Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
Not a member yet
    3890 research outputs found

    The Influence Of Interaction Quality And Store Atmosphere On Customer Loyalty With Customer Satisfaction As A Mediating Variable : A Study On “Toko Kami” Coffeeshop In Pontianak

    Full text link
    Pesatnya pertumbuhan industri coffeeshop di Pontianak telah meningkatkan tingkat persaingan, sehingga menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga pengalaman layanan yang dirasakan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Interaction quality dan Store atmosphere terhadap Customer Loyalty dengan Customer Satisfaction sebagai variabel mediasi pada “Toko Kami” Coffeeshop di Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal melalui survei daring terhadap 215 responden yang telah melakukan pembelian minimal lima kali dalam tiga bulan terakhir. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaction quality dan Store atmosphere berpengaruh positif dan signifikan terhadap Customer Satisfaction maupun Customer Loyalty. Selain itu, Customer Satisfaction terbukti berpengaruh signifikan terhadap Customer Loyalty serta memediasi secara positif pengaruh Interaction quality dan Store atmosphere terhadap Customer Loyalty. Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan pelanggan berperan sebagai mekanisme kunci dalam memperkuat hubungan antara kualitas interaksi pelayanan dan suasana toko terhadap loyalitas pelanggan. Penelitian ini memperkaya penerapan kerangka Stimulus–Organism–Response (S-O-R) dalam konteks coffeeshop lokal serta memberikan implikasi praktis bagi pengelola dalam merancang strategi layanan dan atmosfer toko untuk membangun loyalitas pelanggan secara berkelanjutan.Kata Kunci: Interaction quality, Store atmosphere, Customer Loyalty, Customer Satisfaction,Toko Kami.

    Pengaruh Promosi Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Toko Benofon Plafon Di Bandar Jaya Lampung Tengah

    Full text link
    Keputusan pembelian menjadi kunci keberhasilan bisnis, termasuk bagi Toko Benofon Plafon. Bertujuan untuk menilai pengaruh promosi dan lokasi terhadap keputusan membeli konsumen. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian menargetkan seluruh konsumen sebagai populasi. Karena jumlahnya tidak pasti, sampel diambil secara purposive dan dihitung dengan rumus Lameshow dengan menetapkan tingkat kesalahan 10% menghasilkan sampel sebanyak 100 responden. Kuesioner berbasis Google Form digunakan sebagai sarana pengumpulan data secara daring, lalu dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Prosedur analisis mencakup validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Temuan ini menunjukkan promosi dan lokasi memengaruhi keputusan pembelian baik secara individu maupun secara bersamaan. Temuan ini dapat dijadikan pedoman bagi manajemen untuk merancang promosi yang tepat dan menentukan lokasi toko yang strategis guna meningkatkan pembelian konsumen

    Pengaruh Motivasi Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT Astakriya Handcraft

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada PT Astakriya Handcraft. Kinerja karyawan merupakan faktor penting dalam pencapaian tujuan perusahaan, khususnya dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat. Motivasi dan budaya organisasi dipandang sebagai dua faktor utama yang dapat mendorong peningkatan kinerja karyawan secara berkelanjutan. Metode dalam pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara menyebarkan kuisioner kepada 45 responden karyawan pada PT. Astakriya Handcraft. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif yang bersifat asosiatif dengan menggunakan data primer dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t hitung sebesar 6,257 > 2,01 dan signifikan 0,000 2,01 dan signifikan 0,002 < 0,05. Kata Kunci: motivasi; budaya organisasi; kinerja karyawan

    Analisis Nilai Tambah Dan Kelayakan Finansial Agroindustri Kopi Robusta (Studi Kasus: Kelompok Tani Sumber Kembang Di Desa Karangpring Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember)

