EKONOMIA
Not a member yet
1228 research outputs found
Sort by
PERILAKU KONSUMEN DALAM BERBELANJA PAKAIAN WANITA DI PASAR PAGI SAMARINDA
Konsumen sebagai individu memiliki kriteria dan kondisi yang berbeda satu sama lainnya dan perbedaan ini pula yang menyebabkan kompleksnya perilaku konsumen. Secara umum bagaimana konsumen berprilaku yang dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal adalah faktor yang ada pada diri konsumen itu sendiri. Sedangkan faktor eksternal merupakan faktor yang ada dari luar diri konsum
ANALISIS MODAL KERJA DAN PROFITABILITAS PT. BERAU COAL ENERGY Tbk
The use of working capital should be managed as effectively as possible so that the profitability of the company can be improved. Working capital management in a company is considered successful when working capital according to established standards, so as not to cause advantages or disadvantages and can provide a satisfactory ratio. Ratio analysis of the company's working capital is necessary to know and interpolate the short-term financial position of the company and examine the efficiency and use of working capital in the company. The formulation of the problem in this research is whether the increase of working capital turnover, the increase of inventory turnover and the increase of cash turnover is followed by the increase of profitability (Return On Equity) of PT. Berau Coal Energy Tbk. This study aims to analyze the increase of working capital turnover, inventory turnover, cash turnover on corporate profitability of PT. Berau Coal Energy Tbk. The hypothesis in this research is the increase of working capital turnover, the increase of inventory turnover and the increase of cash turnover followed by profitability of PT. Berau Coal Energy Tbk.The data analysis used is comparative analysis. Analysis conducted in this study there are 4 stages of work-capital rotation analysis (Turnover Capital Turnover), inventory turnover (Inventory Turnover), cash turnover (Cash Turnover) and analysis tool to measure profitability of PT. Berau Coal Energy Tbk is Return on Equity (ROE).The results revealed that of the three calculated turnover analysis is the turnover of working capital, inventory turnover and cash turnover, only inventory turns are able to predict profitability (ROE). The increase in inventory turnover is followed by an increase in profitability (ROE), but the increase in working capital turnover and cash turnover is not followed by an increase in ROE.The ratio of working capital turnover, inventory turnover and cash turnover not simultaneously have an effect on profitability, then the company must know the other ratios that can affect profitability. For the next researcher is suggested to use other variable beside variable of cash turnover, inventory turnover and cash turnover as variable affecting profitability
ANALISIS PENYELESAIAN KUR MIKRO KREDIT BERMASALAH PADA PT. BRI (PERSERO) TBK. CABANG SAMARINDA UNIT SURYANATA
Tarigan Irma Norita. The Analysis of Non-Performing Loan Settlement of Micro Credit for Businesses Program of PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Samarinda Branch Unit Suryanata supervised by Ms. ElfredaAplonia Lau and Mr. Heriyanto.Bank is a financial institution which main activities are to accept deposits from the public and to distribute them back in the form of credit. The rapid growth of banks and financial institutions triggered Bank Rakyat Indonesia (BRI) to improve their service. One of BRI’s best services is their quick loan process with flexible terms. This service also has a great risk. The more loans that are granted, the more risk BRI get. The risks may arise into problematic credit and it is called Non-Performing Loan. This research aims to determine and analyze Non-Performing Loan Micro Credit for Businesses at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Samarinda Branch Unit Suryanata in 2015 that has increased or decreased compared to the period of 2011 to 2015 based on Non-Performing Loans (NPLs) and Loan to Deposit Ratio (LDR). The analytical tool used in this thesis was Banking Financial Ratios Non-performing loans (NPLs) and Loan to Deposit Ratio (LDR). Based on research problem mentioned above about The Analysis of Non-Performing Loan Settlement of Micro Credit for Businesses Program Unit Suryanata, the researcher proposed hypothesis as follows: Non Performing Loan (NPL) at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Samarinda Branch Unit Suryanata in 2015 decreased and Loan to Deposit Ratio (LDR) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Samarinda Branch Unit Suryanata 2015 have increased in terms of numbers produced better, compared to non-performing loans (NPLs) and Loan to Deposit Ratio (LDR) in 2011 to 2014 which in 2015 the NPL is about 1.2% below the standard value that has been set by Bank Indonesia at 5% and LDR is about 55.5
Analisis pengaruh kualitas pelayanan dinas pasar terhadap kepuasan pedagang di pasar Citra Niaga Samarinda
