Ilmu Pertanian (Agricultural Science)
Not a member yet
560 research outputs found
Sort by
Similarity level of Nepenthes spp. based on the qualitative characters
Nepenthes, also known as pitcher plant, are unique and interesting flora developed as ornamental plants. This species has an attraction not only on the flowers but also on the diverse shapes and colors of the pitchers. Each Nepenthes species and hybrid has a variety of characters. The genetic relationship and diversity in Nepenthes species and hybrids can be determined based on the morphological characterization. The purpose of this study was to determine the similarity level among the Nepenthes accessions based on 31 qualitative characters. In this study, 30 Nepenthes species and 11 hybrids were used. The range of the similarity coefficient of Nepenthes species was 0.28-0.65, and divided into two major groups namely group A and B. Group A was the Nepenthes population which had petioles consisted of 17 accessions, while group B had folius consisting of 24 accessions. It indicated that when the similarity value is higher, the similarity level between each plant becomes higher. Principle Coordinates Analysis (PCoA) provided an overview of the relationship among the genotypes in coordinates. Species with a high similarity coefficient were in a close position, whereas species with a low similarity coefficient were in a remote position. Based on the PCoA, the species were grouped based on the similar characters, which was supported by the dendrograms
Pengaruh Biji Bagian Ujung, Tengah dan Pangkal Buah terhadap Pertumbuhan Semaian dan Jenis Bunga Pepaya
Tanggapan Pertumbuhan dan Hasil Kedelai Hitam Terhadap Penggunaan Pupuk Organik dan Biopestisida Gulma Siam (Chromolaena odorata)
Analisis Korelasi dan Koefisien Lintas Sifat-Sifat Agronomi Terhadap Komposisi Kimia Umbi Iles-Iles (Amorphophallus variabilis)
Identifikasi dan Pendugaan Ragam Genetik Sifat Komponen Ketahanan Padi Gogo Terhadap Alelopati Gulma Teki (Cyperus rotundus L.)
Keragaan Beberapa Varietas Padi (Oryza spp) pada Kondisi Cekaman Kekeringan dan Salinitas
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan pertumbuhan dan kemampuan berproduksi lima varietas tanaman padi yang ditanam pada kondisi cekaman kekeringan dan salinitas. Penelitian dilaksanakan di rumah kaca kebun percobaan Tri Dharma Fakultas Pertanian UGM.Penelitian terdiri atas tiga faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan tiga ulangan untuk uji lapangan dan empat ulangan untuk uji perkecambahan. Lima varietas padi, yaitu L. Kuning, L. Tesan, Ramos, Anak Daro dan Lumbuk sebagai faktor pertama. Kadar garam 0 mM, 100 mM, 200 mM dan 300 mM sebagai faktor kedua dan faktor ketiga adalah frekuensi penyiraman, yaitu dua, empat dan enam hari sekali. Pada uji perkecambahan faktor ketiga adalah konsentrasi PEG, yaitu 0 %, 20 % dan 40 %.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara ketiga faktor. Terdapat interaksi yang nyata antara varietas dengan kadar garam pada sifat panjang akar utama, berat kering akar, berat kering tajuk, rasio akar tajuk dan tinggi tanaman. Terdapat interaksi nyata antara varietas dengan frekuensi penyiraman pada sifat jumlah malai, rasio akar tajuk dan jumlah anakan. Terdapat beda nyata antar varietas pada sifat tinggi tanaman, panjang akar utama, jumlah malai, panjang malai, berat kering akar, berat kering tajuk, rasio akar tajuk, jumlah anakan, berat 100 biji, dan umur berbunga. Dari kelima varietas yang digunakan, varietas yang cenderung tahan dari cekaman kekeringan dan garam adalah varietas Anak Daro karena memiliki nilai terbaik pada sifat panjang akar utama, berat kering akar, jumlah anakan, berat kering akar, berat kering tanaman, rasio akar tajuk dan mempunyai umur tanaman mati paling lama