Jurnal Teknik ITS
Not a member yet
3833 research outputs found
Sort by
Evaluasi Sistem Koordinasi Proteksi dengan Mempertimbangkan Busur Api pada Substation Tursina Timur PT. Kaltim Daya Mandiri (KDM)
T Kaltim Daya Mandiri (KDM) merupakan perusahaan penyedia utilitas dan energi yang didirikan untuk memenuhi kebutuhan suplai daya pada fasilitas produksi pupuk kaltim dan perumahan PT. Pupuk Kaltim serta perusahaan yang berada pada wilayah Kaltim Industrial Estate (KIE). Seiring dengan meningkatnya aktivitas industri, PT Katim Daya Mandiri merencanakan pengembangan sistem dengan penambahan pembebanan sebesar 5 MW pada daerah Tursina Timur. Dengan penambahan tersebut, tentu menimbulkan peningkatan arus hubung singkat yang memicu terjadinya gangguan. Salah satu gangguan yang mungkin terjadi yaitu bahaya busur api (Arc Flash) yang dapat membahayakan para pekerja didalam pabrik dan merusak peralatan disekitarnya. Dalam pelaksanaan pengembangan penambahan beban tersebut, diperlukan perencanaan dan evaluasi sistem kelistrikan yang matang karena keandalan serta keamanan sebuah sistem kelistrikan adalah syarat utama yang harus dipenuhi maka studi busur api harus dilakukan. Evaluasi dilakukan dengan menghitung energi insiden berstandar IEEE 1584-2002 serta menentukan persyaratan dari pakaian pelindung bagi pekerja atau Personal Protective Equipment (PPE) berdasarkan National Fire Protection Association (NFPA) 70E. Sehingga, diharapkan kemungkinan terjadinya bahaya busur api pada sistem kelistrikan dapat diminimkan dan dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi PT. Kaltim Daya Mandiri (KDM) kedepannya
Penentuan Lokasi Tempat Pemakaman Umum di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi pemakaman umum di Kecamatan Cakung, Provinsi DKI Jakarta. Untuk mencapai tujuan tersebut, terdapat dua sasaran penelitian. Sasaran yang pertama adalah menentukan kriteria penentuan lokasi tempat pemakaman umum baru di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, dianalisis dengan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Sasaran berikutnya adalah merumuskan rekomendasi lokasi prioritas tempat pemakaman umum baru, yang diolah menggunakan analisis spasial, yaitu raster overlay, menggunakan fuzzy membership dan weighted sum. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa variabel sosial paling diprioritaskan oleh responden dalam kriteria penentuan lokasi tempat pemakaman umum dengan bobot sebesar 43%, disusul variabel aksesibilitas (20,8%), variabel penggunaan lahan (18,4%), dan variabel fisik dasar (17,8%). Dari hasil analisis spasial, terdapat tujuh titik lokasi yang dapat dijadikan prioritas tempat pemakaman umum baru, yaitu di RW 14 Cakung Timur, RW 09 Cakung Barat, RW 09 Jatinegara, dan RW 05 Pulo Gebang
Konsep Revitalisasi Rusunawa Sombo Berdasarkan Persepsi Penghuni
Meningkatnya jumlah penduduk di perkotaan menimbulkan peningkatan kebutuhan akan rumah. Hal ini berakibat pada meningkatnya harga lahan sehingga tidak semua masyarakat mampu memiliki hunian yang layak terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Untuk memenuhi kebutuhan terhadap hunian layak bagi MBR dilakukan pembangunan rumah susun (rusun) baik yang bersifat milik ataupun sewa. Salah satunya adalah Rusunawa Sombo yang dibangun pada tahun 1984 sebagai salah satu bentuk penyediaan rumah layak bagi MBR. Namun, seiring berjalannya waktu Rusunawa Sombo berkembang menjadi permukiman kumuh akibat padatnya jumlah penduduk serta kondisi bangunan yang sudah termakan usia. Revitalisasi merupakan salah satu cara yang dapat dipilih untuk mengatasi permasalahan yang terjadi di Rusunawa Sombo ini. Revitalisasi merupakan upaya untuk meningkatkan nilai lahan/kawasan melalui pembangunan kembali dalam suatu kawasan yang dapat meningkatkan fungsi kawasan sebelumnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Merumuskan konsep revitalisasi yang dapat mengatasi permasalahan di Rusunawa Sombo berdasarkan pada persepsi penghuni. Penelitian ini termasuk kedalam jenis mixed method dan dilakukan dengan menggunakan metode content analysis guna mengetahui kondisi dan permasalahan terkait variabel komponen kualitas hidup yang terdapat di Rusunawa Sombo, dilanjutkan dengan analisis IPA (Importance Performance Analysis) guna mengidentifikasi kinerja dan harapan terhadap hunian berdasarkan persepsi penghuni