Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
3833 research outputs found
Sort by
Arahan Penyediaan Green Infrastructure Wisata Pantai Wedi Ireng Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi
Pantai Wedi Ireng merupakan salah satu objek daya tarik wisata di Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi. Dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Banyuwangi (2021), kawasan Wisata Pantai Wedi Ireng Kecamatan Pesanggaran diarahkan untuk pengembangan sarana dan prasarana. Dalam kondisi eksistingnya, penyediaan sarana dan prasarana masih sangat minim (eksisting 2022), dan aksesibilitasnya sulit. Lokasi Pantai Wedi Ireng yang berada pada kawasan hutan produksi membuat pengembangan wisata ini harus berwawasan lingkungan. Tujuan penelitian ini memberikan arahan terkait penyediaan infrastruktur hijau yang dapat dibangun pada kawasan wisata Pantai Wedi Ireng dengan tetap mempertahankan kondisi lingkungan. Penelitian ini menggunakan analisis AHP dengan input berupa kuisoner stakeholder untuk mengidentifikasi faktor prioritas penyediaan infrastruktur, analisis deksriptif untuk mengidentifikasi kondisi eksisting infrastruktur pariwisata, dan analisis Triangulasi untuk memberikan arahan penyediaan infrastruktur dengan menerapkan konsep infrastruktur hijau yang berwawasan lingkungan. Hasil dari penelitian ini didapatkan jenis infrastruktur yang menjadi prioritas untuk disediakan dalam empat kategori yakni aksesbilitas dan transportasi, fasilitas pelayanan wisata, utilitas, serta fasilitas pendukung wisata. Dalam identifikasi karakteristik kondisi eksisiting didapatkan deskripsi mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing infrastruktur. Penelitian ini mengahasilkan arahan penyediaan infrastruktur pariwisata dengan konsep green infrastructure berdasarkan prioritas pengembangan untuk pengembangan wisata Pantai Wedi Ireng
Purwarupa Sistem Informasi Administrasi Pertanahan Berbasis Web
Jumlah penduduk yang semakin bertambah memicu kebutuhan tanah yang terus meningkat sehingga menuntut penanganan administrasi pertanahan yang semakin baik. Kebutuhan informasi tentang pertanahan yang cepat, akurat dan fleksibel sangat diperlukan sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik dari penyelenggara pemerintah tidak terkecuali Badan Pertanahan Nasional. Salah satu caranya adalah dengan pengelolaan data pertanahan secara elektronik melalui sistem informasi pertanahan digital. Akses masyarakat terhadap informasi pertanahan sekarang sudah mulai teratasi dengan adanya web milik Badan Pertanahan Nasional yang menyediakan informasi pertanahan. Namun di beberapa wilayah Kantor Pertanahan termasuk Kabupaten Banggai masih belum menerapkan Sistem Informasi Pertanahan digital kepada masyarakat. Penelitian sebelumnya yang telah dilakukan sudah membuat sistem informasi berbasis web dengan hanya menyajikan 1 dari 4 komponen utama administrasi pertanahan saja. Purwarupa sistem informasi administrasi pertanahan ini menggunakan Leaflet Javascript Library guna menyajikan informasi mengenai 4 komponen utama administrasi pertanahan. Hasil purwarupa sistem ini berupa laman web yang memiiliki nama domain sipbanggai.site, yang memiliki beberapa fitur utama seperti login, peta, statistik, dan kuesioner. Terdapat juga fitur pendukung seperti choropleth layer, basemap change, legenda, serta beberapa fitur interaktif pemetaan lainnya. Adapun hasil uji kelayakan sistem yakni uji fungsionalitas sistem dan juga hasil uji portabilitas sistem menghasilkan nilai sebesar 100% dengan predikat “Sangat Baik”
Kajian Perkuatan Struktur Rumah Sakit RKZ Surabaya Menggunakan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) Sheets
