Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
Not a member yet
    3932 research outputs found

    PENGARUH FISIOTERAPI DADA TERHADAP BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA ANAK DENGAN PNEUMONIA DI BANGSAL ANAK MENOREH KIDUL RSUD WATES KULON PROGO

    No full text
    Pneumonia adalah infeksi akut yang menyerang jaringan paru-paru (alveoli) yang disebabkan oleh bakteri, virus maupun jamur. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan bagian bawah dan menunjukan gejala gejala seperti batuk dan sulit bernapas. Pneumonia merupakan penyakit yang didiagnosa keperawatan yaitu bersihan jalan napas tidak efektif. Beberapa solusi telah diidentifikasikan untuk mengatasi masalah pneumonia, termasuk melakukan fisioterapi dada atau mengajarkan teknik batuk efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan asuhan keperawatan pada bersihan jalan napas tidak efektif pada pasien pneumonia menggunakan metode fisioterapi dada. Metode penelitian Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Studi ini melibatkan 2 pasien yang terkena pneumonia pasien A berusia 2 tahun pasien B berusia 10 bulan, fisioterapi dada dilakukan 2 kali pagi dan sore hari selama 3-5 menit. Hasil penelitian menunjukan bahwa setelah 2 hari dilkukan fisioterapi dada sesak menurun batuk berkurang dan dahak dapat dikeluarkan. Kesimpulan Intervensi fisioterapi dada yang dilakukan selama kurang lebih 3-5 menit, dilaksanakan pada sore hari selama 2 hari. Fisioterapi dada efektif dapat meringankan penderita untuk mengeluarkan dahak serta dapat membersihkan saluran napas sehingga saluran udara akan tercukupi sehingga pasien dapat bernapas dengan mudah dan terjadi kenaikan saturasi oksigen pada penderita. Kata Kunci : pneumonia, fisioterapi dada, batuk, sesak napas, seecret

    ANALISIS PENGARUH IMPLEMENTASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WATES

    No full text
    Latar Belakang: Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) menghadapi berbagai tantangan di RSUD Wates seperti resistensi perubahan, keterbatasan pelatihan tenaga medis, dan kompatibilitas sistem, yang memengaruhi efisiensi serta kualitas pelayanan di rumah sakit. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan analisis menyeluruh berdasarkan teori implementasi guna mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan memastikan keberlanjutan sistem berdasarkan acceptability, adoption, appropriateness, feasibility, fidelity, implementation cost, coverage, dan sustainability. Tujuan: Menganalisis pengaruh implementasi rekam medis elektronik terhadap kepuasan pengguna di Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2025. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian andalah dokter, perawat/bidan, gizi dan farmasi klinis pengguna rekam medis elektronik yang di gunakan berjumlah 212 responden yang di ambil dengan teknik proportional random sampling. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan uji Kendall-tau dan regresi logistik. Hasil: Tujuh dari delapan dimensi implementasi RME—acceptability, adoption, appropriateness, feasibility, fidelity, implementation cost, dan sustainability—berhubungan signifikan dengan kepuasan pengguna (p<0,05). Fidelity dan implementation cost merupakan prediktor paling dominan. Dimensi coverage tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Implementasi RME secara umum berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna. Fokus peningkatan perlu diarahkan pada konsistensi pelaksanaan sistem, efisiensi biaya, serta dukungan organisasi dan pelatihan berkelanjutan. Kata Kunci : Rekam medis elektronik, implementasi RME, kepuasan pengguna, Kendall-tau dan regresi logistik

    PENGARUH CONTENT MARKETING, BRAND IMAGE, DAN CELEBRITY ENDORSEMENT TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIANSEPATU VENTELA DI TIKTOK SHOP (STUDI KASUS MAHASISWA DI YOGYAKARTA)

