka pendek maupun jangka panjang.Kata Kunci: Kinesiotaping, Pencegahan Cedera Olahraga
Sosialisasi dan Coaching Clinic teknik Dasar Futsal Pada SMP N 11 Kota Jambi.
Sosialisasi Coaching Clinic teknik dasar futsal pada SMP N 11 Kota Jambi ini adalah wujud pengabdian masyarakat dari dosen fakultas ilmu keolahragaan dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi. dengan memberikan pelatihan singkat yang diberikan oleh dosen yang juga merupakan pelatih sepakbola bersertifikat nasional. Siswa-siswa yang mengikuti pelatihan ini diharapkan dapat menerapkan ilmu sepakbola didapat dari acara coaching ini sehingga tujuan peningkatan kualitas permainan dapat dicapai.
Kondisi fisik yang minimal dimiliki seseorang saat bermain futsal ialah keseimbangan (balance), koordinasi (coordination), kekuatan (strength), kecepatan (speed), ketahanan (endurance), dan kelenturan/keluwesan (flexibility). Tidak hanya kondisi fisik saja yang harus baik, namun pengendalian emosi dan kesabaran pemain juga diperlukan saat melakukan permainan.
Pada kesempatan praktek akan disampaikan, praktek teknik-teknik bermain futsal seperti bagaimana melakukan Shooting, Passing, dribling, jugling,. Para peserta akan sangat antusias karena dihadapkan dengan praktek langsung dengan sang ahli. Dengan dilaksanakan coaching clinic ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan futsal pada siswa SMP N 11 kota Jambi.
Kata Kunci : Futsal, Teknik Dasa
MENINGKATKAN KEMAMPUAN DRIBBLING SEPAKBOLA DENGAN PENDEKATAN BERMAIN
Masalah dalam penelitian ini adalah masih kurang baik kemampuan dribbbling sepakbola SSB Alam Sakti Kabupaten Kerinci. Hal ini terlihat dari test pada fase awal yang mana hanya 12% dari 25 orang siswa yang mendapat nilai kriteria baik. Untuk mengatasi hal ini dilakukan penelitian dengan memberikan latihan pendekatan bermain. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dribbling sepakbola siswa dengan pendekatan bermain, sebanyak 75% pada kriteria baik.
Penelitian tindakan ini terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus dengan jumlah sampel 25 orang siswa. Instrumen yang digunakan berdasarkan buku Tes Keterampilan Sepakbola Usia 10-12 Tahun dengan bentuk test dribbling zig-zag. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk melihat peningkatan kemampuan dribbling sepakbola siswa SSB berdasarkan fase awal, siklus I dan siklus II.
Dari hasil analisis data yang diolah dari 25 orang siswa pada siklus I hanya 52% atau 13 orang siswa pada kriteria baik. Pada tindakan yang dilaksanakan pada siklus II sudah mencapai 80% atau 20 orang siswa pada kriteria baik. Dengan demikian, latihan pendekatan bermain yang dilaksanakan dalam penelitian tindakan ini sudah sangat tepat diberikan kepada anak seusia 10-12 tahun dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan dribbling sepakbolanya
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN GLOBAL DAN ELEMENTER TERHADAP KETERAMPILAN TEKNIK BATTING (MEMUKUL BOLA) ATLET CRICKET UNIVERSITAS NEGERI PADANG
Masalah dalam penelitian ini adalah atlet Cricket Universitas Negeri Padang masih melakukan kesalahan dalam batting (memukul bola), Salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan teknik batting adalah dengan pemilihan metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik batting (memukul bola) dengan cara menggunakan metode pembelajaran global dan elementer.
Metode penelitian adalah eksperimen semu (Quasy Experiment). Populasi pada penelitian ini adalah atlet Cricket Universitas Negeri Padang yang berjumlah 30 orang. Penarikan sampel dilakukan dengan purposive Sampling, maka sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 atlet junior putra. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji t Dependent dan Independent Variable.
Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Metode pembelajaran global memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan teknik batting atlet Cricket Universitas Negeri Padang, terbukti rata-rata tes awal (17.25) dan rata-rata tes akhir menjadi (32. 75) dengan t hitung (8,41) > t table (2,36) pada α = 0,05. (2) Metode pembelajaran elementer memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan teknik batting atlet Cricket Universitas Negeri Padang terbukti rata-rata tes awal (17.75) dan rata-rata tes akhir menjadi (37.25) dengan t hitung (7,04) > t table (2,36) pada α = 0,05. (3) Metode elementer tidak lebih efektif dari metode global terhadap peningkatan keterampilan teknik batting atlet Cricket Universitas Negeri Padang terbukti rata-rata metode global (32.75) dan rata-rata metode elementer (37.25) dengan t hitung (1,09) < t table (2,36) pada α = 0,05.