    Full text link
    Cassim Coffee merupakan merek dagang produk dari Kelompok Tani Hutan (KTH) Sumber Kembang berlokasi di Karangpring, Sukorambi Kabupaten Jember. Kelompok tersebut merupakan unit pengolahan kopi yang bersertifikasi Indeks Geografis (IG) dan mampu menghasilkan beberapa produk olahan kopi robusta, mulai dari green bean, green bean premium, roasted bean dan roasted bean premium. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan metode Hayami untuk menganalisis secara deskriptif nilai tambah pada setiap produk olahan kopi robusta. Proyeksi jangka panjang untuk kelayakan finansial berdasarkan empat kriteria yaitu NPV, IRR, Net B/C, dan Payback Period. Hasil analisis nilai tambah dari empat jenis produk yaitu green bean (77 %), green bean premium (82 %), roasted bean (85 %), dan roastedbean premium (91 %). Pada aspek kelayakan finansial untuk nilai NPV diperoleh Rp. 689.168.517, nilai IRR yang diperoleh 38%; nilai B/C Ratio sebesar 1,80 dan Payback period selama 2 tahun 3 bulan. Kata Kunci: Agroindustri kopi, kopi robusta, Hayami, Kelayakan Finansial

    Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah: Systematic Literature Review

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualits Laporan Keuangan Daerah (LKPD) melalui pendekatan Systematic Literatur Review (SLR). Fokus penelitian adalah pada 3 variabel utama: implementasi Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), Sistem Akuntansi Keuangan Daerah (SAKD), dan Sistem pengedalian Intern Pemerintah (SPIP). Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensistensi hasil dari 30 jurnal yang diterbitkan antara tahun 2021-2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa SAP dan SAKD secara konsisten berpengaruh positif signifikanterhadap kualitas LKPD. Namun, pengaruh SPIP menunjukkan hasil yang tidak konsisten, dengan 11 studi menemukan pengaruh signifikan dan 6 studi tidak menemukan pengaruh signifikan. Ketidakkonsistenan ini mengindikasikan adanya faktor kontekstual, perbedaan tingkat maturitas implementasi SPIP, dan variasi dalam pengukuran variabel yang memerlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini memeberikan kontribusi teoritis dalam pengembngan teori stewardship dan praktis bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.Kata Kunci: Kualitas LKPD, Standar Akuntansi Pemerintah, Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Sistem Pengedalian Intern Pemerinta

    The Impact of Workforce Capability Development and Competitive Compensation Incentives on Workplace Commitment Mediated by Work Engagement at CV. Ayo Usaha

    Full text link
    This research investigates the influence of workforce capability enhancement and competitive remuneration incentives on employee commitment, with work engagement functioning as a mediating variable within the staff of CV. Ayo Usaha. A quantitative research methodology utilizing a causal design was adopted. Primary data were gathered via a questionnaire survey targeting 120 permanent employees and were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results reveal that workforce capability enhancement and competitive remuneration incentives significantly and positively impact work engagement and employee commitment. Additionally, work engagement serves as a significant mediator in the relationship between both independent variables and workplace commitment. These findings underscore the critical role of employee capability enhancement and equitable compensation structures in promoting work engagement and reinforcing organizational commitment

    Studi tentang Perilaku Konsumen pada Rumah Makan Artis Ternama melalui Pendekatan Bauran Pemasaran

    Full text link
    This study analyzes the influence of price, promotion, product variety, and location on visit intention to restaurants owned by celebrities. Data were collected from 100 respondents in Surabaya who had visited celebrity-owned restaurants, selected through purposive sampling technique. Multiple linear regression analysis was employed to test the hypotheses regarding the relationship between the independent variables and the dependent variable. The analysis reveals that each variable significantly shapes consumer visit intention through distinct mechanisms. Price functions as a value signal and market segmentation tool, while promotion builds awareness and transfers the celebrity's positive image to the culinary business. Product variety provides substantive reasons for visits and return visits through continuous innovation and quality consistency. Location determines accessibility and visibility, contributing to consumers' perceived convenience and safety. The uniqueness of celebrity-owned restaurants lies in the interaction between these four marketing variables and the affective factor of emotional attachment consumers have toward the public figure. This emotional attachment can amplify the attractiveness of each variable but simultaneously raises consumer expectations, demanding higher management standards. Celebrity popularity serves merely as an initial entry point, while sustainable visit intention requires professional, consistent, and integrated management of these fundamental marketing elements. The study offers theoretical contributions to consumer behavior literature and practical implications for restaurant managers and celebrity business owners.Keywords: price, promotion, product variety, location, visit intention, celebrity restaurant, consumer behavio

