Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
3833 research outputs found
Sort by
Evaluasi dan Optimalisasi Fasilitas Taman Hiburan Wisata Bahari Lamongan di Era New Normal
Terjadinya pandemi virus COVID 19 di Indonesia sangat berpengaruh bagi segala sektor, khususnya sektor pariwisata. Optimalisasi adalah suatu usaha untuk mencapai hasil yang ideal dengan mengamati secara detail sesuatu hal atau benda dengan cara menguraikan komponen-komponen pembentuknya atau penyusunnya untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kelayakan beroperasinya Wisata Bahari Lamongan di era new normal yang diharapkan mampu membuat masyarakat tak lagi takut untuk berpariwisata. Dasar teori yang digunakan untuk penilaian kelayakan adalah Integrated Beach Value Index dalam menilai kelayakan, Pembobotan materi yang akan dianalisa lebih dalam antara lain fasilitas pendukung, protokol kesehatan, ekonomi, dan pemahaman masyarakat. Pengambilan data penilaian untuk penelitian menggunakan teknik survei. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membawa dampak positif pada lokasi penelitian serta membantu piha
Perancangan Geometri dan Perkerasan Kaku Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 5
Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan seksi 5 merupakan proyek strategis nasional yang dibangun oleh pemerintah untuk mencapai konektivitas 1,5 jam per 100 km dan sebagai penghubung menuju Bandara Kertajati untuk meningkatkan perekonomian di daerah sekitar. Pembangunan jalan tol dilakukan dengan perencanaan geometri, yaitu berupa bentuk fisik jalan yang baik dan sesuai dengan kondisi topografi. Tugas akhir ini merencanakan geometri, tebal perkerasan kaku, dan dimensi drainase berdasarkan peraturan Pengerjaan tugas akhir dimulai ini dari studi literatur, pemgumpulan data, perencanaan geometri jalan tol berupa alinyemen horizontal yang dilakukan untuk mendapatkan perancangan trase baru dengan memerhatikan kondisi topografi yaitu daerah perbukitan dan alinyemen vertikal yang dilakukan untuk mengetahui galian dan timbunan. Perencanaan tebal perkerasan kaku sesuai dengan beban lalu lintas yang terjadi, perencanaan dimensi saluran drainase sesuai dengan curah hujan yang terjadi, dan rencana anggaran biaya dengan batasan tertentu berdasarkan Harga Satuan Pokok Kegiatan Kota Madiun yang dikonversi dengan Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) ke Kabupaten Sumedang. Hasil perancangan tugas akhir ini adalah Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan Seksi 5 dengan panjang 13,289 km, 10 PI dengan jenis tikungan Spiral-Circle-Spiral (SCS), 10 PVI (4 lengkung cembung dan 6 engkung cekung), tipikal dimensi drainase B = 0,45 m dan H = 1 m, volume galian 5.192.500,5 m3, volume timbunan 4.309.199,7 m3 , tebal pelat beton 305 mm, tebal lapis Lean Mean Concrete (LMC) 100 mm, tebal lapis drainase 150 mm, stabilisasi semen 300 mm, sambungan batang pengikat berdiameter 16 mm, sambungan susut melintang dengan diameter ruji 38 mm, dan total Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp936.254.823.670,42
Analisis Perbandingan Travel Cost dan Travel Time Bandara SAMS Sepinggan dan Bandara APT Pranoto sebagai Akses Masuk Menuju Ibu Kota Negara
Usulan pemindahan ibu kota negara Republik Indonesia merupakan hal yang sudah didiskusikan sejak kepresidenan Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono. Alasan direncanakan pemindahan ibu kota negara yaitu menurut Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2015 menyebutkan bahwa sekitar 56,56% masyarakat Indonesia terkonsentrasi di Pulau Jawa. Lokasi calon ibu kota negara yaitu berada di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur. Lokasi calon ibu kota negara tidak jauh dengan Bandara SAMS Sepinggan yang berada di Kota Balikpapan dan Bandara APT Pranoto yang berada di Kota Samarinda. Dalam penulisan ini dilakukan analisis radius penerbangan setiap tipe pesawat, perhitungan biaya operasi pesawat dan tarif pesawat dengan menggunakan Peraturan Menteri Nomor 126 Tahun 2015, analisis perbandingan waktu tempuh dan biaya perjalan dari ibu kota provinsi menuju ibu kota negara, dan analisis proporsi Bandara SAMS Sepinggan dan Bandara APT Pranoto. Hasil dari analisis perbandingan travel cost dan travel time dari ibu kota provinsi menuju ibu kota negara melalui Bandara