Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
Not a member yet
    3932 research outputs found

    PENGARUH VIDEO ANIMASI SEX EDUCATION BERBASIS LVEP MATERI NORMA TERHADAP DIMENSI MANDIRI SISWA KELAS V SD

    No full text
    Muchammad Ilham Rahmad Ramadan: Pengaruh Video Animasi Sex Education Berbasis LVEP Materi Norma Terhadap Dimensi Mandiri Siswa Kelas V SD. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Guru Sekolah Dasar Universitas Alma Ata Yogyakarta, 2025. Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah mendorong lahirnya inovasi pembelajaran yang lebih interaktif. Namun, di tengah kemajuan tersebut, permasalahan kekerasan seksual pada anak usia sekolah dasar masih menjadi ancaman serius, sehingga menuntut hadirnya pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga menanamkan nilai karakter, khususnya kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan, pengaruh, serta respon guru dan siswa terhadap penggunaan video animasi sex education berbasis Living Values Education Program (LVEP) dalam pembelajaran materi norma pada siswa kelas V SD Sonosewu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment jenis nonequivalent control group design. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi, pedoman wawancara, angket respon siswa dan guru, serta dokumentasi pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi pelaksanaan pembelajaran, penerapan video animasi sex education berbasis LVEP pada materi norma mampu menanamkan karakter mandiri siswa kelas V SD Sonosewu. Hal ini ditunjukkan melalui hasil observasi pelaksanaan pembelajaran yang mencapai rata-rata 90,50%, termasuk dalam kriteria “Sangat Baik”, sehingga menunjukkan bahwa pembelajaran dengan media ini berjalan secara optimal dan mendukung pembentukan karakter mandiri siswat. Hasil uji-t menunjukkan adanya pengaruh signifikan penggunaan media terhadap karakter mandiri siswa dengan nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Respon guru terhadap media ini mencapai 96,36%, sementara respon siswa sebesar 85,98%. Kedua hasil respon tersebut termasuk dalam kategori “positif”, yang menunjukkan bahwa video animasi berbasis LVEP terbukti efektif dalam menumbuhkan pemahaman norma serta menguatkan karakter mandiri siswa sekolah dasar. Kata Kunci: Video animasi, pendidikan seks, LVEP, mandiri, siswa SD

    PERAN LINGKUNGAN BUDAYA MADRASAH DALAM PEBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS DI MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL MAARIF I SERUT BANTUL DIY

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Lingkungan Budaya Madrasah dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Darul Maarif 1 Serut. Lingkungan budaya madrasah yang religius dan islami diharapkan dapat membentuk peserta didik untuk menjadi lebih taat dan patuh terhadap ajaran agama, serta konsisten dalam mengamalkan ajaran agama di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi dan subjek dari penelitian ini adalah satu kepala sekolah, stu guru pendidikan agama islam, dan dua orang peserta didik perwakilann kelas lima di Madrasah Ibtidaiyah Darul Maarif 1 Serut. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lingkungan budaya madrasah memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter religius peserta didik melalui kegiatan kegamaan yang konsisten dilaksanakan di Lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Darul Maarif 1 Serut sehingga peserta didik menjadi lebih taat dalam menjalankan ajaran agama. Terdapat juga beberapa faktor yaitu; a) faktor pendukung seperti; 1) Lingkungan budaya madrasah yang religius dan islami, 2) Kegiatan keagamaan yang rutin dan kosisten serta, 3) kerjasama antar guru dalam menciptakan lingkungan budaya madrasah yang kondusif; Faktor penghambat seperti; 1) kurangnya sumber daya, 2) kurangnya konsisten dari peserta didik dalam mengikuti kegiatan keagamaan serta, 3) kurangnya dukungan dari orang tua di luar lingkungan madrasah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan karakter religius di Madrasah Ibtidaiyah Darul Maarif 1 Serut. Kata Kunci: Lingkungan Budaya Madrasah, Pembentukan Religius, Madrasah Ibtidaiya

    Pengaruh Harga, Kualitas Produk dan Citra Merek Terhadap Minat Beli Ulang Produk Skincare The Originote Melalui Kepuasan Konsumen sebagai Variabel Mediasi

