Repository Universitas Negeri Jakarta

Repository Universitas Negeri Jakarta
Not a member yet
    39193 research outputs found

    STRATEGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PANDAWA RIVER CIANTEN DALAM MENINGKATKAN SADAR WISATA DI DESA CIARUTEUN ILIR

    No full text
    Pandawa River Cianten merupakan salah satu objek wisata berbasis alam yang berada di Desa Ciaruteun Ilir dengan potensi wisata sungai yang masih alami dan dikelola dengan melibatkan masyarakat setempat. Pengembangan wisata ini memerlukan strategi pemberdayaan masyarakat yang tepat guna meningkatkan kesadaran sadar wisata serta kualitas pengelolaan wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan sadar wisata di Pandawa River Cianten. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan pihak pengelola dan masyarakat guna memperoleh data yang komprehensif. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan masyarakat di Pandawa River Cianten dilaksanakan melalui tahapan penyadaran masyarakat, pengembangan masyarakat, serta dukungan dan penguatan dari pengelola. Penerapan sadar wisata mengacu pada konsep Sapta Pesona yang meliputi unsur aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan. Strategi tersebut dinilai telah berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pengelolaan wisata, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan fasilitas dan belum meratanya keterlibatan masyarakat. ***** Pandawa River Cianten is a nature-based tourism destination located in Ciaruteun Ilir Village with considerable potential for river tourism that remains relatively natural and is managed through community involvement. The development of this tourism destination requires appropriate community empowerment strategies to enhance tourism awareness and improve the quality of tourism management. This study aims to examine community empowerment strategies in increasing tourism awareness at Pandawa River Cianten. A qualitative research method was employed, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. Interviews were conducted with tourism managers and local community members,. Data analysis was carried out using the Miles and Huberman model, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that community empowerment strategies at Pandawa River Cianten are implemented through stages of community awareness, community development, as well as support and reinforcement from the management. The implementation of tourism awareness refers to the Sapta Pesona concept, which includes the elements of safety, orderliness, cleanliness, coolness, beauty, hospitality, and memorable experiences. Overall, these strategies have been implemented effectively and have contributed to improving the quality of tourism management, although several constraints remain, particularly related to limited facilities and the uneven level of community involvement

    PENGEMBANGAN BUKU POPULER PENATAAN RAMBUT UNTUK PEMILIHAN PUTRI KECANTIKAN

    No full text
    Pengembangan Buku Populer Penataan Rambut Untuk Pemilihan Putri Kecantikan. Jakarta : Program Studi Kosmetika dan Perawatan Kecantikan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta, 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya sumber belajar praktis yang secara khusus membahas penataan rambut dalam ajang pemilihan putri kecantikan, sementara kebutuhan akan panduan yang aplikatif, mudah dipahami, dan sesuai dengan tuntutan industri kecantikan terus meningkat. Rambut sebagai mahkota perempuan memiliki peran penting dalam membentuk estetika, kepercayaan diri, serta citra profesional seorang putri kecantikan, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu menjembatani teori dan praktik penataan rambut secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku populer penataan rambut yang dirancang sebagai media pembelajaran dan panduan praktis bagi hair stylist serta peserta kontes kecantikan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D, yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan kuesioner yang melibatkan satu ahli materi, satu ahli media, serta hair stylist sebagai subjek uji praktikalitas. Proses pengembangan meliputi analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, dan revisi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku populer penataan rambut yang dikembangkan memperoleh nilai kelayakan dari ahli materi sebesar 87% dengan kategori sangat layak, dan penilaian dari ahli media sebesar 98% dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba praktikalitas menunjukkan tingkat penerimaan yang sangat baik, dengan persentase 90% pada uji one to one dan 88% pada uji small group, sehingga buku dinilai praktis dan mudah digunakan sebagai sumber belajar. Buku ini memuat teori dan teknik penataan rambut seperti Hollywood Wave, low bun, top bun, serta dilengkapi ilustrasi visual, langkah-langkah praktis, dan panduan pemilihan gaya rambut sesuai bentuk wajah dan tema acara. Dengan demikian, buku populer ini layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran alternatif serta dapat memperkaya referensi akademik dan praktis di bidang tata kecantikan rambut. ***** Development of Popular Hair Styling Books for Beauty Princess Selection. Jakarta : Cosmetology and Beauty Care Study Program, Faculty of Engineering, University of Jakarta, 2025. This study was motivated by the limited availability of practical learning resources that specifically discuss hair styling for beauty pageants, while the demand for applicative, easy-to-understand guidance aligned with the beauty industry continues to increase. Hair, as a woman’s crown, plays a crucial role in shaping aesthetics, self-confidence, and the professional image of beauty pageant contestants. Therefore, a learning medium that systematically integrates theory and practice in hair styling is needed. This study aims to develop a popular hair styling book designed as a learning medium and practical guide for hair stylists and beauty pageant participants. This research employed the Research and Development (R&D) method using the 4D development model, consisting of Define, Design, Develop, and Disseminate stages. Data were collected through interviews, observations, and questionnaires involving one material expert, one media expert, and hair stylists as practicality test subjects. The development process included needs analysis, product design, expert validation, limited trials, and product revisions. The results showed that the developed hair styling book achieved a feasibility score of 87% from the material expert, categorized as very feasible, and 98% from the media expert, also categorized as very feasible. Practicality test results indicated very positive responses, with a score of 90% in the one-to-one trial and 88% in the small group trial, indicating that the book is practical and easy to use as a learning resource. The book contains hair styling theories and techniques such as Hollywood Wave, low bun, and top bun, complemented by visual illustrations, step-by-step procedures, and guidelines for selecting hairstyles based on face shape and event themes. Therefore, this popular book is feasible and practical as an alternative learning medium and contributes to enriching academic and practical references in the field of hair beauty styling