SAMS Sepinggan berdasarkan penerbangan langsung didapatkan travel cost sebesar Rp. 730.303 dan travel time sebesar 2,28 jam pada Provinsi Sulawesi Tengah. Untuk rute eksisting melalui Bandara SAMS Sepinggan didapatkan travel cost sebesar Rp. 456.568 pada Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk rute eksisting pada Bandara APT Pranoto travel cost didapatkan sebesar Rp. 1.076.301 pada Provinsi Jawa Timur dan travel time sebesar 3,17 jam pada Provinsi Sulawesi Selatan. Proporsi bandara dilakukan dengan membandingkan jarak tempuh penerbangan langsung didapatkan sebesar 76% untuk Bandara SAMS Sepinggan dan 24% untuk Bandara APT Pranoto. Sedangkan berdasarkan rute eksisting, proporsi bandara didapatkan sebesar 100% untuk Bandara SAMS Sepinggan dan 0% untuk Bandara APT Pranoto
Analisis Kelayakan Ekonomi dan Finansial Pembangunan Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk
Wilayah Bali barat merupakan salah satu wilayah yang kurang tersentuh pembangunan. Oleh karena itu dalam rangka melakukan pemerataan pembangunan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk yang nantinya akan melintasi tiga kabupaten di Provinsi Bali yaitu Kabupaten Jembrana, Kabupaten Tabanan, dan Kabupaten Badung. Analisis kelayakan proyek merupakan suatu penelitian untuk menilai proyek yang akan dikerjakan. Yang dimaksud penilaian disini ialah dengan memberikan rekomendasi apakah proyek yang bersangkutan layak dikerjakan atau sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Aspek ekonomi dan finansial merupakan aspek-aspek yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan suatu analisis kelayakan proyek. Dengan dilaksanakannya penelitian ini diperoleh besarnya penghematan dari BOK (Biaya Operasional Kendaraan) dan time value ketika nantinya jalan tol ini sudah dioperasikan, sehingga nantinya akan diketahui apakah pembangunan jalan tol ini layak secara aspek ekonomi dan finansial. Dari hasil analisis kelayakan ekonomi diperoleh nilai BCR sebesar 2.32 (BCR>1), NPV sebesar Rp24,227,067,710,657.20 (NPV>0), dan IRR sebesar 11.97% (IRR>Suku bunga). Sedangkan pada analisis kelayakan finansial diperoleh nilai BCR sebesar 1.18 (BCR>1), NPV sebesar Rp3,344,797,279,603.31, IRR sebesar 5.59% (IRR>Suku bugna), dan Payback Period pada tahun ke-32 bulan ke-2 setelah jalan tol dioperasikan. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Jalan Tol Mengwi-Gilimanuk layak dari segi ekonomi dan finansial
Optimization of LPG Distribution Route Using Variable Neighborhood Tabu Search Algorithm
PT. Galaxi Energi Pratama (GEP) is one of the biggest distributors of subsidized LPG in Malang Raya area. Currently the route planning is not done very well, which results in a high fuel cost. With the company's main business process being distribution, the planning needs to be improved to maximize the profit. The problem in PT. GEP is classified as the Heterogeneous Vehicle Routing Problem with Multiple Trips (HVRPM). This problem is classified as NP-Hard and requires high computational effort to obtain a good solution so metaheuristic method is preferred. In this research, variable neighborhood tabu search (VNTS) algorithm is developed to solve the HVRPM and implemented to minimize the fuel cost of PT. GEP. The developed algorithm is implemented in the six instances collected from the case study. The generated trips produce a total savings of Rp 150,876 for one operational week, or roughly 18% of the initial cost. The computation time of the algorithm is evaluated by comparing with Simulated Annealing using a problem with the same size. VNTS has a lower average time and is expected to perform competitively when a standardized dataset is used for comparison. The solution quality of the algorithm is then compared with branch-and-bound method. VNTS is able to find one global optimal solution out of the six instances and overall, it performs better than branch-and-bound
Usulan Perbaikan Proses Bisnis dan Penyusunan Prosedur Standar Operasi Menggunakan Metode DMAIC (Studi Kasus pada Asrama Mahasiswa ITS)
