Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
3890 research outputs found
Sort by
Determinasi Kinerja Karyawan Melalui Kepemimpinan Transformasional, Kompensasi, dan Lingkungan Kerja
Sektor industri pengolahan botol kaca dicirikan oleh kompleksitas operasional yang substansial, yang mencakup karakteristik produksi berintensitas energi tinggi, potensi risiko keselamatan kerja yang signifikan, serta tuntutan terhadap tingkat presisi dan konsistensi yang tinggi. Dalam konteks tersebut, kinerja sumber daya manusia menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kepemimpinan transformasional, sistem kompensasi, dan kondisi lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan pengolahan botol kaca yang berlokasi di Surabaya. Metodologi penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan melibatkan 58 responden melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilaksanakan menggunakan instrumen kuesioner dengan skala Likert lima poin, sementara analisis data dilakukan melalui teknik regresi linear berganda dengan dukungan perangkat lunak statistik. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kepemimpinan transformasional, kompensasi, dan lingkungan kerja secara simultan maupun parsial memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Model penelitian ini menunjukkan kapasitas penjelasan yang memadai dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,616. Implikasi penelitian menegaskan bahwa peningkatan kinerja dalam industri manufaktur berintensitas tinggi memerlukan pendekatan terintegrasi yang mencakup kepemimpinan inspiratif, sistem kompensasi berkeadilan, serta lingkungan kerja kondusif dalam kerangka strategi pengembangan sumber daya manusia dan keberlanjutan organisasi
Pengaruh Kualitas Produk, Pelayanan, dan Persepsi Harga Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Hawai Bakery Outlet Bandara Domine Eduard Osok Kota Sorong)
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas produk, kualitas pelayanan, dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian konsumen Hawai Bakery outlet Bandara Domine Eduard Osok Kota Sorong. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 53 konsumen. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan kualitas produk, kualitas pelayanan, dan persepsi harga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai koefisien determinasi sebesar 72,3%. Secara parsial, kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan persepsi harga tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada konteks ritel bandara, konsumen lebih memprioritaskan kualitas produk dan pelayanan dibandingkan faktor harga. Penelitian ini memberikan implikasi manajerial bagi pengelolaan strategi pemasaran berbasis peningkatan mutu produk dan pelayanan untuk mendorong keputusan pembelian
An Analysis of Amenity Standards Compliance in Meat Tourism Village Based on Regulation No. 3/2022
This study analyzes the compliance of tourism amenity development in Meat Tourism Village with the standards stipulated in Regulation Number 3 of 2022. Adopting a qualitative evaluative approach, data were collected through field observations, semi-structured interviews, and document analysis. A compliance matrix was developed to compare regulatory requirements with actual field conditions. The results indicate a moderate level of compliance, with 55% of assessed indicators categorized as compliant, 33% partially compliant, and 12% non-compliant. While core physical infrastructure such as parking areas, gazebos, public spaces, and pedestrian pathways has been established, gaps remain in maintenance systems, waste management, and informational support. These findings suggest that physical development alone does not ensure sustained regulatory adherence; effective governance, routine maintenance, and continuous monitoring are essential. This study contributes to tourism infrastructure governance evaluation by integrating regulatory compliance assessment with policy implementation perspectives, providing practical insights for improving amenity management in tourism villages.
