Electrician
Not a member yet
543 research outputs found
Sort by
Rancang Bangun Prototype Pengering Gabah Otomatis Dengan Pengendali Sensor Kelembaban Dan Suhu Berdasarkan Suhu Ruang Berbasis Mikrokontroler ATmega 328
Analisis Arus Bocor pada Sistem PLTS Terhubung ke Jaringan Tanpa Transformator Terhadap Keselamatan Manusia
Intisari Sistem PLTS yang terhubung ke jaringan tanpa transformator merasakan arus bocor akibat adanya kapasitansi parasitik pada panel surya yang diketanahkan dan hubungan galvanis antara sumber DC dan jaringan. Arus bocor berbahaya bagi keselamatan manusia yang menyentuh panel surya. Penelitian ini menghitung arus bocor melalui simulasi menggunakan Matlab. Rangkaian simulasi terdiri dari sumber DC PLTS, inverter satu fasa, sumber AC jaringan, filter dan kapasitansi parasitik. Kapasitansi Parasitik dimodelkan dengan sebuah kapasitor tunggal. Kondisi panel basah atau kering memberikan nilai kapasitansi yang berbeda. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kondisi panel basah menghasilkan arus bocor sepuluh kali lebih tinggi dari kondisi panel kering. Arus bocor pada kedua kondisi masih dibawah batas maksimum standar keselamatan mengacu pada DIN VDE 0126-1-1.Kata kunci arus bocor, PLTS, kapasitansi parasit, arus common mode, inverter.Abstract PV system on grid transformerless experiences leakage current due to parasitic capacitance on grounded-PV panel and a galvanic connection between the grid and the dc source. Leakage current is harmful for human who touch the PV panel. This research calculates the leakage current via simulation using Matlab. Simulation circuit consists of DC source as PV system, one phase inverter, grid AC source, filter and parasitic capacitance. A single capacitor is used to model parasitic capacitance. Wet and dry condition of PV panel generate a different capacitance. The simulation results show wet PV panel produce a leakage current ten times higher than that in dry PV panel. The leakage curent either in wet and drycondition are below maximum limit of DIN VDE 0126-1-1 safety standard.Keywords leakage current, PV system, parasitic capacitance, common mode current, inverter
I Implementasi Sistem Hermitian Generalized LED Index Modulation (H-GLIM-OFDM) pada Board FPGA Xilinx Arty Artix-7
Abstrak Komunikasi nirkabel menjadi jenis komunikasi yang digunakan secara luas, spektrum radio yang umumnya digunakan dalam komunikasi nirkabel menjadi tidak cukup untuk memenuhi tuntutan yang tinggi. Visible Light Communication (VLC) menjadi solusi untuk mengatasi kapasitas bandwidth yang kurang memadai ini. Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) menjadi teknik yang dikembangkan untuk sistem komunikasi cahaya tampak karena pada teknik OFDM frekuensi yang digunakan saling orthogonal dan memungkinkan overlap antar frekuensi tanpa menimbulkan interferensi satu sama lain sehingga menghasilkan kecepatan transfer data yang tinggi. Jurnal ini membahas tentang Implementasi Sistem Hermitian Generalized LED Index Modulation (H-GLIM-OFDM). Skema dari H-GLIM-OFDM ini dirancang dalam System Generator pada bahasa pemograman Matlab. Desain di implementasikan dalam FPGA dan diterapkan dengan spesifikasi Arty Board Xilinx Artix-7. Field Programmable Gate Array (FPGA) merupakan perangkat semikonduktor yang dapat diprogram secara fleksibel dan dapat melakukan kinerja yang tinggi untuk implementasi VLC. Hasil yang didapat pada simulasi ini yaitu menggunakan pemanfaatan sumber daya desain 5 percents BRAM, 11percents dari DSP, 8 percents dari LUT, 18 percents dari IO, dan 3 percents BUFG.
Kata Kunci : H-GLIM-OFDM, FPGA Arty Artix-7, Visible Light Communication, Vivado, System Generato
Analisis Kedip Tegangan Akibat Gangguan Hubung Singkat pada Sistem Jaringan Distribusi 20 KV di Penyulang Kenari Gardu Induk Seduduk Putih
SIMPLE Sistem Informasi Presensi Perkuliahan Elektronik Berbasis Citra Biometrik (Studi Kasus Institut Teknologi Sumatera)
Intisari Penghitungan tingkat kehadiran siswa di kelas sangat penting, karena indikator kredibilitas siswa yang satu ini dapat dilihat dari kehadirannya di kelas. Namun sejauh ini masih banyak kampus yang menggunakan sistem kehadiran konvensional, yaitu keberadaan dengan menggunakan tanda tangan di selembar kertas. Kehadiran seperti ini sangat rentan terhadap tindakan tidak adil, seperti pemalsuan tanda tangan. Selain itu, kehadiran konvensional juga menyulitkan administrator akademik untuk memasukkan semua subjek ke dalam basis data. Penggunaan sistem kehadiran elektronik dengan memanfaatkan gambar biometrik atau sidik jari adalah langkah yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Teknik Informatika Institut Teknologi Sumatra.
Kata kunci sidik jari, biometrik, presensi
Abstract Calculation of the level of attendance of students in the class is very important, Because this one indicator of student credibility can be seen from its presence in class. But so far there are still many campuses that use conventional presence systems, that is presence by using a signature on a piece of paper. Presence like this is very vulnerable to unfair actions, such as signature forgery. In addition, conventional presence also makes it difficult for academic administrators to input all subject into the database. The use of electronic presence system by utilizing biometrics images or fingerprints is the right step to overcome these problems. This research was conducted in the Informatics Engineering Study Program of the Sumatra Institute of Technology.
Keywords fingerprint, biometrics, presenc