MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Not a member yet
891 research outputs found
Sort by
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan Guru Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Materi Pecahan Siswa Kelas IV SD
Penelitian ini bertujuan untuk mencari tau tentang pengaruh latar belakang pendidikan guru terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi pecahan siswa kelas IV SD di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh. Latar belakang pendidikan guru diduga memiliki perana penting dalam kualitas pembelajaran serta hasil belajar peserta didik baik dilihat dari kesesuaian bidang studi yang linier maupun yang tidak linier dengan bidang yang diajarkan. Pada konteks pecahan yang sering dianggap sulit oleh siswa. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain Ex Post Facto. Objek penelitian ini adalah para guru kelas IV beserta murid-muridnya yang ada di dalam daerah penelitian. Pemilihan sempel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitan ini berupa tes untuk pemecahan masalah matematika pada peserta didik sd kelas 4, serta mencari tahu latar belakang pendidikan guru. Data analisis menggunakan regresi sederhana dengan tujuan menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Hasil penelitian mengindikasikan adanya pengaruh yang signifikan antara latar belakang pendidikan guru dengan kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah matematika pada materi pecahan. Hal ini menunjukkan bahwa kesesuaian latar belakang pendidikan sangat penting untuk kebutuhan peserta didik pada pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa latar belakang pendidikan guru merupakan faktor penting yang memengaruhi hasil belajar matematika peserta didik
Green Islam Education: Menanamkan Kesadaran Ekoteologis dalam Kurikulum Pendidikan Islam
Krisis ekologis global menuntut pendekatan pendidikan yang mampu membentuk kesadaran ekologis berbasis spiritualitas. Artikel ini menawarkan konsep Green Islam Education sebagai model pendidikan Islam yang mengintegrasikan nilai-nilai ekoteologis dalam kurikulum. Pendidikan Islam memiliki potensi besar dalam membentuk kesadaran ekologis berbasis tauhid, karena ajaran Islam sarat dengan prinsip keadilan lingkungan, keberlanjutan, dan amanah. Melalui pendekatan ini, peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan ekologis, tetapi juga mengalami internalisasi nilai spiritual yang mendorong kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari ibadah. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif berbasis studi literatur dan bertujuan merumuskan strategi integratif kurikulum pendidikan Islam yang responsif terhadap isu ekologi.
Abstract
The global ecological crisis demands an educational approach capable of fostering ecological awareness grounded in spirituality. This article introduces the concept of Green Islam Education as a model of Islamic education that integrates eco-theological values into the curriculum. Islamic education holds great potential in cultivating ecological awareness based on tawhid, as Islamic teachings are rich with principles of environmental justice, sustainability, and trust (amanah). Through this approach, students not only gain ecological knowledge but also internalize spiritual values that encourage care for the environment as an act of worship. This study employs a qualitative-descriptive method based on literature review and aims to formulate integrative strategies for an Islamic education curriculum that is responsive to ecological issues
Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Aktivitas Menggambar Bebas pada Anak Kelompok B di PAUD Qolbul Qur’an Ranggagata Kabupaten Lombok Tengah TA. 2024/2025
This study aims to determine the increase of children\u27s creativity through free drawing activities in group B children in early childhood Qolbul Qur\u27an Rangnggagata Central Lombok Regency. The method used is a descriptive qualitative approach, with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation, the results of the study show that: 1) the teacher\u27s free drawing planning is based on the potential of the child to be improved, and the child\u27s readiness. 2) In the implementation of free drawing, most of the children have drawn according to the theme determined by the teacher, the children are very enthusiastic, active and focused in drawing. 3) Free drawing activities have been proven to increase children\u27s creativity, characterized by the courage to express ideas and no longer imitate the work of their friends
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kreativitas anak melalui aktivitas menggambar bebas pada anak kelompok B di paud Qolbul Qur’an Ranggagata Kabupaten Lombok Tengah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dekskriptif, dengan Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi, hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) perencanaan menggambar bebas guru didasarkan pada potensi anak yang akan ditingkatkan, dan kesiapan anak. 2) dalam pelaksanaan menggambar bebas, sebagian besar anak telah menggambar sesuai dengan tema yang ditentukan oleh guru, anak-anak sangat antusias, aktif dan fokus dalam menggambar. 3) aktivitas menggambar bebas terbukti bias meningkatkan kreativitas anak, ditandai dengan keberanian mengungkapkan ide dan tidak lagi meniru karya temanny