Tingginya persaingan perguruan tinggi di Indonesia berimbas kepada tuntutan di setiap perguruan tinggi dalam memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas, salah satunya dari segi fasilitas umum. Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, ITS berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk civitas akademikanya dengan menyediakan berbagai fasilitas umum. Asrama Mahasiswa merupakan unit hunian di ITS yang masih menjadi akomodasi pilihan bagi mahasiswa baru selama menjalani masa studinya. Seiring meningkatnya minat mahasiswa baru untuk tinggal di Asrama Mahasiswa, maka UPT Asrama berupaya meningkatkan kualitas layanannya agar dapat bersaing dengan bisnis akomodasi lain. Meningkatkan kualitas layanan dapat dilakukan dengan memperbaiki proses bisnis. Saat ini, Asrama Mahasiswa sedang menghadapi beberapa permasalahan terkait proses bisnisnya. Dalam rangka memperbaiki proses bisnis, metode DMAIC Six Sigma dinilai sebagai metodologi sistematis dan terukur untuk memperbaiki proses bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan pada proses bisnis Asrama Mahasiswa ITS dengan menggunakan metode DMAIC, dimana hasil dari perbaikan ini akan didokumentasikan dengan menyusun prosedur standar operasi yang tepat. Desain penelitian yang dipilih yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana penulis melakukan analisis secara mendalam menggunakan metode seperti observasi dan wawancara. Berdasarkan pemetaan proses bisnis dari proses reservasi hingga check-out yang dilakukan pada tahap Define, terdapat 14 permasalahan yang diidentifikasi. Pada tahap Measure, penulis melakukan analisis risiko menggunakan FMEA. Hasilnya, terdapat 3 permasalahan dengan nilai risiko tertinggi. Pada tahap Analyze dilakukan identifikasi akar permasalahan. Dari akar-akar permasalahan tersebut, penulis mengusulkan sebanyak 8 perbaikan pada tahap Improve dan terpilih sebanyak 4 usulan perbaikan yang menjadi prioritas. Lalu, pada tahap Control penulis menyusun prosedur standar operasi berdasarkan usulan perbaikan tersebut guna memantau kinerja layanan UPT Asrama
Implementasi Sistem Kontrol Aliran dan Tekanan Oksigen Menggunakan Logika Fuzzy pada Reaktro Ozon
Kondisi pandemi Coronavirus disease (COVID-19) terus meningkat oleh sebab itu dibutuhkan perancangan peralatan yang dapat mencegah COVID-19 tersebut yaitu alat sterilisasi peralatan kesehatan. Sistem sterilisator yang ada di pasaran saat ini belum memiliki kontrol aliran dan tekanan oksigen sehingga produksi ozon tidak terkendali dikarenakan aliran dan tekanan oksigen yang akan masuk pada reaktor ozon tidak terkontrol yang menyebabkan ozon akan masuk berlebih dan tidak sesuai dengan standarisasi kadar ozon pada peralatan kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan alat sterilisasi tersebut PT. Parametrik Solusi Integrasi membuat alat sterilisasi peralatan kesehatan menggunakan gas ozon (O3) dengan metode pembangkit Dielectric Barrier Discharge (DBD) dengan penambahan kontrol aliran dan tekanan oksigen menggunakan metode logika fuzzy. Kontrol aliran dan tekanan yang dilakukan pada sterilisator ini ditujukan agar aliran dan tekanan yang dihasilkan akan lebih terkontrol. Penggunaan fuzzy sebagai metode yang digunakan bertujuan untuk mendapatkan nilai laju aliran dan tekanna yang sesuai dengan set point. Sistem sterilisasi menggunakan logika fuzzy membuat respon sesuai dengan standar yang ditentukan dan mendekati set point yang diberikan dengan nilai laju aliran 5 Lpm dan tekanan 120 kPa dengan rata- rata eror aliran oksigen sebesar 4.3% dan rata- rata eror tekanan oksigen 3,9%
Pra Desain Pabrik Metanol dari Batubara Kelas Rendah
Ketersedian sumber gas alam semakin menipis dan potensi cadangan batubara mencapai 37,6 miliar ton per Desember 2019. Batubara dapat dijadikan alternatif gas alam dan diproses menjadi berbagai produk, seperti metanol. Konsumsi metanol dalam negeri hingga 2020 hanya dipasok oleh produsen tunggal yaitu PT. Kaltim Methanol Industri (KMI) dengan kapasitas 650.000 ton/tahun. Maka dari itu, pabrik metanol dari batubara kelas rendah ini didirikan dengan tujuan untuk membantu masalah tersebut, dimana pabrik ini akan dioperasikan secara kontinu 24 jam selama 330 hari per tahunnya dan berkapasitas produksi 640 KTPA. Dari kapasitas tersebut dibutuhkan bahan baku batubara sebesar 195 ton/jam; process water sebanyak 83.571,43 kg/jam; cooling water sebanyak 13.740.266,11 kg/jam; oksigen sebanyak 151.927,2 kg/jam; saturated steam sebanyak 189.059,05 kg/jam; superheated steam sebanyak 1.090.491,57 kg/jam. Selain itu, proses ini juga menghasilkan