    PENGARUH METODE LATIHAN IMAGERY TERHADAP KEMAMPUAN AKURASI SHOOTING PADA ATLET FUTSAL SMAN 28 KABUPATEN TANGERANG

    No full text
    Kemampuan akurasi shooting merupakan faktor penting dalam permainan futsal, namun masih belum optimal pada sebagian atlet futsal tingkat sekolah menengah atas, salah satunya karena faktor mental seperti konsentrasi dan kepercayaan diri. Metode latihan imagery merupakan bentuk latihan mental yang membantu atlet memvisualisasikan gerakan sebelum melakukan eksekusi secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode latihan imagery terhadap peningkatan kemampuan akurasi shooting atlet futsal SMAN 28 Kabupaten Tangerang.Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain two group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 atlet futsal yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes akurasi shooting dengan 10 kali percobaan. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji paired samples t-test, uji independent samples ttest, dan uji efektivitas pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan imagery efektif dalam meningkatkan kemampuan akurasi shooting atlet futsal, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan dalam program latihan futsal. ***** Shooting accuracy is a crucial factor in futsal, but it remains suboptimal for some high school futsal athletes, partly due to mental factors such as concentration and self-confidence. Imagery training is a form of mental training that helps athletes visualize movements before actually executing them. This study aims to determine the effect of imagery training on improving the shooting accuracy of futsal athletes at SMAN 28 Tangerang Regency. This study used a quasi-experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 futsal athletes divided into an experimental group and a control group. The research instrument was a shooting accuracy test with 10 trials. Data analysis used normality tests, homogeneity tests, paired samples t-tests, independent samples t-tests, and effectiveness tests at a significance level of 0.05. The results showed that imagery training was effective in improving the shooting accuracy of futsal athletes, and therefore, it is recommended forimplementation in futsal training programs