    No full text
    Perkembangan pesat teknologi digital telah mengubah lanskap pemasaran, menjadikan strategi digital krusial bagi merek lokal untuk mempertahankan daya saing. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Content Marketing, Brand Image, dan Celebrity Endorsement terhadap Keputusan Pembelian sepatu Ventela di TikTok Shop, dengan fokus studi kasus pada mahasiswa di Yogyakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini melalui metode survei. Sebanyak 100 responden mahasiswa di Yogyakarta yang memiliki pengalaman pembelian sepatu Ventela melalui TikTok Shop dilibatkan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Content Marketing, Brand Image, dan Celebrity Endorsement secara parsial dan simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian sepatu Ventela di TikTok Shop. Temuan ini mengindikasikan bahwa konten yang relevan dan menarik mampu meningkatkan minat beli, citra merek yang kuat membangun kepercayaan konsumen, dan dukungan dari celebrity endorser yang kredibel memperkuat daya tarik produk. Secara kolektif, ketiga faktor ini secara substansial menjelaskan variasi dalam keputusan pembelian. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya bagi merek lokal untuk mengoptimalkan strategi content marketing, memperkuat brand image, dan memilih celebrity endorser yang tepat guna meningkatkan efektivitas pemasaran dan mendorong keputusan pembelian di platform e-commerce yang dinamis. Kata Kunci : Content Marketing, Brand Image, Celebrity Endorsement, Keputusan Pembelian, Tiktok Shop, Sepatu Ventela

    METODE ROLEPLAY DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH DI MTS YAPI PAKEM SLEMAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode role-play dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa pada mata pelajaran Fikih di MTs YAPI Pakem, mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam penerapannya, serta menganalisis upaya yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kendala tersebut. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan berbicara siswa dalam menyampaikan pendapat, ide, dan gagasan secara aktif di dalam kelas, khususnya pada mata pelajaran Fikih, akibat metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan siswa secara langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru mata pelajaran Fikih dan siswa kelas VII MTs YAPI Pakem. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role-play dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan peran, penjelasan skenario, pelaksanaan role-play, dan diskusi evaluasi. Metode ini efektif meningkatkan keberanian siswa untuk berbicara di depan kelas, memperjelas penyampaian materi, serta membantu siswa memilih kosakata yang tepat dalam menyampaikan pendapat. Adapun kendala yang dihadapi meliputi kurangnya kepercayaan diri siswa, kesulitan memahami peran, keterbatasan waktu, serta kondisi lingkungan pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru PAI melakukan beberapa upaya, seperti memberikan motivasi sebelum pelaksanaan, melakukan latihan role-play secara bertahap, mengkombinasikan metode role-play dengan diskusi, serta menciptakan suasana kelas yang kondusif dan menyenangkan. Dengan demikian, penerapan metode role-play terbukti mampu meningkatkan kemampuan berbicara siswa dalam pembelajaran Fikih serta mendorong partisipasi aktif siswa di dalam kelas. Kata Kunci: Roleplay, Kemampuan Berbicara

    RESILIENSI REMAJA MELALUI BUDAYA LOKAL DI DUSUN NGANGGRUNG WONOKERTO TURI SLEMAN

    No full text
    Penelitian ini mengkaji bagaimana resiliensi remaja dibentuk dan diperkuat melalui sinergi antara budaya lokal dan nilai-nilai Pendidikan Agama Islam (PAI) di Dusun Nganggrung Wonokerto Turi Sleman. Remaja kontemporer menghadapi berbagai tekanan psikososial, sehingga resiliensi menjadi kemampuan krusial untuk adaptasi dan perkembangan positif. Menggunakan Teori Sistem Ekologi Urie Bronfenbrenner sebagai kerangka analisis, penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini menemukan bahwa resiliensi remaja di Dusun Nganggrung terinkubasi dalam ekosistem komunal yang terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya lokal, melalui tradisi "Merti Bumi" dan aktivitas organisasi remaja seperti Karang Taruna, secara signifikan menumbuhkan kohesi sosial, identitas diri, makna hidup, serta mengembangkan keterampilan adaptif dan efikasi diri remaja. Sementara itu, PAI berperan fundamental dalam memperkuat resiliensi melalui internalisasi nilai-nilai agama (sabar, tawakal, optimisme, pengendalian diri) dan praktik spiritual yang difasilitasi oleh Remaja Masjid dan guru PAI. PAI juga berfungsi sebagai "perisai pertahanan" yang menguatkan identitas dan ketahanan mental remaja terhadap pengaruh eksternal. Sinergi antara budaya lokal yang menjadi wadah alami bagi nilai-nilai PAI, dan PAI yang memberikan landasan spiritual-moral, menciptakan lingkungan holistik yang memberdayakan remaja. Integrasi ini memungkinkan remaja untuk menghadapi tantangan dengan ketangguhan, adaptasi, dan karakter yang kuat, tidak hanya bertahan tetapi juga tumbuh dan berinovasi dalam konteks budaya dan agama mereka. Kata Kunci: Resiliensi Remaja, Budaya Lokal, Pendidikan Agama Islam, Dusun Nganggrung, Teori Sistem Ekologi

    ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN KEFARMASIAN KEPADA PASIEN DI APOTEK DINA BANTUL YOGYAKARTA

    No full text
    Latar Belakang: Kepuasan pasien adalah indikator penting mutu pelayanan kesehatan, termasuk di apotek. Meski regulasi Permenkes No. 73 Tahun 2016 diterapkan, implementasinya di Apotek Dina Bantul masih menghadapi tantangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pelayanan kefarmasian kepada pasien di Apotek Dina Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel 70 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner 17 pertanyaan dengan skala likert 1-4, analisis secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Dina Bantul masuk kategori puas. Dari lima aspek yang dinilai, aspek empati mendapatkan rata-rata skor tertinggi yaitu 10,64 (88,67%), kemudian kehandalan dengan13.79 (86,17%), jaminan 13,68 (85,50%), ketanggapan 10,05 (83,78%), dan bukti fisik sebesar 9,69 (80,78%). Kesimpulan : Sebagian besar pasien merasa puas terhadap pelayanan kefarmasian di Apotek Dina Bantul, terutama pada aspek empati tenaga farmasi yang dinilai sangat baik. Namun, dimensi bukti fisik mendapatkan nilai terendah, sehingga perlu dilakukan peningkatan pada aspek fasilitas fisik dan kenyamanan layanan. Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Pelayanan Kefarmasian, Apote

    SISTEM REKOMENDASI PEMILIHAN BENIH PADI MENGGUNAKAN METODE CONTENT-BASED FILTERING BERBASIS WEBSITE

    No full text
    Indonesia merupakan salah satu negara penghasil padi terbesar di dunia, dengan hampir 95% penduduknya menjadikan beras sebagai makanan pokok. Berdasarkan kebutuhan konsumsi padi yang tinggi tidak luput dari peranan petani. Kondisi cuaca yang tidak stabil karena adanya El nino mengakibatkan penurunan curah hujan yang berdampak pada penurunan pasokan air, sehingga mengakibatkan penurunan hasil panen yang memberikan dampak yang buruk bagi kesejahteraan para petani. Dalam hal ini para petani memiliki tantangan dalam menentukan benih padi yang akan digunakan karena kurangnya informasi dan pemahaman terhadap benih padi yang sekarang sudah banyak tersebar berbagai jenis benih padi yang berkualitas unggul dengan karakteristik yang beragam. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dibutuhkan suatu sistem yang mampu memberikan rekomendasi bagi para petani dalam memilih benih padi sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem rekomendasi pemilihan benih padi berbasis website menggunakan metode Content-Based Filtering. Content based filtering bekerja dengan menganalisis tingkat kemiripan berdasarkan karakteristik dari benih padi dan preferensi petani berdasarkan parameter yang digunakan seperti produktivitas rata-rata, umur tanaman, tahan hama dan penyakit, adaptasi lingkungan, jenis tanah, musim, dan harga. Sistem diterapkan dengan menggunakan algoritma TF-IDF dan Cosine Similarity. Data benih yang diperoleh sebanyak 22 yang di kelompokan berdasarkan jenis Varietas Hibrida, Varietas Unggul, dan Varietas Lokal. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan precision menggunakan 10 data petani, maka diperoleh nilai akurasi yang cukup tinggi yakni sebesar 85%. Kata Kunci: Sistem Rekomendasi, Benih Padi, Content-Based Filtering, TF-IDF, Cosine Similarit