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh harga, kualitas produk, dan citra merek terhadap minat beli ulang produk skincare The Originote, dengan kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi. Dalam konteks pemasaran produk skincare yang semakin kompetitif, faktor harga, kualitas, dan citra merek menjadi aspek penting yang dapat memengaruhi keputusan konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kepada konsumen The Originote yang telah menggunakan produk tersebut. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, kualitas produk, dan citra merek memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen, yang pada gilirannya memediasi hubungan antara ketiga variabel tersebut dengan minat beli ulang. Hal ini menegaskan bahwa kepuasan konsumen berperan penting sebagai penghubung dalam meningkatkan loyalitas konsumen terhadap produk skincare The Originote. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan strategi pemasaran, terutama dalam menetapkan harga, mempertahankan kualitas produk, dan membangun citra merek agar dapat meningkatkan kepuasan dan minat beli ulang konsumen. Kata kunci: harga, kualitas produk, citra merek, kepuasan konsumen, minat beli ulan

    ANALISIS POTENSI WISATA HALAL DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS DESA PONGGOK)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata halal di Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dengan pendekatan RIDA (Responsible, Immersive, Digital, Assured) dan keterkaitannya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Ponggok memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata halal berbasis masyarakat dengan keunggulan pada fasilitas halal, pemberdayaan ekonomi lokal, partisipasi warga, branding digital, dan jaminan kebersihan serta kualitas layanan. Dimensi RIDA tercermin dalam pengelolaan BUMDes Tirta Mandiri dan kebijakan desa yang memberdayakan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi wisata halal di Desa Ponggok berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi, sosial, dan spiritual masyarakat serta membuka peluang investasi yang berkelanjutan. Kata kunci: Wisata halal, RIDA, kesejahteraan masyarakat, Desa Ponggok, pemberdayaa

    HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DITATANAN RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA ALAHAIR KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

    No full text
    Latar Belakang: PHBS merupakan upaya penting dalam pencegahan penyakit, termasuk diare. Diare adalah penyakit endemis yang ditandai dengan buang air besar lebih sering (tiga kali atau lebih per hari), di mana tinja menjadi lebih lembek atau cair, serta dapat disertai atau tidak disertai darah atau lendir. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) Di Tatanan Rumah Tangga dengan kejadian diare pada Balita Di Desa Alahair Kabupaten Kepulauan Meranti. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional dengan pendekatan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah balita 0-5 tahun Di Desa Alahair Kabupaten Kepulauan Meranti. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan di dapatkan sampel berjumlah 130 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PHBS. Analisis bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil : Hasil uji Chi-Square ada hubungan positif dan signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) cuci tangan di tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita dengan nilai Sig. 0,032 < 0,05; ada hubungan positif dan signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menggunakan air bersih di tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita dengan nilai Sig. 0,00 < 0,05; ada hubungan positif dan signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menggunakan air bersih di tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita dengan nilai Sig. 0,033 < 0,05; ada hubungan positif dan signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memberikan ASI eksklusif di tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita dengan nilai sig. 0,008 < 0,05; dan ada hubungan positif dan signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menimbang balita di tatanan rumah tangga dengan kejadian diare pada balita dengan nilai Sig. 0,008 < 0,05. Kesimpulan: Ada hubungan yang sesuai antara penerapan PHBS Penerapan cuci tangan dengan kejadian diare balita di Desa alahair Kecamatan tebing ting Kabupaten kepulauan meranti. Kata Kunci: phbs, diare, balita

    PERANCANGAN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN SUPPLIER DI AERTSSEN MACHINERY SERVICE BERBASIS WEB DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (Studi Kasus : Aertssen Machinery Service)

    No full text
    Pemilihan supplier merupakan salah satu komponen krusial dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan, termasuk Aertssen Machinery Service. Selama ini, proses pemilihan supplier masih dilakukan secara manual dan mengandalkan pertimbangan subyektif, yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara kebutuhan perusahaan dan kualitas supplier. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) guna mengurangi tingkat subjektivitas dan meningkatkan akurasi dalam pengambilan keputusan. Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan metode pengambilan keputusan yang mampu menangani masalah multi-kriteria secara objektif dan sistematis. Sistem ini dirancang berdasarkan empat kriteria utama yang dianggap penting dalam evaluasi supplier, yaitu harga, pelayanan, ketepatan pesanan, dan responsivitas. Proses pengumpulan data dilakukan dengan melibatkan pihak internal perusahaan sebagai responden untuk mengidentifikasi permasalahan dan kebutuhan yang ada. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi supplier secara tepat dengan tingkat konsistensi yang tinggi. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat, efisien, dan terstruktur di lingkungan perusahaan. Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan, Analytical Hierarchy Process, Pemilihan Supplier, Web-Based System, Multi-ciriteria Decision

