104612 research outputs found
Sort by
Machine Learning and Intelligent Communications
This volume constitutes the refereed post-conference proceedings of the Third International Conference on Machine Learning and Intelligent Communications, MLICOM 2018, held in Hangzhou, China, in July 2018. The 66 revised full papers were carefully selected from 102 submissions. The papers are organized thematically in machine learning, intelligent positioning and navigation, intelligent multimedia processing and security, wireless mobile network and security, cognitive radio and intelligent networking, IoT, intelligent satellite communications and networking, green communication and intelligent networking, ad-hoc and sensor networks, resource allocation in wireless and cloud networks, signal processing in wireless and optical communications, and intelligent cooperative communications and networking
Data-Driven Process Discovery and Analysis
This book constitutes the revised selected papers from the 6th IFIP WG 2.6 International Symposium on Data-Driven Process Discovery and Analysis, SIMPDA 2016, held in Graz, Austria in December 2016. The 5 papers presented in this volume were carefully reviewed and selected from 18 submissions. In this edition, the presentations focused on the adoption of process mining algorithms for continuous monitoring of the business processes. They underline the most relevant challenges identified and propose novel solutions for their resolution
USULAN INTERVAL INSPEKSI DAN ESTIMASI UMUR SISA PADA REACTOR UREA U-DC-101 PADA PT.XYZ DENGAN MENGGUNAKAN METODE RISK BASED INSPECTION (RBI)
PT.XYZ adalah perusahaan yang bergerak dibidang industri pupuk berskala nasional. Reactor urea merupakan tempat bereaksi bahan-bahan kimia sebelum menjadi pupuk urea yang siap didistribusikan kepada konsumen. Reactor memiliki desain yang beraneka ragam berdasarkan fungsinya. Pada sistem reactor, terdapat 11 subsistem sieve tray, mixing chamber, grounding cable, special valve, noozle, inlet&outlet pipe, vessel support, manhole, lining, pressure gauge, leak detection system. Risk Based Inspection (RBI) adalah sebuah metode yang menggunakan risiko dari suatu alat untuk merencakan inspeksi. Metode RBI yang digunakan adalah RBI semi kuantitatif yaitu yang menggabungkan antara metode RBI Kualitatif dan RBI Kuantitatif. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui interval inspeksi, estimasi umur sisa, dan kebijakan perawatan yang sesuai untuk reactor. Dengan menggunakan Multi Attribute Value maka didapatkan pemodelan dari portofolio decision dan decision tree pada reactor urea yang berfungsi untuk mengambil keputusan yang optimal. Pada hasil penelitian ini dapat diketahui terdapat dua subsistem kritis yang masuk dalam kategori mid-high dan high yaitu lining dan special valve. Lining menjadi fokus dalam penelitian ini dikarenakan mempunyai data ketebalan yang berkurang setiap tahunya akibat korosi dan umur sisa terendah lining reactor urea pada segment 1 yaitu 2,3 tahun dan berdasarkan portfolion decision opsi perbaikan jika lining mendekati umur sianya yaitu relining. Dengan dilakukannya perhitungan RBI semi-kuantitatif didapatkan tingkat risiko pada reactor yaitu medium dan usulan interval inspeksi pada reactor adalah 2 tahun
PEMBUATAN MODUL DASHBOARD PADA CONFERENCE MANAGEMENT SYSTEM BERBASIS WEB
Kejelasan serta keakuratan akan informasi pada saat ini menjadi suatu hal yang penting dalam pengelolaan teknologi informasi. Hal ini menjadi penting karena semua aktivitas manusia maupun bisnis saat ini banyak memanfaatkan teknologi informasi sehingga proses nya menjadi cepat dan tepat.
Konferensi Ilmiah adalah sebuah ruang untuk para akademisi menyajikan dan mendiskusikan penelitian yang sedang mereka lakukan. Pada umumnya konferensi ilmiah melibatkan berbagai interaksi diantara peserta. (Kotama, Sudarma, & Suyadnya, 2017)
Conference Management adalah sebuah konsep merencanakan dan mengelola sebuah kegiatan conference dari sebelum conference dimulai (pre-conference) hingga setelah conference dimulai (post-conference). Aktivitas pre-conference diantara lain, proses mendaftarkan conference, proses admin memverifikasi conference yang didaftarkan, hingga conference telah ter-publish.
