KLIK - Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer
Not a member yet
    247 research outputs found

    MULTIATTRIBUTE DECISION MAKING PENENTUAN AKREDITASI SMA MENGGUNAKAN METODE ECKENRODE DAN DIA

    Get PDF
    The accreditation of a high school education institution (SMA) has been carried out by BAN-SM of South Kalimantan Province in stages starting from the provincial level as a recommendation provided to the national level as the decision-maker for determining accreditation. The accreditation implementation process is carried out manually. This process is carried out by both assessors and secretariat staff in charge of receiving and checking accreditation documents and reporting document inspection results and real conditions in the field that often experience fatigue and missing data. These constraints can cause the accreditation process's objectivity and even the possibility of "wrong value" to overcome these problems. We need a tool used for the decision-making process. This study made a multi-attribute decision-making model in determining the accreditation of SMA using the Eckenrode and DIA methods. The Eckenrode method is used to calculate the weight value; DIA is used to rank alternative decisions. This research is a multi-attribute decision-making model in determining high school accreditation by testing 50 data samples, producing an average value of 95% accuracy, and a sensitivity value of 93%. And specificity of 91%.Keywords: accreditation of SMA, Eckenrode, DIAAkreditasi suatu lembaga pendidikan sekolah menengah atas (SMA) selama ini dilaksanakan oleh BAN-SM Provinsi Kalimantan Selatan secara bertahap dimulai dari tingkat provinsi sebagai pemberi rekomendasi hinga ke tingkat nasional selaku pengambil keputusan penentuan akreditasi. proses pelaksanaan akreditasi dilaksanakan secara manual. Proses ini dilaksanakan oleh asesor maupun staf sekretariat yang bertugas menerima dan memeriksa dokumen akreditasi serta melaporkan hasil pemeriksaan dokumen dan kondisi riil di lapangan sering mengalami kendala seperti lelah, data yang hilang. Kendala-kendala tersebut dapat menjadi penyebab ketidakobjektifan proses akreditasi bahkan kemungkinan “salah nilai”, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperlukan suatu alat bantu yang digunakan untuk proses pengambilan keputusan. Penelitian ini membuat model multiatribute decision making dalam menentukan akredtasi SMA menggunakan metode Eckenrode dan DIA. Metode Eckenrode digunakan untuk menghitung nilai bobot, DIA digunakan untuk perangkingan alternatif keputusan. Hasil dari penelitian ini adalah model multiatribute decision making dalam menentukan akredtasi SMA dengan pengujian menggunakan 50 sampel data dan menghasilkan nilai nilai rata-rata accuracy 95%, nilai sensitivitas sebesar 93%. dan spesifisitas 91%.Kata kunci: Akreditasi SMA, Eckenrode, DI

    IMPLEMENTASI METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) PADA SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBELIAN MOBIL DI BANDAR LAMPUNG

    Get PDF
    Car is an important transportation to support many activities in our daily life. There have been many variations of car based on models, price, specifications and so on. This study aims to implement the web-based Analytical Hierarchy Process (AHP) to recommend a car based on some criteria. The decision is done based on the following criteria as price, brand, cylinder capacity, fuel consumption, and passenger capacity. We used the data of 254 model variants car from six famous brands (Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, and Nissan). The experiments have been to see the effectivity of the proposed method by giving different weight priority value . The results show that the method work well to give recommendation that suits consumers' desires.Keywords: Analytical Hierarchy Process, Car, Decision Support System, MCDM.Mobil merupakan alat transportasi yang penting saat ini guna menunjang aktivitas maupun untuk memenuhi gaya hidup seseorang. Ada beragam jenis  mobil dengan model, merk dan spesifikasi tehnis lainnya. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan metode AHP berbasis web  untuk membantu merekomendasikan mobil yang sesuai dengan keinginan konsumen. Rekomendasi keputusan berbasisi 6 (enam) kriteria diantaranya harga, merk, kapasitas silinder, konsumsi BBM, dan kapasitas penumpang. Eksperimen  dilakukan dengan menggunakan data 254 varian model mobil dengan enam merk terkenal  Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Honda, Suzuki, dan Nissan). Hasil pengujian sistem telah bekerja dengan sangat baik. Pembobotan kriteria dan pemilihan alternatif sangat berpengaruh terhadap rekomendasi keputusan.Kata kunci: Analytical Hierarchy Process, Mobil, Sistem Pendukung Keputusan, MCDM

