EKONOMIA
Not a member yet
1228 research outputs found
Sort by
Analisis Keputusan Pembelian Sepeda Motor Yamaha di Samarinda,
Rumusan Masalah Yang Digunakan pada penelitian ini adalah Apakah produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli sepeda motor Yamaha, dan variabel manakah yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan membeli keputusan membeli sepeda motor Yamaha. Sedangkan manfaatnya untuk mengetahui pengaruh variabel marketing mix dan Teknologi secara bersama-sama terhadap keputusan membeli sepeda motor Yamaha serta untuk mengetahui variabel manakah yang berpengaruh dominan terhadap pembelian keputusan membeli sepeda motor Yamaha di Samarinda. Hasil analisis berdasarkan program SPSS versi 22 persamaan regresi diketahui nilai persamaan regresinya yaitu : Y = -888 +144X1 +148X2 +070 X3 + -,033 X4 +424X5. nilai tersebut maka dapat diketahui seluruh nilai persamaan tersebut adalah positif. Nilai konstan sebesar 888 berarti keputusan membeli sepeda motor merek Yamaha akan tetap ada.Nilai korelasi yaitu sebesar 531 yang menggambarkan hubungan antara variabel bebas terhadap variabel tidak bebas, dan nilai determinasi sebesar 282 (28%) yang menggambarkan proporsi pengaruh variabel bebas terhadap variabel tidak bebas. Yang berarti setiap penambahan nilai 153 variabel bebas akan memberikan kontribusi sebesar 28% pada variabel tidak bebas (variabel keputusan membeli).Uji F hitung yang digunakan untuk melihat pengaruh seluruh variabel bebas terhadap variabel terikat, dari tabel 5.23 diketahui bahwa nilai f hitung sebesar 6,682 dengan tingkat signifikasi sebesar .000 F tabel dengan pengujian hipotesis adalah Ho ditolak dan Ha diterima.Analisis uji t digunakan untuk melihat masing-masing pengaruh variabel bebas terhadap variabel tidak bebas adalah: Variabel teknologi (X5) diketahui nilai t hitung sebesar 4.099 dengan signifikansi sebesar 0,000 > 0,05 (5%) dengan nilai koefisien beta sebesar 422 dari df 5 (85) dapat diketahui nilai t tabel yaitu sebesar 1,0021 dengan demikian bahwa t hitung > t tabel dengan pengujian hipotesisnya adalah Ho diterima dan Ha ditolak.
Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Dividen Payout Ratio Pada Perusahaan LQ 45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014 - 2016
Perusahaan ingin melakukan investasi saham yang bertujuan untuk memperoleh modal usaha yang akan digunakan untuk kegiatan operasi perusahaan. Perusahaan selalu berusaha untuk memaksimalkan nilai sahamnya agar banyak investor yang tertarik menanamkan modalnya untuk perusahaan dengan cara dapat diukur berdasarkan dividen.Penentuan pembayaran dividen salah satunya didasarkan pada kinerja perusahaan dan bisa dilihat dari laporan keuangannya yang menunjukkan informasi mengenai keadaan suatu perusahaan yang bisa dijadikan sumber informasi bagi pengambilan keputusan.Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Kinerja Keuangan pada perusahaan LQ 45 Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Dividen Payout Ratio periode tahun 2014-2016.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling. Dari 45 perusahaan yang terdaftar di indeks LQ 45 selama periode penelitan, didapatkan 39 sample yang sesuai dengan kriteria sample yang dibutuhkan sehingga jumlah data yang dianalisis berjumlah 117 observasi. Sebelum menggunakan uji regresi linear berganda terlebih dahulu dilakukan uji asumsi klasik. Pengujian hipotesis menggunakan uji F dan Uji t dengan bantuan program spss 20.00 for windows.Hasil penelitian secara simultan menunjukan bahwa variabel Leverage, Liquiditas, Profitabilitas, dan PER (Price Earning Ratio) berpengaruh signifikan. Secara parsial menunjukan bahwa variable Leverage berpengaruh signifikan terhadap Dividen Payout Ratio, Liquiditas berpengaruh tidak signifikan terhadap Dividen Payout Ratio, variabel Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Dividen Payout Ratio, Dan variabel PER (Price Earning Ratio) berpengaruh tidak signifikan terhadap Dividen Payout Ratio
ANALISIS PROFITABILITAS SEBELUM DAN SESUDAH STOCK SPLIT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI PT BURSA EFEK INDONESIA