    Stereotip Gaya Hidup Konsumtif dalam Iklan Skincare G2G Terhadap Pertimbangan Etis Mahasiswa Generasi Z

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan konsumtif terhadap gaya hidup yang dipromosikan dalam iklan skincare Glad2Glow (G2G) serta pandangan etis mahasiswa Generasi Z terkait dengan praktik pemasaran tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui kuesioner yang melibatkan 65 mahasiswa Generasi Z dari berbagai universitas di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan G2G mencerminkan gaya hidup konsumtif melalui unsur visual estetis, penggunaan influencer, dan pesan normatif yang menormalisasi konsumsi produk skincare secara berkelanjutan. Sebagian besar responden (78,5%) pernah melihat iklan G2G di media sosial dan mengakui adanya pengaruh untuk mengikuti tren perawatan kulit. Namun, mahasiswa Generasi Z menunjukkan tingkat kesadaran kritis yang baik dengan skor 3,7 dari 5, dan memberikan kritik terhadap klaim yang berlebihan (49,2% responden) serta pemanfaatan rasa tidak percaya diri yang dialami konsumen. Responden berpendapat bahwa merek skincare sebaiknya lebih transparan, realistis dalam promosi produk, dan bertanggung jawab terhadap dampak sosial dari iklan yang mereka luncurkan. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan literasi media bagi konsumen muda serta penerapan etika periklanan  yang lebih ketat oleh pelaku industri

    Pengaruh Komunikasi, Motivasi, Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada Toko Een Underwaer

    Full text link
    Bertujuan pada bagaimana komunikasi, motivasi, dan disiplin kerja memengaruhi kinerja karyawan pada Toko Een Underwear. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif. Semua karyawan tetap sebanyak 33 orang sebagai sampel, dengan metode pengambilan sampel jenuh. Kuesioner skala likert digunakan untuk pengumpulan data. Proses analisis meliputi uji validitas, reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji t dan F, serta uji koefisien determinasi, menggunakan SPSS versi 25 sebagai alat bantu. Temuan ini menunjukkan komunikasi dan motivasi meningkatkan kinerja karyawan secara signifikan, sementara disiplin kerja justru menurunkannya. Secara keseluruhan, ketiga variabel secara bersamaan berkontribusi signifikan terhadap kinerja karyawan. Sehingga, pentingnya strategi manajerial yang tidak hanya mengandalkan aturan kerja formal, tetapi juga memperkuat komunikasi dan motivasi sebagai fondasi peningkatan produktivitas.

    Peran Work Environment Dalam Memoderasi Pengaruh Motivasi Kerja Dan Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Karyawan Generasi Z di Semarang)

    Full text link
    Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan stres kerja pada kepuasan kerja, serta mengeksplorasi peran moderasi work environment dalam pengaruh antar variabel tersebut pada pekerja Generasi Z di wilayah Semarang. Metode penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Sampel terdiri dari 100 karyawan Generasi Z yang berkarier di perusahaan startup maupun non-startup. Pengumpulan data menggunakan platform survei online Google Form dengan analisis statistik melalui SPSS versi 26. Temuan menunjukkan: (1) Motivasi Kerja berpengaruh positif signifikan pada Kepuasan Kerja; (2) Stres Kerja berpengaruh positif signifikan pada Kepuasan Kerja; dan (3) Work Environment berhasil memoderasi pengaruh Motivasi Kerja terhadap Kepuasan Kerja, tetapi gagal memoderasi pengaruh Stres Kerja terhadap Kepuasan Kerja. Diharapkan riset ini dapat memberikan rujukan bagi pihak manajemen perusahaan startup maupun non-startup dalam merancang strategi peningkatan kepuasan kerja karyawan Generasi Z, melalui penguatan motivasi kerja, pengelolaan stres kerja secara adaptif, dan memperhatikan lingkungan kerja agar kondusif dan mendukung pekerjaan karyawan secara optimal.Kata Kunci: Motivasi Kerja, Stres Kerja, Work Environment, Kepuasan Kerja, Generasi

    1,559

    full texts

    3,890

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Rumah Jurnal STIE Amkop Makassar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