    ANALISIS GERAK TENDANGAN PENCAK SILAT KATEGORI JURUS REGU PADA PELATDA PENCAK SILAT DKI JAKARTA

    No full text
    Biomekanika memberikan landasan ilmiah untuk mempelajari dan memahami gerakan dalam pencak silat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian kebenaran gerakan tendangan pada kategori jurus regu Pencak Silat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode penelitian yang digunakan adalah survei. Sampel dalam penelitian ini adalah tim regu PELATDA Pencak Silat DKI Jakarta yang berjumlah 6 (enam) atlet. Data dikumpulkan dengan merekam gerakan tendangan dan dianalisis menggunakan aplikasi Kinovea. Seluruh sampel menunjukkan kriteria yang ditetapkan, dengan 43% sampel mencapai kriteria "Sangat Sesuai", 43% sampel mencapai kriteria "Sesuai”, dan 14% sampel mencapai kriteria ”Cukup Sesuai” . Penelitian ini memberikan dampak yang signifikan dan dapat dijadikan sebagai rujukan untuk para pelatih dan atlet cabang olahraga pencak silat terutama yang berfokus pada kategori jurus regu, dalam meningkatkan kualitas teknik tendangan. Kata Kunci : biomekanika, pencak silat, jurus regu, tendangan, analisis kinovea. ***** Biomechanics provides a scientific foundation for studying and understanding movement in pencak silat. This study aims to analyze the correctness and suitability of kicking movements in the group routine (jurus regu) category of pencak silat. A qualitative descriptive method with a survey research design was employed. The sample consisted of six athletes from the DKI Jakarta Pencak Silat Regional Training Center (PELATDA). Data were collected through video recordings of kicking movements and analyzed using the Kinovea application. All samples met the established criteria, with 43% categorized as “Excellent”, 43% categorized as “Good”, and 14% categorized as “Fair” This study provides significant implications and serves as a reference for coaches and athletes in pencak silat, particularly in the group routine (jurus regu) category, to improve the quality of kicking techniques. Keywords: biomechanics, pencak silat, group routine (jurus regu), kicking, Kinovea analysis

    PENGARUH KOMPATIBILITAS TEKNOLOGI DAN PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KAPABILITAS PEMASARAN PADA UMKM JAHIT DI JAKARTA

    No full text
    UMKM jasa jahit merupakan usaha berbasis keterampilan vokasional yang keberlanjutannya sangat dipengaruhi oleh kesesuaian antara praktik kerja, penguasaan keterampilan teknis, dan kemampuan adaptasi terhadap teknologi. Perubahan perilaku konsumen yang semakin mengandalkan media sosial dalam mencari jasa menjadikan pemasaran digital sebagai kompetensi kerja yang penting bagi pelaku UMKM jahit. Namun demikian, pemanfaatan teknologi digital pada sektor ini belum sepenuhnya terintegrasi dengan praktik kerja usaha dan sering kali tidak disesuaikan dengan kebutuhan operasional pelaku usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompatibilitas teknologi dan pemanfaatan media sosial terhadap kapabilitas pemasaran UMKM jahit di Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif melalui analisis data Multiple Regresi. Lokasi penelitian meliputi Pasar Mayestik, Pasar Sunan Giri, dan Pasar Baru Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompatibilitas teknologi dan pemanfaatan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kapabilitas pemasaran UMKM jahit, baik secara parsial maupun simultan. Temuan penelitian menegaskan bahwa kapabilitas pemasaran UMKM jahit tidak ditentukan oleh tingkat kecanggihan teknologi, melainkan oleh kesesuaian teknologi dengan nilai kerja, gaya hidup kerja, dan kebutuhan operasional pelaku usaha. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh kedua variabel tersebut bersifat kontekstual dan berbeda antar lokasi usaha, bergantung pada intensitas pemanfaatan teknologi dan praktik pemasaran digital yang diterapkan. Dengan demikian, peningkatan kapabilitas pemasaran UMKM jahit perlu diarahkan pada penguatan kompatibilitas teknologi dan pemanfaatan media sosial yang terintegrasi dengan praktik kerja vokasional. Kata kunci: kompatibilitas teknologi, pemanfaatan media sosial, kapabilitas pemasaran, UMKM jahit. ***** Tailoring service micro, small, and medium enterprises (MSMEs) are vocational skill–based businesses whose sustainability is strongly influenced by the alignment between work practices, technical skill mastery, and the ability to adapt to technology. Changes in consumer behavior that increasingly rely on social media to search for services have made digital marketing an important work competency for tailoring MSME actors. However, the use of digital technology in this sector has not been fully integrated into business work practices and is often not aligned with the operational needs of business actors. This study aims to analyze the influence of technology compatibility and social media utilization on the marketing capabilities of tailoring MSMEs in Jakarta. This research employs a quantitative approach using multiple regression analysis. The research locations include Pasar Mayestik, Pasar Sunan Giri, and Pasar Baru in Jakarta. The results show that technology compatibility and social media utilization have a positive and significant effect on the marketing capabilities of tailoring MSMEs, both partially and simultaneously. The findings indicate that the marketing capability of tailoring MSMEs is not determined by the level of technological sophistication, but rather by the alignment of technology with work values, work lifestyle, and the operational needs of business actors. In addition, this study reveals that the influence of these variables is contextual and varies across business locations, depending on the intensity of technology utilization and the digital marketing practices applied. Therefore, efforts to enhance the marketing capabilities of tailoring MSMEs should focus on strengthening technology compatibility and integrating social media utilization with vocational work practices. Keywords: technology compatibility, social media utilization, marketing capability, tailoring MSMEs