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dinas pasar terhadap kepuasan pedagang di Citra Niaga Samarinda. Sampel yang digunakan sebanyak 50 responden. Metode pemilihan sampel yang digunakan adalah non probability sampling yaitu purposive sampling. Alat analisis yang dipergunakan adalah analisis regresi linier berganda dan pengujian hipotesis menggunakan uji f dan uji t. Persamaan regresi linier berganda dari kelima variabel bebas dan satu variabel terikat adalah Y=a+b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4 + b5X5 + e Dari hasil analisis uji F diperoleh F hitung > F tabel (2.943 > 2.422), hal ini menunjukkan hipotesis pertama yaitu “pelayanan staff pegawai UPTD Citra Niaga Samarinda berupa tangible, responsiveness, reliability, emphaty dan assurance mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pedagang di Citra Niaga Samarinda” berpengaruh secara signifikan atau diterima. Dari hasil uji t diperoleh bahwa nilai masing – masing variabel, tangible dengan t hitung -0.853 t tabel 1.679, reliability dengan t hitung -0.911 t tabel 1.679, assurance t hitung 1.647 < t tabel 1.679 yang tidak semua variabel kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pedagang. Diantara kelima variabel kualitas pelayanan diketahui hanya variabel responsiveness dan emphaty lah yang paling berpengaruh secara signifikan yang ditunjukkan dari hasil analisis koefisien korelasi sebesar 2.123 dan 2.359
EVALUASI PENETAPAN PAJAK PENGHASILAN KARYAWAN PT. BHARINTO EKATAMA DI KABUPATEN KUTAI BARAT 2016
Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah Pajak yang dikenakan terhadap penghasilan yang diperoleh seorang Wajib Pajak. Penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, dan tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apapun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan sebagai imbalan atas jasa.Dasar hukum Perhitungan dan Pemotongan PPh Pasal 21 adalah Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.011/2012, tentang Petunjuk Perhitungan dan Pemotongan PPh Pasal 21.Perumusan Masalah dari penelitian ini adalah “Apakah perhitungan dan pemotongan PPh 21 yang dikemukakan pada karyawan PT. Bharinto Ekatama Kabupaten Kutau Barat telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 dan pelaporan Pajak Penghasilan dalam SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun 2012 dan seterusnya adalah sebesar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebagaimana dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.011/2012.”Dasar teori yang digunakan adalah Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 dengan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.011/2012..Hipotesis penelitian ini perhitungan dan pemotongan PPh Pasal 21 telah sesuai dengan peraturan Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2008 dan pelaporan Pajak Penghasilan dalam SPT Tahunan PPh Orang Pribadi tahun 2012 dan seterusnya adalah sebesar Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sebagaimana dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 162/PMK.011/2012.”Hasil pembahasan perhitungan dan pemotongan PPh 21 terhadap karyawan PT. Bharinto Ekatama Kabupaten Kutau Barat yang dilakukan bendahara sesuai dengan dengan Undang-Undang Pajak Penghasilan Nomor 36 Tahun 2008 maka dengan demikian hipotesis diolak
IMPLEMENTASI PPH FINAL PASAL 15 PADA PT. PELAYARAN DUTA LINTAS SAMUDERA BERDASARKAN UU NO.36 TAHUN 2008
Purpose of this study was to analyze whether or not the income tax according to PT. Pelayaran Duta Lintas Samudera based shipping Tax Law Clause 15 – Law No. 36 in 2008 Analyzer used the comparative method method is done by comparing according to Regulation Act – Income Tax Law Clause 15 of Law – Law No.36 in 2008 Based on the results of the analysis that has been presented, it can be seen that the implementation of the income tax that has been carried out by PT. Pe,ayaran Duta Lintas Samudera Samarinda in accordance with Clause 15 of Income Tax Act 36 of 2008 although there are obstacles income tax provision of 15 piecesof evidence by the customer / tenant vessel does not affect the imposition of the tariff Income Tax Clause 15 evidenced by the absence of change in the calculation / imposition if income tax clause 15. Situation reflects the implementation of the income tax on the PT. Pelayaran Duta Lintas Samudera has been running based on Clause 15 of Income Tax Act 36 0f 2008
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PADA CV. ALIF MAHARDIKA PUTRA DI SANGATTA
Pengukuran tingkat kinerja perusahaan dilakukan dan menjadi sangat penting bagi manajemen perusahaan untuk melakukan evaluasi mendasar terhadap performa perusahaan dan perencanaan tujuan dimasa yang akan datang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah Kinerja keuangan perusahaan CV. Alif Mahardika Putra berdasarkan Likuiditas dan Profitabilitas pada tahun 2014 dan tahun 2015 mengelami peningkatan. Manajemen keuangan merupakan rangkaian aktivitas untuk perencanaan, penganggaran, pemeriksaan, pengelolaan, pengendalian, pencarian dan penyimpanan dana yang dimiliki oleh suatu organisasi atau perusahaan. Dalam penelitian ini akan difokuskan pada kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio keuangan, yang menitikberatkan pada laporan keuangan CV. Alif Mahardika Putra di Sangatta Kutai Timur. Hipotesis dalam penelitian ini adalah Kinerja keuangan Perusahaan CV. Alif Mahardika Putra