Keywords : Amenity Standards; Governance, Regulatory; Compliance; Sustainable Tourism; Tourism Villag
School Management Strategy and Synergy with the School Committee in Improving the Quality of Education at UPT SMA Negeri 20 Bone
This study aims to analyze the school management strategy implemented in SMA Negeri 20 Bone and examine the synergy between the school and the school committee in improving the quality of education. The approach used is qualitative by involving key informants, namely the Principal, Teachers, administrative staff, and the School Committee.The results of the study indicate that strategies for improving the quality of education at SMA Negeri 20 Bone include: (1) Improving the competence of the principal through educational leadership training and quality-based management; (2) Active involvement of teachers in the school program planning process and curriculum development based on student needs; (3) Improvement of the administration system through the application of information technology to increase efficiency and transparency; and (4) Continuous evaluation to monitor the effectiveness of the strategies implemented.In addition, synergy between schools and school committees is an important factor in encouraging improvements in the quality of education. School committees act as strategic partners by carrying out several main functions, namely: (1) Providing input and supervision of school budget planning and management; (2) Facilitating collaboration between schools and the community, including industry partners and other educational institutions; (3) Initiating supporting programs such as student skills training, career seminars, and extracurricular development; and (4) Monitoring transparency and accountability in the management of school funds and policies.This finding confirms that improving the quality of education at SMA Negeri 20 Bone requires close and continuous collaboration between the school and the school committee. By implementing a structured management strategy and strengthening the role of the school committee, it is expected to create an effective and conducive learning environment for student development.Keywords: Strategy, School Management, Synergy, School Committee, Quality of Educatio
Pengaruh Komunikasi Organisasi, Teknologi Informasi dan Motivasi terhadap Kinerja Guru melalui Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening pada SMKN 2 Kota Solok
Kinerja guru adalah kemampuan yang ditunjukkan oleh guru dalam melaksanakan tugas atau pekerjaannya. Kinerja dikatakan baik dan memuaskan apabila apabila tujuan yang dicapai sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi organisasi, teknologi informasi, dan motivasi terhadap kinerja guru di SMKN 2 Solok yang dimediasi oleh variabel kepuasan kerja. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2025 di SMK Negeri 2 Kota Solok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menyebar kuisioner pada 100 orang responden yang merupakan guru yang bekerja di SMK Negeri 2 Solok. Untuk mengukur tanggapan responden terhadap topik yang diteliti, kuisioner yang dibagikan menggunakan skala Likert dengan lima kelas, yaitu sangat tidak setuju (1) tidak setuju (2), kurang setuju (3), setuju (4), dan sangat setuju (5). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah PLS-SEM (Partial Least Squares Structural Equation Modeling), yaitu teknik analisis statistik multivariat berbasis varian yang digunakan untuk menguji hubungan antar variabel (model struktural) dan variabel dengan indikatornya (model pengukuran). Kepuasan kerja mampu memediasi komunikasi organisasi terhadap kinerja guru dengan pengaruh positif dan signifikan. Kepuasan kerja tidak dapat memediasi teknologi informasi terhadap kinerja guru, juga tidak dapat memediasi motivasi terhadap kinerja guru
Membangun Ketahanan Digital: Integrasi Critical Thinking Dalam Literasi Media Sosial Bagi Generasi Z
Perkembangan teknologi digital yang cepat telah membawa perubahan besar dalam cara masyarakat, terutama Generasi Z, mengakses, memproduksi, dan mendistribusikan informasi. Generasi Z merupakan kelompok yang sejak usia dini telah terbiasa menggunakan internet, media sosial, dan berbagai platform digital sebagai sumber utama informasi dan sarana interaksi sosial. Meskipun memiliki keterampilan teknis digital yang tinggi, Generasi Z juga menghadapi berbagai tantangan serius, seperti paparan terhadap misinformasi, manipulasi konten digital, penyalahgunaan data pribadi, serta ancaman keamanan siber. Kemunculan teknologi canggih seperti kecerdasan buatan, rekayasa digital, dan deepfake semakin meningkatkan kompleksitas ekosistem informasi digital, sehingga konten yang terlihat autentik tidak selalu dapat dipercaya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pentingnya ketahanan digital Generasi Z dengan menekankan peran berpikir kritis dan literasi media digital sebagai kemampuan utama yang perlu dikembangkan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai penelitian baik ditingkat nasional maupun internasional yang berkaitan dengan topik ketahanan digital, berpikir kritis, dan literasi media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa berpikir kritis dasar yang penting dalam memperkuat ketahanan digital karena memungkinkan individu untuk menganalisis informasi secara mendalam, mengevaluasi kredibilitas sumber, serta membuat keputusan digital secara rasional dan bertanggung jawab. Selain itu, literasi media digital berfungsi sebagai penerapan praktis dari berpikir kritis dalam aktivitas bermedia, khususnya di media sosial. Dengan penguatan berpikir kritis dan literasi media digital, Generasi Z diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang tidak hanya aktif secara teknis, tetapi juga cerdas, kritis, dan tangguh dalam menghadapi risiko digital. Kata Kunci: ketahanan digital, pemikiran kritis, literasi media digital, Generasi Z
Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance(GCG) Terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua
Penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance(GCG) menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan melalui penciptaan lingkungan kerja yang transparan, akuntabel, dan profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governanceterhadap kinerja karyawan pada Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua yang berjumlah 102 orang. Penentuan jumlah responden menggunakan metode sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel penelitian sebanyak 100 responden. Untuk menganalisis data, digunakan uji instrumen, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis, serta koefisien determinasi dengan bantuan software SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Good Corporate Governanceberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai t hitung > t tabel, yaitu sebesar 11,914 > 1,983 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Semakin baik penerapan prinsip-prinsip GCG seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, maka semakin meningkat pula kinerja karyawan Perumda Tirtanadi Cabang Deli Tua. Oleh karena itu, penting bagi manajemen perusahaan, khususnya di bidang BUMD, untuk memahami dan mengoptimalkan penerapan Good Corporate Governanceagar mampu meningkatkan kinerja karyawan serta mempertahankan kualitas pelayanan publik di tengah persaingan yang semakin ketat.Kata Kunci: Good Corporate Governance, Kinerja Karyawan, BUM
Digital Literacy, Electronic Word Of Mouth Dan Strategi Social Media Marketing Terhadap Peningkatan Penjualan Umkm Kota Sungai Penuh
This study aims to determine the influence of Digital Literacy, Electronic Word of Mouth (E-WOM), and Social Media Marketing on sales improvement of MSMEs, with a case study on CN Store. The research employs a quantitative method with purposive sampling, involving 90 consumer respondents. Data analysis techniques include multiple linear regression, t-test, F-test, and the coefficient of determination. The results show that Digital Literacy does not have a significant partial effect on sales improvement (significance value 0.407 > 0.05). E-WOM has a positive and significant effect and is identified as the most dominant variable (significance value 0.000 0.05). Simultaneously, the three variables significantly influence sales improvement, indicated by an F-value of 37.609 with a significance level of 0.000 < 0.05. The determination coefficient (R Square) of 0.567 indicates that 56.7% of the variation in sales improvement is explained by the independent variables, while the remaining 43.3% is influenced by other factors
External Reference Price sebagai Faktor Penentu Keputusan Pembelian Produk Fashion Gen Z di E-Commerce Shopee
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Harga Referensi Eksternal terhadap keputusan Gen Z dalam membeli barang fashion di platform e-commerce Shopee. Analisis regresi bersama dengan penelitian kuantitatif adalah metodologi penelitian yang digunakan. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data dari 50 responden guna menilai bagaimana harga referensi eksternal—khususnya, flash sale dan harga coret—mempengaruhi keputusan Gen Z untuk membeli barang fashion di Shopee. Temuan penelitian menunjukkan bahwa flash sale dan harga coret memiliki dampak positif terhadap keputusan konsumen untuk membeli. Bersama-sama, kedua faktor ini mempengaruhi 62,5% dari keputusan pembelian yang dibuat. Hal ini menunjukkan bahwa penyajian harga yang dikombinasikan dengan strategi urgensi waktu yang merupakan stimulus yang efektif dalam memengaruhi perilaku pembelian Generasi Z yang responsif terhadap promosi visual dan berbatas waktu di lingkungan e-commerce. Harga Coret membentuk persepsi penghematan, sedangkan Flash Sale mempercepat keputusan melalui tekanan waktu. Integrasi kedua strategi tersebut menunjukkan bahwa stimulus harga berbasis referensi dan urgensi waktu bekerja secara komplementer dalam memengaruhi perilaku konsumen Generasi Z
Analisis Fundamental, Teknikal, Bandarmologi dalam Pengambilan Keputusan Investasi Saham bagi Investor Ritel
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis fundamental, teknikal, dan bandarmologi dalam pengambilan keputusan investasi saham bagi investor ritel. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan analisis korelasi berganda. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan dengan periode pengamatan tahun 2020. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 3 perusahaan farmasi yakni: PT KAEF, PT KLBF, dan PT SIDO. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT KLBF dan PT SIDO merupakan perusahaan farmasi yang memiliki nilai saham yang baik. Sehingga dalam pengambilan keputusan investasi saham yang tepat dilakukan pada PT KLBF dan PT SIDO, karena dapat memberikan keuntungan bagi investor ritel. Kemudian berdasarkan hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa variabel (X1) fundamental, (X2) Teknikal, (X3) Bandarmologi memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap variabel (Y). Keputusan investasi saham dengan nilai R 0.993 yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang sangat kuat.