Share : Social Work Journal

Share : Social Work Journal
Not a member yet
    172 research outputs found

    ANALISIS SELEKSI DAN PENEMPATAN PEKERJA SOSIAL DI PUSAT KESEJAHTERAAN SOSIAL (PUSKESOS) KOTA BANDUNG

    Get PDF
    Pegawai merupakan asset sebuah organisasi dan berfungsi sebagai penggerak utama dari seluruh aktivitas sebuah organisasi. Tersedianya pegawai yang handal dan profesional di bidangnya merupakan kunci keberhasilan sebuah organisasi. Pihak organisasi harus menempatkan orang yang berkompeten pada posisi yang tepat. Dengan penempatan pegawai yang tetap yang didasari oleh proses seleksi yang efektif akan mengurangi permasalahan-permasalahan organisasi yang muncul kedepannya. Jenis penelitian yang digunakan untuk menganalisis pelaksanaan proses seleksi, dan penempatan pegawai pada Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) Kota Bandung adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dalam penelitian ini menganalisa tentang bagaimana proses seleksi, dan penempatan pekerja sosial di Pusat Kesejahteraan Sosial (PUSKESOS) Kota Bandung untuk mendapatkan calon pegawai. Hasil penelitian menemukan bahwa proses seleksi dilimpahkan secara penuh kepada pihak ketiga dalam merekrut pegawai di PUSKESOS, sehingga peran organisasi ini pun yang notabene lebih tau akan kebutuhan organisasinya bersifat minoritas. Penggunaan alat skrining kurang efektif karena menggunakan metode sistem gugur, sehingga tidak semua kandidat mempunyai kesempatan yang sama dalam rangkaian proses seleksi ini

    KELOMPOK RENTAN DAN KEBUTUHANNYA (Sebuah Kajian Hasil Pemetaan Sosial CSR PT Indonesia Power UPJP Kamojang)

    Get PDF
    Kelompok rentan adalah masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam menikmati kehidupan yang layak. Faktor aksesibilitas terhadap sumber-sumber pemenuhan kesejahteraan sosial merupakan salah satu hal baik sebagai penyebab juga menjadi akibat. Memetakan populasi dan kondisi kelompok rentan secara tapat dan partisipatif merupakan awal dalam menentukan kegiatan dalam rangka penanganan untuk membantuk kelompok ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelompok rentan dan kebutuhuannya yang ada di Desa Sukalilah Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut Jawa Barat. Kelompok rentan yang ada di Desa Sukalilah seperti anak yatim/piatu, lansia, fakir miskin atau masyarakat kurang mampu, anak putus sekolah, disabilitas dan penyakit berat, masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni dan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana. Kelompok rentan tersebut memiliki kebutuhannya masing-masing seperti jaminan sosial, kesehatan serta jaminan pendidikan. Dengan diberikan bantuan berupa charity, diharapkan kelompok rentan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Keterlibatan berbagai pihak dalam membantu kelompok rentan termasuk perusahaan menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Vulnerable groups are people who have limitations in enjoying a decent life. The accessibility factor for the fulfillment of social welfare sources is one of the good things as a cause as well as an effect. Mapping the population and condition of vulnerable groups in an appropriate and participatory manner is the beginning in determining activities in the context of handling to help this group. This study aims to examine vulnerable groups and their needs in Sukalilah Village, Sukaresmi District, Garut Regency, West Java. Vulnerable groups in Sukalilah Village such as orphans / orphans, the elderly, the poor or underprivileged people, school dropouts, disabilities and serious illnesses, people living in uninhabitable houses and people living in disaster-prone areas. These vulnerable groups have their respective needs, such as social security, health and education security. With assistance in the form of charity, it is hoped that vulnerable groups can meet their daily needs. The involvement of various parties in assisting vulnerable groups including companies is an important part of this activity