berdasarkan Rasio Likuiditas pada tahun 2014 ke tahun 2015 mengalami peningkatan, Kinerja keuangan Perusahaan CV. Alif Mahardika Putra Rasio Profitabilitas pada tahun 2014 ke tahun 2015 mengalami peningkatan. Hasil analisis yang dilakukan diperoleh Nilai Rasio Likuiditas Current Ratio tahun 2014 sebesar 273% tahun 2015 sebesar 336%. Quick Ratio tahun 2014 sebesar 175% tahun 2015 sebesar 241% artinya adanya peningkatan, yang membuktikan adanya peningkatan proporsi atas aktiva lancar dibandingkan dengan utang lancar yang dimiliki oleh perusahaan, sehingga beban bunga yang harus ditanggung dapat tertutupi.Rasio Profitabilitas Gross Profit Margin pada tahun 2014 sebesar 43% tahun 2015 sebesar 84% Net Profit Margin pada tahun 2014 sebesar 2% tahun 2015 5%, Return on Investmen/ Return on Total Assets (ROI) tahun 2014 sebesar 4% dan tahun 2015 7%, dan Rasio on Net Worth (Return on Equity atau ROE) tahun 2014 10% dan tahun 2015 14% yang artinya kesemua rasio profitabilitas mengalami kenaikan, yang pada kelanjutannya akan menaikkan kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba bersih
KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH KOTA SAMARINDA
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kota Samarinda.Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Kontribusi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Rasio Efektifitas dan Tingkat Pertumbuhan ( Growth ). Data diperoleh dengan menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian di lapangan. Pajak daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang tertuang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang – undang dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar – besarnya kemakmuran rakyat. Retribusi daerah adalah pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap laporan realisasi pendapatan asli daerah Kota Samarinda periode tahun 2011 sampai dengan tahun 2015 bahwa perkembangan pendapatan asli daerah Kota Samarinda dalam lima tahun terakhir yaitu dari tahun 2011 – 2015 cenderung meningkat. Kontribusi penerimaan pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah Kota Samarinda tertinggi yaitu pada tahun 2012 dengan presentase 70% sedangkan kontribusi penerimaan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah Kota Samarinda tertinggi yaitu pada tahun 2011 dengan persentase27
PREDIKSI PENDAPATAN USAHA SARANG BURUNG WALET DISANGATTA KABUPATEN KUTAI TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Prediksi Pendapatan,Laba,Biaya Produksi dan Jumlah Produksi Sarang Burung Walet, pada setiap panen. Adapun rumusan masalah dari peneliitian ini adalah apakah pengembangan usaha sarang burung walet di sangatta menghasilkan laba secara finansial.Dasar teori yang digunakan adalah Manajemen Keuangan mencakup pengertian laba, produksi, biaya. Penelitian ini dilakukan pada 10 pemilik Sarang Burung Walet yang berada di wilayah Kabupaten Kutai Timur. Sampel penelitian dilakukan dengan wawancara dengan pemilik secara langsung di kabupaten Kutai Timur,. Data menggunakan analisis regresi linear berganda, dan analisis forecasting.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa data hasil hitung forecoasting dari ke 10 rumah budidaya sarang burung walet diSangatta Utara Kabupaten Kutai Timur, maka dicatatkan angka pendapatan pertahun 2015 dan prediksi atau ramalan pendapatan usaha tahun 2016 dengan tingkat kenaikan pendapatan usaha dalam prosentase (%). Rumah budidaya sarang burung walet Bintang Jaya mengalami kenaikan sangat signifikan dengan angka dalam persen sebesar 104%, kemudian rumah budidaya sarang burung walet milik Bapak Adan dijalan Diponegoro Gg. Komodo diprediksi akan mengalami kenaikan pendapatan sebesar 42%. Untuk ke 8 rumah budidaya sarang burung walet mengalami kenaikan, namun kurang signifikan dengan rata – rata mengalami kenaikan sebesar 10% untuk pendapatan penghasilan usaha sarang burung waletnya
PENGARUH PERPUTARAN MODAL KERJA TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PT. MUSTIKA RATU, Tbk PERIODE 2010 – 2014
Permasalahan dalam skripsi ini adalah “Apakah perputaran kas, perputaran piutang, perputaran persediaan dan perputaran modal kerja pada PT Mustika Ratu Tbk meningkatkan growth of return on asset PT Mustika Ratu Tbk ?”. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui perputaran kas, perputaran piutang , perputaran persediaan, perputaran modal kerja serta growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk . Dasar teori adalah akuntansi keuangan yang berfokus pada perputaran modal kerja yang terdiri dari perputaran kas, perputaran piutang , perputaran persediaan dan rasio profitabilitas yaitu return on asset serta growth of return on asset.Hipotesis “Perputaran kas meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk, perputaran piutang meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk, perputaran persediaan meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk dan perputaran modal kerja meningkatkan growth of return on asset pada PT Mustika Ratu Tbk”. Alat analisis yang digunakan adalah rasio perputaran kas, rasio perputaran piutang, rasio perputaran persediaan, rasio perputaran modal kerja, return on asset serta growth of return on asset