Aplikasi EzDesk (Conference Management System) merupakan aplikasi yang dirancang untuk membantu pengguna dalam mendaftarkan conference serta verifikasi dokumen pendaftaran confernece. Pada aplikasi ini terdapat 2 aktor yaitu Chair sebagai penyelenggara conference, dan admin berperan dalam hal verifikasi conference. Untuk memverifikasi sebuah conference yang akan diselenggarakan admin harus memeriksa dokumen persyaratan untuk menyelenggarakan conference. Setelah melalui tahap verifikasi sebuah conference bisa di sebarkan melalui visualisasi pada halaman utama aplikasi EzDesk.
Pada penelitian ini menggunakan metode Spiral untuk pembuatan modul dashboard pada conference management system berbasis web. Metode pengembangan Spiral dipilih karena perubahan yang terjadi dapat diselesaikan secara sistematis dan mudah dalam melakukan perubahan kebutuhan dan dokumentasi jika perubahan terjadi di tengah pengerjaan
ANALISIS DAN PERANCANGAN MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 DI PT POS INDONESIA
Saat ini manajemen keamanan informasi menjadi hal yang sangat penting dalam menggunakan teknologi informasi, PT Pos Indonesia (Persero) sudah menerapkan teknologi informasi pada proses bisnisnya. Untuk melindungi asset penting pada perusahaan maka diperlukan adanya penilaian terhadap manajemen keamanan informasi yang sudah diterapkan pada PT Pos Indonesia (Persero). Analisis dan perancangan ini menggunakan kerangka kerja COBIT 5 dengan domain APO 13 (Manage Security) dan DSS05 (Manage Security Service) sebagai acuan dalam menilai keamanan informasi pada PT Pos Indonesia (Persero). Penelitian ini mengacu pada referensi dari penelitian sebelumnya yang menggunakan kerangka kerja COBIT 5 pada perusahaan lain. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara melakukan observasi, wawancara dan analisis data. Hasil penilaian berupa analisis kesenjangan, analisis risiko yang digunakan untuk menentukan prioritas risiko serta hasil dari perancangan penelitian ini yaitu rekomendasi kontrol dan berupa kebijakan keamanan informasi yang bisa dijadikan referensi untuk PT Pos Indonesia (Persero) di kemudian hari dalam mengelola keamanan informasi perusahaannya.
Kata Kunci : Keamanan Informasi, COBIT 5, Analisis Risiko, Kebijaka
PURWARUPA ALAT PENDETEKSI GELOMBANG AIR LAUT BERBASIS INTERNET OF THINGS
Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki wilayah laut yang luas. Dengan wilayah laut yang luas ini, tentu semakin tinggi ancaman bencana alam dari laut yang terjadi. Ancaman bencana laut tersebut tentu sangat meresahkan bagi nelayan dan masyarakat tepi pantai. Oleh karena itu dibutuhkan alat untuk memantau dan mendeteksi keadaan pasang surut air di laut.
Alat yang digunakan untuk memantau dan mendeteksi keadaan pasang surut air di laut membutuhkan biaya yang relatif mahal dan perawatan yang cukup susah. Apabila ingin memantau keadaan seluruh wilayah laut Indonesia yang sangat luas maka harus menggunakan banyak alat, sehingga hal ini akan membutuhkan biaya yang cukup banyak. Solusi dari permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan alat yang lebih sederhana namun tetap efektif, sehingga dapat memangkas biaya dan perawatan akan menjadi lebih mudah.