Kejadian gempa sering sekali terjadi di Indonesia karena posisi Indonesia yang menempati zona tektonik sangat aktif. Oleh karena itu, perlu dilakukan peninjauan terhadap desain struktur yang ada untuk mencegah terjadinya kerugian material dan korban jiwa. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan evaluasi kapasitas struktur terhadap SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019 untuk mengetahui kebutuhan perkuatan struktur agar memenuhi standar bangunan terbaru. Perkuatan tersebut dapat meningkatkan kekuatan pada bangunan beton bertulang. Salah satu metode perkuatan yang banyak digunakan dalam dua dekade terakhir ini adalah memberi selubung pada elemen struktur beton menggunakan material Fiber Reinforced Polymer (FRP). FRP adalah material yang memiliki kuat tarik yang tinggi, ringan, tidak cepat karat, dan mudah dalam pelaksanaannnya di lapangan. Dari segi kekuatan, FRP dapat meningkatkan kapasitas lentur dari elemen struktur. Jenis FRP yang sering digunakan dalam perkuatan struktur beton antara lain adalah Carbon Fiber Reinforced Polymer (CFRP) dan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP). GFRP adalah serat polimer yang terbuat dari matriks plastik diperkuat oleh serat halus dari kaca. GFRP merupakan jenis FRP yang relatif lebih murah dibanding jenis FRP lainnya. Rumah Sakit RKZ Surabaya merupakan salah satu rumah sakit yang terletak di Kota Surabaya dengan total lantai sebanyak 8. Pada tugas akhir ini akan dilakukan evaluasi kekuatan struktur menggunakan SNI 1726:2019 dan SNI 2847:2019 pada Rumah Sakit RKZ Surabaya. Dari hasil evaluasi respon gempa didapatkan struktur eksisting masih mampu ditambah sebanyak 2 lantai. Dengan penambahan 2 lantai, didapatkan 52 balok membutuhkan perkuatan lentur, 68 balok membutuhkan perkuatan geser, 13 kolom membutuhkan perkuatan aksial – lentur, dan 210 kolom membutuhkan perkuatan geser dari total sebanyak 400 kolom dan 400 balok
Deteksi Ruang Kosong pada Jalan Menggunakan Semantic Segmentation pada Mobil Otonom
Perkembangan mobil otonom tentunya tidak terlepas dari masalah navigasi, dimana navigasi untuk menentukan apakah jalan di depanya aman dan bebas dari halangan. Beberapa masalah pada mobil otonom yang diteliti belakangan ini seperti deteksi halangan dan deteksi garis jalan hanya melakukan pendeteksian dan pengenalan objek namun tidak memberikan informasi mengenai jalan yang dapat dilewati. Oleh karena itu, diperlukan deteksi ruang kosong pada jalan yang aman dari halangan agar tidak terjadi tabrakan. Pada umumnya deteksi ruang kosong jalan yang ada masih menggunakan sensor kamera saja, sehingga hasil yang didapat kurang baik. Pada penelitian ini, metode Semantic Segmentation dengan menggunakan data fusion antara sensor LiDAR dan kamera diterapkan untuk menghasilkan suatu sistem yang dapat mendeteksi ruang kosong jalan. Algoritma yang digunakan pada sistem ini adalah SNE-RoadSeg. Deteksi ruang kosong yang dihasilkan adalah berupa segmentasi pada jalan untuk memberikan infomasi pengenalan dan klasifikasi jalan di tingkat piksel. Performa sistem kemudian diuji menggunakan dataset jalan yang berasal dari KITTI pada kelima jenis backbone yaitu, ResNet-18, ResNet-34, ResNet-50, ResNet-101, dan ResNet-152. Algoritma sistem dapat menghasilkan skor \mathbit{F}\mathbf{1}\ \mathbit{score} terkecil dengan nilai 0.9548 pada ResNet-18 dan skor \mathbit{F}\mathbf{1}\ \mathbit{score} terbesar dengan nilai 0.9675 untuk ResNet-101. Skor precision ResNet-152 dengan nilai 0.9686 lebih tinggi 0.0024 dibandingkan dengan ResNet-101. Sistem yang diajukan memiliki rata-rata kecepatan deteksi pada tiap jenis ResNet sekitar 0.343 detik
Kajian Fitoremediasi untuk Rehabilitasi Lahan Pertanian Akibat Tercemar Limbah Industri Pertambangan Emas
Banyaknya pengalihan fungsi lahan menjadi kawasan industri pertambangan, dimana pembangunan industri tersebut berdampak positif dan juga berdampak negatif bagi pembangunan pertanian, antara lain yaitu jika pembuangan limbah industri tidak melalui pengolahan terlebih dahulu (IPAL), hasil pembuangan limbahnya berpotensi untuk mencemari lingkungan, khususnya terhadap tanah-tanah pertanian, diantaranya adalah logam berat, yang berpotensi terhadap percemaran lingkungan pertanian, yaitu Merkuri (Hg), Timbal (Pb), Kadmium (Cd), Krom (Cr), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Kobalt (Co), dan Nikel (Ni). Oleh karena itu, perlu dicari alternatif penanggulangannya melalui penelitian rehabilitasi lahan. Penyingkiran polutan logam berat menggunakan metode fitoremediasi dengan mekanisme fitoekstraksi menggunakan tumbuhan hiperakumulator yang mampu mengikat Merkuri (Hg) secara cepat dan tepat. Jenis tumbuhan yang digunakan adalah Kacang Kalopo (Calopogonium mucunoides) pada fitoremediasi in-situ dan ex-situ secara single plant species. Sedangkan tumbuhan yang digunakan untuk fitoremediasi ex-situ secara mixed plants species adalah Kacang Kalopo (Calopogonium mucunoides) dan Rumput Gajah Kate (Pennisetum purpureum CV. Mott). Presentase keberhasilannya berada diantara 90-100%
Pengembangan dan Penerapan Sistem Virtual Private Network (VPN) pada Internet Of Things (IOT) Menggunakan Simulasi
Internet Of Things (IOT) mengacu kepada penggunaan beberapa perangkat yang terhubung dan sistem untuk menggunakan data yang diperoleh dari sensor dan aktuator dan objek fisik lainnya.. Wireless Sensor Network merupakan salah satu aspek penting dalam IOT.. Dalam proses ini diperlukan kapasitas penyimpanan serta networks untuk mendukung lancarnya komunikasi antara user dengan perangkat itu tersendiri.WSN sendiri lebih rentan terhadap serangan dibandingkan jaringan lainnya. Pada penelitian ini telah dilakukan simulasi menggunakan Graphical Network Simulator 3(GNS3) dan di konfigurasikan Virtual Machine(VM)sebagai gambaran perangkat IOT. VM tersebut dihubungkan menuju router dimana router tersebut adalah Gateway menuju internet dan jaringan lainnya. Dikonfiguasikan pula Network Address Translation (NAT) agar simulasi dapat serupa dengan kasus nyata. Kemudian dikonfigurasikan VPN Server jenis PPTP,L2TP,IPsec dan L2TP IPSec. Pada percobaan PPTP server yang terhubung langsung pada router Gateway didapatkan bahwa data terenkripsi dan IP telah terselubung pada jaringan internal namun IP masih tetap akan berubah ketika sudah menuju Internet. Pada percobaan L2TP IP telah berhasil terselubung dari intranet dan ketika menuju internet juga telah terselubung namun belum terenkripsi. Pada percobaan IPSec data telah berhasil terenkripsi dan alamat IP tidak berubah. Pada percobaan L2TP IPsec data telah berhasil ternekripsi dan alamat IP berubah ketika menuju interne
Studi Simulasi dan Eksperimental Pengaruh Equivalence Ratio dan Temperatur Udara Inlet pada Proses Gasifikasi Tongkol Jagung Terhadap Gasifier Tipe Downdraft Berdasarkan Prinsip Energi dan Eksergi
Solusi untuk mengurangi penggunaan energi fosil, yaitu dengan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan, salah satunya adalah Gasifikasi Biomassa. Dari proses Gasifikasi akan menghasilkan synthetic gas, dan akan digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil pada mesin diesel dual–fuel. Penelitian ini menggunakan dua analisa, yaitu analisa energi dan analisa eksergi, untuk mengetahui unjuk kerja dari gasifier. Penelitian ini bersifat simulasi dan eksperimen. Untuk metode simulasi menggunakan software Aspen Plus V10, sedangkan pada eksperimen reaktor yang digunakan untuk proses gasifikasi adalah reaktor tipe downdraft. Terdapat 3 variasi T inlet zona oksidasi yaitu 30°C, 50°C, dan 75°C, sedangkan untuk 5 variasi ER yaitu 0,2; 0,25; 0,3; 0,35; 0,4; sehingga menghasilkan nilai AFR aktual tertentu. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai LHV tertinggi untuk hasil simulasi, yaitu pada ER 0,2 dengan T inlet 30°C sebesar 5052,65 kJ/kg, dan tertinggi untuk hasil eksperimen sebesar 3736,67 kJ/kg. Hasil cold gas efficiency tertinggi untuk hasil simulasi pada ER 0,35 dengan T inlet 30°C yaitu sebesar 36,47%, dan hasil eksperimen yaitu pada ER 0,35 dengan T inlet 30°C didapatkan 53,84%. Sedangkan nilai efisiensi eksergi tertinggi untuk hasil simulasi yaitu pada ER 0,2 dan T inlet 30°C, didapatkan nilai 34,06%, dan untuk hasil eksperimen yaitu 25,45% pada ER 0,2 dengan T inlet 30°C