    UPAYA PREVENTIF KONFLIK PENGGUSURAN LAHAN

    Get PDF
    Sebagai dampak dari pembangunan yang dilakukan pemerintah, penggusuran lahan merupakan permasalahan yang menimbulkan konflik dalam masyarakat. Faktor penyebab terjadinya konflik dalam penggusuran lahan ini masyarakat merasa dirugikan dan merasa tidak mendapat perlindungan, karena tidak sedikit penggusuran in bersifat paksaan. Upaya-upaya preventif untuk mencegah terjadinya konflik dalam penggusuran lahan ini diantaranya dengan sosialisasi kegiatan pembangunan, mufakat, penggantian ganti rugi yang layak, partisipasi masyarakat dan relokasi yang layak. Kata kunci: konflik, preventif, penggusuran laha

    Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Pelaksanaan Program Desa Mandiri Energi

    Get PDF
    Energi merupakan komponen terpenting dalam rangka pembangunan suatu bangsa. Tidak dapat dipungkiri bahwa energi adalah penggerak aktivitas ekonomi dan sosial. Energi yang umumnya dipakai oleh negara di dunia adalah bahan bakar fosil baik dalam bentuk minyak maupun gas dan batu bara. Dewasa ini ketersediaan bahan bakar fosil terus menyusut, sementara kebutuhannya terus meningkat seiring dengan meningkatnya aktivitas sosial dan ekonomi. Tantangan terbesar kedepan adalah inovasi energi yang dapat menggantikan peran bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan dan menyusun strategi pelaksanaan program Desa Mandiri Energi di desa Haurngombong. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kualitatif dengan melakukan studi kasus melalui observasi dan wawancara mendalam pada masyarakat. Selain itu, dalam penelitian ini juga dilakukan analisis SWOT untuk menemukan strategi pelaksanaan program Desa Mandiri Energi di desa Haurngombong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi alternatif yang diproduksi oleh masyarakat desa Haurngombong adalah biogas dari kotoran ternak sapi yang dikembangkan dengan melalui pemberdayaan masyarakat khususnya peternak sapi. Jenis konstruksi biogas yang dikembangkan adalah plastik, fiber, dan beton. Pembuatan biogas ini dipelopori oleh seorang peternak, pemanfaatan biogas hingga saat ini digunakan untuk biogas dan listrik. Untuk memastikan keberlanjutan produksi biogas ini diperlukan adanya ketersediaan bahan baku (kotoran sapi), peningkatkan mutu biogas, serta upaya pengembangan teknologi instalasi biogas, upaya penguatan anggota peternak dengan kelompok, upaya peningkatkan kerjasama dengan pihak luar program, upaya peningkatkan manajemen usaha ternak, upaya pemasyarakatkan biogas sebagai energi alternatif dan menjalin kerjasama jasa kredit perbankan guna pengembangan program. Namun demikian perlu adanya antisipasi kelemahan program yang telah berlangsung dengan optimalisasi jangkauan instalasi biogas, dan pemberian modal instalasi genset biogas

    PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM ADAPTASI BENCANA DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN

    No full text
     ABSTRAKKabupaten Padang Pariaman merupakan wilayah yang rentan terhadap bencana, baik alam maupun ekologis.  Masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman tidak hanya menghadapi kerentanan dari sisi ekologis tetapi juga sosial ekonomi. Kompleksitas sosial, ekonomi dan budaya masyarakat menunjukan pentingnya strategi komprehensif dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana. Tulisan ini bermaksud untuk mengelaborasi partisipasi masyarakat dalam strategi adaptasi bencana dalam rangka mewujudkan wilayah yang tangguh dari bencana di wilayah Padang Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang berbasis data primer yang bersumber dari wawancara mendalam dan observasi yang juga dilengkapi dengan data dan literatur sekunder.  Penelitian ini mendapati  upaya adaptasi  bencana berbasiskan pada partisipasi masyarakat. Peta kerentanan, living food bank, kelompok siaga bencana, serta early warning system merupakan salah satu ruang partisipasi masyarakat dalam kolaborasi kolektif dengan pemerintah atau organisasi masyarakat sipil. Penelitian ini menunjukan bahwa adaptasi sosial merupakan aspek penting untuk mendukung kebelangsungan livelihood masyarakat dan adaptasi bencana yang inklusif. Kata Kunci: Partisipasi masyarakat; Adaptasi; Bencana; Padang Pariaman ABSTRACT Padang Pariaman Regency is highly vulnerable to disasters.  People in the regency face significant socio-economic  and  ecological challenges. It is  importance to have comprehensive strategies that consist the complexity in social, culture, and economics of society. This research aims to elaborate social participation as disaster adaptation strategy to foster  resiliency in the Padang Pariaman area. This research used qualitative as a method. Data collected both from primary (in-depth  interview and observation) and secondary data ( desk and literature study). This research found that vulnerability maps, living food bank, disaster preparedness groups, and early warning systems are the spaces for community participation to be as strategy to adapt the disaster collectively among stakeholders in government, people and civil society. Further, This research shows that social adaptation is an important aspect to support community livelihood sustainability and inclusive disaster adaptation.  Keywords: Social Participation; Adaptation; Disaster; Padang Pariaman

