Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
3890 research outputs found
Sort by
Studi Literatur: Analisis Pengaruh Likuiditas Terhadap Penghindaran Pajak pada Perusahaan Manufaktur Sektor Makanan dan Minuman Tahun 2020-2024
Penghindaran pajak merupakan salah satu strategi legal yang digunakan perusahaan untuk meminimalkan beban pajak, namun praktik ini dapat berdampak negatif terhadap penerimaan negara. Salah satu faktor internal yang mempengaruhi perusahaan dalam melakukan penghindaran pajak adalah likuiditas, yaitu kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara likuiditas dan penghindaran pajak melalui pendekatan studi literatur terhadap sepuluh jurnal nasional yang relevan dan dipublikasikan pada periode 2020–2024. Fokus kajian diarahkan pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.Hasil telaah menunjukkan bahwa pengaruh likuiditas terhadap penghindaran pajak bersifat tidak konsisten. Beberapa penelitian menemukan pengaruh negatif yang artinya perusahaan dengan likuiditas tinggi lebih patuh terhadap pajak. Namun, ada pula temuan yang menunjukkan pengaruh positif, di mana perusahaan dengan jumlah pendapatan yang tinggi justru lebih agresif dalam menyusun strategi penghindaran pajak. Sebagian penelitian lainnya menyatakan tidak terdapat pengaruh signifikan antara likuiditas dan penghindaran pajak. Perbedaan hasil ini mengindikasikan perlunya kajian lanjutan dengan mempertimbangkan variabel kontrol dan pendekatan empiris.Kata Kunci: Likuiditas, Penghindaran Pajak, Perusahaan Manufaktur, Studi Literatur, Makanan dan Minuma
Pengaruh Literasi Keuangan terhadap Keberlangsungan Usaha pada UMKM Kuliner di Kota Bima
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel independen yaitu literasi keuangan terhadap variabel dependen yaitu keberlanggsungan usaha yang berfokus pada UMKM kuliner di kota bima pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhan melalui SPSS 26. Pengujian dilakukan kepada 90 responden yang dihitung menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling dengan populasi UMKM kuliner yang terdaftar di Dinas Koperindag Kota Bima. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif antara literasi keuangan dan keberlangsungan usaha dengan nilai signifikansi yang memenuhi kriteria penerimaan hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa literasi keuangan berpengaruh signifikan terhadap keberlangsungan usaha pada UMKM kuliner di Kota Bima. Literasi keuangan yang baik dapat memberikan dampak positif pada keberlangsungan usaha kuliner sehingga para pelaku usaha kuliner tetap dapat bersaing di pasar dan mengelola keuangan dengan lebih efektif
Pengaruh Literasi Keuangan, Kecerdasan Spiritual, dan Lingkungan Sosial Terhadap Pengelolaan Keuangan Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, kecerdasan spiritual, dan lingkungan sosial terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa. Pengentahuan literasi keuangan penting dipelajari karena dapat dijadikan bekal mahasiswa dalam pengambilan keputusan terkait dengan pengelolaan keuangan secara bijaksana. Kecerdasan spiritual membantu mahasiswa untuk dapat terhindar dari perilaku konsumtif dengan berdasarkan nilai moral dan pengendalian dari dalam diri setiap individu. Selain dari kedua variabel tersebut, lingkungan sosial turut serta memainkan peran dalam membentuk kepribadian mahasiswa sehingga pengelolaan keuangannya dipengaruhi oleh perilaku dari lingkungan sosialnya. Penelitian ini menggunakan metode literatur riview dengan menganalisis sepuluh jurnal dengan topik tiga variabel dependen yaitu literasi keuangan, kecerdasan spiritual, dan lingkungan sosial, serta variabel independent pengelolaan keuangan dengan objek penelitian pada kalangan mahasiswa. Jurnal yang dicantumkan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pencarian jurnal dilakukan secara manual menggunakan google schoolar. Literatur riview ini disusun untuk memberikan gambaran secara komperhensif mengenai ketiga variabel dalam membentuk perilaku pengelolaan keuangan yang sehat dikalangan mahasiswa. Kata Kunci: Literasi Keuangan, Kecerdasan Spiritual, Lingkungan Sosial, dan Pengelolaan Keuangan Mahasiswa
Pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan Dan Promosi Terhadap kepuasan konsumen Pada Grand Elty Krakatoa
Industri pariwisata merupakan salah satu industri terbesar dan merupakan sektor jasa dengan tingkat pertumbuhan paling pesat di dunia saat ini, Bersama dengan industri teknologi dan informasi. Objek wisata merupakan produk jasa yang ditawarkan oleh suatu perusahaan jasa dengan harapan agar konsumen datang untuk berkunjung dan menikmati objek wisata yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Harga, Kualitas Pelayanan Dan Promosi Terhadap Kepuasan konsumen baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, metode pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) yang dibagikan kepada pengunjung yang pernah menginap di Grand Elty Krakatoa, populasi pada penelitian ini adalah semua pengunjung yang pernah menginap di Grand Elty Krakatoa, dan pengambilan sampel pada penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan sampel sebanyak 97 responden, uji instrument menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik, analisis pada penelitian ini menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (H1) Nilai thitung 2,552 > ttabel 1.661 artinya Harga berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Kepuasan konsumen. (H2) Nilai thitung 4,207 > ttabel 1.661 artinya Kualitas Pelayanan berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Kepuasan konsumen (H3) Nilai thitung 10,280 > ttabel 1.661 artinya promosi berpengaruh positif dan Signifikan terhadap kepuasan konsumen (H4) nilai fhitung 78,803 > ftabel 2,70 artinya harga, kualitas pelayanan dan promosi secara simultan berpengaruh positif dan Signifikan terhadap kepuasan konsumen pada Grand Elty Krakatoa (Study kasus tamu menginap di Grand Elty Krakatoa). Kesimpulan pada penelitian ini adalah sebagai berikut : harga, kualitas pelayanan dan promosi secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen pada Grand Elty Krakatoa (Study kasus tamu menginap di Grand Elty Krakatoa) Kata Kunci: Harga, Kualitas Pelayanan, Promosi, Kepuasan Konsume
Financial Technology and Behavioral Financial Management
This study examines the influence of financial technology payment usage on students’ financial management behavior. Fintech, as a technological innovation in the financial sector, offers ease, speed, and accessibility for various financial transactions. With the increasing use of digital wallets and mobile banking applications among Indonesian students, this research investigates whether such usage translates into improved financial management. Data were collected from 30 students at the Faculty of Economics and Business, Universitas Negeri Padang, who had taken finance-related courses. A simple linear regression analysis revealed a strong and statistically significant positive relationship between fintech payment usage and financial management behavior. The findings indicate that students who actively use fintech services tend to manage their finances more effectively—tracking expenses, budgeting, and making informed financial decisions. However, the study also acknowledges the need for financial literacy to prevent impulsive spending and ensure safe usage of digital financial tools. These results highlight the role of financial technology not only in facilitating transactions but also in shaping responsible financial habits among young users. Further research is recommended to explore additional factors influencing financial behavior beyond fintech usage
Peran Evaluasi Pelatihan dalam Optimalisasi Manajemen Talenta di Era Digita
Di era digital seperti sekarang ini yang terus berkembang, organisasi dituntut untuk dapat memiliki sistem manajemen talenta yang fleksibel dan berkelanjutan guna menghadapi tantangan global. Salah satu aspek kunci dalam pengelolaan talenta adalah kemampuan pelatihan yang diberikan kepada karyawan. Artikel ini membahas peran strategis evaluasi pelatihan dalam mendukung optimalisasi manajemen talenta, dengan fokus pada bagaimana evaluasi yang tepat dapat meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan retensi karyawan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka dan analisis tematik, penelitian ini menyoroti pentingnya penerapan model evaluasi seperti Kirkpatrick dan ROI (Return on Investment) untuk menilai dampak pelatihan terhadap kinerja individu maupun organisasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa evaluasi pelatihan yang sistematis tidak hanya memberikan umpan balik terhadap efektivitas program, tetapi juga menjadi alat penting dalam merancang strategi pengembangan SDM berbasis data. Dengan demikian, evaluasi pelatihan memainkan peran vital dalam memastikan bahwa investasi dalam pengembangan talenta sejalan dengan tujuan transformasi digital organisasi.Kata kunci: evaluasi pelatihan, optimalisasi manajemen talenta, era digital
Pengaruh Motivasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Astakriya Handcraft
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Metode dalam pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada 45 responden karyawan pada PT. Astakriya Handcraft. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat asosiatif dengan menggunakan data primer. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 6,257 > 2,01 dan signifikan 0,000 2,01 dan signifikan 0,002 3,21 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05.. Kata Kunci: Motivasi, budaya organisasi, kinerja karyawan