    PERAN GURU AKIDAH AKHLAK DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN MINUMAN KERAS DI KALANGAN SISWA MAN 1 BANTUL

    No full text
    Abizar Hardian: Penggunaan minuman keras di kalangan remaja, termasuk siswa madrasah, merupakan masalah serius yang dapat mengganggu perkembangan karakter dan prestasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Akidah Akhlak dalam mencegah penggunaan minuman keras pada peserta didik di MAN 1 Bantul tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari guru Akidah Akhlak dan beberapa siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak memiliki peran strategis dalam pencegahan perilaku menyimpang, khususnya dalam mencegah siswa dari konsumsi minuman keras. Peran tersebut diwujudkan melalui keteladanan, pembiasaan positif, penciptaan lingkungan belajar yang religius dan kondusif, serta penanaman nilai-nilai keagamaan dalam proses pembelajaran. Guru juga secara aktif memberikan pemahaman tentang bahaya minuman keras melalui pendekatan moral dan spiritual. Strategi-strategi ini memberikan kontribusi nyata dalam membentuk kesadaran siswa terhadap dampak negatif minuman keras dan menumbuhkan sikap religius. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peran guru Akidah Akhlak sangat penting dalam upaya preventif terhadap penggunaan minuman keras di lingkungan madrasah. Kata Kunci: Guru Akidah Akhlak, Minuman Keras, Remaja, Pendidikan Karakter, MAN 1 Bantu

    PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN AKHLAKUL KARIMAH SANTRI DI PONDOK PESANTREN INAYATULLAH SLEMAN YOGYAKARTA

    No full text
    Samsunia: Peran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah Santri di Pondok Pesantren Inayatullah Sleman Yogyakarta, Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Alma Ata Yogyakarta, 2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang terjadi pada santri di Pondok Pesantren Inayatullah yang telah mengalami penyimpangan dalam perilaku dan tingkah lakunya seperti: melanggar tata tertib yang telah ditetapkan pondok pesantren, meninggalkan salat berjamaah, kurangnya menghormati guru di kelas, kurangnya kesadaran tentang akhlakul karimah. Terlebih di pondok ini belum ada penelitian mengenai akhlak santri. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah: 1) Bagaimana akhlak santri di Pondok Pesantren Inayatullah? 2) Bagaimana pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di Pondok Pesantren Inayatullah? 3) Bagaimana peran Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan akhlakul karimah santri di Pondok Pesantren Inayatullah? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam di Pondok Pesantren Inayatullah berperan signifikan dalam meningkatkan akhlakul karimah santri. Peningkatan ini didukung oleh peran aktif pengasuh, ustaz, serta santri senior melalui keteladanan dan pembiasaan sehari-hari. Penelitian ini memiliki perbedaan dengan penelitian sebelumnya, yang menekankan pada peningkatan akhlak melalui materi pembelajaran. Metode yang digunakan juga berbeda, penelitian terdahulu menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, sedangkan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada penekanan keteladanan dan pembiasaan perilaku sehari-hari sebagai metode pembentukan akhlak, dibandingkan dengan pendekatan berbasis materi dalam penelitian sebelumnya. Kata Kunci: Peran, Pendidikan Agama Islam, Akhlakul Karimah, Inayatulla

    EFEKTIVITAS PENERAPAN FUN-CARDS SEBAGAI MEDIA EDUKASI DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG PADA REMAJA KARANG TARUNA DI DESA GUWOSARI