Dalam pembuatan alat pendeteksi pasang surut air laut yang sederhana, digunakan sensor BNO055 untuk mendeteksi gelombang air laut. Sensor tersebut merupakan kombinasi dari tiga sensor, yaitu accelerometer, gyroscope dan magnetometer. Sedangkan mikrokontroler yang digunakan adalah NodeMCU yang sudah terpasang modul Wi-Fi yang nantinya dapat digunakan untuk proses pengiriman data menuju server. Hasil data yang diporoleh oleh sensor tersebut akan dikirimkan ke server Antares melalui modul Wi-Fi pada mikrokontroler NodeMCU agar alat dapat dipantau dari jarak jauh. Setelah melakukan pengujian, didapatkan nilai presentase eror sebesar 34,2947% untuk parameter ketinggian gelombang, 4,2897% untuk parameter suhu air, dan 1,5978% untuk parameter arah gelombang.
Kata Kunci: BNO055, NodeMCU, Gelombang Air Laut, Pasang Surut Air Laut
MANAJEMEN DAN KENDALI BEBAN PERANGKAT ELEKTRONIK BERBASIS WEB DENGAN ALGORITMA PRIORITY QUEUE
Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan primer di zaman modern seperti saat ini, hampir setiap perangkat yang digunakan untuk kehidupan sehari hari menggunakan energi listik. Tetapi saat ini penggunaan energi listrik dalam kehidupan sehari hari masih belum efisien dikarenakan kurangnya kesadaran pengguna dalam menggunakan energi listrik, terutama di wilayah perkantoran hal ini menyebabkan banyak energi listrik yang seharusnya dapat digunakan untuk kebutuhan lain terbuang sia-sia. Maka dari itu untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi listrik sehari hari di tempat perkantoran dapat dibuat sebuah sistem manajemen dan kontrol penggunaan energi listrik berbasis web yang dapat menentukan target biaya tagihan listrik setiap bulannya, dengan meninjau prioritas dari perangkat elektronik yang ada menggunakan algoritma prioritas dan menyimpan datanya pada sebuah basis data. Dari hasil pengujian waktu eksekusi, yang menunjukan angka dibawah satu detik, serta pengujian rules, yang mendapatkan tingkat akurasi 100%, ini menunjukan bahwa sistem berjalan sesuai dengan rules yang dirancang
PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR JARINGAN DI KAWASAN GEDUNG ASRAMA UNIVERSITAS TELKOM
Jaringan komputer adalah jaringan yang terkoneksi dari satu komputer ke komputer lain yang saling terhubung satu sama lain menggunakan media perantara. Pada jaringan komputer terdapat kumpulan beberapa komputer dan perangkat lain yang saling terhubung, misalnya perangkat seperti router, switch, dan access point.
Universitas Telkom atau biasa disebut dengan Tel-U merupakan sebuah perguruan tinggi swasta yang ada di Jawa Barat tepatnya berada di kabupaten Bandung, dan Universitas Telkom memiliki gedung asrama mahasiswa untuk tempat tinggal sementara, berjumlah 18 gedung asrama terdiri dari asrama pria dan wanita.
Penelitian ini akan dilakukan dengan menkonfigurasi bandwidth pada jaringan logis yang sudah dirancang dan menghitung throughput pada setiap bandwidth yang akan digunakan. Penelitian ini menggunakan Cisco Packet Tracer dan GNS3 yang merupakan software untuk implementasi sebuah jaringan komputer terutama jaringan internet komputer dimana kita bisa membuat sebuah virtual computer networking.
Bandwidth ialah ukuran dari banyaknya informasi yang tersalur dari satu tempat ke tempat lainnya dan diukur dalam satuan bits per second, bandwidth dibagi menjadi dua jenis data yaitu data digital dan analog.
Hasil penilitian ini menunjukan nilai throughput yang tidak jauh berbeda pada setiap protokol jaringan yang digunakan dalam rancangan jaringan komputer asrama Universitas Telkom.