Manajemen Konflik dalam Menjaga Harmoni Antara Guru dan Siswa di SMK Yapis Santong Tahun 2025
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan manajemen konflik dalam menjaga harmoni antara guru dan siswa di SMK YAPIS Santong pada tahun 2025. Dalam lingkungan pendidikan, konflik antara guru dan siswa merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berfokus pada penggambaran secara mendalam mengenai peran manajemen konflik dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara guru dan siswa. Sumber data penelitian ini meliputi guru, siswa, dan kepala sekolah, yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor penyebab konflik antara guru dan siswa, seperti perbedaan persepsi, tekanan akademik, dan komunikasi yang kurang efektif. Namun, sekolah menerapkan berbagai strategi manajemen konflik, seperti mediasi, komunikasi terbuka, dan pendekatan personal, yang terbukti efektif dalam meredakan ketegangan dan menjaga hubungan yang harmonis. Selain itu, adanya pembinaan karakter dan penerapan nilai-nilai kerjasama juga menjadi kunci utama dalam mengurangi potensi konflik. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar manajemen konflik di sekolah terus ditingkatkan dengan memberikan pelatihan komunikasi bagi guru, serta membangun saluran komunikasi yang lebih efektif antara guru dan siswa. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pemahaman lebih mendalam mengenai pentingnya manajemen konflik yang efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif dan harmonis
Eksplorasi Penggunaan dan Manfaat Handphone dalam Pembelajaran Matematika pada Kurikulum Merdeka SMPN 29 Medan
This study aims to explore the perceptions of students and educators as well as the form of cellphone use in learning mathematics in the Merdeka Curriculum at SMPN 29 Medan. This research uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of five students in class VIII-6 and one mathematics educator. The results showed that the majority of students and educators had a positive perception of the use of cellphones as learning aids. Mobile phones are considered capable of improving concept understanding, especially in congruent materials, through the use of applications such as GeoGebra and learning videos. In addition, students also use mobile phones to access Google Forms, search for additional information, and learn independently according to the principle of differentiation in the Merdeka Curriculum. However, there are also some obstacles such as concentration disorders due to uncontrolled use. Therefore, the role of educators is very important in providing direction and supervision so that cellphone utilization remains focused on learning objectives. These findings reinforce the importance of wise and purposeful integration of digital technology in mathematics learning in the Independent Curriculum era.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi peserta didik dan pendidik serta bentuk penggunaan handphone dalam pembelajaran matematika pada Kurikulum Merdeka di SMPN 29 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari lima peserta didik kelas VIII-6 dan satu orang pendidik matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas peserta didik dan pendidik memiliki persepsi positif terhadap penggunaan handphone sebagai alat bantu pembelajaran. Handphone dianggap mampu meningkatkan pemahaman konsep, terutama dalam materi kongruen, melalui penggunaan aplikasi seperti GeoGebra dan video pembelajaran. Selain itu, peserta didik juga memanfaatkan handphone untuk mengakses Google Form, mencari informasi tambahan, dan belajar secara mandiri sesuai prinsip diferensiasi dalam Kurikulum Merdeka. Namun, ditemukan pula beberapa kendala seperti gangguan konsentrasi akibat penggunaan yang tidak terkontrol. Oleh karena itu, peran pendidik sangat penting dalam memberikan arahan dan pengawasan agar pemanfaatan handphone tetap terfokus pada tujuan pembelajaran. Temuan ini memperkuat pentingnya integrasi teknologi digital secara bijak dan terarah dalam pembelajaran matematika di era Kurikulum Merdeka
Tradisi Pembacaan Surat Yasin dalam Ritual Rabu Pungkasan: Studi Living Qur’an pada Masyarakat Suko Awin Jaya
Penelitian ini membahas tentang tradisi pembacaan Surat Yasin dalam ritual Rabu Pungkasan sebagai bentuk living Qur’an pada masyarakat Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Tradisi ini merupakan praktik keagamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun dan masih dijalankan hingga kini sebagai upaya spiritual untuk menolak bala, memohon keselamatan, serta mempererat hubungan sosial antarwarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi pembacaan Surat Yasin dalam Rabu Pungkasan tidak hanya memiliki makna religius, tetapi juga berfungsi sebagai media penguatan nilai-nilai sosial, solidaritas, dan kearifan lokal masyarakat. Dalam konteks living Qur’an, tradisi ini memperlihatkan bagaimana Al-Qur’an dihayati, dimaknai, dan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sosial budaya masyarakat setempat