    PENGEMBANGAN ALAT BANTU LATIHAN CONTROL PADA CABANG OLAHRAGA SEPAK BOLA

    No full text
    Tujuan dari penelitian adalah untuk mengembangkan alat bantu latihan control pada cabang olahraga sepak bola untuk membantu atlet berlatih dan memberikan inovasi latihan bagi pelatih dengan media berbasis elektrik. Penelitian ini menggunakan metode Research & Development dengan model ADDIE. Subyek dalam penelitian ini adalah atlet sepak bola Borussia Academy Indonesia berusia 14 – 16 tahun. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa : (1) media alat dapat membantu pelatih menambah inovasi dalam latihan (2) dapat meminimalisir cedera pada atlet karena tidak ada kontak fisik langsung (3) alat mudah dipahami pada saat digunakan. Media alat ini juga mendapatkan presentase validasi rata – rata dari beberapa ahli yaitu ahli Sepak Bola 63,33% dengan kategori baik, ahli Tes Konstruksi 90% dengan kategori sangat baik, dan pelatih Sepak Bola 73,33% dengan kategori baik. Efektifitas model melalui uji coba pada penelitian mendapatkan presentase rata – rata dari responden yaitu 67,6% dengan kategori baik. Kata Kunci : Alat Bantu, Rebounder, Kontrol, Sepak Bola, ADDIE ***** The purpose of this study was to develop a ball control training aid in the sport of football to assist athletes during training and to provide training innovations for coaches through an electrically based training medium. This study employed a Research and Development method using the ADDIE model. The subjects of this study were football athletes from Borussia Academy Indonesia aged 14–16 years. Based on the results, it can be concluded that: (1) the training aid media helps coaches introduce greater innovation in training activities; (2) it can minimize the risk of injury to athletes due to the absence of direct physical contact; and (3) the training aid is easy to understand and use. The developed training aid received an average validation percentage from experts as follows: football experts scored 63.33% in the good category, construction test experts scored 90% in the very good category, and football coaches scored 73.33% in the good category. The effectiveness of the developed model, based on the trial results, obtained an average percentage of 67.6% from respondents, which falls into the good category. Keywords: Training Aid, Rebounder, Ball Control, Football, ADDI

    HUBUNGAN CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY, DAN ENVIRONMENTAL SUSTAINABILITY (CHSE) DENGAN PEMULIHAN INDUSTRI PARIWISATA TERDAMPAK COVID-19 DI PROVINSI BALI

    No full text
    Industri pariwisata global mengalami disrupsi yang cukup signifikan sebagai dampak dari pandemi COVID-19. Dalam upaya untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata, pemerintah Indonesia dan pelaku industri di Indonesia mencanangkan konsep Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental sustainability (CHSE). Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara cleanliness, health, safety, dan environmental sustainability dengan pemulihan industri pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19, serta menganalisis peran CHSE dalam pemulihan industri pariwisata yang terdampak pandemi COVID-19. Metode penelitian ini adalah mixed methods dengan desain explanatory sequential design yang dilaksanakan di Kabupaten Badung, Provinsi Bali pada Januari – Agustus 2023. Sampel dalam penelitian ini adalah 103 karyawan di bawah head department yang bekerja di 92 hotel bintang tiga di Kabupaten Badung, Bali melalui multistage random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara CHSE secara keseluruhan dengan pemulihan industri pariwisata yang terdampak COVID-19, dan secara kualitatif didapat bahwa peran cleanliness, health, safety, dan environmental sustainability adalah fundamental dan saling terkait dalam pemulihan industri pariwisata pasca pandemi COVID-19. Keempat aspek ini tidak lagi dipandang sebagai sekadar fasilitas tambahan atau pilihan, melainkan telah bertransformasi menjadi persyaratan inti yang memengaruhi kepercayaan, keputusan perjalanan, dan loyalitas wisatawan. Kata Kunci: Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability, Pemulihan Industri Pariwisata Yang Terdampak Pandemi COVID-19. The global tourism industry experienced significant disruptions as an impact of the COVID-19 pandemic. In an effort to revitalize the tourism sector, the Indonesian government and tourism industries in Indonesia launched the concept of cleanliness, health, safety, and environmental sustainability (CHSE). This study aims to examine the relationship between cleanliness, health, safety, and environmental sustainability with the recovery of the tourism industry affected by the COVID-19 pandemic, and to analyze the role of CHSE in the recovery of the tourism industry affected by the COVID-19 pandemic. This research method is a mixed methods with an explanatory sequential design implemented in Badung Regency, Bali Province in January-August 2023. The sample in this study was 103 employees under the head department who worked in 92 three-star hotels in Badung Regency, Bali through multistage random sampling. The results of this study indicate that there is a relationship between CHSE as a whole and the recovery of the tourism industry affected by COVID-19, and qualitatively it is found that the role of cleanliness, health, safety, and environmental sustainability is fundamental and interrelated in the recovery of the tourism industry after the COVID-19 pandemic. These four aspects are no longer seen as merely additional facilities or options, but have transformed into core requirements that influence tourist trust, travel decisions, and loyalty. Keywords: Cleanliness, Health, Safety, Environmental Sustainability, Recovery of the Tourism Industry Affected by the COVID-19 Pandemic

