Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
3890 research outputs found
Sort by
Meta-Analisis Faktor Pendorong dan Penghambat Adopsi Teknologi UMKM di Tanah Laut
Transformasi digital menjadi kunci peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era Revolusi Industri 4.0. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor pendorong dan penghambat adopsi teknologi pada UMKM di Indonesia dengan fokus kontekstual pada Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dan meta-analysis terhadap 35 artikel ilmiah, laporan BPS, serta dokumen kebijakan terkait digitalisasi UMKM pada periode 2014–2025. Analisis dilakukan melalui content analysis dan thematic coding berdasarkan kerangka teori Technology Acceptance Model (TAM), Diffusion of Innovations (DOI), dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendorong adopsi teknologi meliputi persepsi kemudahan dan kegunaan teknologi, dukungan kebijakan pemerintah, ketersediaan infrastruktur digital, serta pengaruh sosial dan jejaring bisnis. Faktor penghambat mencakup rendahnya literasi digital, keterbatasan biaya, infrastruktur internet yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Analisis kontekstual Tanah Laut memperlihatkan peran pemerintah lokal yang dominan melalui program pelatihan dan fasilitasi modal, namun hambatan infrastruktur dan literasi digital masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi digital berbasis komunitas, pengembangan infrastruktur internet di desa produktif, insentif fiskal untuk early adopter, serta penguatan kolaborasi triple helix guna membangun ekosistem inovasi. Temuan ini diharapkan menjadi referensi akademis dan masukan kebijakan dalam mempercepat transformasi digital UMKM di daerah semi-periferal.
Kata kunci: UMKM, Adopsi Teknologi, Digitalisasi, Meta-Analisis, Literasi Digital
Pengaruh Murabahah Dan Musyarakah Terhadap Laba Bank Syariah Indonesia
Penelitian ini bertujuan melihat pertumbuhan dan pengaruh piutang pembiayaan murabahah dan musyarakah terhadap pertumbuhan laba Bank Syariah Indonesia (BSI) periode tahun 2022 - 2025. Murabahah adalah skema piutang pembiayaan yang paling utama, sedangkan musyarakah adalah skema kerjasama utama yang paling banyak disalurkan. Trend pertumbuhan murabahah mengalami kenaikan selama periode pengamatan. Data penelitian diambil dari laporan keuangan triwulan sejak kuartal 4 tahun 2022 hingga kuartal 1 tahun 2025 di website perseroan. Rata-rata pertumbuhan murabahah sebesar 6.90%, sedangkan rata-rata pertumbuhan musyarakah sebesar 36.71%. Pertumbuhan Laba mengalami kenaikan rata-rata sebesar 66.04% selama periode penelitian. Hasil penelitian menampilkan bahwa murabahah menghasilkan dampak positif terhadap laba BSI
Strategi Adaptasi Toko kelontong dalam Menghadapi Kehadiran Toko Ritel Modern: di Lingkungan Desa Kalijaya Cikarang Barat, Bekasi
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi adaptasi yang dilakukan oleh toko kelontong dalam menghadapi persaingan dengan toko ritel modern di desa Kalijaya. Kehadiran ritel modern seperti Indomaret dan Alfamart telah mengubah pola konsumsi masyarakat dan menurunkan daya saing toko kelontong tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari enam pemilik toko kelontong yang telah menjalankan usahanya minimal tiga tahun dan berlokasi dekat dengan ritel modern.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehadiran ritel modern berdampak signifikan pada penurunan jumlah pelanggan dan meningkatnya tekanan persaingan harga bagi toko kelontong. Namun, toko kelontong yang mampu menerapkan strategi adaptasi seperti pelayanan personal, sistem pembayaran hutang, penyesuaian produk dan harga, sudah menggunakan teknologi sederhana (WhatsApp dan aplikasi pencatatan keuangan digital) tetap dapat mempertahankan usahanya. Faktor pendukung keberhasilan strategi ini antara lain kedekatan sosial dengan pelanggan dan lokasi yang strategis. Dengan demikian, meskipun dihadapkan pada dominasi ritel modern, toko kelontong masih memiliki peran penting dan strategis dalam ekonomi desa, terutama sebagai simpul sosial-ekonomi masyarakat lokal.
