JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI
Not a member yet
    140 research outputs found

    Optimasi Produksi Bioetanol pada Fermentasi Hidrolisat Ampas Sagu (Metroxylon sp.) Berdasarkan Rancangan Percobaan Box-Behnken Design (BBD)

    Full text link
    Produksi bioetanol dari fermentasi hidrolisat ampas sagu telah dioptimasi berdasarkan kombinasi variabel jumlah ragi, waktu fermentasi dan derajat keasaman (pH) sampel melalui rancangan percobaan Box-Behnken Design (BBD). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi optimum produksi bioetanol dari ampas sagu dengan rancangan Box-Behnken Design (BBD) terhadap variabel jumlah ragi, waktu fermentasi dan pH hidrolisat ampas sagu. Hasil kombinasi dari tiga variabel bebas secara acak oleh program Box-Behnken Design (BBD) adalah 17 set percobaan. Larutan asam sulfat 3,5% digunakan untuk memproduksi hidrolisat ampas sagu yang memiliki pH 1,1 dan larutan NaOH 80% digunakan untuk mengatur pH hidrolisat sebesar 4, 5 dan 6 sebelum difermentasi dengan ragi (Saccharomyces cerevisiae) sebanyak 3 g, 4 g dan 5 g selama 5, 6, dan 7 hari. Hasil fermentasi (bioetanol) dimurnikan dengan metode destilasi dan jumlah kadarnya dihitung dengan prosedur perhitungan rendemen. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap set variabel percobaan (jumlah ragi, waktu fermentasi, dan pH) menghasilkan tren peningkatan kadar bioetanol yang kurvatif maksimal. Kadar bioetanol terbesar adalah 5,28% ketika jumlah ragi, waktu fermentasi dan pH hidrolisat berturut-turut sebesar 4 g, 5 hari dan 6.   Kata Kunci: bioetanol; Box-Behnken Design (BBD); fermentasi; hidrolisat ampas sagu

    UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI PADA SEDIAAN SABUN BERBAHAN BAKU VCO DAN EKSTRAK ETANOL DAGING BUAH PALA (Myristica fragrans Houtt)

    Full text link
    Telah dilakukan penelitian tentang Uji Aktivitas Antioksidan dan Antibakteri Pada Sediaan Sabun Berbahan Baku VCO dan Ekstrak Etanol Daging Buah Pala (Myristica fragrans Houtt). Metode yang digunakan adalah preparasi sampel, ekstraksi sampel, uji aktivitas antioksidan ekstrak dengan metode DPPH, uji antibakteri ekstrak dengan metode difusi cakram, pembuatan sabun, uji aktivitas antioksidan formula sabun, uji antibakteri formula sabun, uji mutu dan karakteristik organoleptik sabun. Diperoleh hasil ekstrak etanol daging buah dengan rendemen sebesar 16,67%. Ekstrak etanol yang dihasilkan kemudian diuji aktivitas antioksidan dan antibakteri. Ekstrak etanol daging buah pala memiliki nilai IC50 sebesar 126,94 μg/mL yang tergolong dalam kategori sedang. Ekstrak etanol daging buah pala memiliki kemampuan menghambat bakteri yang tergolong dalam kategori kuat dan sangat kuat terhadap S.epidermidis dan E.coli. Ekstrak etanol daging buah pala lebih efektif menghambat E.coli daripada S.epidermidis. Ekstrak etanol daging buah pala kemudian dibuat sebagai bahan tambahan dalam formula sabun. Formula sabun kemudian diuji aktivitas antioksidan dan antibakteri dari masing-masing formula sabun. Formula sabun 1, 2, 3 dan 4 memiliki nilai IC50 yaitu sebesar 164,34 μg/mL (Lemah), 55,86 μg/mL (Kuat), 10,00 μg/mL (Sangat Kuat), 3,61 μg/mL (Sangat Kuat). Formula sabun juga memiliki aktivitas antibakteri yang baik terhadap S.epidermidis dan E.coli dengan daya hambatannya masuk dalam kategori yang kuat

    Pemetaan Bawah Permukaan Melalui Pemodelan 3D Data Geolistrik Resistivitas Daerah Pra TPA Ilo-Ilo

    Full text link
    Telah dilakukan penelitian untuk memvisualisasikan dan memperkirakan kondisi bawah permukaan di daerah lahan pembangunan TPA kawasan Ilo-Ilo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Data sekunder resistivitas hasil pengukuran metode geolistrik konfigurasi Wenner-Alpha yang sudah diinversi menggunakan software Res2dinv dimasukkan pada software voxler yang menghasilkan bentuk visual kondisi bawah permukaan didaerah lahan pembangunan TPA kawasan Ilo-Ilo dalam bentuk 3 dimensi.  Diperoleh hasil bahwa dalam pemodelan secara 3 dimensi teridentifikasi keberadaan tiga potensi akuifer dengan nilai resistivitas ≤15 Ωm. Keberadaan akuifer pertama dan akuifer kedua berada pada kedalaman 10 hingga 65 meter dan akuifer ketiga terletak pada kedalaman 10-30 meter, dengan jumlah volume total ketiga akuifer sebesar 156.013,8m³

    Pengelompokan Kecamatan Berdasarkan Produksi Hortikultura di Kabupaten Toraja Utara Menggunakan Analisis Komponen Utama dan Analisis Gerombol.