Pengaruh Pendekatan Matematika Realistik terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII-1 SMP Negeri 2 Sunggal
This study aims to determine the effect of a realistic mathematics approach on student learning outcomes and to determine whether students\u27 mathematics learning outcomes who are given a realistic mathematics approach achieve the minimum completeness criteria, namely 75. Learning outcomes are defined as a measure of students’ success in mastering school subject, expressed in scores obtained from test results. The study was conducted at SMP Negeri 2 Sunggal in the 2025/2026 academic year using a quasi-experimental method with a purposive sampling technique. The research sample was class VIII-1 as the experimental class, and class VIII-2 as the control class. The results showed that there was a significant increase in the learning outcomes of students in the experimental class, with an average pretest score of 39.37 and a posttest score of 79.58, in the control class the average pretest score was 40.83 and a posttest score of 72.91. Based on the results of data analysis using a one-way t-test on the difference between the two means, it is known that the null hypothesis (H0) is rejected. This means that there is a significant difference between the learning outcomes of students taught using the Realistic Mathematics Approach and conventional learning. The mathematical learning outcomes of students taught using the Realistic Mathematics Approach are better than those taught using conventional learning. The results of this study show that the percentage of classical graduation of students who achieved a minimum completeness criterion score of 75 who were treated with the Realistic Mathematics Approach was 80% and the percentage of classical graduation of students who achieved a minimum completeness criterion score of 75 who were treated with conventional learning was 53.3%.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan matematika realistik terhadap hasil belajar siswa dan untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa yang diberi pendekatan matematika realistik mencapai kriteria ketuntasan minimal yakni 75. Hasil belajar adalah ukuran tingkat keberhasilan siswa dalam mempelajari materi pembelajaran di sekolah yang dinyatakan dalam skor yang diperoleh dari hasil tes. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sunggal pada tahun ajaran 2025/2026 dengan metode quasi eksperimen dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik purposive sampling. Sampel penelitiannya adalah kelas VIII-1 sebagai kelas eksperimen, dan kelas VIII-2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa kelas eksperimen, dengan rata-rata skor pretest 39,37 dan skor posttes 79,58, pada kelas kontrol rata-rata skor pretest 40,83 dan posttest 72,91. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji-t satu arah terhadap perbedaan dua rata-rata, diketahui bahwa hipotesis nol (H0) ditolak. Artinya terdapat perbedaan yang signifikansi antara hasil belajar siswa yang diajar menggunakan Pendekatan Matematika Realistik dengan pembelajaran biasa. Hasil belajar matematis siswa yang diajar menggunakan Pendekatan Matematika Realistik lebih baik dibandingkan siswa yang diajar dengan pembelajaran biasa. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kelulusan klasikal siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal 75 yang diberi perlakuan dengan Pendekatan Matematika Realistik adalah sebesar 80% dan persentase kelulusan klasikal siswa yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal yang diberi perlakuan dengan pembelajaran biasa adalah sebesar 53,3%
Optimalisasi Waktu Luang Santriwati di Pondok Pesantren melalui Kegiatan Muhadharah
Waktu luang merupakan ruang penting yang harus dikelola secara bijak dan produktif, terlebih dalam perspektif pendidikan Islam yang menempatkannya sebagai anugerah sekaligus amanah yang menuntut pertanggungjawaban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi optimalisasi waktu luang santriwati melalui kegiatan muhadharah di Pondok Pesantren Masjid Jajar Surakarta. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan musyrifah, santriwati, dan pembina asrama, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa muhadharah berfungsi sebagai media efektif dalam memanfaatkan waktu luang secara bermakna, melalui kegiatan yang mendorong pengembangan keterampilan berbahasa Arab, kemampuan komunikasi, kreativitas, serta pembentukan karakter. Setiap tahapan kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesadaran akan pentingnya waktu. Evaluasi yang dilakukan oleh ustadzah dan musyrifah turut memperkuat proses pendidikan karakter dan pengembangan kompetensi santriwati. Dengan demikian, optimalisasi waktu luang melalui muhadharah tidak hanya mendukung pengembangan diri santriwati, tetapi juga menjadi implementasi nyata dari prinsip manajemen waktu dalam Islam yang berorientasi pada pembentukan pribadi Muslim yang disiplin, produktif, dan tidak termasuk golongan yang merugi.