Permodelan Stated Preference Dalam Peralihan Pemilihan Moda Motor ke Angkutan Pedesaan (Rute: Trenggalek-Pule)
Peningkatan kebutuhan terhadap transportasi untuk Rute Pule- Trenggalek sudah diakomodasi melalui penyediaan angkutan pedesaan, hanya saja masih kurangnya minat masyarakat dalam menggunakan angkutan pedesaan yang tersedia. Penelitian ini menggunakan pendekatan stated preference dengan pengisian kuosioner oleh responden. Hasil dari penelitian ini menggunakan analisis faktor diketahui bahwasanya yang mempengaruhi dalam pemilihan moda antara motor dan angkutan pedesaan adalah biaya (X1) dan frekwensi kedatangan kendaraan (X2). Dari hasil permodelan logit binomial menggunakan stated preference diketahui bahwasanya ketepatan model dalam memprediksi kemungkinan beralihnya pengguna motor untuk beralih ke angkutan pedesaan sebesar 60,7%. Peningkatan biaya per km sebanyak Rp.250,-, menurunkan minat pengguna moda angkutan pedesaan sebesar 0,595 kali. Meningkatnya 1 frekwensi kendaraan per jam membuat minat naik angkutan pedesaan naik sebesar 1,436 kali. Dari penelitian ini kami sangat berharap bahwasanya pemerintah dapat melakukan permodelan dengan menurunkan biaya dan meningkatkan frekwensi agkutan pedesaan agar masyarakat cenderung memilih naik angkutan pedesaan
Rancang Bangun Sistem Pemantauan dan Forecasting Konsumsi Energi Listrik Menggunakan Internet of Things dan Algoritma Seasonal Time Series
Bangunan kantor maupun gedung kampus seperti di Institut Teknologi Sepuluh Nopember menggunakan energi listrik yang tentunya tidak sedikit. Setiap gedung memiliki banyak sumber listrik sehingga sulit untuk memantau konsumsi energi listrik secara mendetail yang bisa saja menyebabkan pemborosan konsumsi energi listrik.Pengembangan sebuah sistem monitoring akan membantu untuk memudahkan pemantauan konsumsi energi listrik. Implementasi sistem bisa disesuaikan dengan titik mana saja maupun perangkat apa saja yang akan dipantau. Dalam pengembangannya, dibuat juga sebuah sistem forecasting yang memungkinkan untuk memprediksi konsumsi listrik selama 30 hari kedepannya. Sistem deteksi anomali tentunya akan membantu proses penghematan konsumsi listrik dengan memberi notifikasi apabila suatu titik menggunakan daya yang tidak semestinya.Penggunaan prinsip Internet of Things menjadi kunci utama dalam cara kerja alat dalam sistem ini. Platform website digunakan untuk mengembangkan antarmuka utama dari sistem, dan dibangun dengan framework CodeIgniter 4. Algoritma seasonal digunakan untuk melakukan forecasting dan juga akan berguna untuk sistem deteksi anomali. Klasifikasi konsumsi daya dibedakan menjadi tiga, yaitu konsumsi normal, konsumsi tinggi serta konsumsi tidak wajar
Aplikasi Telekardiologi untuk Mobile Android Dilengkapi Sensor ECG
Jantung berfungsi memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Kelainan pada kesehatan jantung memliki akibat fatal bahkan kematian. Kematian karena penyakit jantung menyumbang jumlah kasus kematian terbanyak di dunia. Kita dapat memonitoring kesehatan detak jantung untuk mendeteksi penyakit jantung sejak dini. Pada Tugas Akhir ini kami mengimplementasikan sistem telekardiologi. Telekardiologi yang kami terapkan adalah membuat aplikasi android untuk mengambil data sinyal ECG dari sebuah alat dengan arduino yang dilengkapi Bluetooth HC-05 dan AD8232. Dengan menggunakan sensor AD8232, arduino dapat memproses sinyal ECG yang kemudian akan dikirim secara serial menggunakan modul bluetooth HC-05 menuju aplikasi android. Aplikasi berfungsi mengirimkan sinyal ECG kepada dokter spesialis jantung sehingga dokter dapat mendiagnosa sinyal ECG pasien tanpa harus mengecek pasien dengan bertemu secara langsung. Aplikasi dilengkapi fitur chat dengan dokter agar pasien dapat berkonsultasi jarak jauh