    PENGARUH BUDAYA SEKOLAH TERHADAP KETERAMPILAN ABAD 21 PESERTA DIDIK SMA NEGERI 36 JAKARTA DIMEDIASI OLEH MOTIVASI BERPRESTASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya sekolah terhadap keterampilan abad 21 peserta didik SMA Negeri 36 Jakarta yang dimediasi oleh motivasi berprestasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan sampel penelitian sebanyak 280 peserta didik yang terdiri dari delapan kelas XII SMA Negeri 36 Jakarta. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan budaya sekolah memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap keterampilan abad 21 peserta didik dengan efek mediasi motivasi berprestasi yang tergolong sedang. Model ini memiliki kekuatan penjelas dan prediksi yang baik, menunjukkan pentingnya budaya sekolah dan motivasi berprestasi dalam meningkatkan penguasaan keterampilan pembelajaran abad 21 peserta didik. ***** This study aims to analyze the influence of school culture on the 21st century skills of students at SMA Negeri 36 Jakarta mediated by achievement motivation. This study uses a quantitative approach, with a sample of 280 students consisting of eight 12th-grade classes at SMA Negeri 36 Jakarta. Data were collected through questionnaires and analyzed using SEM-PLS. The results show that school culture has a significant positive influence on students 21st century skills with a moderate mediating effect of achievement motivation. This model has good explanatory and predictive power, indicating the importance of school culture and achievement motivation in improving students mastery of 21st century learning skills

    RESISTENSI YAYASAN JURNAL PEREMPUAN TERHADAP WACANA IBUISME MASA ORDE BARU (1995-1998)