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kecamatan-kecamatan berdasarkan produksi hortikultura di Kabupaten Toraja Utara menggunakan analisis komponen utama dan analisis gerombol, serta mengetahui variabel penelitian apa saja yang mempengaruhi dimensi komponen utama pembentuk gerombol.  Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder tahun 2019 yaitu data produksi hortikultura yang diperoleh dari publikasi Badan Pusat Statistik Kabupaten Toraja Utara. Analisis yang digunakan adalah Analisis Komponen Utama dan Analisis Gerombol dengan metode k-means. Hasil Analisis Komponen Utama yaitu  dan  yang mewakili 65,8% variabilitasnya dan terbentuk 2 kelompok dengan menggunakan Analisis Gerombol. Gerombol pertama memuat 9 Kecamatan dan gerombol kedua memuat 12 Kecamatan.  dipengaruhi oleh labu siam, buncis, tomat, kangkung, dan petsai.  dipengaruhi oleh bawang daun dan tomat.   Kata kunci : Analisis Komponen Utama, Analisis Gerombol, K-Mean

    Studi Komposisi Bahan Bakar Campuran Etanol Berair, Bensin(RON 90) dan Butanol Emulsi Stabil pada Suhu Rendah

    Full text link
    Tujuan penelitian adalah: Untuk menentukan komposisi bahan bakar campuran Etanol berair, Bensin (RON 90) dan Butanol, Emulsi stabill dan untuk menganalisis komposisi bensin, etanol dan butanol pada keadaan satu fasa pada suhu rendah. Alat dan bahan yang digunakan yaitu gelas ukur dengan ukuran 100 ml dan 500 ml sebagai wadah untuk pencampuran, pipet tetes digunakan memindahkan larutan dari suatu wadah ke wadah yang lain. Dan bahan yang digunakan yaitu Etanol, Air, Bensin (RON 90) dan Butanol. Penelitian komposisi bahan bakar campuran etanol, bensin (RON 90) dan butanol, awalnya dilakukan pengenceran etanol 96% menjadi 70%, 75%, 80%, 85% dan 90%. Berdasarkan penelitian ini komposisi yang diperoleh dari kosentrasi etanol 70%-90% dengan suhu -15,00 sampai 30,40°C diperoleh : bensin sebanyak 54,74% – 59,09%, etanol sebanyak 29,47% – 31,82%, dan butanol 15,79% – 9,09%. Dapat diintrepretasikan bahwa komposisi bahan bakar campuran, etanol berair, bensin (RON 90) dan butanol berhasil dibuat dengan suhu -15,00 sampai 30,40°C

    Tingkat Kemiripan Kesejahteraan Desa Di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Menggunakan Analisis Komponen Utama

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desa yang mempunyai kemiripan berdasarkan variabel yangada dengan menggunakan Plot Multivariate dan untuk mengetahui variabel yang mempengaruhi tingkatkemiripan kesejahteraan dengan menggunakan metode Analisis Komponen Utama (AKU) dan Analisisfaktor. Hasil yang didapatkan adalah 3 komponen utama dengan nilai komulatif 74% dan variabel yangmempengaruhi tingkat kemiripan kesejahteraan adalah adalah banyaknya perternak kambing (????2),banyaknya Peternak Sapi (????3), banyaknya toko (????4), banyaknya warung (????5) dan banyaknya bengkelBengkel Roda 2 (????6) pada ????????1, variabel ????2 dan ????3 juga merupakan faktor penyusun ????????2 tetapi nilaikorelasinya negative sehingga sebaliknya dua variabel ini tidak mempengaruhi kesejahteraan danvariabel jumlah kios pertanian (????1) pada ????????3

    Analisis In-silico Sedoheptulose-1,7-Bisfosfatase (SBPase) Mikroalga

    Full text link
    Proses fotosintesis membutuhkan keterlibatan enzim dalam berbagai reaksi yang terjadi. Enzim sedoheptulose-1,7-bisfosfatase (SBPase) berperan kunci dalam semua organisme fotosintesik, termasuk mikroalga. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi in-silico terhadap SBPase mikroalga. Studi in-silico dilakukan dengan melakukan pemodelan homologi terhadap struktur SBPase menggunakan berbagai piranti lunak serta berdsarkan database protein dalam GenBank. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa SBPase mikroalga telah diisolasi dari 3 spesies mikroalga, yaitu Chlamydomonas reinhardtii, Ostreococcus taurii, dan Micromonas sp. RC 299. Terhadap ketiga SBPase mikroalga yang ditemukan, dilakukan analisis fisikakimiawi serta prediksi struktur. Analisis terhadap ketiga SBPase mikroalga menunjukkan bahwa ketiganya bersifat hidrofobik, dengan komposisi residu asam amino non-polar lebih banyak dibandingkan residu asam amino polar. Selain itu, prediksi struktur ketiga SBPase menunjukkan kemiripan dengan struktur SBPase Toxoplasma gondii (PDB ID 4IR8). Studi in-silico ini merupakan langkah awal riset molekuler dan studi fungsi fisiologis aktif SBPase dalam mikroalga