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSKESMAS BAMBANGLIPURO, KABUPATEN BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    No full text
    Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Lansia berisiko tinggi mengalami hipertensi karena perubahan fisiologis tubuh dan gaya hidup. Di Kabupaten Bantul, DIY, prevalensi hipertensi mencapai 30,4%, termasuk wilayah kerja Puskesmas Bambanglipuro. Diperlukan identifikasi faktor risiko pada lansia untuk mendukung upaya pencegahan dan pengelolaan yang lebih baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, DIY. Metode: Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel adalah lansia usia ≥60 tahun yang memeriksakan diri di Puskesmas Bambanglipuro. Prevalensi hipertensi di wilayah ini sebesar 54,24% (8.970 dari 15.947 lansia). Teknik purposive sampling digunakan dengan total 54 responden. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah dan kuesioner mengenai faktor risiko meliputi jenis kelamin, usia, genetik, obesitas, kebiasaan merokok, serta konsumsi natrium (menggunakan SQ-FFQ). Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 42 dari 54 responden (77,8%) mengalami hipertensi. Terdapat hubungan signifikan dengan jenis kelamin (p=0,002; OR=10,000; CI 95%: 1,924– 51,975), usia (p=0,000; OR=0), riwayat keluarga (p=0,000; OR=39,000; CI 95%: 6,731–225,958), obesitas (p=0,009; OR=6,692; CI 95%: 1,552–28,853), dan konsumsi natrium tinggi (p=0,039; OR=5,000; CI 95%: 1,265–19,762). Merokok tidak signifikan (p=0,398; OR=3,727; CI 95%: 0,215–64,474), tetapi menunjukkan risiko lebih tinggi. Kesimpulan: Faktor usia, genetik, obesitas, konsumsi natrium tinggi, dan merokok berhubungan dengan hipertensi. Intervensi promotif dan preventif perlu dilakukan untuk mengendalikan risiko tersebut. Kata Kunci: Bantul, Faktor Resiko, Hipertensi, Lansia, Puskesmas Bambanglipuro

    PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN DI MASJID AL IKHLAS RAWABENGKEL JAKARTA BARAT

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan (1) Peran tokoh agama dalam mengembangkan kemampuan membaca Al Qur’an di Masjid Al Ikhlas Rawabengkel Cengkareng Jawa Barat, (2) Faktor pendukung dan penghambat apa saja bagi tokoh agama dalam mengembangkan kemampuan membaca Al Qur’an di Masjid Al Ikhlas Rawabengkel Cengkareng Jakarta Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), penelitian ini menggunakan pendekatan atau deskriptif, dengan metode studi kasus yaitu data yang disajikan berupa data-data perkataan dari orang-orang serta perilaku yang diamati. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini, penulis memperoleh bahwa (1) Peran tokoh agama dalam mengembangkan kemampuan membaca Qur’an di Masjid Al Ikhlas Rawabengkel Cengkareng Jakarta Barat, sudah berperan dengan baik, serta sudah dapat menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai seorang tokoh agama di Masjid Al Ikhlas Rawabengkel Cengkareng Jakarta Barat. Peran tokoh agama sebagai pengajar, tokoh agama sebagai pendamping, tokoh agama sebagai motivator, tokoh agama sebagai pembimbing, tokoh agama sebagai evaluator. (2) Faktor penghambat yakni : a.) Jamaah yang masih fokus terhadap handphone, b.) Jamaah yang sibuk terhadap kerja, c.) pengaruh jamaah yang malas, d.) kemampuan yang berbeda-beda. Faktor pendukung tokoh agama dalam mengembangkan kemampuan membaca al qur’an di Masjid Al Ikhlas Rawabengkel Cengkareng Jakarta Barat adalah sebagai yakni: a.) bimbingan guru, b.) pengunaan teknologi, c.) lingkungan belajar, d.) dukungan keluarga dan teman. Kata Kunci : Peran, Tokoh Agama, Kemampuan Membaca Al Qur’a

    3,648

    full texts

    3,932

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