130 research outputs found

    PENGEMBANGAN MEDIA BLENDED LEARNING DENGAN MODEL FLIPPED CLASSROOM PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA II

    Get PDF
    Mahasiswa universitas terbuka mayoritas telah menggunakan pembelajaran berbasis web, akan tetapi dalam web universitas terbuka belum menyajikan video pembelajaran yang dikemas secara bagus dengan di upload di menu webnya, kemudian mahasiswa FKIP jurusan pendidikan matematika dalam tutorial online belum disajikan suplemen materi berupa web tambahan yang disesuaikan dengan kebutuhan mata kuliah pendidikan matematika II. Penelitian R D ini bertujuan untuk mengembangkan media blended learning dengan model flipped classroom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk desain blended learning telah divalidasi oleh 2 orang validator ahli materi dan media dengan rata-rata validasinya 90,5 dan 92,5 artinya produk blended learning layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran mata kuliah pendidikan matematika II di universitas terbuka, kemudian blended learning telah diterapkan dalam proses tutorial dengan mahasiswa wajib untuk membuka materi, video pembelajaran, kuis dan respon timbal balik mahasiswa dengan mahasiswa wajib membukanya di rumah masing-masing sebelum proses tutorial online

    PEMBELAJARAN OPERASI PECAHAN DENGAN KARTU DOMINO PINTAR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikancarapenggunaan kartu domino pintar untuk melatih siswa menyelesaikan soal-soal operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan. Subjek penelitian tindakan kelas ini sebanyak 36 siswa kelas IV SDN Sukun 3 Malang. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi, wawancara, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa pada materi operasi pecahan meningkat setelah berlatih menyelesaikan soal dengan kartu domino pintar. Siswa yang tuntas belajar pada siklus I sebanyak 69%, sedangkan pada siklus II sebanyak 77%. Kartu domino pintar terdiri atas 12 keping segitiga samasisi. Setiap keping dibagi menjadi 3 bidang dan setiap bidang berisi soal operasi pecahan atau kunci jawaban. Enam kartu masing-masing terdiri atas 2 bidang berisi soal dan 1 bidang berisi kunci jawaban. Enam kartu lainnya masing-masing terdiri atas 2 bidang berisi kunci jawaban dan 1 bidang berisi soal. Pembelajaran kartu domino pintar diawali dengan pembentukan kelompok. Masing-masing kelompok mendapatkan seperangkat kartu domino pintar untuk dipasangkan antara soal dan kunci jawaban. Pemain dianggap berhasil jika dapat merangkaikan semua kartu domino pintar

    PEMBELAJARAN GEOMETRI BERBANTUAN SOFTWARE GEOGEBRA TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan komunikasi matematik siswa pada pembelajaran geometri yang menggunakan software geogebra dengan siswa pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 7 Bendhil Jakarta Pusat Tahun Ajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen. Subyek penelitian ini adalah 68 siswa untuk kelas eksperimen dan kelas kontrol yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling pada siswa kelas XII. Pengumpulan data diberikan setelah perlakuan diperoleh dari nilai tes kemampuan komunikasi matematik siswa pada materi geometri bangun datar dan bangun tiga dimensi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajarkan dengan berbantuan software geogebra lebih baik dari pada siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil tes kemampuan kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar pada pembelajaran geometri dengan  berbantuan software geogebra adalah sebesar dan 69,74 nilai rata-rata hasil tes kemampuan komunikasi matematik siswa yang diajar dengan media pembelajaran konvensional adalah sebesar 61,91. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung  ≥  ttabel (2,46 ≥ 2,00). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah bahwa pembelajaran matematika pada geometri bangun datar dan tiga dimensi berbantuan software geogebra berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan kemampuan komunikasi matematik siswa dibandingkan yang menggunakan media pembelajaran konvensional

    HUBUNGAN KEBIASAAN BELAJAR DAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP N 27 BATAM