    PENGARUH IMPLEMENTASI LOAD BALANCING DAN TUNING WEB SERVER PADA RESPONSE TIME RASPBERRY PI

    Get PDF
    The rapid development of technology, the increase in web-based systems and development of microcontroller device, have an impact on the ability of web servers to respond in serving client requests. This study aims to analyze load balancing methods algoritma round robin and tuning that significant influence for the response time and the number of clients who are able to be handled in serving clients on the web server with microcontroller device. From this study with Stresstool testing the response time was 2064, 2331,4 and 1869,2ms for not using load balancing and 2270, 2306,2 and 2202ms with load balancing from 700 requests served by web servers. It can be concluded that web server response times that use load balancing are smaller than web servers without load balancing. Furthermore, using tuning with the response time obtained at 3103.4ms from 1100 requests. So, with tuning can reduce response time and increase the number of requests. With level significant level calculatio, have it khown that tuning configuration give significant effect  for the response time and the number of clients in microcontroller.Keywords: Web server, Raspberry, Load balancing, Response time, Stresstool.Perkembangan implementasi teknologi yang pesat, seiring dengan perkembangannya sistem berbasis web dan perangkat mikrokontroler, berdampak pada kemampuan web server dalam memberikan tanggap untuk melayani permintaan klien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode load balance algoritma round robin dan tuning yang berpengaruh terhadap waktu tanggap dan banyaknya jumlah klien yang mampu ditangani dalam melayani klien pada web server dengan mikrokontroler. Dari penelitian ini dengan pengujian Stresstool didapatkan waktu tanggap sebesar 2331,4, 2064, 1869,2ms untuk tanpa load balancing dan 2270, 2306,2 dan 2202ms dengan load balancing dari 600 permintaan yang dilayani web server. Dapat disimpulkan bahwa waktu tanggap web server yang menggunakan load balancing lebih kecil dibandingkan web server yang tidak menggunakan load balancing. Selanjutnya menggunakan tuning dengan waktu tanggap sebesar 3103,4ms dari 1100 permintaan. Jadi, tuning dapat mempersingkat waktu tanggap dan meningkatkan jumlah permintaan yang dilayani web server. Selanjutnya dengan penghitungan tingkat pengaruh, bahwa diketahui konfigurasi load balancing algoritma round robin  dan tuning memberikan pengaruh secara signifikan terhadap waktu tanggap dan jumlah permintaan pada mikrokontroler.Kata kunci : Web server, Raspberry, Load balancing, Waktu tanggap, Stresstool, Jmeter, Klie

    ANALISIS KUALITAS LAYANAN WEBSITE SIKMB MENGGUNAKAN METODE WEBQUAL 4.0 (STUDI PADA BADAN PENGUSAHAAN (BP) BATAM)

    No full text
    WebQual method is one method or technique of measuring the quality of a website based on the perception of the end user. This method is the development of methods Servqual compiled by Parasuraman, which are widely used earlier in the measurement of service quality. The research instrument at the WebQual developed with Quality Function Development (QFD). WebQual has been developed since 1998 and has undergone several iterations in the preparation of the dimensions and grains question. WebQual 4.0 is compiled based on the research in three dimensions, namely usability, information quality and interaction quality. In the process of analysis used tranches sample of respondents to 151 respondents consisting of website users SIKMB on Concession Agency (BP) Batam. The next stage is the analysis of data consisting of validity, reliability test and assessment with Likert scale. In the test the validity of using formula while the person correlation reliability test using Cronbach's alpha formula. In the assessment using a Likert scale.Keywords: webqual, validity, reliability, likert scalePertumbuhan TIK yang demikian pesat menjadikan website sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah instansi dalam hal layanan bagi pengguna. Layanan suatu website perlu diukur untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna dan memperoleh umpan balik. Dalam penelitian ini, kualitas website SIKMB pada BP Batam diukur dengan menggunakan metode WebQual 4.0. WebQual merupakan instrumen yang menilai kualitas suatu website menurut perspektif pengguna akhir. Penelitian ini melakukan analisis website SIKMB pada BP Batam dengan menggunakan metode Deskriptif dengan jumlah reponden sebanyak 151 dengan margin error sebesar 5% dengan tingkat kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1). Aspek Kemudahan Penggunaan pada website SIKMB di BP Batam sudah baik; (2). Aspek Kualitas Informasi pada website SIKMB di BP Batam sudah baik; (3). Aspek Kualitas Interaksi pada website SIKMB di BP Batam sudah baik; (4). Namun keseluruhan nilai kualitas website SIKMB terhadap dimensi Kemudahan Pengguna, Kualitas Informasi, dan Kualitas Interaksi pada website SIKMB di BP Batam berada dalam kualitas yang baik.Kata kunci: WebQual, Kemudahan Penggunaan, Kualitas Informasi, Kualitas Interaksi