Abstract
Leisure time constitutes a crucial domain that must be managed wisely and productively, particularly within the framework of Islamic education, which regards it as both a blessing and a trust requiring accountability. This study aims to describe strategies for optimizing the leisure time of female students through muhadharah activities at Pondok Pesantren Masjid Jajar Surakarta. Employing a qualitative case study approach, data were collected through observation, in-depth interviews with the musyrifah, students, and dormitory supervisors, as well as documentation. The findings indicate that muhadharah serves as an effective medium for utilizing leisure time meaningfully, through activities that promote the development of Arabic language skills, communication abilities, creativity, and character formation. Each stage of the activity is designed to instill values of discipline, responsibility, and awareness of the importance of time. Evaluations conducted by the ustadzah and musyrifah further reinforce character education and the enhancement of students’ competencies. Thus, optimizing leisure time through muhadharah not only supports the personal development of female students but also represents a practical implementation of time management principles in Islam, aimed at cultivating disciplined, productive Muslims who do not belong to the group of those who incur loss
Kompetensi Pengawas Sekolah dalam Meningkatkan Efektivitas Organisasi di Sekolah Muhammadiyah
Pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung efektivitas organisasi, khususnya di SMK Muhammadiyah yang ada di Provinsi Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi pengawas sekolah dan efektivitas organisasi di SMK Muhammadiyah Jambi dengan menggunakan pendekatan teori Human Resource Management (HRM) Territory. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Subjek penelitian melibatkan pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru di SMK Muhammadiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawas menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan penguasaan teknologi supervisi, minimnya pelatihan profesional yang relevan, resistensi terhadap perubahan, dan kurangnya koordinasi dengan pemangku kepentingan sekolah. strategi yang direkomendasikan meliputi pelatihan berkelanjutan, penguatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta dukungan kebijakan yang mendukung pengembangan profesional pengawas. Dengan implementasi strategi ini, pengawas diharapkan mampu menjalankan tugasnya secara lebih efektif, meningkatkan koordinasi, dan memberikan dampak yang signifikan terhadap efektivitas organisasi sekolah
Kontekstualisasi Lokasi Turun Hujan dalam Hadis dengan Kondisi Geografis Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengkontekstualisasikan lokasi turun hujan dalam hadis dengan kondisi geografis Sumatera Utara. Hadis-hadis yang dibahas meliputi pernyataan Nabi Muhammad SAW mengenai hujan sebagai rahmat dan musibah, serta doa beliau terkait lokasi hujan yang diinginkan. Penelitian ini menyelidiki kesesuaian antara prinsip-prinsip dalam hadis dan kondisi geografis serta iklim Sumatera Utara. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan model studi literatur. Kemudian dilakukan analisis aktualitatif terhadap teks hadis dengan kondisi realitas di Sumatera Utara, untuk mengetahui pemahaman hadis jika diterapkan pada lanskap sumatera utara dan memberi solusi terhadap pengelolaan sumber daya alam berupa hujan. Analisis dilakukan untuk memahami bagaimana pengelolaan hujan dapat dioptimalkan dengan mempertimbangkan topografi dan curah hujan yang bervariasi di provinsi ini, serta bagaimana prinsip-prinsip dalam hadis dapat diterapkan untuk mencegah dan mengelola bencana banjir. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan oleh Nabi Saw., dalam doanya sesuai dan dapat diterapkan dalam kondisi geografis Sumatera Utara, yang secara tidak langsng memberikan petunjuk terhadap penerapan prinsip-prinsip dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya air yang dapat membantu mengurangi dampak negatif hujan berlebihan, mengoptimalkan manfaatnya, dan melindungi masyarakat serta lingkungan. Penelitian ini memberikan wawasan penting tentang bagaimana ajaran agama dapat diintegrasikan dalam strategi pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan