JRAB: Jurnal Riset Akuntansi & Bisnis
Not a member yet
292 research outputs found
Sort by
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP KINERJA SAHAM PADA PERUSAHAAN PROPERTY DAN REAL ESTATE DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris apakah Current Ratio, Return On Assets, Return On Equity, Earning per Share, Debt to Assets Ratio, dan Debt To Equity Ratio, berpengaruh terhadap Harga Saham secara parsial dan simultan pada Perusahaan Property dan Real Estate di Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian asosiatif yang mana untuk melihat pengaruh antara variabel bebas dengan variabel terikat yaitu Current Ratio, Return On Assets, Return On Equity, Earning per Share, Debt to Assets Ratio, dan Debt To Equity Ratio, berpengaruh terhadap Harga Saham secara parsial dan simultan pada Perusahaan Property dan Real Estate di Indonesia. Tempat penelitian dilaksanakan pada Bursa Efek Indonesia dengan cara memverifikasi perusahaan-perusahaan yang listing di Bursa Efek Indonesia khususnya Perusahaan Property dan Real Estate tahun 2010-2014. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Property dan Real Estate yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia yang mempublikasikan laporan keuangan tahun 2010-2014 dengan jumlah populasi sebanyak 38 (tiga puluh delapan) perusahaan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini ada 19 sampel pada Perusahaan Property dan Real Eestate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan menggunakan metode purposive sampling. Dalam penelitian ini model dan teknik analisa data menggunakan pendekatan regresi linier berganda dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Current Ratio dan Earning per Share memiliki pengaruh yang signifikan terhadap harga saham. Sedangkan Return On Assets, Return On Equity, Debt to Assets Ratio, dan Debt to Equity Ratio memiliki pengaruh yang tidak signifikan. Dan secara simultan seluruh variabel dependen memiliki pengaruh signifikan terhadap harga saham. Sedangkan nilai R-Square sebesar 0,377, hal ini berarti bahwa 37,7% variasi nilai harga saham dipengaruhi oleh peran variasi CR, ROA, ROE, EPS, DAR, dan DER. Sisanya 62,3% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI LABOR PRACTICES AND DECENT WORK DISCLOSURE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, dan pertumbuhan perusahaan (Growth) berpengaruh terhadap labor practices and decent work disclosure pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage, dan growth tidak berpengaruh signifikan terhadap labor practices and decent work disclosure. Secara simultan, profitabilitas, ukuran perusahaan, leverage dan growth tidak berpengaruh signifikan terhadap labor practices and decent work disclosurepada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2014
MENINGKATKAN PERFORMANCE BUMD DENGAN SEMANGAT CORPORATIZATION DAN ALIANSI STRATEGIS SERTA TRANSFORMASI MINDSET
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau disebut juga Public Enterprise masih bisa ditingkatkan performancenya dengan antara lain melakukan reformasi BUMD, transformasi mindset pimpinan dan karyawannya memiliki akhlak yang baik pengelolaannya dengan semangat corporatization, dan membangun aliansi strategis dengan suatu bentuk joint cooperation/joint operational. Melakukan reformasi BUMD pada intinya bertujuan ingin membuat BUMD suatu value added dengan pertimbangan globalisasi ekonomi dunia bukan lagi dalam tahap wacana tetapi sudah memasuki tahap impelementasi. BUMD harus mampu menjadi business entity yang mampu memberikan satisfaction kepada para customer dan memberikan significant contribution kepada shareholders/owners. Dari segi komersial tetap berpegang pada kriteria-kriteria sound business practices. Dalam aliansi strategis BUMD-BUMD harus dapat mencari patner yang tepat sehingga kerjasama dapat terlaksana dengan baik dengan pola performance yang saling menguntungkan (win-win situatio
PERBEDAAN PENETAPAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TRADISIONAL DAN METODE ACTIVITY-BASED COSTING (Studi Kasus pada CV Anugrah Jaya Indonesia Bandung)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penetapan Harga Pokok Produksi dengan menggunakan Metode Tradisional dan Metode Activity-Based Costing pada satu perusahaan UMKM. Penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dengan teknik triangulasi. Analisis data dengan data reduction, data display, dan verification. Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Activity Based Costing memberikan hasil rata-rata persentase margin yang lebih tinggi dibandingkan dengan Metode Tradisional. Metode Activity Based Costing mampu mengalokasikan biaya ke aktivitas secara tepat dan membantu manajemen dalam mengambil keputusan untuk menentukan harga jual
ANALISIS KINERJA KEUANGAN DENGAN MENGGUNAKAN ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN FINANCIAL VALUE ADDED (FVA) PADAPT. PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO) MEDAN
Economic Value Added (EVA) dan Financial Value Added (FVA) merupakan konsep penilaian kinerja berdasarkan besar kecilnya nilai tambah yang diciptakan perusahaan selama periode tertentu. EVA mengukur laba ekonomi perusahaan dengan memperhitungkan biaya modal perusahaan, sedangkan FVA mengukur laba perusahaan dengan memperhitungkan kontribusi dari fixed asset dalam menghasilkan keuntungan bersih perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja keuangan perusahaan berdasarkan analisis EVA dan FVA untuk tahun 2010 sampai dengan tahun 2014 pada PT. Perkebunan Nusantara III Medan. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif dan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan Economic Value Added (EVA) perusahaan telah mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2013 dan tahun 2014 masih menghasilkan nilai negatif, sedangkan dengan menggunakan Financial Value Added (FVA) perusahaan sudah mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014