Kata Kunci : Metode Pembelajaran Global, Metode Pembelajaran Elementer, Teknik Battin
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL HITAM HIJAU UNTUK PEMANASAN ATLET PEMULA SEPAK BOLA SSB GELORA KARYA KECAMATAN TELANAIPURA
Dari sekian banyaknya cabang olahraga yang memiliki unsur ketegangan, bersifat kompetitif dan yang saat ini paling banyak digemari oleh berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia adalah cabang olahraga sepakbola.Proses berlatih terkadang membosankan bagi anak-anak, tidak adanya daya kreatif dan inovatif dari para pelatih membuat anak-anak berhenti berlatih sewaktu-waktu, terkadang sasaran dan tujuan dari berlatih belum tercapai anak-anak sudah berhenti berlatih karena merasakan kebosanan, Salah satunya pada saat melakukan pemanasan, sebelum melakukan olahraga pemanasan diawal adalah sebuah kewajiban agar terhindar dari cedera, salah satunya cedera otot, pada saat melakukan pemanasan cenderung materi yang diberikan monoton contohnya seperti lari keliling lapangan dalam permainan sepakbola.
Dalam upaya menghilangkan rasa kebosanan melakukan pemanasan dalam permainan sepakbola proses latihan bisa dilakukan dengan melalui permainan tradisional salah satunya permainan tradisional hitam hijau karena dalam permainan disamping menyenangkan hati, juga didalamnya banyak unsur gerak, seperti berlari. Oleh karena itu kami akan menyampaikan materi terkait penerapan permainan tradisional hitam hijau untuk pemanasan atlet pemula, sehingga latihan di SSB Gelora Karya kecamatan Telanaipura berdampak pencapaian prestasi sesuai dengan yang diharapkan
PENGEMBANGAN MODEL PERMAINAN TRADISIONAL HITAM HIJAU TERHADAP KUALITAS FISIK SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 211/IX MUARO JAMBI
Pendidikan Jasmani sebagai bagian dari salah satu mata pelajaran yang ada di sekolah. Merupakan materi pokok yang harus diikuti oleh siswa di sekolah. Materi pelajar penjas, lebih, mengutamakan fisik. Menuntut siswa untuk dapat bergerak secara aktif, dan selalu berpartisipasi dalam semua kegiatan di dalam kelas. Berolahraga dapat meningkatkan kebugaran jasmani seseorang. Karena kebugaran jasmani seseorang adalah kemampuan seseornag untuk dapat melakukan aktivitas fisik lainnya selain kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan. Apabila kebugaran jasmani baik, maka dapat dipastikan bahwa seseorang itu dalam kondisi tubuh yang sehat dan fit. Permainan-permainan yang disuguhkan dalam materi penjas merupakan materi permainan yang biasa dilakukan, seperti bola basket, sepakbola, bola voli, lari, kasti dan lain sebagainya. Banyak faktor yang mempengaruhi siswa dalam mengikuti pelajaran di sekolah, terkadang siswa merasa bosan dengan gaya mengajar guru yang monoton dan tidak memiliki variasi dalam pembelajaran. Untuk itulah, diperlukan variasi dalam mengemas sebuah materi pelajaran. Dengan permainan yang disuguhkan, diharapkan kualitas fisik siswa dapat meningkat, sehingga kebugaran siswa juga dapat menjadi lebih baik.
Kata Kunci: Pendidikan Jasmani, Permainan Hitam Hijau, Kualitas Fisi
PENGARUH LATIHAN DEPTH JUMP OVER HURDLE TERHADAP KEMAMPUAN REBOUND BOLABASKET TIM BASKET PUTRA FIK UNJA
The purpose of this study was to obtain information about the effect of Depth Jump Over Hurdle exercise towards basketball rebound ability Men's Basketball Team in Faculty of Sport Science, Jambi University.The research method used is the Experimental method. The population of the research was 12 basketball players in the men's basketball team, FIK UNJA, and made all of the samples population called total sampling. This research instrument is vertical jump test. This research was conducted for 6 months including preparation until reporting. The study used quasi-experimental research with One-Group Pre-Test Post-Test where there was 1 independent variable and 1 dependent variable. The sample will be tested then given treatment and after that will be tested again to find out the increase in results after being given treatment. The data retrieval technique uses vertical jump test.