solid waste sebanyak 10.573,64 kg/jam; Waste water sebanyak 30.965,9 kg/jam; purge sebanyak 350.704,68 kg/jam; flare sebanyak 4.377,89 kg/jam; dengan kebutuhan daya listrik sebesar 44.440 kW. Pasokan bahan baku batubara berasal dari PT. Bukit Asam, Tbk. yang berada di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Pendirian pabrik metanol direncanakan di tahun 2022 dan dapat selesai tahun 2024. Proses produksi metanol dari batubara kelas rendah ini terdiri dari dua proses inti, antara lain : Gasifikasi (produksi syngas) dan Sintesa metanol. Dari perhitungan analisa ekonomi didapatkan laju pengembalian modal (IRR) pabrik metanol ini sebesar 26,8% dengan tingkat suku bunga bank 9,95% per tahun dan laju inflasi rata-rata 1,94% per tahun. Sementara itu, waktu pengembalian modal (POT) adalah 4 tahun 7 bulan dan titik impas (BEP) sebesar 32,23%. Untuk dapat memproduksi metanol grade AA dengan kapasitas 640.000 ton/tahun, dibutuhkan biaya produksi total per tahunnya sebanyak Rp. 3.488.925.879.353,62 dengan biaya investasi total (TCI) sebanyak Rp. 3.854.287.975.819,96 Jika dipertimbangkan dari aspek analisa ekonomi serta teknis, pabrik metanol dari batubara kelas rendah ini layak didirikan
Implementasi Kontrol Sudut Buka Valve Menggunakan Metode Fuzzy Logic pada Proses Pencampuran Water Coolant
Proses pencampuran pra pemakaian water coolant memiliki standar yang berbeda pada setiap fungsi dan kegunaan. Pencampuran secara konvensional dilakukan secara manual oleh tangan manusia dan diukur menggunakan alat ukur analog untuk mengetahui kadar konsentrasi kompisisi coolant. Penelitian ini membuat implementasi tentang pembuatan sistem pencampuran water coolant otomatis dengan komposisi air dan bijih coolant secara otomatis dengan menggunakan piranti mikrokontroller. Konsentrasi water coolant yang dimaksud adalah sebesar 5% kadar bijih coolant tercampur. Dalam menentukan sudut buka valve/ kran sebagai jembatan aliran bijih coolant menuju proses pencampuran digunakan metode Fuzzy Logic yang diaktualisasikan pada motor servo DC dengan input data diambil dari hasil pembacaan sensor salinitas. Dari percobaan yang telah dilakukan menyatakan bahwa metode fuzzy dapat digunakan untuk mengontol derajat buka valve dengan baik. Namun secara keseluruhan hasil yang didapatkan dari percobaan masih belum mendapatkan hasil yang maksimal. Dari percobaan yang telah dilakukan, error terkecil yang berhasil dicapai masih bernilai 20%. Walau sudah memenuhi standar minimal, namun masih perlu adanya peningkatan kinerja sistem. Maka dari itu perlu adanya pengembangan dan evaluasi terhadap sistem lebih lanjut agar sistem dapat berjalan lebih bai
Sistem Pengaturan Level pada Water Treatment Plant dengan Kontroler PID dan Monitoring Konsumsi Air Menggunakan Tampilan Situs Web
Terdapat kendala perihal penggunaan konsumsi air yang melebihi batas Surat Izin Pengusahaan Air tanah (SIPA), diakibatkan dari luapan air pada tandon konsumsi yang menyebabkan kerugian pada perusahaan. Selain itu, tidak adanya sistem komunikasi secara realtime dan dapat memantau plant dalam jarak yang jauh akan data konsumsi air yang digunakan pada tandon konsumsi untuk menghindari terjadinya pemakaian di luar batas konsumsi air. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem konsumsi air yang dapat mengurangi luapan air pada tandon konsumsi dan alarm jarak jauh dengan menggunakan situs web dan surat elektronik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancanglah sistem konsumsi air dengan membentuk model bagian sumur dan tandon konsumsi pada Water Treatment Plant (miniatur) yang mengggunakan kontroller PID dan monitoring dengan menggunakan situs web. Perancangan dan pembuatan sistem pengaturan level pada tandon konsumsi pada penelitian ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode PID, didapatkan nilai parameter Kp yang sesuai untuk sistem yaitu Kp= 3, Ki= 1, dan Kd=0.5. Sistem pengaturan level pada tandon konsumsi dapat mencapai set point 10 cm dan settling time (Ts) 236 s dengan nilai Kp tersebut. Perancangan perangkat lunak untuk sistem pengaturan level air pada tandon konsumsi menggunakan ladder diagram pada PLC Outseal dapat bekerja dengan baik karena dapat menjaga ketinggian air sesuai dengan set point. Dan sistem monitoring parameter pada tandon konsumsi dapat bekerja secara realtime