PENGARUH LIKUIDITAS, RISIKO BISNIS DAN PROFITABILITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL PADA PERUSAHAAN TEXTILE DAN GARMENT YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Struktur modal merupakan perimbangan antara penggunaan modal sendiri dengan penggunaan hutang, yang berarti berapa besar modal sendiri dan berapa besar hutang yang akan digunakan, sehingga dapat menghasilkan struktur modal yang optimal. Mengingat banyaknya faktor yang berpengaruh terhadap struktur modal perusahaan maka penelitian ini akan meneliti pengaruh likuiditas, risiko bisnis, dan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan manufaktur pada sektor Textile dan Garment. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menguji pengaruh antara likuiditas, risiko bisnis, dan profitabilitas terhadap struktur modal perusahaan manufaktur pada sektor Textile dan Garment yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2010 sampai dengan 2014.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 perusahaan dalam sektor Textile dan Garment yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2010 2014, hasilnya terdapat sebanyak 75 observasi. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari website www.idx.co.id .Untuk menguji hipotesis-hipotesis dan penelitian ini digunakan statistik deskriptif, pengujian asumsi klasik, regresi linear berganda, dan pengujian hipotesis.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas dan risiko bisnis tidak berpengaruh terhadap struktur modal perusahaan textile dan garment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sedangkan profitabilitas berpengaruh terhadap struktur modal perusahaantextile dan garment
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KUALITAS AUDIT YANG DILAKUKAN OLEH AUDITOR PEMERINTAH Studi Empiris pada Perwakilan BPK dan BPKP Provinsi Kalteng
This study aims to analyze Factors Affecting Quality of Audit on Public Sector Auditor working on BPK and BPKP Representative of Central Kalimantan Province. Subjects in this study are the auditors who worked on representation BPK and BPKP Central Kalimantan Province. The samples in this study are 65 respondents whom selected based on total sampling. The analysis tool used is Multiple Linear Regression. The Study indicates the factors that affect quality of audit are independence, competence, experience, and risk errors. However, complexity of audit does not affect the quality of audits
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN UKURAN PERUSAHAAN, TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN PADA SUB SEKTOR INDUSTRI SEMEN DAN SUB SEKTOR INDUSTRI OTOMOTIF TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2008-2015
Based on the existing data in Indonesia Stock Exchange during period 2008-20015, it can be seen that there is still a sub-company of the automotive sector is not paying its dividend. This research also tried to reveal the significant level leverage ( debt to equity ratio), profitability (net profit margin),and firm size ( total asset) to the deviden policy. The sampling method used is purposive sampling. This research consists of 4 companies of cement sub-sector and 6 companies of automotive sub-sector which registered in Indonesia Stock Exchange from total population 6 companies of cement sub-sector and 13 companies of automotive sub-sector. The type of data is secondary data obtained from the financial statements and annual reports. Data analysis method used is multiple linear regression analysis. The result showed that simultantly leverage, profitability, firm size have a significant effect on deviden policy in cement industry and automotive industry. Partially, in cement industry only firm size that affected significantly toward deviden policy, but leverage and profitability are affected but not significant toward deviden policy. In automotive industry only leverage that affected significantly toward deviden policy, but profitability and firm size are affected but not significant toward deviden polic
ANALISIS PERENCANAAN PAJAK MELALUI METODE PENYUSUTAN DAN REVALUASI ASSET TETAP UNTUK MEMINIMALKAN BEBAN PAJAK PADA PT. TASPEN ( PERSERO ) CABANG UTAMA MEDAN
Tujuan dari penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui perencanaan pajak melalui metode penyusutan dan revaluasi asset tetap terhadap beban pajak pada PT.Taspen (Persero) Cabang Utama Medan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif. Penelitian ini mengumpulkan fakta dan identifikasi data yang membahas tentang permasalahan perencanaan pajak dibidang penyusutan dan revaluasi asset tetap terhadap beban pajak yang ditanggung perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan pada manajemen PT.Taspen (Persero) Cabang Utama Medan dalam melakukan penyusutan asset tetap sebaiknya memperhatikan undang-undang perpajakan yang terbaru agar lebih mengoptimalkan beban pajak yang diperbolehkan menurut perpajakan dan revaluasi asset tetap yang dilakukan PT. TASPEN (Persero) bukan merupakan keharusan maka PT.Taspen (Persero) Cabang Utama Medann perlu mempertimbangkan secara sungguh-sungguh mengenai keuntungan dan kerugian yang akan dialami akibat revaluasi tersebut. Kesimpulan penelitian ini dengan dilakukannya penyusutan dan revaluasi asset tetap perusahaan maka PT.Taspen (Persero) Cabang Utama Medann dapt menghemat atau meminimalkan beban pajak yang harus dibayar oleh perusahaan
PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE DAN FIRM SIZE TERHADAP KONDISI FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN PROPERTY AND REAL ESTATE YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2010 - 2014
The problems discussed in this study is the declining financial condition of the company's property and real estate in the year 2010-2014 due to bad corporate governance. The purpose of this study was to analyze the effect of corporate governance mechanism and firm size to the condition of financial distress. Corporate governance mechanism in this study include the institutional ownership, managerial ownership, director size, commissioner size, and audit committee size. This study used sample on property real estate company which were listed on Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2010-2014 period. Samples were taken by purposive sampling method. The samples used in this study are 159. The financial distress criteria in this study were measured by using Z-score on financial distress prediction models of Altman (1995). The data has analyzed by using multiple regression method. Keywords: Corporate governance, financial distress, institutional ownership,managerial ownership, director size, commissioner size, audit committee size, firm size