Keywords: Basketball, Depth Jump Over Hurdle, Rebound Ability, Men’s Basketball Team FIK UNJ
LATIHAN SHADOW FENCING ANGGAR UNTUK ATLET ANGGAR PROVINSI JAMBI
Pembinaan olahraga merupakan salah satu kegiatan yang cukup penting untuk meningkatkan prestasi dalam berbagai cabang olahraga. Berbagai aspek yang timbul sangat memungkinkan mempengaruhi prestasi olahraga atlet dalam berbagai aspek. Aspek psikologis, aspek lingkungan, keluarga, sarana dan prasarana maupun dukungan dari semua pihak dapat berpengaruh pada keberhasilan seorang atlet. Untuk membentuk dan menunjang keberhasilan atlet, seorang pelatih maupun pengurus cabor harus memiliki trik khusus untuk menbantu atlet meraih apa yang dicita-citakannya. Salah satu-nya adalah dengan latihan. Latihan teknik maupun latihan taktik atau strategi sangat diperlukan. Latihan dasar, latihan teknik dan latihan taktik yang diberikan kepada atlet juga harus dikemas semenarik mungkin agar tidak ada muncul rasa kebosanan pada atlet dalam berlatih. Anggar sebagai salah satu olahraga yang mengandalkan fokus, daya tahan, kecepatan, kelincahan dan sebagainya memerlukan latihan dasar yang tepat untuk dapat digunakan pada saat bertanding. Latihan yang monoton biasanya akan menyebabkan kebosanan pada atlet anggar. Latihan dasar yang dikemas dengan menarik inilah yang ingin kami sosialisasikan kepada atlet dan pengurus, sehingga dapat bermanfaat serta dapat diterapkan pada latihan-latihan berikutnya sebagai latihan pokok. Oleh karena itu, kami akan menyampaikan materi terkait Latihan Shadow Fencing untuk Atlet Anggar Provinsi Jambi, sehingga nantinya berdampak pencapaian prestasi sesuai dengan yang diharapkan.
Kata Kunci: Shadow Fencing, Angga
Meningkatkan Kesehatan Masyarakat Melalui Kegiatan Mengolahragakan Masyarakat dan Memasyarakatkan Olahraga di Desa Panca Mulya dan Tanjung Harapan Kabupaten Muaro Jambi.
Sehat adalah kebutuhan dasar bagi setiap aktivitas kehidupan, kesehatan harus selalu dipelihara dan ditingkatkan. Cara termurah untuk memelihara kesehatan melalui olahraga. Pembinaan mutu sumber daya manusia mengacu kepada konsep Sejahtera Paripurna yaitu konsep Sehat Organisasi Dunia (WHO) yang mengemukakan bahwa sehat adalah : sejahtera jasmani, rohani dan sosial, dan bukan hanya terbebas dari penyakit, cacat ataupun kelemahan. Pada dasarnya tujuan pembinaan dan pemeliharaan kesehatan adalah memelihara dan meningkatkan kemandirian dalam peri kehidupan bio-psiko-sosiologisnya, yaitu secara biologis menjadi (lebih) mampu menjalani kehidupan pribadinya secara mandiri, tidak tergantung pada bantuan orang lain.
Kegiatan bina desa ini akan mengusung tema masyarakat sadar olahraga, yang mana tujuan utama nya yaitu untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan olahraga. pada kegiatan ini masyarakat akan di edukasi tentang bagaimana peran penting olahraga terhadap kesehatan, bagai mana cara mengatur program latihan personal untuk menjaga kesehatan masing-masing individu, dan juga akan di sampaikan bentuk bentuk olahraga yang bisa meningkatkan kesehatan bagi masyarakat.
Pada kesempatan praktek masyarakat akan di berikan praktek senam aerobic untuk kesegaran jasmani, kemudian bentuk pola latihan olahraga-olahraga yang popular di masyarakat setempat seperti sepakbola, bola voli yang tujuannya adalah untuk mengolahragakan masyarakatkan Desa Panca Mulya dan Desa Tanjung Harapan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi.
Kata Kunci: Mengolahragakan Masyarakat dan Memasyarakatkan Olahraga, Kesehata
POTENSI OLAHRAGA DAYUNG DI SUNGAI BATANGHARI JAMBI
ABSTRAK The river of Batanghari as known as the longest river in Sumatra Island, it is looks like “cutting†Sumatra island and almost make Sumatra island become two part in case we take a look it from upper course to lower course. The river of Batanghari size is + 3322 km and it makes Batanghari four times larger than Musi river. With the existence of this river hopefully and possibly could create the potential of water sport form here. From the most of paddle athletes that raised and took a part in national and international events are located and come from around Batanghari river. The paddle athlete should need a high body, long range of hand and good aerobic endurance based on the theory, so test and measurement were created toward students who located in around of Batanghari river and hopefully the talented athletes could be found and become the next generation of current paddle athletes. Keywords: The river of batanghari, potential of canoing sport, talent athletes