This study refers to the signaling theory which states that the company does a stock split to deliver profitable private information about the future prospects of the company. The stock split announcement is considered a signal given by management to the public that the company has a good performance in the future.This study aims to determine whether there is a significant difference between the profitability of the company before and after the stock split event. The ratios used to measure profitability in this research are Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return on Assets and Return on Equity.The population in this study is companies listed on the Indonesia Stock Exchange 2009-2015 with a total of 15 go public companies where stock split was performed in 2012. The way of data processing and analysis was using t-test different test specifically paired samples t-test for testing an average of two samples associated using the SPSS program version 16.The result of statistical test by using paired samples t-test can be seen that from 4 ratio Profitability studied from 15 companies performing stock split, turns out that Gross Profit Margin, Net Profit Margin and Return on Assets ratio do not show significant different before and after stock split. Only Return on Equity has a significant difference after the company does a stock split
ANALISIS SISTEM DAN PROSEDUR AKUNTANSI PENGELUARAN KAS PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPKAD) KUTAI KARTANEGARA
HOLIYAH, The study of system analysis and accounting procedures cash Procedures Accounting disbursements at Regional Finance and Asset Management Agency (BPKAD) Accounting Cash Kutai Kartanegara, under the guidance of Mr. Eddy Soegiarto as lecturer I Disbursements and Mr.Camelia Verahastuti as a supervising lecturer II. Accounting Systems and procedures at Regional Finance and Asset Management Agency (BPKAD) Kutai Kartanegara each system and procedure must be performed in accordance with the applicable rules so that it can be the basis decision making in government. The purpose of this research is to know cash accounting system and procedure at Regional Finance and Asset Management Agency (BPKAD) Kutai Kartanegara based on the Minister of Home Affairs Regulation Number 13 of 2006 about local financial management guidelines. Research method in this research is analyze system and procedure accounting for cash disbursements at Regional Finance and Asset Management (BPKAD) Kutai kartanegara in 2017 by using analytical tool that is comparative method, So that cash disbursements accounting system and procedure at Regional Finance and Asset Management Agency (BPKAD) Kutai Kartanegara compared with Regulation of the Minister of Home Affairs Number 13 of 2006 concerning Guidelines on Regional Financial Management. The result of research using formula of calculation of champion method in system and procedure accounting cash disbursements is on Regional Finance and Asset Management (BPKAD) Kutai Kartanegara in 2017, it can be concluded that the application of accounting system and cash disbursements procedures at Regional Finance and Asset Management Agency (BPKAD) Kutai Kartanegara it is in accordance with the Minister of Home Affairs Regulation Number 13 of 2006 96 % and hypothesis testing can be concluded that the hypothesis is rejected. Based on the result of the research, it can be concluded that the Regional Finance And Asset Management Agency (BPKAD) Kutai Kartanegara already covers in accordance with the Minister of Home Affairs Regulation No. 13 of 2006. We recommend the Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD) improve and maintain systems and procedures for cash out of inventory and is expected to continue to follow applicable regulation
ANALISIS PENYALURAN KREDIT PADA PERBANKAN INDONESIA DITINJAU DARI RASIO KEUANGAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyaluran kredit pada perbankan Indonesia ditinjau dari rasio keuangan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) dan Return On Asset (ROA) dari tahun 2011 sampai tahun 2015.Penelitian dilakukan pada perbankan Indonesia terdiri dari Bank Mandiri, BRI dan BCA dari tahun 2011 sampai dengan tahun 2015. Jenis data yang digunakan adalah Laporan Posisi Keuangan, Laporan Laba Rugi dan Laporan Rasio Keuangan. Teknik analisis data dalam melakukan pengujian penyaluran kredit pada perbankan Indonesia ditinjau dari rasio keuangan berdasarkan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) dan Return On Asset (ROA).Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata CAR pada Perbankan Indonesia pada tahun 2011 sebesar 14,33%, tahun 2012 sebesar 15,54%, tahun 2013 sebesar 15,87%, tahun 2014 sebesar 17,27% dan tahun 2015 sebesar 19,29%. Nilai rata-rata NPL pada Perbankan Indonesia pada tahun 2011 sebesar 0,98%, tahun 2012 sebesar 0,78%, tahun 2013 sebesar 0,71%, tahun 2014 sebesar 0,78% dan tahun 2015 sebesar 0,94%. Adapun nilai rata-rata ROA pada Perbankan Indonesia pada tahun 2011 sebesar 4,03%, tahun 2012 sebesar 4,10%, tahun 2013 sebesar 4,16%, tahun 2014 sebesar 4,07% dan tahun 2015 sebesar 3,71%.Kesimpulan penelitian ini yaitu penyaluran kredit pada perbankan Indonesia ditinjau dari rasio keuangan Capital Adequacy Ratio (CAR), Non Performing Loan (NPL) dan Return On Asset (ROA) mengalami peningkatan dari tahun 2011 sampai tahun 2015, sehingga hipotesis diterima.