    No full text
    Latar Belakang: Kurangnya pengetahuan gizi seimbang dapat menjadi penyebab tidak langsung dari masalah kesehatan berupa masalah kekurangan maupun kelebihan gizi. Oleh karena itu, upaya edukasi gizi yang lebih luas dan menyeluruh perlu diperkuat untuk mengurangi prevalensi permasalahan gizi pada remaja. Edukasi menggunakan permainan dinilai dapat lebih efektif dalam penyampaian dan penyerapan informasi. Peneliti telah membuat media edukasi berupa FunCards yang berisi informasi dasar gizi seimbang. Melalui permainan kartu ini, diharapkan remaja bisa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan: Mengetahui Efektivitas Penerapan Fun-Cards Sebagai Media Edukasi dalam Upaya Meningkatkan Pengetahuan Gizi Seimbang pada Remaja Karang Taruna di Desa Guwosari Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasy Eksperiment menerapkan rancangan pre-test dan post-test tanpa grup kontrol. Pengambilan sampel menerapkan teknik purposive sampling. Jumlah sampel yang dipakai yaitu 30 remaja Karang Taruna di Desa Guwosari. Analisis data menerapkan analisis univariat serta analisis bivariat. Hasil: Berdasarkan uji Paired Sample t-Test dengan nilai p-value 0,00, perbedaan antara pre-test dan post-test I sangat signifikan, menunjukkan bahwa edukasi gizi melalui PowerPoint Gizi Seimbang efektif. Uji Wilcoxon juga menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pre-test dan post-test II, mengindikasikan kombinasi edukasi gizi melalui PowerPoint dan Fun-Cards juga efektif. Uji MannWhitney pada post-test I dan II menunjukkan penggunaan media edukasi Fun-Cards setelah edukasi PowerPoint memberikan dampak positif tambahan terhadap peningkatan pengetahuan remaja tentang Gizi Seimbang. Kesimpulan: Ada perbedaan signifikan terhadap penerapan Fun-Cards dalam meningkatkan pengetahuan gizi seimbang pada remaja Karang Taruna di Desa Guwosari Kata kunci: Remaja, Fun-Cards, Gizi Seimbang, Pengetahuan 1Mahasiswa Gizi Universitas Alma Ata 2Dosen Gizi Universitas Alma At

    PROSES ADAPTASI SANTRI DALAM LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN (Studi Kasus di Madrasah Tahfidz Putri Anak El-Muna Q)

    No full text
    Mamluatul Hikmah (201100652): Proses Adaptasi santri dalam Lingkungan Pondok Pesantren (studi kasus di Madrasah Tahfidz Putri Anak El-Muna Q). Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Alma Ata, Yogyakarta, 2024. Proses adaptasi adalah suatu proses penyesuaian dalam hal diri sendiri dan yang dialami oleh santri yang baru-baru akan mengenal lingkungan yang berbeda, di mana santri di situ akan menyesuaikan dari jam tidur, makan, dan apapun yang serba antri ketika berada di pondok pesantren. Proses ini tidak akan mudah dialami oleh santri, karena terkadang ada santri yang kesusahan dalam proses adaptasi ini. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan latar belakang yang dilakukan dengan cara tertentu dan juga berasal dari kehidupan nyata, yang ditafsirkan dan juga memahami fenomena yang sedang terjadi. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan juga data primer. Data sekunder ini berasal dari hasil wawancara dan dokumentasi sedangkan data primer berasal dari jurnal, dan buku-buku yang berkaitan dengan penelitian ini. Subjek dalam penelitian ini adalah, pembimbing, santri baru 1 tahun dan juga santri lama di Madrasah Tahfidz Putri Anak El-Muna Q. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, proses adaptasi santri di usia yang masih anak-anak ada kesulitan untuk beradaptasi di lingkungan pondok pesantren, setiap anak santri yang berada dilingkungan baru, pastinya akan melewati beberapa fase dalam beradaptasi, fase yang akan di lalui oleh santri tersebut yaitu: fase kegembiraan, fase kekecewaan, fase awal refolusi, dan fase berfugsi dengan efektif. Fase-fase tersebut akan membuat santri bisa beradaptasi dengan baik, ketika sudah melewati fase tersebut, banyak faktor penghambat ketika santri berada di lingkungan pondok pesantren, dan juga banyak faktor pendukung santri bisa betah berada di lingkungan pondok pesantren. Kata Kunci: Proses, adaptasi, santri, Madrasah Tahfidz Putri Anak El-Muna

    3,648

    full texts

    3,932

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Alma Ata Yogyakarta
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