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dan kepercayaan diri dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII  SMP N 27 Batam. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan populasi seluruh siswa kelas VIII SMP N 27 Batam yang terdiri dari 129 siswa sedangkan metode pengambilan sampel adalah sampel jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan uji signifikansi koefisien korelasi dengan uji F dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan (1) terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 27 Batam dengan besar hubungan yang termasuk kategori hubungan kuat; (2) terdapat  hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 27 Batam dengan besar hubungan 0,5 yang termasuk kategori hubungan cukup; (3) terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan belajar dan kepercayaan diri secara bersama-sama dengan hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP N 27 Batam dengan besar hubungan 0,6 yang termasuk kategori hubungan kuat

    ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH PADA MATA KULIAH PROGRAM LINEAR

    Get PDF
    Komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan yang harus dibekalkan kepada siswa dalam pendidikan di Indonesia seperti disebutkan dalam PP  Nomor  19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Hasil observasi dan wawancara dengan dosen mata kuliah program linear dibutuhkan kemampuan komunikasi matematis dalam menyelesaikannya. Subjek dalam penelitian ini ialah mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas PGRI Semarang yang sedang mengambil mata kuliah program linear dan subyek dalam penelitian ini berjumlah 3. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara mendalam. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaksi, dimana komponen reduksi sajian data dilakukan bersamaan dengan proses pengumpulan data. Setelah data terkumpul, ketiga komponen dianalisis secara interaksi. Hasil yang diperoleh dari hasil triangulasi diperoleh kesimpulan bahwa subyek 3 mempunyai komunikasi matematis yang baik yang terlihat pada tingkat kemampuan pemecahan masalah yang baik pula yaitu kemampuan pemahaman masalah, perencanaan penyelesaian masalah, pelaksanaan perencanaan masalah serta kemampuan memeriksa kembali. Sedangkan subyek 1 dan subyek 2 mempunyai komunikasi matematis yang cukup baik yang terlihat pada tingkat kemampuan pemecahan masalah yang kurang sempurna yaitu kurang dapat melakukan peninjauan kembali terhadap hasil pekerjaannya

    EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATA KULIAH ANALISIS RIIL

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui  efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah analisis riil. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan matematika semester 6 IKIP PGRI Semarang. Pengambilan sampel dilakukan dengan Cluster Random Sampling yaitu pengambilan unit mahasiswa sebanyak dua kelas dari beberapa kelas yang ada. Dalam hal ini pengambilan 2 kelas dari  9 kelas yang ada. Dari 2 kelas tersebut diundi secara acak untuk mendapatkan kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui metode dokumentasi, observasi, dan tes.  Teknik analisis datanya menggunakan analisis statistik data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation  lebih baik dari kemampuan berpikir kritis mahasiswa yang menerapkan pembelajaran konvensional

    MENGGUNAKAN CONTOH DALAM PEMBUKTIAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bukti-bukti yang dihasilkan mahasiswa dalam memecahkan soal-soal Pengantar Analisis Riil, khususnya bukti yang memanfaatkan contoh spesifik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif. Subyek diambil dari 54 mahasiswa yang menempuh mata kuliah Pengantar Analisis Riil. Seluruh subjek dihadapkan pada dua soal pembuktian. Dari 54 mahasiswa, tidak lebih dari 15% yang mampu menuliskan bukti yang valid. Sekitar 30% masih belum memiliki pengetahuan yang cukup untuk dapat dirangkai menjadi sebuah bukti yang valid, sehingga mereka gagal dalam membuktikan. Hampir 30% mahasiswa tampak berhasil menyelesaikan pembuktian, tapi ternyata bukti tersebut tidak valid, salah satunya Putri. Putri memilih satu contoh spesifik untuk membuktikan suatu pernyataan implikasi yang general. Contoh yang dipilih Putri pun mengabaikan asumsi-asumsi yang diminta oleh soal. Selain itu, Putri tampak mencampuradukkan definisi dan teorema yang sekiranya terkait dengan soal. Oleh karena itu, pembelajaran Pengantar Analisis Riil hendaknya menekankan pemahaman definisi, teorema, lemma, maupun pernyataan matematika lainnya dengan lebih bermakna

    PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA SMA BERBENTUK TABLOID BERBANTUAN SOFTWARE WOLFRAM MATHEMATICA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA MATERI INTEGRAL

    Get PDF
    Penelitian dilatar belakangi hasil observasi yaitu kesulitan siswa dalam mengaitkan materi dengan dunia nyata. Peneliti berinisiatif melakukan inovasi pembelajaran yaitu mengembangkan bahan ajar matematika SMA berbentuk tabloid berbantuan Wolfram Mathematica  dengan pendekatan kontekstual  materi integral. Penelitian bertujuan memperoleh tabloid layak digunakan dan mengetahui keefektifan penggunaan tabloid di SMA N 1 Gubug. Jenis penelitian Research and Development dengan 4-D. Penelitian didapat: tabloid telah divalidasi dan hasil uji-t, yakni thitung = 2,728825, taraf signifikan 5%, ttabel = 1,67, karena thitung ttabel, maka Ho ditolak, disimpulkan penggunaan tabloid lebih efektif untuk meningkatkan hasil belajar dalam proses pembelajaran. Hal ini ditunjukkan dengan proses dan hasil belajar siswa, yaitu keaktifan dan antusias siswa selama proses pembelajaran dan hasil belajar kelas eksperimen dengan ranah kognitif nilai rata-rata sebesar 83,128, data ranah afektif 78,92%, data ranah psikomotorik sebesar 80,50%, serta hasil belajar kelas kontrol ranah kognitif nilai rata-rata sebesar 77,128, data ranah afektif 77,48%, data ranah psikomotorik sebesar 75,54%

    ANALISIS KESULITAN SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan yang dialami oleh siswa Field Independent dan siswa Field Dependentsertamemberikan solusi bagi siswa yang mengalami kesulitan dalam menyelesaikan masalah matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes  dan  wawancara Pada metode tes,  subjek penelitian sebanyak 4 orang siswa, yang terdiri atas 2 orang siswa Field Independent, dan 2 orang siswa Field Dependentdiberi 3 masalah matematkadan selanjutnya dilakukan wawancara terkait kesulitan yang dialami dalam menyelesaikan masalah matematika tersebut. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi data. Berdasarkan analisis hasil penelitian diketahui bahwa siswa Field Independentcenderung memiliki kesulitan dalam menentukan strategi dan melakukan prosedur matematika. Sedangkan siswa Field Dependent cenderung memiliki kesulitan dalam memahami masalah, menerjemahkan masalah ke dalam model matematika, dan menentukan strategi, serta melakukan prosedur matematika.Solusi yang ditawarkan oleh peneliti untuk siswa Field Independent adalah perlu diberikan kebebasan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Sedangkan siswa Field Dependentyaitu perlu diberikan petunjuk atau bimbingan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi

    PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP MATHEMATICAL PROBLEM POSING SISWA SMK KELAS XI

    Get PDF
    Kemampuan mengajukan masalah matematis penting dilatihkan kepada siswa karena memerlukan tingkat berpikir yang lebih tinggi dibanding sekedar memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh PBL dan discovery learning terhadap Mathematical Problem Posing. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment  yang dilakukan di salah satu SMK Kota Jepara. Hasil penelitia ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif PBL dan Discovery terhadap Mathematical Problem Posing. Selain itu, Mathematical Problem Posing kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol dan apabila dilihat dari peningkatan menggunakan N-gain kelas Problem Based Learning lah yang mempunyai dilai N-gain paling tinggi jika dilihat secara keseluruhan

    130

    full texts

    130

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JIPMat
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