Kata Kunci : Jaringan Komputer, Bandwidth, Cisco Packet Tracer, GNS
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI TES PSIKOLOGI MYERS-BRIGGS TYPE INDICATOR (MBTI) BERBASIS KOMPUTER DENGAN METODE DECISION TREE
Tes psikologi dapat membantu tiap individu untuk mengetahui minat dan bakat karena merupakan salah satu metode dan alat ukur dalam psikologi. Banyak pelajar belum mengetahui preferensi dasar murni psikologis seperti anak setelah lulus tingkat SMA/SMK masih tidak mengetahui personalitas mereka. Salah satu metode untuk mengetahui preferensi dasar murni psikologis seseorang dengan mengerjakan tes psikologi Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) yang berfungsi untuk mengetahui kecerdasan individu dan tipe kepribadian seseorang melalui beberapa aspek pada Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). Penelitian ini membahas tentang perancangan dan implementasi tes psikologi berbasis komputer yang berdasarkan pada teori kepribadian Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dengan menggunakan metode Decision Tree sebagai pengambilan keputusan penilaian tes yang diproses dengan pemrograman berbasis web. Dengan tes ini diharapkan pelajar usia 19 – 24 tahun dapat mengetahui preferensi dasar murni psikologis mereka. Berdasarkan hasil akurasi yang didapat dari metode decision tree sesuai dataset dan hasil pengerjaan tes adalah 50%. aplikasi ini mendapatkan 100% dari total 6 pengujian alpha dan 58,6% dari pengujian usability.
Kata Kunci: Tes Psikologi berbasis Komputer, Myers-Briggs Type Indicator, Web, Decision Tre
PERANCANGAN INTERIOR CO-WORKING DAN MAKERSPACE DI CREATIVE HUB SUMMARECON BANDUNG
Dikota bandung terdapat pembangunan kota baru yang disebut dengan kota Summarecon Bandung yang dibangun sejak tahun 2015 di Daerah Kecamatan Gede Bage. Pembangunan kota ini bertujuan sebagai pusat pelayanan kota (PPK) baru yang telah ditetapkan pada 2004 silam. Sebagai Pusat Pelayanan Kota, praktis wilayah Gede Bage direncanakan menjadi pusat baru bagi kota bandung sehingga seluruh sarana penunjang akan terealisasikan disana. Pusat baru kota ini juga diproyeksikan menjadi kota berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dengan luasan 800 hektare area Gede Bage diharapkan akan bergabung perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang teknologi, informasi dan komunikasi. (Wonderful life, Vol 8. 2nd Edition, 2016). Dengan begitu dalam rencana ini, akan menghadirkan berbagai pelayanan publik salah satunya pusat yang mewadahi kegiatan kreatif yang menunjang sektor industri kreatif dan para pegiatnya yaitu creative hub.
Perancangan creative hub ini pun dipengaruhi oleh aspek pandemi yang mengharuskan penerapan standar protokol anjuran pemerintah. Maka pengadaptasian protokol kesehatan ini akan diimplementasikan pada 3 sistem yaitu sirkulasi yang berjarak antar furnitur di area workshop dan area kerja, lalu dengan adanya penyemprotan desinfektan pada ruangan menggunakan teknologi sensorik seperti sprinkler setelah dan sebelum ada kegiatan, yang terakhir penerapan material easy clean pada furnitur yang intensitas sentuhan tangan yang tinggi.
Maka perancangan interior creative hub ini akan lebih mengadaptasi dari beberapa studi banding dengan perbandingan pada segi fasilitas yang menunjang kegiatan didalamnya serta pengorganisasian ruang. Tentunya juga perancangan Creative Hub harus mengadaptasi dalam standar protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Setelah menentukan tema “changes in the habits & activites of the creative hub” merupakan yang didapat dari proses analisis konstektual dan analisis tujuan dari pembangunan Summarecon Bandung sendiri. Melalui proses tersebut diharapkan dapat menghadirkan perancangan creative hub didaerah Summarecon Bandung yang bisa mempresentasikan integritas Summarecon Bandung dan berjalannya kegiatan Creative Hub pada saat pandemi maupun paska pandemi (New Normal) tetap memberikan pelayanan yang maksimal dengan fasilitas pendukung sesuai protokol kesehatan serta mendapat apresiasi dan menjadi tumpuan bagi masyarakat dalam memaksimalkan kemampuan sebagai pelaku industri kreatif.
Kata Kunci : ICT, Creative Hub, Covid-1