Kata Kunci: Strategi Adaptasi1, Toko Kelontong2, Ritel Modern
Perancangan Rebranding Untuk Meningkatkan Brand Awarness Rumah Kue Wiweka Sebagai Toko Oleh-Oleh Khas Batam
The culinary sector is growing rapidly in Batam because tourists are willing to pay high prices for local specialties. This has led to the emergence of many food and souvenir shops in Batam. Therefore, a unique brand identity is needed. One of Batam's specialty souvenir shops, Rumah Kue Wiweka, has a vision of becoming the primary choice for tourists. However, Rumah Kue Wiweka has a weak brand identity, making it difficult for tourists to recognize it. A rebranding design is a possible solution so that Rumah Kue Wiweka can strengthen its brand identity as the number one choice souvenir shop in Batam. This design uses qualitative research methods that prioritize interviews, literature studies, and customer journey analysis. Several concepts generated from the data analysis will later serve as references in the rebranding design: verbal concepts, visual concepts, and media concepts. Thus, this design is expected to be a solution for Rumah Kue Wiweka to increase brand awareness as a specialty souvenir shop in Batam
Penguatan Kepemimpinan Kepala Daerah dan Tata Kelola Pemerintahan Daerah Guna Mengakselerasi Pembangunan Daerah dan Sinkronisasi Astacita Presiden Prabowo Subianto
Pembangunan daerah di Indonesia masih menghadapi tantangan besar, khususnya disparitas antara Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa. Ketimpangan infrastruktur, anggaran, sumber daya manusia, dan investasi menjadi penyebab utama kesenjangan ini. Kepemimpinan kepala daerah dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) menjadi kunci untuk mengatasi tantangan tersebut. Visi Presiden Prabowo Subianto, Astacita, yang menekankan pembangunan berkelanjutan, pemerataan ekonomi, dan peningkatan kualitas SDM, sangat relevan dalam konteks ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan dan tata kelola dalam mendorong pembangunan daerah serta strategi mengurangi disparitas dan menyelaraskan kebijakan daerah dengan visi nasional. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, berfokus pada fenomena kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kapasitas kepemimpinan, kolaborasi antar daerah, pemanfaatan teknologi digital, dan partisipasi masyarakat merupakan langkah strategis. Selain itu, sinkronisasi kebijakan daerah dengan visi Astacita diperlukan untuk pembangunan inklusif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, kepemimpinan yang kuat, transparan, akuntabel, dan partisipatif menjadi kunci utama. Rekomendasi mencakup peningkatan kapasitas kepemimpinan, penguatan kerja sama antar daerah, optimalisasi teknologi, serta evaluasi kinerja yang komprehensif. Dengan implementasi rekomendasi ini, diharapkan pembangunan daerah menjadi lebih merata, inklusif, dan sejalan dengan visi nasional
Evaluasi Penerapan Pmk 59 Tahun 2022 Terhadap Pengawasan Wajib Pajak Instansi Pemerintah Oleh Kpp Pratama Lubuk Pakam
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022 pada proses penyetoran Pajak Pertambahan Nilai oleh Bendahara Instansi Pemerintah dan melakukan evaluasi atas penerapan peraturan tersebut pada KPP Pratama Lubuk Pakam serta menjelaskan kegiatan Pengawasan Bendahara Instansi Pemerintah sebelum dan sesudah penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022. Evaluasi dinilai menggunakan kriteria Evaluasi Kebijakan yang telah dikeluarkan OECD pada Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi retrospektif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pada penelitian ini, data dan fenomena akan dikumpulkan melalui informan lalu dianalisis menggunakan triangulasi sumber data yaitu data sekunder dari studi literatur dan data primer dari hasil wawancara terhadap informan yang terlibat langsung dengan kegiatan pengawasan wajib pajak instansi pemerintah pada KPP Pratama Lubuk Pakam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022 pada KPP Pratama Lubuk Pakam sudah dilakukan sepenuhnya meskipun mengalami kendala pada proses pengumpulan data belanja wajib pajak instansi akibat dari minimnya jumlah pelaporan SPT Masa Unifikasi untuk pelaporan PPN. Hasil evaluasi penerapan peraturan Menteri Keuangan PMK 59/PMK.03/2022 menunjukkan peningkatan yang signifikan pada penerimaan pajak dari sektor bendahara instansi pemerintah dan terdapat kendala yang menjadi tantangan bagi Account Representative dalam menjalankan tugas pengawasan wajib pajak instansi pemerintah.