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji resistensi Yayasan Jurnal Perempuan (YJP) terhadap wacana ibuisme negara pada masa akhir Orde Baru, khususnya dalam rentang waktu 1995-1998, ketika negara secara sistematis membentuk konstruksi peran perempuan melalui kebijakan sosial-politik dan pembangunan. Pada masa Orde Baru, perempuan direpresentasikan sebagai subjek pembangunan yang dilekatkan pada peran domestik, seperti istri, ibu, dan pengelola rumah tangga, sementara keterlibatan perempuan di ruang publik tetap berada dalam kerangka kontrol negara. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi, serta pendekatan deskriptif-analitis untuk memahami dinamika wacana dan praktik sosial perempuan pada masa Orde Baru. Data penelitian diperoleh dari sumber primer berupa terbitan Jurnal Perempuan, pernyataan dan tulisan tokoh-tokoh Yayasan Jurnal Perempuan, serta dokumen kebijakan negara, dan sumber sekunder berupa buku, artikel ilmiah, serta penelitian terdahulu. Analisis penelitian ini memanfaatkan teori ibuisme negara dari Julia Suryakusuma untuk membaca konstruksi ideologis negara terhadap perempuan, serta konsep resistensi, hidden transcript, dan infrapolitics dari James C. Scott untuk menganalisis bentuk-bentuk perlawanan yang dilakukan YJP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wacana ibuisme negara berfungsi sebagai ideologi yang menormalkan pembagian peran berbasis gender melalui konsep Panca Dharma Wanita dan berbagai kebijakan seperti PKK, Dharma Wanita, program Keluarga Berencana, Undang-Undang Perkawinan tahun 1974, ratifikasi CEDAW, serta pembentukan Menteri Urusan Peranan Wanita. Meskipun kebijakan-kebijakan tersebut secara formal mengakui partisipasi perempuan dalam pembangunan, pada praktiknya perempuan lebih sering ditempatkan sebagai objek kebijakan dan penanggung jawab utama ranah domestik, sehingga memperkuat ketimpangan gender, membatasi ekspresi perempuan di ruang publik, dan berdampak terjadinya kekerasan perempuan. Yayasan Jurnal Perempuan di akhir masa Orde Baru merespons kondisi tersebut dengan melakukan resistensi dalam bentuk perlawanan kultural dan intelektual melalui kritik wacana, dan penyebaran narasi alternatif yang membongkar dominasi ideologi negara terhadap perempuan. Resistensi tersebut tidak selalu diekspresikan secara terbuka, melainkan dilakukan melalui ruang-ruang wacana yang relatif aman, seperti penerbitan jurnal, diskusi publik, penguatan jaringan dengan organisasi masyarakat sipil, serta advokasi isu-isu perempuan. Gerakan Suara Ibu Peduli (SIP) dipandang sebagai momentum penting yang merepresentasikan pergeseran resistensi dari ranah diskursif menuju aksi kolektif, sekaligus menunjukkan kemampuan perempuan untuk menyuarakan kepentingan sosial-politik di tengah represi negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ibuisme negara pada masa akhir Orde Baru berfungsi sebagai instrumen ideologis yang membatasi ekspresi perempuan, meskipun dibingkai dalam narasi partisipasi dan pembangunan, serta menunjukkan bahwa Yayasan Jurnal Perempuan berperan dalam membangun ruang resistensi terhadap rekonstruksi perempuan dalam wacana ibuisme negara melalui strategi kultural dan intelektual yang berkelanjutan. Kata kunci: Ibuisme Negara; Orde Baru; Yayasan Jurnal Perempuan; resistensi; wacana ***** This study examines the resistance of Yayasan Jurnal Perempuan (YJP) to the discourse of state ibuism during the late New Order period, particularly between 1995 and 1998, when the state systematically constructed women’s roles through socio-political policies and development agendas. During the New Order era, women were represented as subjects of development closely associated with domestic roles, such as wives, mothers, and household managers, while their participation in the public sphere remained within the framework of state control. This research employs the historical method, encompassing heuristics, source criticism, interpretation, and historiography, combined with a descriptive-analytical approach to examine the dynamics of women’s discourses and social practices during the New Order. Research data were obtained from primary sources, including publications of Jurnal Perempuan, statements and writings of key figures within the Women’s Journal Foundation, as well as state policy documents, and secondary sources such as books, scholarly articles, and previous studies. The analysis applies Julia Suryakusuma’s theory of state ibuism to examine the ideological construction of women by the state, alongside James C. Scott’s concepts of resistance, hidden transcripts, and infrapolitics to analyze the forms of resistance carried out by the Women’s Journal Foundation. The findings indicate that the discourse of state ibuism functioned as an ideological instrument that normalized gender-based divisions of roles through the concept of Panca Dharma Wanita and various state policies, including PKK, Dharma Wanita, the Family Planning program, the 1974 Marriage Law, the ratification of CEDAW, and the establishment of the Ministry for Women’s Affairs. Although these policies formally acknowledged women’s participation in development, in practice women were more often positioned as objects of policy and primary bearers of domestic responsibilities, thereby reinforcing gender inequality, limiting women’s expression in the public sphere, and contributing to violence against women. In response to these conditions, YJP carried out resistance primarily in the form of cultural and intellectual opposition through critical discourse and the dissemination of alternative narratives that challenged the dominance of state ideology over women. This resistance was not always expressed openly but was conducted through relatively safe discursive spaces, such as journal publications, public discussions, strengthened networks with civil society organizations, and advocacy on women’s issues. The Suara Ibu Peduli (SIP) movement is regarded as a significant moment representing a shift from discursive resistance to collective action, demonstrating women’s ability to articulate socio-political demands amid state repression. This study concludes that state ibuism during the New Order functioned as an ideological instrument that constrained women’s expression despite being framed within narratives of participation and development, and affirms the important role of YJP in building spaces of resistance against the reconstruction of women’s roles within the discourse of state ibuism through sustained cultural and intellectual strategies. Keywords: State Ibuism; New Order; Yayasan Jurnal Perempuan; Resistance; Discours