Rusunawa Sombo, dan diakhiri dengan triangulasi guna merumuskan konsep revitalisasi Rusunawa Sombo. Hasilnya, diketahui bahwa masih terdapat variabel yang kinerjanya masih belum dapat memenuhi harapan penghuni Rusunawa Sombo. Adapun variabel yang dimaksud antara lain adalah kondisi fisik bangunan, luas unit hunian, sarana keamanan, sarana pendidikan, sarana kesehatan, harga sewa, kebersihan lingkungan serta sarana pendukung lainnya seperti tempat parkir, alat pemadam kebakaran dan tempat bermain. Untuk meningkatkan kinerja variabel tersebut dirumuskan konsep revitalisasi yang berfokus pada intervensi fisik sehingga nantinya dapat memenuhi harapan dari penghuni
Desain Catamaran Yacht dengan Sistem Kelistrikan Hibrida untuk Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
Kepulauan Mentawai di Provinsi Sumatera Barat menyimpan banyak keindahan dan keunikan budaya yang masih terjaga. Pesona pantai dengan ombak yang langsung menghadap Samudera Hindia menjadikan Kepulauan Mentawai sebagai surga bagi para peselancar dunia. Menurut Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 32 Tahun 2016, Kepulauan Mentawai ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Provinsi (KSPP). Dengan adanya potensi wisata di kawasan tersebut, pada Tugas Akhir ini dilakukan desain catamaran yacht dengan sistem kelistrikan hibrida yang ramah lingkungan untuk menambah opsi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat. Dari kuesioner yang telah disebar kepada masyarakat, maka ditentukan fasilitas kapal dan didapatkan payload luasan pada catamaran yacht seluas 735,16 m2. Dengan mengambil rata-rata jumlah penumpang pada kapal dengan jenis serupa, maka ditentukan penumpang catamaran yacht yaitu sebanyak 12 orang dengan 10 orang kru. Ukuran utama yang memenuhi kriteria untuk catamaran yacht pada Tugas Akhir ini adalah LoA = 37 m; Lpp = 34,2 m; B = 15 m; H = 4 m, T = 2,2 m. Analisis teknis yang dilakukan berupa perhitungan berat, perhitungan trim, perhitungan stabilitas, perhitungan freeboard, dan Motion Sickness Insidence (MSI). Kemudian, dilakukan desain Rencana Garis, Rencana Umum, Perencanaan Keselamatan, dan Model 3D. Pada Tugas Akhir ini juga dilakukan analisis ekonomis dengan total biaya pembangunan senilai Rp14.860.960.503, dengan biaya operasional sebesar Rp6.620.488.654/tahun. Dilakukan perhitungan dan didapatkan nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp8.580.816.994, Internal Rate of Return (IRR) senilai 16,74%, dan Payback Period selama 8 tahun 6 bulan 28 hari
Pengembangan Antarmuka dan Pengalaman Pengguna Aplikasi Web Responsif myITS Admission dengan Metodologi User-Centered Design
Pendidikan termasuk bidang yang harus diutamakan untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas. Kegiatan seleksi masuk mahasiswa pada perguruan tinggi merupakan salah satu upaya membantu calon mahasiswa Indonesia dalam mendapatkan pendidikan guna mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa. Sebagai suatu sistem informasi pendidikan, aplikasi web Seleksi Masuk ITS (SMITS) digunakan untuk manajemen seleksi mandiri calon mahasiswa. Namun demikian, SMITS yang ada saat ini memiliki tahapan pendaftaran yang sulit karena masih menggunakan KAP (Kode Akses Pendaftaran) dan PIN (Personal ID Number) serta ketidakmampuannya untuk ‘beradaptasi’ pada ukuran layar perangkat berbeda. Terlebih adanya kerumitan penyampaian informasi yang dinilai kurang user friendly menyebabkan banyaknya informasi tidak tersampaikan dengan maksimal. Oleh karena itu, metodologi User-Centered Design akan diaplikasikan pada pengembangan desain aplikasi web SMITS yang nantinya akan diberi merek baru myITS Admission dengan menerapkan beberapa metodologi seperti Contextual Inquiry & Contextual Analysis, survei dan wawancara pengguna, serta Usability Testing dan Heuristic Evaluation. Adapun harapan yang ingin dicapai dengan penggunaan metodologi ini adalah untuk menggali kebutuhan pengguna dan melibatkan mereka dalam proses desain melalui berbagai penelitian sehingga antarmuka aplikasi web yang dihasilkan merepresentasikan kebutuhan pengguna dan memenuhi unsur usability
Implementasi Algoritma Advanced Encryption Standard (AES) pada Jaringan Internet of Things (IoT) untuk Mendukung Smart Healthcare