PENGARUH ASIMETRI INFORMASI, MORALITAS INDIVIDU, KESESUAIAN KOMPENSASI, DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KECENDERUNGAN KECURANGAN AKUNTANSI PADA DEALER DAIHATSU SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat indikasi kecenderungan kecurangan akuntansi terhadap peningkatan pendapatan dealer Daihatsu tahun 2015. Kecenderungan Kecurangan Akuntansi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain adalah Asimetri informasi, Moralitas Individu, Kesesuaian Kompensasi , dan Pengendalian Internal. Berdasarkan pada latar belakang masalah maka rumusan masalah dalam penelitian ini : apakah variabel-variabel tersebut secara individu dan bersamaan berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi pada dealer Daihatsu Samarinda. Kecenderungan Kecurangan Akuntansi merupakan motivasi seseorang dalam melakukan kecurangan atau fraud relatif bermacam-macam. Penelitian ini menggunakn data primer yang terjun langsung ke lapangan, dengan menggunakan alat analisis uji validitas, uji normalitas, multikolenieritas, heteroskedastisitas, dan regresi berganda serta uji f dan uji t.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel asimetri informasi, kesesuaian kompensasi , dan pengujian secara bersamaan menemukan indikasi kecenderungan kecurangan akuntansi yang dapat menjadi bahan kajian untuk perusahaan
ANALISIS TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG PADA PT PEGADAIAN (PERSERO) CABANG PELAYANAN AIR PUTIH SAMARINDA TAHUN (2015-2016)
MUSDALIFA: Analisis Tingkat Perputaran Piutang Pada PT Pegadaian (Persero) Cabang Pelayanan Air Putih Samarinda tahun 2015-2016, dibawah bimbingan bapak Robin Jonathan selaku pembimbing I dan ibu ida rachmawati selaku pembimbing II.Salah satu upaya pemerintah untuk menyehatkan perekonomian nasional adalah dengan cara penyaluran dana dalam bentuk kredit. Kredit tersebut dapat diberikan kepada masyarakat atau wirausahawan yang memerlukan. System penyaluran melalui lembaga keuangan, baik lembaga keuangan bank, lembaga keuangan non bank maupun lembaga keuangan lainnya. Lembaga yang dapat menyalurkan dana tersebut bisa melalui lembaga keuangan, baik lembaga keuangan bank, lembaga keuangan non bank ataupun lembaga keuangan lainnya. Lembaga keuangan merupakan lembaga yang yang menjadi perantara keuangan dan jasa ekonomi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu yang termasuk dalam lembaga keuangan yaitu PT Pegadaian Persero, satu satunya perusahaan gadai milik Negara (BUMN) dan posisinya sebagai lembaga keuangan non bank.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya tingkat perputaran piutang yang terjadi pada tahun 2015-2016. Penelitian ini mengambil data berupa laporan penjualan kredit pada tahun 2015-2016. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah perputaran piutang (Account Receivable Turnover). Hasil analisis dapat digambarkan bahwa perusahaan dalam menjalankan usahanya kurang efisien. Ini dapat dilihat dari perkembangan bahwaperputaran piutang cenderung menurun selama tahun 2015-2016. Hal ini disebabkan kemampuan perusahaan dalam mengelola piutangnya kurang baik dan selalu mengalami penurunan.Dari hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa perusahaan tidak mampu meningkatkan keuntungan secara optimal dari tahun ke tahun, ini menunjukkan bahwa perusahaan dalam mengelola piutang dan modal yang dimiliki kurang efesien
ANALISIS EFEKTIVITAS DAN KONTRIBUSI PAJAK HOTEL, RESTORAN DAN HIBURAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA SAMARINDA