    Analisis Senyawa Metabolit Sekunder dan Uji Aktivitas Antioksidan serta Antibakteri Biji Buah Pangi (Pangium edule Reinw)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa fitokimia serta menentukan aktivitas antioksidan dan antibakteri dari ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air biji buah pangi. Ekstrak etanol diperoleh dengan metode maserasi kemudian difraksinasi menggunakan corong pisah untuk memperoleh beberapa fraksi. Uji fitokimia dilakukan untuk melihat kandungan senyawa metabolit sekunder diantaranya alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, saponin, triterpenoid/steroid. Dilakukan juga pengujian kandungan total fenolik menggunakan metode spektrofotometri dengan pereaksi Folin-Ciocalteu. Uji aktivitas antioksidan ditentukan dengan menggunakan metode DPPH dan untuk uji aktivitas antibakteri menggunakan metode Kirby-Bauer. Hasil analisis fitokimia menunjukkan bahwa biji buah pangi mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu fenolik, saponin, tanin dan triterpenoid. Hasil pengujian kandungan total fenolik menunjukkan fraksi air memiliki nilai tertinggi sebesar 22,69 mg/g. Hasil pengujian aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan nilai Inhibition Concentration (IC). Fraksi air mengandung antioksidan tertinggi dengan nilai IC50 60,77 µg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh biji buah pangi memiliki aktivitas antioksidan yang kuat. Hasil pengujian aktivitas antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol, fraksi n-heksana, fraksi etil asetat dan fraksi air biji buah pangi dengan konsentrasi 20%, 40%, 60% memiliki efektivitas penghambatan pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan kategori lemah

    Studi Potensi Antikanker dari Senyawa Bioaktif Mikroalga Chlorella sp. dengan Pendekatan Penambatan Molekuler

    Full text link
    Mikroalga diketahui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan senyawa bioaktifnya sudah terbukti mampu berperan dalam pemeliharaan kesehatan. Pencarian molekul obat baru merupakan tantangan terkini dalam upaya pencegahan penyakit termasuk kanker. Penggunaan metode penambatan molekuler (molecular docking) merupakan sarana tepat untuk perancangan dan penemuan obat baru. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi penambatan molekuler antara senyawa bioaktif yang berasal dari mikroalga dengan protein reseptor yang bertanggung jawab dalam penyakit kanker. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penambatan molekuler. Ligan yang digunakan, adalah b-glucan, corymbolone, dan neophytadiene. Protein reseptor yang digunakan adalah KRas (7TLK). Hasil penambatan molekuler menunjukkan bahwa energi ikatan corymbolone dengan 7TLK adalah yang paling rendah (7,0 kkal/mol) bila dibandingkan penambatan ligan b-glucan dan neophytadiene. Nilai Root Mean Square Deviation (RMSD) untuk ketiga ligan adalah 0 Å. Selain itu, ligan corymbolone memenuhi aturan Lipinski (Ro5), sedangkan ligan b-glucan dan neophytadiene tidak memenuhi aturan Lipinski. Berdasarkan hasil-hasil ini, ligan corymbolone adalah ligan terbaik untuk penambatan molekuler dengan reseptor protein onkogen KRas

    Analisis Loading Premi Bruto Tahunan pada Asuransi Jiwa Berjangka dengan Hukum De Moivre dan Hukum Gompertz

    Full text link
    Asuransi jiwa dirancang untuk mengurangi risiko kerugian finansial yang tak terduga akibat kematian. Berdasarkan waktu perlindungan asuransi jiwa, salah satu jenis asuransi adalah asuransi jiwa berjangka. Untuk menghitung premi tahunan digunakan beberapa pendekatan hukum mortalita seperti hukum De Moivre dan hukum Gompertz.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan premi netto, premi bruto dan loading pada asuransi jiwa berjangka dengan hukum De Moivre dan hukum Gompertz. Objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu asuransi jiwa berjangka. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan besarnya premi  netto tahunan, premi bruto dan loading asuransi jiwa berjangka bergantung pada usia peserta asuransi, besanya uang pertanggungan yang diharapkan dan tingkat bunga. Loading asuransi jiwa berjangka bergantung pada besarnya premi netto tahunan dan premi bruto. Perhitungan premi  netto tahunan, premi bruto dan loading asuransi jiwa berjangka menggunakan hukum De Moivre lebih besar dibandingkan dengan menggunakan hukum Gompertz. . Kata kunci: Asuransi Jiwa Berjangka; Hukum De Moivre; Hukum Gompert

    139

    full texts

    140

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL LPPM BIDANG SAINS DAN TEKNOLOGI
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