    PENEMBAKAN MISTERIUS (1983-1985): FRAMING DALAM MEDIA MAINSTREAM SUARA KARYA DAN MAJALAH TEMPO

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengindetifikasi perbedaan dalam pembingkaian (framing) serta narasi dalam pemberitaan kasus Penembakan Misterius tahun 1983 – 1985 pada dua media nasional, yaitu surat kabar Suara Karya dan Majalah Tempo. Pada penelitian ini menggunakan metode historis dengan tahapan tahapan yang dilakukan meliputi heuristik (pengumpulan data sumber), kritik sumber, interpretasi (penafsiran sumber yang telah dikritik), dan historiografi (penulisan). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kasus Penembakan Misterius yang terjadi di Indonesia pada rentang tahun 1983-1985. Hal ini terjadi karena angka kriminalitas yang meningkat, sehingga aparat pemerintah melakukan operasi untuk mengurangi angka tersebut. Operasi ini dijalankan sebagai bentuk shock therapy dan upaya pemerintah mengembalikan kewibawaannya, namun tetap saja operasi ini merupakan tindakan ekstra-yuridis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa media merupakan arus utama penyebar wacana, baik wacana independen maupun wacana yang diproduksi oleh negara. Suara Karya disini berfungsi sepenuhnya sebagai perpanjangan tangan wacana negara. Dan Majalah Tempo hadir sebagai kontra-wacana dengan narasi kebenarannya sendiri. Penelitian ini melihat komparasi dari kedua media massa ini dalam memberitakan kasus Petrus, komparasi yang dilihat adalah perbedaan framing kedua media ini dalam mengemas narasi tentang Petrus. Selain itu variasi isi pemberitaan dalam memberitakan kasus Penembakan Misterius ini dari tahun 1983 sampai 1985. Penelitian ini juga menggunakan tiga konsep teori dalam menganalisis kedua media tersebut yaitu, teori wacana oleh Michel Foucault, teori hegemoni oleh Antonio Gramsci, dan teori aparatus ideologi negara (ISA) oleh Louis Althusser. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa media massa merupakan alat yang memproduksi kebenaran versinya masing-masing tentang Penembakan Misterius. Kedua media ini mencerminkan perbedaan narasi dalam upaya menormalisasikan kekerasan negara yang berusaha mengembalikan kewibawaannya yang ternodai karena meningkatnya kriminalitas melalui Petrus tersebut. Kata Kunci: Penembakan Misterius, Orde Baru, Framing, Suara Karya, Majalah Tempo ***** This study aims to analyze and identify the differences in news framing and narrative construction regarding the "Mysterious Shootings" (Penembakan Misterius or Petrus) cases from 1983 to 1985 in two national media outlets: the Suara Karya newspaper and Majalah Tempo. This research employs the historical method, which consists of four systematic stages: heuristics (data collection), source criticism, interpretation (analysis of criticized sources), and historiography (narrative writing). The study is contextualized by the Petrus phenomenon, an extrajudicial operation conducted by state apparatuses in response to rising crime rates in Indonesia. While these operations were intended as a form of "shock therapy" to restore state authority, they fundamentally constituted extrajudicial actions. The findings indicate that the media serves as a primary conduit for discourse, conveying both independent narratives and those produced by the state. In this context, Suara Karya functioned entirely as an extension of state discourse, whereas Majalah Tempo emerged as a counter-discourse with its own narrative of truth. The study compares how these two media outlets framed the Petrus cases and examines the variations in their coverage from 1983 to 1985. To analyze the media discourse, this research utilizes three theoretical frameworks: Michel Foucault’s Theory of Discourse, Antonio Gramsci’s Theory of Hegemony, and Louis Althusser’s Ideological State Apparatus (ISA). The conclusion of this research asserts that mass media acts as an instrument that produces its own version of truth regarding the Mysterious Shootings. These two media outlets reflect contrasting narratives in the effort to normalize state-sanctioned violence as a means to restore a state authority that had been compromised by the surge in criminality. Keywords: Mysterious Shootings (Petrus), New Order, Framing, Suara Karya, Tempo Magazin

    34,004

    full texts

    39,193

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository Universitas Negeri Jakarta is based in Indonesia
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