Internet of Things merupakan suatu deskripsi dari jaringan fisik atau ”things” yang dipasang menggunakan sensor, software dan teknologi lain dengan tujuan menghubungkan dan menukarkan data antar divisi dan sistem lain menggunakan internet. Internet of Things (IoT) memiliki beragam aplikasi yang dapat digunakan untuk kebutuhan manusia yang lebih cerdas, salah satunya adalah Smart Healthcare, dimana IoT akan membantu pasien/pengguna untuk memperhatikan kesehatannya. Seiring berkembangnya perangkat, IoT mengakibatkan beberapa tantangan yang harus dihadapi seperti masalah keamanan dan sumberdaya. Serangan yang umum terjadi pada suatu sistem IoT adalah sniffing. Salah satu cara mengatasi sniffing adalah enkripsi. Akan tetapi penerapan program enkripsi dapat menimbulkan permasalahan lain terutama pada perangkat IoT berbasis embedded system. Sehingga, dibutuhkan metode keamanan dengan konsumsi daya rendah yang sesuai untuk perangkat IoT yaitu Algoritma Advanced Encryption Standard (AES). Setelah seluruh bagian diintegrasikan ke dalam sistem, selanjutnya dilakukan tahap pengujian. Hasil pengujian menunjukkan AES-128 yang diterapkan dapat berjalan baik dengan hasil waktu proses yang lebih lama dibandingkan sistem tanpa menggunakan algoritma AES 128 bit sebesar 0,560 detik untuk enkripsi dan 0,018 detik untuk dekripsi. Proses enkripsi dilakukan pada Raspberry Pi menggunakan bahasa PHP sedangkan proses dekripsi dilakukan pada web menggunakan bahasa PHP. Hasil pengujian konektivitas jaringan wifi menunjukkan jarak maksimum sebesar 54 meter agar dapat terhubung. Pengujian keamanan dengan penetration testing menunjukkan bahwa database pada sistem ini aman dari hacker dan memenuhi unsur confidentiality atau kerahasiaan data
Studi Numerik Pengaruh Bodi Pengganggu terhadap Karakteristik Aliran Melintasi Silinder Sirkular yang Tersusun Tandem
Aliran yang melintasi suatu bluff body berbentuk silinder sirkular merupakan aliran eksternal yang menjadi perhatian dalam bidang fluida. Aplikasi bluff body sering diaplikasikan dalam perkembangan industri yaitu konstruksi gedung, cerobong asap, dll. Dari penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, hasilnya menunjukkan bahwa adanya gaya hambat yang timbul pada aliran tersebut, maka dari itu dilakukan penelitian dengan metode numerik untuk meneliti karakteristik aliran yang melintasi silinder sirkular tersusun tandem dengan penambahan bodi pengganggu. Untuk penelitian secara numerik menggunakan solver dua dimensi (2D) unsteady flow dengan turbulance viscous model k-ω Shear Stress Transport. Penelitian ini menggunakan geometri diameter silinder sirkular (D) = 49 mm, diameter bodi pengganggu (d) = 5 mm, dan jarak gap (δ) = 1 mm dengan variasi jarak antara kedua silinder (L/D) = 3; 4; dan 5 serta variasi penambahan bodi pengganggu pada sudut (α) = 30° dan 60°. Penelitian ini dengan bilangan Reynolds (Re) = 6,5x104 dengan kecepatan inlet yang digunakan konstan pada 19,5 m/s. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya reduksi gaya hambat dengan penambahan bodi pengganggu pada sudut 30° yaitu sebesar 38,5%. Sedangkan pada silinder downstream reduksi gaya hambat dengan penambahan bodi pengganggu pada sudut 60°, yaitu sebesar 37,1%
Penilaian Efektivitas Fungsi Alun-Alun Arek Lancor Sebagai Ruang Terbuka Publik dengan Pendekatan Sustainable Urban Landscape
Alun-alun sebagai salah satu ruang terbuka publik yang memiliki fungsi signifikan dan proporsi yang sangat penting ditinjau dari berbagai aspek, baik aspel sosial, ekologis, ekonomi, bahkan estetika. Namun nyatanya pelayanan Alun-Alun Arek Lancor Kabupaten Pamekasan sebagai ruang sosio-cultural dirasa masih belum optimal. Indikasinya adalah minimnya fasilitas, prasarana umum, pengunjung, hingga peran RTH. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas fungsi Kawasan Alun-Alun Arek Lancor sebagai ruang terbuka publik melalui pendekatan Sustainable Urban Landscape yang diintegrasikan dengan kriteria perancangan baik secara fisik maupun non fisik. Pengumpulan data primer pada penelitian ini dilakukan dengan cara observasi dan kuesioner serta penggunaan dokumen sekunder. Teknik analisa yang digunakan adalah AHP untuk mengetahui kriteria prioritas dalam konsep Sustainable Urban Landscape berdasarkan masukan ahli, dilanjutkan dengan analisis skoring variabel dalam konsep Sustainable Urban Landscape dari hasil analisis sebelumnya yang didasarkan pada penilaian masyarakat setempat dan observasi. Hasil