Kota Samarinda merupakan salah satu daerah yang diberi hak otonomi daerah untuk mengatur rumah tangganya sendiri guna melaksanakan pembangunan. kota samarinda sebagai daerah tingkat II dan sekaligus ibukota Propinsi Kalimantan Timur juga memerlukan pembiayaan pembangunan guna melaksanaan otonomi daerah. salah satu sumber dana diperoleh dengan pemungutan pajak.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis,Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan Pajak Hotel restoran dan hiburan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Samarinda Tahun 2012-2015.Dasar teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Akuntansi sektor publik yang difokuskan pada pajak daerah.Hipotesis dalam penelitian ini Penerimaan pajak hotel kurang efektif dan berkontribusi sangat kurang terhadap pendapatan asli daerah tahun 2012-2015, Penerimaan pajak restoran kurang efektif dan berkontribusi sangat kurang terhadap pendapatan asli daerah tahun 2012-2015, Penerimaan pajak hiburan kurang efektif dan berkontribusi sangat kurang terhadap pendapatan asli daerah tahun 2012-2015. Sampel Data jumlah target dan realisasi pajak hotel,restoran dan Hiburan Kota Samarinda tahun 2012- 2015 Data realisasi penerimaan PAD Kota Samarinda tahun 2012-2015. Alat analisi yang digunakan dalam penelitian ini efektivitas dan kontribusi.Hasil penelitian yang diperoleh bahwa peneriman pajak hotel, restoran dan hiburan cukup efektif -rata efektivitas pajak hotel sebesar 107,7%. pajak restoran sebesar 107,8%. dan pajak hiburan 99,44%. serta berkontribusi baik dengan tingkat kontribusi pajak hotel terhadap PAD sebesar 4,08%. tingkat kontribusi pajak restoran terhadap PAD sebesar 11,06% dan tingkat kontribusi pajak hiburan terhadap PAD sebesar 3.01% terhadap pendapatan asli daerah kota samarinda.
Pengaruh Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan PT. PLN (Persero) Rayon Sangatta
This research is research conducted at PT. PLN (Persero) Rayon Sangatta found some complaints on smart lithrik customers who obtained from some citizens who use prepaid electricity complained of some deficiencies such as power errors, unreadable vouchers and kWh Meter buttons that did not work. The results showed that service quality consisting of Realibility (X1), responsiveness (X2), assurance (X3), emphaty (X4), and tangible (X5) together had a positive influence. Where Regression Equation Y = 0.155 X1 + 0.688 X2 + 0.008 X3 + 0.135 X4 + 0.133 X5. In addition, with F test it is seen that the quality of service has a significant effect on customer satisfaction with the F value count of 40,579 with a significance value of 0.000. Based on the partial t test, all the variables have a significant influence on customer satisfaction with a significant value of 0,000 with t hitunng value for Tangible (X1) of 10.632, Reliability (X2) of 11.066, Resposiveness (X3) of 11.106, Assurance (X4) of 10.138 and Empaty (X5) of 9,573. Based on the results of hypothesis testing obtained conclusion that there is a positive influence between service to satisfaction perceived by customers using Smart Power PT. PLN (Persero) Rayon Sangatta
PENGARUH PERPUTARAN KAS DAN PERPUTARAN PIUTANG TERHADAP TINGKAT LIKUIDITAS PADA KPN MEDIKA RS. A WAHAB SYAHRANI DI SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara perputaran kas terhadap tingkat likuiditas, pengaruh antara perputaran piutang terhadap tingkat likuiditas, serta pengaruh antara perputaran kas, perputaran piutang terhadap tingkat likuiditas pada KPN MEDIKA RS. A WAHAB SYAHRANI DI SAMARINDA periode 2010 – 2016. Penelitian ini mengunakan variabel independen yaitu perputaran kas ( X1 ) perputaran piutang ( X2 ) dan variabel dependen yaitu likuiditas ( Y ) metode yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa perputaran kas terhadap tingkat likuiditas dengan nilai signifikansi 0,057 > 0,05 hipotesis ditolak, perputaran piutang terhadap tingkat likuiditas dengan nilai signifikansi 0,004 < 0,05 hipotesis diterima, dan perputaran kas, perputaran piutang terhadap likuiditas dengan nilai signifikansi 0,008 < 0,05 hipotesis diterima