    MENGUKUR MUTU INTERACTION QUALITY SYSTEM E-TICKET

    Get PDF
    All information about e-tickets is stored digitally in the airline's computer systems. As proof of e-ticket expenses, customer will be given Itinerary Receipt which only applies as a tool to enter into the airport. The E-Ticket contains the same information that Paper Ticket provides, only E-Ticket data is contained in the airline's database system. While Paper Ticket data is on one or several sheets of paper and held by the consumer. The use of E-Ticket itself in Indonesia reaches 80%, mainly due to the increasing number of airlines offering cheap flights or promotions for domestic and international routes through their websites. With the ease of the system is required to test Quality Interaction Quality System E-Ticket with the aim to know the quality of service interaction system already offered. The level of quality interaction quality is measured by the reputation of the e-ticket website, the security of transactions, the security of the user's personal information, the space for personalization, the community, the ease of communication, the security of the flight procedure as promised. The method of analysis used in this research is descriptive. The result states that the level of interaction quality quality of the e-ticket system is well greened from several test factors.Keywords: E-Ticketing, Interaction Quality.Semua informasi mengenai e-ticket disimpan secara digital dalam sistem komputer milik perusahaan penerbangan. Sebagai bukti pengeluaran e-ticket, pelanggan akan diberikan Itinerary Receipt yang hanya berlaku sebagai alat untuk masuk kedalam bandara. E-Ticket memuat informasi yang sama dengan yang diberikan Paper Ticket, hanya saja data E-Ticket terdapat di dalam sistem database maskapai penerbangan. Sedangkan data-data Paper Ticket terdapat pada satu atau beberapa lembar kertas dan dipegang oleh konsumen. Penggunaan E-Ticket sendiri di Indonesia mencapai 80%, terutama karena semakin banyaknya maskapai yang menawarkan penerbangan dengan harga murah atau promosi untuk rute domestic maupun internasional melalui situs web mereka. Dengan kemudahan system tersebut maka diperlukan uji Mutu Interaction Quality System E-Ticket dengan tujuan untuk mengetahui mutu interaksi pelayanan sistem yang sudah ditawarkan. Tingkat mutu interaction quality diukur dari reputasi website e-ticket, keamanan untuk melakukan transaksi, keamanan tentang informasi pribadi pengguna, ruang untuk personalisasi, komunitas, kemudahan untuk berkomunikasi, keamanan prosedur penerbangan sebagaimana yang telah dijanjikan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji interaksi atau sering disebut dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil menyatakan bahwa tingkat mutu interaction quality sistem e-ticket baik ditijau dari beberapa faktor pengujian. Pengujian MRA menunjukan Variable independent yang digunakan berpengaruh sebesar 0,507 atau 50,7%.Kata Kunci: e-ticket, interaction quality

    KLASIFIKASI NAÏVE BAYES UNTUK MENDIAGNOSIS PENYAKIT PNEUMONIA PADA ANAK BALITA (STUDI KASUS : UPTD PUSKESMAS SUKARAJA SUKABUMI)