Kata Kunci: pengawasan wajib pajak instansi pemerintah; evaluasi kebijakan; kriteria OEC
Peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan UMKM di Desa Mongiilo Utara Kecamatan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Mongiilo Utara, Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, serta factor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan peran tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari satu informan kunci yaitu Kepala Desa Mongiilo Utara, dan Sembilan informan pendukung yang merupakan pelaku UMKM di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Pemerintah Desa dalam Pengembangan UMKM meliputi pemahaman dan komitmen terhadap UMKM, penyusunan program dan kebijakan desa yang mendukung, serta bentuk dukungan langsung kepada pelaku usaha. Faktor pendukung keberhasilan program ini adalah tingginya perhatian pemerintah desa melalui bantuan modal, pelatihan, pendampingan, dan pemasaran. Sementara factor penghambat mencakup rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola usaha, serta tantanga n eksternal seperti penjualan yang tidak stabil, cuaca, jumlah pelanggan, dan persaingan pasar. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam mendorong UMKM untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi lokal
Analisis Penerapan PSAK No.45 Tentang Laporan Keuangan Pada Taman Kanak–Kanak Santa Clara Simalingkar B Medan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan PSAK No. 45 tentang laporan keuangan pada Taman Kanak-Kanak (TK) Santa Clara Simalingkar B Medan. PSAK No. 45 mengatur tentang penyusunan laporan keuangan organisasi nirlaba, termasuk lembaga pendidikan. Lokasi penelitian ini adalah TK Santa Clara Simalingkar B Medan dengan subjek penelitian adalah bagian administrasi keuangan sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui dokumen dan observasi langsung. Metode analisis yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang membandingkan antara teori PSAK No. 45 dan praktik penyusunan laporan keuangan yang dilakukan oleh pihak sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan, TK Santa Clara Simalingkar B Medan telah menerapkan PSAK No. 45 dalam penyajian laporan keuangan yang terdiri dari laporan posisi keuangan, laporan aktivitas, dan laporan arus kas. Meskipun demikian, terdapat perbedaan dalam penyebutan istilah dan klasifikasi akun-akun tertentu, terutama dalam laporan aktivitas yang disebutkan dalam PSAK No. 45 sebagai laporan aktivitas, sementara di sekolah ini disebut sebagai laporan operasional. Selain itu, pengklasifikasian perubahan aktiva bersih yang terikat dan tidak terikat dalam laporan operasional juga tidak dilakukan secara rinci sesuai dengan ketentuan PSAK No. 45. Penelitian ini menyarankan agar pihak sekolah lebih menyelaraskan penyusunan laporan keuangan dengan standar yang ada untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan. Kata kunci : PSAK No. 45, laporan keuangan, TK Santa Clara Simalingkar B Medan, laporan aktivitas, laporan operasional
Analisis Sistem Pengendalian Manajemen Terhadap Kinerja Keuangan Pada Bank Konvensional Dengan Mediasi Sistem Informasi Akuntansi.
Studi ini memiliki tujuan agar dapat memberikan jawaban atas ketidakpastian terkait efektifitas sistem pengendalian manajemen (SPM) dalam meningkatkan kinerja keuangan, dengan menjadikan sistem informasi akuntansi (SIA) sebagai mediator. Studi ini menerapkan metode deskriptif berbasis survei, dengan data dikumpulkan dengan memakai kuesioner serta dianalisis dengan memakai regresi sederhana dengan memanfaatkan software SPSS versi 23. Hipotesis yang diuji mencakup hubungan antara SPM dan kinerja keuangan, pengaruh SIA terhadap kinerja keuangan, pengaruh SPM terhadap SIA, serta pengaruh tidak langsung SPM terhadap kinerja keuangan yang dimediasi oleh SIA. Temuan menunjukan bahwa pengaruh langsung SPM terhadap kinerja keuangan tidak signifikan secara statistic. Sedangkan SIA berpengaruh positif. SPM juga terbukti mempengaruhi SIA. Analisis mediasi mengungkapkan bahwa pengaruh langsung SPM terhadap kinerja keuangan (0,313) lebih besar daripada pengaruh tidak langsung melalui SIA (0,101), menunjukkan bahwa SIA hanya memediasi secara parsial. Hal ini mengindikasikan adanya variabel lain yang mungkin berperan dalam memediasi hubungan SPM dengan kinerja keuangan. Berdasarkan temuan ini, peneliti merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk menambahkan variabel mediasi atau moderasi lain guna memperluas pemahaman tentang mekanisme peningkatan kinerja keuangan. Implikasinya, perusahaan perlu memperkuat SIA dan mengekplorasi factor pendukung lain dalam penerapan SPM. Kata Kunci: sistem pengendalian manajemen, kinerja keuangan, sistem informasi akuntans
Konsep Investasi Islam dalam Mencapai Keadilan Ekonomi
Islam sebagai agama yang universal dan komprehensif, yang mencakup segala aspek kehidupan. Salah satunya adalah aspek ekonomi, yaitu Investasi. Investasi merupakan aktivitas yang penting dan sangat dianjurkan dalam Islam. Hal telah tertuang dalam Al-Qur’an seperti pada surah Lukman, Al-Haysr, An-nisa, dan lain-lain. Hanya investasi yang memenuhi unsur syariah saja yang dapat dilakukan oleh seorang investor. Islam menganjurkan investasi tetapi tidak semua bidang usaha diperbolehkan dalam berinvestasi. Ada aturan dan juga batasan-batasan yang halal atau boleh dilakukan dan haram atau tidak boleh dilakukan. Tujuannya adalah untuk mengendalikan manusia dari kegiatan yang justru akan merugikan atau bahkan membahayakan masyarakat. Investasi juga memberikan nilai keadilan di dalamnya. Itu terjadi apabila seluruh elemen-elemen yang terkait dapat bersinergi dengan baik, artinya semua unsur dan sistem yang ada dapat diaplikasikan secara baik dan benar. Salah satunya adalah dengan adanya zakat kemudian penguatan di bidang Institusi Keuangan Syariah juga menjadi perhatian