Pengaruh Aksesibilitas Dan Citra Destinasi Terhadap Minat Berkunjung Kembali Wisatawan Domestik Pada Objek Wisata Way Tebing Ceppa Taman Baru Penengahan Lampung Selatan
Di era masa kini pariwisata menjadi salah satu sektor penting dalam mendukung perekonomian Negara Indonesia, dengan keindahan alam serta kekayaan budaya Indonesia menjadi Negara dengan potensi wisata yang sangat baik. Objek wisata Way Tebing Ceppa merupakan salah satu objek wisata yang berada di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara Variabel Aksesibilitas dan Variabel Citra Destinasi terhadap Variabel Minat Berkunjung Kembali Wisatawan Domestik pada objek wisata Way Tebing Ceppa Taman Baru Penengahan Lampung Selatan baik secara parsial maupun simultan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode Non-Probability Sampling, jenis data yang digunakan yaitu berupa kuesioner (angket). Populasi pada penelitian ini adalah jumlah pengunjung objek wisata Way Tebing Ceppapada tahun 2024. dengan jumlah sampel 100 responden. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Kuantitatif. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji t, uji f, uji koefisien korelasi danuji koefisien determinasi dengan aplikasi SPSS 26. Hasil penelitian ini menunjukanbahwa Variabel Aksesibilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Variabel Minat Berkunjung Kembali Wisatawan Domestik pada objek wisata Way Tebing Ceppa Taman Baru Penengahan Lampung Selatan, sedangkan Variabel Citra Destinasi tidak berpengaruh terhadap Variabel Minat Berkunjung Kembali Wisatawan Domestik pada objek wisata Way Tebing Ceppa Taman Baru Penengahan Lampung Selatan. Variabel Aksesibilitas dan Variabel Citra Destinasi secarabersama-sama memilikipengaruhpositif dan signifikan terhadap Variabel Minat Berkunjung Kembali wisatawan domestik. Kata Kunci: Aksesibilitas, Citra Destinasi, Minat Berkunjung Kembal
The Influence of Cash Payments and QRIS (Quick Response Indonesia Standard) on Repurchase Intention at Boja Coffee & Roastery Bandar Lampung in the Digital Era
This research examines how cash payments and QRIS (Quick Response Indonesian Standard) affect repurchase intention at BOJA Coffee & Roastery Bandar Lampung. Repurchase intention is a key sign of business longevity since repeat buyers give income stability. Customer-loyal companies are more robust to competition and market shifts. Digitalization in business has changed financial transactions, making non-cash payment alternatives more widespread. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) is used by many industries to improve efficiency and customer service. This quantitative research employs questionnaires to obtain primary and secondary data from 232 Bandar Lampung BOJA Coffe & Roastery consumers. The association between cash payment, QRIS, and repurchase intention is examined using simple linear regression. The study found no significant impact of cash payments on repurchase intention, with a significance value of 0.068. On the other hand, QRIS payments have a positive and substantial impact (0.000)
Pengelolaan Alokasi Dana Desa dalam Upaya Pembangunan di Desa Arallae Kecamatan Kahu Kabupaten Bone
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengeloaan Alokasi Dana Desa dalam Upaya Pembangunan di Desa Arallae Kecamatan Kahu Kabupaten Bone. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif desktiptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari Kepala Desa, Sekertaris Desa, Bendahara Desa, Ketua BPD, dan Masyarakat Desa Arallae. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Arallae meliputi lima tahapan utama, yaitu, perencanaan, pelaksanaan, penatausaha, pelaporan, dan pertanggungjawaban. Secara umum, pelaksanaan pengelolaan dana telah mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dan petunjuk teknis dari pemerintah. Namun, dalam praktiknya masih terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, keterlambatan pencairan dana, serta minimnya partisipasi Masyarakat dalam proses perencanaan dan pengawasan. Untuk mengatasi kendala tersebut, diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan dan pendampingan teknis, serta penguatan sistem transparasi dan akuntabilitas. Selain itu, peningkatan partisipasi Masyarakat pada tahap pengelolaan dana desa sangat penting guna memastikan bahwa penggunaan dana benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan perioritas pembangunan dan kesejahteraan Masyarakat secara berkelanjutan