    Get PDF
    Pneumonia is a contagious infectious disease that is the leading cause of death in toddlers in the world. In developed countries, there are 4 million cases each year, totaling 156 million cases of pneumonia every year worldwide. Pneumonia is caused by, among others, bacteria, viruses, fungi, exposure to chemicals or physical damage from the lungs, as well as indirect effects from other diseases. Pneumonia is characterized by symptoms of coughing and / or difficulty breathing such as rapid breathing, and pulling the lower chest wall inward. Therefore, early detection of pneumonia in children under five is very necessary in order to be able to prevent and cope with the disease into a serious stage as the purpose of this study is to diagnose pneumonia in toddlers using data mining classification, the naïve Bayes algorithm. Of the 118 cases consisting of 113 cases of patients diagnosed with pneumonia and 5 cases of patients who were not diagnosed with pneumonia, an accuracy value of 98% was obtained, so it can be interpreted that the naïve bayes algorithm has a good correlation with the attributes contained in the dataset.Keywords: Naïve Bayes Algorithm, Pneumonia.Pneumonia adalah penyakit infeksi menular yang merupakan penyebab utama kematian pada balita di dunia. Di negara maju terdapat 4 juta kasus setiap tahun hingga  total di seluruh dunia ada 156 juta kasus pneumonia anak balita  setiap tahun. Pneumonia antara lain disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, pajanan bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-paru, maupun pengaruh tidak langsung dari penyakit lain. Pneumonia ditandai dengan gejala batuk dan atau kesulitan bernapas seperti napas cepat, dan tarikan dinding dada bagian bawah ke dalam. Oleh Karena itu, deteksi dini penyakit pneumonia pada anak balita sangat diperlukan agar dapat mencegah dan menanggulangi penyakit tersebut kedalam tahap yang serius seperti tujuan penelitian ini yaitu untuk mendiagnosis penyakit pneumonia pada anak balita menggunakan klasifikasi data mining yaitu algoritma naïve bayes. Dari 118 kasus yang terdiri dari 113 kasus pasien yang terdiagnosis pneumonia dan 5 kasus pasien yang tidak terdiagnosis pneumonia maka diperoleh nilai akurasi sebesar 98%, sehingga dapat diartikan bahwa algoritma naïve bayes memiliki korelasi yang baik dengan atribut yang terdapat pada dataset.Keywords: Naïve Bayes Algorithm, Pneumonia.

    ANALISIS ALGORITMA BACKPROPAGATION DALAM MEMPREDIKSI TINGKAT KEBERHASILAN PELATIH SEPAKBOLA SEBAGAI SALAH SATU KEMAJUAN OLAHRAGA DI INDONESIA

    Get PDF
    The development of sports is an important role of a trainer and the management role that is in it. Determining the success of the trainer by using the criteria of experience, strategy and understanding of the trainer on the mental and spiritual conditions of each player is the first step in achieving success. Research using computational-based information technology is very much developed mainly by using neural network methods. Research using Artificial Neural Networks has been widely used, especially in the field of sports, especially football, including prediction results of soccer matches. In this study, the study of determining the success rate of soccer coaches as one of the advances in Indonesian football sports using the backpropagation algorithm was the goal of researchers to produce an effective decision in determining the success of football sports in Indonesia.Keywords: Coach, Football, Artificial Neural Network, Backpropagation Indonesian Perkembangan olahraga merupakan peran penting dari seorang pelatih dan peran manajemen yang ada didalamnya. Menentukan tingkat keberhasilan pelatih dengan menggunakan kriteria pengalaman, strategi dan pemahaman pelatih terhadap kondisi mental dan spiritual setiap pemain merupakan langkah awal dalam mencapai keberhasilan. Penelitian dengan menggunakan teknologi informasi berbasis komputasi sangat banyak dikembangkan terutama dengan menggunakan metode neural network. Penelitian dengan menggunakan Jaringan Saraf Tiruan sudah banyak digunakan terutama  dalam bidang olahraga terutama sepakbola, diantaranya adalah Prediksi hasil pertandingan sepak bola. Pada penelitian ini, penelitian tetang menentukan tingkat keberhasilan pelatih sepakbola sebagai salah satu kemajuan olahraga sepakbola diindonesia menggunakan algoritma backpropagation menjadi tujuan peneliti  untuk menghasilkan sebuah keputusan yang efektif dalam menentukan keberhasilan olahraga sepakbola di indonesia.Kata kunci: Pelatih, Sepakbola, Jaringan Saraf Tiruan, Backpropagation, Indonesi

    ANALISA ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING PEMETAAN JUMLAH TINDAK PIDANA

    Get PDF
    Marine fisheries is an effort to catch marine fish, fishermen catch fish in the sea using two kinds of ways, namely through traditional and modern methods. to support the daily lives of fishermen looking for sea fish. the abundance of marine fish in the Indonesian sea means that the processed food is also very diverse. The high level of crime in the Indonesian sea is a mirror of the quality of the Indonesian navy's military defense, considering that the Indonesian sea is very rich in marine resources which makes fish thieves from neighboring countries tempted to catch fish in the Indonesian sea. in general it can be called a crime if unlicensed fishermen, illegal fishing gear, without permission and illegal fishing gear, falsification of documents, incomplete documents, shocking (ACCU), carrying explosives / bombs, fishing ground, fishing ground and illegal logging equipment , fish transportation / transhipment, without information on criminal types of fisheries, transhipment and fishing gear, no transmitter, theft of coral reefs, unsuitable fishing gear (SIPI), incomplete documents and fishing ground, foreign crew members not suitable for SIPI, not fishing in accordance with SIKPI, documents are incomplete and there are no transmitters, SIB is not valid, SLO (SIB is not in accordance with SIPI), without permits and fake documents, sea sand without documents, do not have SLO, loading and unloading is not SIPI, uses chemical / biological / explosives, fishing in the Gray Area / illegal fishing equipment / returned to the country of origin related to the MoU. Based on the background described there are problems that occur, the formulation of the problem in this study are: Analyzing k-means clustering by using proximity euclidean distance distance, How to group data using K-means clustering for illegal fishing crime into the category of illegal crime fishing the highest, medium, and sufficient cases in 266 data with the euclidean distance calculation.Keywords : criminal act, clustering, k-means Perikanan laut merupakan usaha menangkap ikan laut, para nelayan menangkap ikan di laut menggunakan dua macam cara yaitu melalui cara traditional dan modern. untuk menunjang kehidupan sehari-hari nelayan mencari ikan kelaut. melimpahnya ikan laut di laut Indonesia berarti menjadikan olahan masakannya juga sangat beragam. Tingginya tingkat kejahatan di laut Indonesia merupakan cermin kualitas pertahanan militer angkatan laut Indonesia, mengingat laut Indonesia sangat kaya akan baharinya yang membuat para pencuri ikan dari negara-negara tetangga menjadi tergiur untuk menangkap ikan di laut Indonesia. secara umum bisa disebut tindak kejahatan bila mana nelayan tanpa ijin, alat tangkap terlarang, tanpa ijin dan alat tangkap terlarang, pemalsuan dokumen, dokumen tidak lengkap, penyetruman (ACCU), membawa bahan peledak/bom, fishing ground, fishing ground dan alat tagkap terlarang, pengangkutan ikan/transhipment, tanpa keterangan jenis pidana perikanan, transhipment dan alat tangkap, tidak ada transmitter, pencurian terumbu karang, alat tangkap tidak sesuai ijin (SIPI), dokumen tidak lengkap dan fishing ground, ABK asing tidak sesuai SIPI, menampung ikan tidak sesuai SIKPI, Dokumen tidak lengkap dan tidak ada transmitter, SIB tidak berlaku, SLO (SIB tidak sesuai dengan SIPI), tanpa ijin dan dokumen palsu, pasir laut tanpa dokumen, tidak memiliki SLO, bongkar muat tidak sesuai SIPI, menggunakan bahan kimia/biologis/peledak, penangkapan ikan di daerah Grey Area/alat tangkap terlarang/dikembalikan ke negara asal terkait MoU. Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan terdapat permasalahan yang terjadi, rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah : Menganalisa k-means clustering dengan menggunakan kedekatan jarak euclidean distance, Bagaimana melakukan pengelompokan data menggunakan K-means clustering bagi tindak pidana ilegal fishing  kedalam kategori tindak pidana ilegal fishing paling tinggi, menengah, dan cukup.studi kasus pada 266 data dengan perhitungan euclidean distance.Kata Kunci : tindak pidana, clustering, k-mean