    NEURO-LINGUISTIC PROGRAMMING UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI PADA REMAJA PENGHUNI PANTI ASUHAN ROHADATUL JANNAH

    Get PDF
    Tulisan ini mengupas tentang aplikasi Neuro-Linguistic Programming dalan menunjang proses pengembangan diri, khususnya dalam upaya meningkatkan kepercayaan remaja di Panti Asuhan Rohadatul Jannah. Remaja, merupakan satu tahap perkembangan yang lekat dengan isu kepercayaan diri, depresi, perlaku beresiko, kecenderungan melanggar aturan dan sebagainya. Pada lain pihak, remaja merupakan tahapan perkembangan yang masih memerlukan pembimbingan orang tua. Remaja yang tinggal jauh dari orang tua, berpotensi memiliki sejumlah permasalahan ‘tambahan’ dibanding mereka yang hidup bersama orang tua dan keluarganya. Beragam pemikiran berpontesi muncul sebagai efek keterpisahan tersebut.  Pikiran yang mendominasi adalah cemas, ketakutan dan kegelisahan. Pikiran-pikiran tersebut dapat menghambat perkembangan diri remaja. Pada sisi lain, pekerja sosial memiliki sejumlah metode bekerja dengan individu yang memiliki kegunaan untuk membangun potensi diri, kepercayaan diri dan konsep diri remaja. Berbasis penuturan dimuka, maka dibangun sebuah aktivitas yang menggunakan metode Neuro-Linguistic Programming dalam treatment atau intervensinya, untuk menumbuhkan pikiran-pikiran positif pada diri remaja seperi rasa percaya diri dan keyakinan yang kuat serta dapat mengontrol diri dan emosinya

    PROSES REKRUITMENT PEKERJA SOSIAL DI INSTITUSI PENERIMA WAJIB LAPOR INABAH XV PONDOK PESANTREN SURYALAYA

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses rekruitmen pekerja sosial adiksi di Inabah XV Pondok Pesantren Suryalaya sebagai institusi penerima wajib lapor kementerian sosial, mengingat pentingnya proses rekruitmen untuk menemukan individu yang kompeten untuk mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini dilakukan di Inabah XV Pondok Pesantren Suryalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Deskriptif kualitatif adalah metode yang menginterpretasikan data yang telah dikumpulkan untuk mendapatkan deskripsi yang komprehensif tentang situasi aktual. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pimpinan Inabah XV Pondok Pesantren Suryalaya dan studi literatur. Analisis data dengan mengurangi dan menampilkan sampai dapat disimpulkan. Hasilnya menunjukkan bahwa proses rekruitmen sudah dilaksanakan dengan tahapan mengumumkan lowongan kerja, mengidentifikasi pelamar yang potensial, menyebarkan pengumumam rekrutmen, memproses aplikasi para pelamar, dan menentukan deadline proses lamaran hingga seleksi

    THE ELDERLY’S QUALITY of LIFE IN THE PANTI WERDHA AND THE COMMUNITY OF BANDUNG CITY: WHOQOL-BREF and WHOQOL-OLD Indonesian Version