penelitian diketahui variabel prioritas adalah variabel keamanan, keberlanjutan ekologis, aksesibilitas, kesehatan, dan amenitas sebagai variabel dengan urutan prioritas tertinggi. Selanjutnya adalah variabel citra dan identitas lokal, akses keluar masuk, relaksasi, flexible design, dan atraksi yang merupakan variabel dengan tingkat prioritas rendah. Adapun untuk tingkat pelayanan efektivitas Alun-Alun Arek Lancor sebagai ruang terbuka publik dari setiap aspek menunjukkan pelayanan Alun-Alun Arek Lancor berdasarkan preferensi masyarakat sudah baik sedangkan berdasarkan hasil observasi masih terdapat beberapa aspek yang kurang optimal. Terdapat variabel prioritas pada aspek fisik yang merupakan variabel dengan prioritas tinggi masih memiliki kualitas pelayanan dibawah 80%. Begitu juga untuk kriteria aspek non fisik dimana variabel prioritas memiliki performa pelayanan tinggi, namun angka persentase performa dari setiap variabel secara keseluruhan masih dibawah 80%
Prediksi Spasial Perkembangan Lahan Terbangun berbasis Trend dengan Skenario Perlindungan LP2B di Kecamatan Kota Sumenep
Adanya dinamika yang terjadi pada masyarakat meliputi pertumbuhan penduduk, dan pola pengembangan wilayah terus bertambah, sehingga setiap tahunnya menyebabkan perkembangan lahan terbangun yang tidak dapat dihindari. Lahan pertanian produktif di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, makin menyempit. Hal ini, disebabkan oleh tergerusnya lahan pertanian dengan banyaknya perkembangan lahan permukiman. Dengan adanya Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2018 Kabupaten Sumenep, tampaknya kondisi LP2B masih diabaikan oleh sejumlah pihak, beberapa dinas masih mengizinkan pengembang untuk membangun perumahan di lahan pertanian yang tergolong LP2B meski PERDA terkait LP2B sudah diresmikan. Tujuan dari penelitian ini untuk memodelkan perkembangan lahan terbangun di Kecamatan Kota Sumenep tahun 2041. Analisis menggunakan pemodelan spasial sangat diperlukan untuk mem-prediksi perkembangan lahan terbangun dengan pendekatan LP2B, sehingga dapat meminimalisir dampak perkembangan lahan terbangun yang akan mengkonversi lahan pertanian pada masa yang akan datang, sebagai gambaran dan masukan kepada pemangku kepentingan dalam mengambil keputusan. LanduseSim merupakan salah satu perangkat lunak yang memiliki basis pendekatan Cellular Automata yang fungsinya dapat memodelkan perubahan lahan. Dari hasil validasi model didapatkan tingkat akurasi sebesar 89.22 %, dengan kata lain pemodelan yang dilakukan memiliki tingkat akurasi tinggi atau baik. Hasil pemodelan perkembangan lahan menunjukkan Desa Parsanga, Paberasan, dan Kacongan merupakan daerah potensial untuk berkembang. Perkembangan lahan terbangun di Kecamatan Kota Sumenep akan terus bertambah berjalan lurus dengan peningkatan jumlah penduduk. Sehingga eksistensi dari LP2B tetap harus ada, guna menekan tingginya angka konversi terhadap lahan pertanian. Oleh karena itu untuk lokasi LP2B pengganti kedepannya dapat dirumuskan pada desa dengan tingkat potensi berkembang rendah
Identifikasi Karakteristik Kampung Wisata pada Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden
Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden berlokasi di Kelurahan Nginden Jangkungan, Kota Surabaya terbentuk dari inisiasi masyarakat setempat ini memiliki banyak daya tarik wisata, di antaranya yakni: Taman Herbal, Perpustakaan Herbal, Pustaka Budaya dan Bank Sampah. Melihat banyaknya potensi yang dimiliki Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden diperlukan identifikasi karakteristik kampung wisata pada Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden untuk melihat potensi yang dapat dikembangkan menjadi kampung wisata yang memiliki nilai pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kampung wisata pada Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden. Metode pengumpulan data dilakukan secara primer melalui wawancara dan observasi dan secara sekunder melalui tinjauan teori terkait kampung wisata. Metode analisis yang digunakan adalah content analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kampung Wisata Edukasi Herbal Nginden telah memiliki banyak potensi daya tarik wisata namun hal tersebut tidak didukung oleh adanya fasilitas pendukung dan aksesibilitas yang memudahkan untuk menjangkau lokasi kampung wisata