    APLIKASI MODUL DIGITAL BERBASIS WEB RESPONSIVE PADA STIK BINA HUSADA

    Get PDF
    Bina Husada College of Health is a private university in Palembang. The media used for lectures or teaching and learning still use modules or books (print media), and when in the classroom media are used projectors, blackboards. The problem that arises from this is that students will miss the material if students are unable to attend, when using a print module students must study in certain places to repeat the material even students are lazy to bring printed books. The solution that can be used to overcome these problems is to develop media that are used for teaching and learning process, namely digital media (digital modules). Digital modules are modules that are presented in electronic format. This research develops information technology in the form of responsive web-based digital modules to improve student learning at STIK Bina Husada Palembang. The purpose of this development is expected to help students who miss the material, making it easier for students in the learning process, because digital modules can be accessed and studied wherever the place is online using a smartphone. The digital module is a full digital module from the first meeting material to the final meeting. The application development method used is a linear sequential model with several stages, namely analysis, design, coding, testing, and support, while the data collection techniques used are observation, interview and documentation. The results of this research are in the form of responsive web-based digital module application at STIK Bina Husada Palembang.Keywords: application, digital module, responsive web, linear sequential model Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Bina Husada merupakan Perguruan Tinggi (PT) swasta yang ada kota palembang. Media yang digunakan untuk perkuliahan atau belajar mengajar masih menggunakan modul atau buku (media cetak), dan ketika di dalam kelas media yang digunakan proyektor, papan tulis. Permasalahan yang ditimbulkan dari hal tersebut adalah mahasiswa akan ketinggalan materi apabila mahasiswa berhalangan hadir, apabila menggunakan modul cetak mahasiswa harus belajaran ditempat tertentu untuk mengulang materi bahkan mahasiswa cedrung malas membawak buku cetak. Adapun solusi yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pengembangan media yang digunakan untuk proses belajar mengajar yaitu media digital (modul digital). Modul digital merupakan modul yang disajikan dalam format elektronik. Penelitian ini mengembangakan teknologi informasi berupa modul digital berbasis web responsive untuk meningkatkan belajar mahasiswa STIK Bina Husada Palembang. Tujuan dari pengembangan ini diharapkan untuk membantu belajaran mahasiswa yang ketinggalan materi, mempermudah mahasiswa dalam proses belajar, karena modul digital dapat diakses dan dipelajarin dimanapun tempatnya secara online menggunakan smartphone. Modul digital tersebut merupakan modul digital full dari materi pertemuan pertama sampai pertemuan akhir. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan yaitu linier sequential model dengan beberapa tahapan yaitu analysis, design, coding, testing, dan support, sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian tersebut berupa aplikasi modul digital berbasis web responsive pada STIK Bina Husada Palembang.Kata kunci: aplikasi, modul digital, web responsive, linier sequential mode

    INTEGRASI SMART ATTENDANCE BAGI DOSEN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KINERJA

    Get PDF
    Attendance is a routine that is usually for someone who works well as an employee in the formal sector. Attendance is also an assessment of performance in tertiary institutions such as that conducted at Bina Darma University. Bina Darma University in evaluating the performance of lecturers’ assessment components consisting of tri dharma and non tri dharma scores. Tri Dharma assessment includes teaching, research, service, and support. While non-tri dharma includes attendance (daily and briefing), rank, English language skills, Indonesian language skills, and the use of elearning. the problem that often arises when evaluating performance is in the field of discipline (presence). Some of the problems are: (1) lecturers often forget to make a presence in time and return, (2) the number of requests for repairs presence, (3) Summary of monthly presence disturbed. Based on these problems in this research conduct the development of smart attendance using the waterfall method. The waterfall method has five stages: communication, planning, medeling, construction and deployment. The results of the development is a smart attendance that can display information in an integrated manner starting from the presence machine, academic information systems and reporting.Keywords: Attendance, Lecturers’ Performance, Smart Attendance Kehadiran merupakan sebuah rutinitas yang biasanya dilakukan bagi seseorang yang bekerja baik sebagai karyawan ataupu pegawai dalam sektor formal. Kehadiran juga menjadi penilaian kinerja di perguruan tinggi seperti yang dilakukan pada Universitas Bina Darma. Universitas Bina Darma dalam melakukan penilaian kinerja dosen komponen penilaian yang terdiri dari nilai tri dharma dan non tri dharma. Penilaian tri dharma meliputi pengajaran, penelitian, pengabdian, dan penunjang. Sedangkan non tri dharma meliputi kehadiran (harian dan brifing), kepangkatan, kemampuan bahasa inggris, kemampuan Bahasa Indonesia, dan penggunaan elearning. permsalahan yang sering muncul ketika melakukan penilaian kinerja yaitu pada bidang kedisiplinan (presensi). Beberapa masalah yaitu: (1) dosen sering kali lupa melakukan presensi waktu masuk dan pulang, (2) banyaknya permohonan perbaikan presensi, (3) perekapan presensi bulanan yang terganggu. Berdasarkan permasalahan tersebut didalam penelitian ini dilakukan pengembangan integrasi presensi dalam bentuk smart attendance menggunakan metode waterfall. Metode waterfall memiliki lima tahapan yaitu communication, planning, medeling, construction dan deployment. Hasil pengmbangan yang dilakukan berupa smart attendance yang dapat menampilkan informasi secara intergrasi mulai dari mesin presensi, sistem informasi akademik dan pelaporan.Kata kunci: Kehadiran, Kinerja Dosen, Smart Attendanc

    231

    full texts

    247

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    KLIK - Kumpulan Jurnal Ilmu Komputer
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