    Get PDF
    The inability of families to care for their elderly causes them to place the elderly in the Panti Werdhas. The elderly who move to a Panti Werdha usually have difficulties to adapt the new surroundings that can affect their quality of life. The World Health Organization (WHO) developed instruments to measure quality of life, a multidimensional and cross-cultural approach,  namely WHO Quality of Life-BREF (WHOQOL-BREF) and WHO Quality of Life-OLD (WHOQOL-OLD). Both instruments have been translated into Indonesian language. The aim of the study was to analyze the differences in quality of life between the elderly who live in the Panti Werdhas and in the community. A cross-sectional analytic quantitative study was carried out  from October to November 2019 at 5 Panti Werdhas and 6 public health centers (Puskesmas) in Bandung City, West Java, Indonesia. The total number of respondents in the Panti Werdha and at the Puskesmas as many as 42 respondents. The selection of respondents in the Panti Werdhas used purposive sampling, whereas in the puskesmas used consecutive sampling. The Chi-square or Fisher's Exact test was used to analyze the respondent's characteristics and  the Mann-Whitney test was used to analyze differences in the quality of life.  This study discovered that respondents living in the Panti Werdhas were older, not married/divorced and less educated compared to respondents in the community. The quality of life of the elderly in Panti Werdhas was lower compared to the elderly in the community for all dimensions (p=≤0.05) except the dimensions of death and dying (p=0.741). It can be concluded that there are differences in the quality of life between the elderly who live in Panti Werdhas and in the community  except at the dimensions of death and dying

    Community Practice Melalui Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahaan (PIPPK) di Kota Bandung

    Get PDF
    Community practice merupakan pendekatan partisipatif yang melibatkan  komunitas untuk terlibat dalam pembangunan di wilayah. Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan proses kolaboratif pembangunan di wilayah melalui Program yang digagas oleh Pemerintah Kota Bandung. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pembahasan secara deskriptif. Informan terdiri dari 20 yang meliputi aparat pemerintahan kecamatan, pemerintahan kelurahan, ketua RW, karang taruna, kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Hasil penelitian menunjukan bahwa Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahaan (PIPPK) mendorong keterlibatan masyarakat dalam penyelesaian masalah dan pembangunan di wilayahnya. Dampak lainnya adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan, memicu gotong royong antara anggota komunitas, pelestarian lingkungan dan nilai budaya, serta secara politik masyarakat terlibat dalam pembangunan di wilayah urban

    PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY PT. INDONESIA POWER UPJP KAMOJANG

    Get PDF
    ABSTRACT The concept of corporate social responsibility has been around for thousands of years. The concept of corporate social responsibility has increasingly developed at the beginning of the industrial revolution which began to focus on the problem of corporate responsibility. The implementation of CSR is considered as an effort to create good companies in the public eye. John Elkinkon through the concept of "3P" (profit, people and planet) as a way for companies to survive by making a positive contribution to society (people) and actively taking part in preserving the environment (planet). Budimantara also explained the type of CSR implementation, namely community relations, community services, and community empowering. This study uses the literature study method as an analytic tool. The data used are primary data from interviews and student data.  ABSTRAK Konsep corporate social responsibility sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Konsep corporate social responsibility  ini semakin berkembang pada awal masa revolusi industri yang mulai berfokus pada masalah tanggung jawab perusahaan. Pelaksanaan CSR dianggap sebagai upaya untuk menciptakan baik perusahaan dimata publik. John Elkinkon melalui konsep “3P” (profit, people, dan planet) sebagai cara bagi perusahaan ingin bertahan dengan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat (people) dan ikut aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan (planet). Budimantara juga menjelaskan tipe pelaksanaan CSR yaitu community relations, community services, dan community empowering. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sebagai tools analysist. Data yang digunakan data primer dari wawancara dan data sekuder

    156

    full texts

    172

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Share : Social Work Journal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Share : Social Work Journal? Access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard!