Repositori Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Not a member yet
    14299 research outputs found

    Laporan Program Pengalaman Lapangan Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Binjai Pelaporan Spt Tahunan Masyarakat Binjai Menggunakan Sistem E-Fil

    No full text
    Laporan Program Pengalaman Lapangan Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Binjai Pelaporan Spt Tahunan Masyarakat Binjai Menggunakan Sistem E-Fil D3-Perpajaka

    Analisis Struktur dan Kearifan Lokal dalam Cerita Rakyat Si Baroar

    No full text
    Penulis ingin mengetahui unsur intrinsik dari tema,tokoh dan latar dan bentuk kearifan lokal dalam cerita rakyat Si Baroar. Adapun kearifan lokal yang ada didalam cerita rakyat Si Baroar terdiri dari kerja keras,gotong royong, pikiran positif, rasa syukur, komitmen, penyelesaian konflik, Pelestarian dan kreativitas budaya dan peduli lingkungan.Adapun tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui struktur pada cerita rakyat Si Baroar dan untuk mengetahui bentuk kearifan lokal dalam cerita rakyat Si Baroar. Sumber data dari penelitian ini adalah buku cerita rakyat yang berjudul legenda marga di Sumatera Utara cerita ini berasal dari Penyabungan Tonga karya Norma Zulhaida dan Dt.Amarwangsa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan data kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi dilakukan dengan cara menganalisis struktur dan kearifan lokal yang terdapat dalam buku cerita rakyat Legenda Marga Di Sumatera Utara karya Norma Zulhaida dan Dt. Amarwangsa penelitian ini dilakukan dengan membaca dan menandai atau mencatat struktur dan kearifan lokal yang ditemukan di dalam buku cerita rakyat Legenda Marga Di Sumatera Utara.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya keterkaitan antara struktur intrinsik dan bentuk kearifan lokal yang membangun cerita rakyat Si Baroar. penelitian ini setelah dilakukan analisis adalah terdapat makna struktur intrinsik dalam hal ini meliputi tema, tokoh dan latar unsur tersebut saling barkaitan satu dengan yang lainnya. Tokoh utama dalam cerita rakyat Si Baroar adalah Si Baroar ia adalah anak yang memiliki kelebihan sehingga para pendatang berdatangan untuk meminta tolong untuk menyelesaikan persengketaan tanah dari persengketaan tanah ini Si Baroar diangkat menjadi raja di kampung. Tokoh yang terdapat pada Si Baroar adalah Puteri Lindung Bulan, Sutan Pulungan, Si Baroar dan Saua. Latar tempat pada cerita Si Baroar hutan, balai pertemuan dan persawahan. Bentuk bentuk kearifan local terdapat delapan kearifan kerja keras, gotong royong, pikiran positif, rasa syukur, komitmen, penyelesaian konflik, Pelestarian dan kreativitas budaya dan peduli lingkungan.kearifan lokal terdapat dalam cerita rakyat Si Baroar

    The Analysis of Affixes In The Novel “Dubliners“ By James Joyce

    No full text
    The objective of this study was to find the use of affixes in the novel ―Dubliners‖ and to describe the dominantly type of affixes used in the novel ―Dubliners‖. This research took place in the library of Muhammadiyah University of North Sumatera, which is located at Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan. The reason of choosing this place was in terms of fund and time. And there had many books related with the study that can be used as the reference. This study analyzed the affixes in the novel ―Dubliners‖, so the descriptive qualitative method was applied in this research. From the analysis it was found that there were two types of affixes found in the novel of James Joyce. They were prefixes and suffixes, there were 32 Prefixes (16%) and 168 Suffixes (84%) that in the three editions, the Affixes that appeared appeared most frequently in the three editions were suffixes (168 words/84%)

    Upaya Meningkatkan Kemampuan Seni Anak Melalui Kegiatan Membatik Dengan Krayon Di Kelompok B Ra Nurhabibatun Medan

    No full text
    Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada latar belakang masalah masih rendahnya kemampuan seni anak. Hal ini terihat dari kurang tertariknya anak pada karya seni. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan seni anak melalui kegiatan membatik dengan krayon. Subjek penelitian ini anak kelompok B di RA Nurhabibatun Jalan Marelan VI Pasar II Timur Gg. Perdamaian lingkungana 24 Rengas Pulau, yang terdiri dari 12 anak yaitu 7 anak perempuan dan 5 anak lakilaki. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan sebanyak tiga siklus mulai dari tanggal 15 September sampai 02 Oktober 2020. Hasil penelitian pada pra siklus menunjukkan bahwa belum ada anak yang berkriteria berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik. Setelah adanya tindakan siklus I dengan kriteria berkembang sesuai harapan dan berkembang sangat baik secara keseluruan meningkat menjadi 13,88%. Selanjutnya pada siklus II terjadi peningkatan lagi secara keseluruhan meningkat menjadi 58,33%. Kemudian lanjut pada siklus III terjadi peningkatan secara keseluruhan dengan persentase peningkatan rata-rata 83,33%. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian ini telah berhasil karena telah mencapai satndart minimal keberhasilan secara keseluruhan adalah 80%. Dengan adanya perlembangan siklus I, siklus II dan siklus III, maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan seni anak kelompok B RA Nurhabibatun Berkembang Melalui Kegiatan Membatik dengan Krayon

    Penerapan Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Mengemukakan Pendapat Kelas VIII SMP Muhammadiyah 01 Medan Tahun ajaran pembelajaran 2018/2019

    No full text
    Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai penerapan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri mengemukakan pendapat siswa di kelas VIII SMP Muhammadiyah 01 Medan Objek dalam penelitian ini sebanyak 10 orang siswa. Teknik peneumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Dari hasil analisis data dengan menggunakan observasi dan wawancara meningkatkan kepercayaan diri mengemukakan pendapat, mendapat perubahan pada siswa-siswi suda mulai mampu meningkatkan kepercayaan dirinya dalam mengemukakan pendapat, sudah mulai aktif mengikuti pelajaran, suda mulai berani mengeluarkan pendapatnya, sudah mulai berani bertanya dan mulai nilai-nilai yang di peroleh sudah meningkatkan dengan penerapan layanan bimbingan kelompok. Dengan demikian penerapan layanan bimbingan kelompok dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas VIII Di SMP Muhammadiyah 01 Medan Tahun Ajaran 2018/2019 Dari hasil penelitian adalah : 1) Berdasarkan hasil wawancara pada awal siklus I dan akhir siklus 1, terjadi sedikit perubahan yaitu, peningkatan kepercayaan diri siswa SMP Muhammadiyah 1 Medan, hal ini dapat diketahui melalui hasil observasi dan juga wawancara. 2) Peneliti kemudian melanjutkan wawancara di siklus II untuk melihat peningkatan yang terjadi dari wawancara akhir siklus I. Jawaban yang diberikan oleh siswa pada wawancara siklus II tersebut lebih menghasilkan jawaban-jawaban yang positif. 3) Hasil penelitian menunjukkan meningkatkan kepercayaan diri siswa terkait meningkat setelah diberikan layananbimbingan kelompok. Artinya, layanan bimbingan kelompok secara signifikandapat meningkatkan kepercayaan diri pada siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah1 Meda

    Aspek Perbuatan Pidana Penyelundupan Pakaian Bekas Yang Dilakukan Secara Ilegal (Studi di Kantor Bea dan Cukai Kota Tanjung Balai)

    No full text
    Indonesia adalah negara hukum pernyataan ini terdapat dalam pasal 1 ayat 3 UUD 1945, sehingga dalam setiap kegiatan di negara Indonesia harus berdasarkan hukum, sehingga dalam penyeludupan pakaian bekas yang terjadi di Kota Tanjung balai harus dilihat dari kacamata hukum yang berlaku, karena Pakaian impor bekas luar negeri menjadi usaha yang sangat menggiurkan karena omset besar yang ditawarkannya, Kondisi seperti ini menjadi peluang bagi para penyelundup untuk melakukan kegiatan impor dan ekspor tanpa membayar bea masuk dan pajak serta bea keluar kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Kegiatan penyelundupan seperti ini tentu membawa dampak negatif yang merugikan pemasukan keuangan negara yang cukup besar. Ada pun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaturan Hukum tentang Penyelundupan pakaian bekas, untuk mengetahui Penegakan Hukum terhadap Penyelundupan pakaian bekas secara ilegal dan Untuk mengetahui Upaya untuk Menanggulangi Pidana Penyelundupan pakaian bekas secara ilegal. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian hukum yuridis empiris dengan pendekatan yuridis empiris yaitu menggunakan data primer berupa wawancara dengan salah satu pegawai Bea dan Cukai kota Tanjung balai dan di dukung data sekunder yaitu, bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan Pengaturan hukum dan Penegakan hukum dalam pemberantasan tindak pidana penyelundupan pakaian bekas secara ilegal yang dilakukan di Kota Tanjung balai, di proses dan ditangani oleh Kantor Bea dan Cukai Teluk Nibung wilayah Kota Tanjung balai dengan perundang-undangan yang berlaku yaitu UU No. 17 tahun 2006 atas perubahan UU No. 10 tahun 1995 tentang Kepabeanan, dan Penegakan hukum diatur oleh aturan hukum yang berlaku, Pengertian terkait masalah tindak pidana penyelundupan menurut Pasal 1 ayat (2) Keputusan Presiden Nomor 73 Tahun 1967 adalah perbuatan tindak pidana yang berhubungan dengan pengeluaran barang atau uang dari Indonesia ke luar negeri (ekspor) atau pemasukan barang atau uang dari luar negeri ke Indonesia (impor). Untuk menanggulangi penyeludupan pakaian bekas pertama-tama harus ada kerjasama antara pemerintah daerah dengan masyarakat, dan menghukum para pelaku penyeludupan pakaian bekas dengan diutamakanya membayar denda agar menimbulkan efek jera

    Kinerja Deformasi Pada Sistem Rangka Pemikul Momen Baja Terhadap Gempa Berulang

    No full text
    Gempa bumi merupakan fenomena alam yang disebabkan oleh adanya pelepasan energi regangan elastis batuan pada litosfir. Tidak jarang gempa datang secara berulang (gempa susulan) terkhusus wilayah Indonesia yang merupakan wilayah zona gempa. Oleh karena itu diperlukan struktur bangunan yang mampu meminimalisir resiko kerusakan akibat gempa terkhusus gempa yang datang secara berulang yang memberikan energi lebih besar dibandingkan dengan gempa tunggal. Dalam hal tersebut struktur baja sangat direkomendasikan karena struktur baja lebih elastis dibandingkan dengan struktur beton bertulang. Pada tugas akhir ini direncakan sebuah struktur dengan 4 lantai yang dimodelkan terhadap 4 jenis penskalaan rekaman gempa yaitu penskalaan DBE dan MCE untuk analisis linier dan analisis non linier. Dari hasil analisis yang didapatkan dari hasil memodelkan struktur baja dengan kondisi tanah lunak (R8) terhadap gempa tunggal dan gempa berulang didapatkan nilai interstory drift dimana hasil penskalaan MCE lebih besar dibandingkan dengan nilai penskalaan DBE dan gempa berulang lebih dominan dibandingkan gempa tunggal dari tiap penskalaan. Hasil analisis juga didapatkan nilai simpangan inelastik dimana rasio penskalaan DBE untuk gempa tunggal adalah 2,1226 dan untuk gempa berulang adalah 2,3298. Nilai rasio simpangan inelastik untuk penskalaan MCE untuk gempa tunggal adalah 2,3061 dan untuk gempa berulang adalah 2,2878

    Efektivitas Pemilihan Kepala Daerah Melalui Dprd Dan Pemilihan Secara Langsung Oleh Rakyat Dalam Sistem Demokrasi (Studi Di Kota Medan)

    No full text
    Perjalanan pemilukada sejak era kemerdekaan hingga era reformasi seperti sekarang ini sering berganti mekanisme pemilihan. Mulai mekanisme pemilihan langsung oleh rakyat hingga mekanisme pemilihan secara tidak langsung yang dipilih oleh DPRD. Hingga puncaknya pada saat disahkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2014. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui pemilihan oleh DPRD, efektivitas pemilihan kepala daerah secara langsung melalui pemilihan oleh rakyat, serta kendala pemilihan kepala daerah melalui DPRD dan pemilihan secara langsung oleh rakyat dalam sistem demokrasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris dengan melakukan wawancara, dan dalam hal ini data diolah dengan menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa efektivitas pemilihan kepala daerah melalui DPRD memang lebih efektif karena dapat menekan anggaran politik yang harus dikeluarkan oleh padangan calon kepala daerah, dan juga meminimalisir/mencegah terjadinya bentrokan atau perdebatan di masyarakat yang dilakukan antara pendukung pasangan calon kepala daerah. Efektivitas pemilihan kepala daerah melalui rakyat akan lebih mengetahui apa visi dan misi dari pasangan calon dan kepala daerah yang terpilih nanti akan memilki ikatan yang lebih dekat dengan masyarakat karena masyarakat itu sendirilah yang menentukan figur yang akan memimpin daerahnya sendiri. Kendala pemilihan kepala daerah melalui DPRD pada dasarnya terkendala karena tidak dapat menjamin bahwa pilihan dari DPRD sesuai dengan harapan masyarakat sedangkan kendala dalam pemilihan kepala daerah secara langsung diantaranya adalah terkendala karena anggaran politik yang besar, menimbulkan konflik dimasyarakat akibat gesekan-gesekan antara pendukungan pasangan calon kepala dearah tersebut, besarnya biaya politik yang harus dikeluarkan pasangan calon dalam mencalonkan dirinya yang dianggap mengakibatkan para calon kepala daerah tersebut melakukan korupsi saat telah terpilih dan tingginya angka golput di beberapa daerah

    Analisis Tindak Tutur Pada Media Sosial Sebagai Deteksi Awal Ujaran Kebencian

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini untuk : 1) untuk mendeskripsikan bentuk ujaran tindak tutur perlokusi yang ada pada media sosial sebagai deteksi awal ujaran kebencian. Sumber data pada penelitian ini didapat memalui postingan pada kolom komentar media social yaitu Facebook (Fb). Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode deskriptif dengan analisis data kualitatif yang merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berbentuk lisan atau rangkaian kata tertulis dari prilaku yang dapat diamati.Bahasa adalah alat yang digunakan setiap manusia sebagai media untuk berkomunikasi. Analisis tindak perlokusi pada media sosial sebagai deteksi awal ujaran kebencian merupakan penelitian yang membahas tentang penggunaan tindak tutur yang berpotensi menyebarkan ujaran kebencian pada postingan pada kolom komentar di media sosial Facebook. Postingan pada kolom komentar yang dipilih memuat banyak tuturan ujaran kebencian seperti penistaan, perbuatan tidak menyenangkan dan penghinaan. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa ternyata masih banyak orang dengan sengaja menyebarkan ujaran kebencian dengan berbagai macam motif pada media sosial

    Perlindungan Hukum Terhadap Wajib Pajak Dalam Mekanisme Keberatan Pajak Berdasarkan PERMENKEU No. 202/PMK 03/2015

    No full text
    Keberatan merupakan upaya hukum biasa yang berada di luar pengadilan pajak yang diperuntukkan untuk memohon keadilan terhadap kerugian bagi wajib pajak Prosedur keberatan tidak diatur dalam Undang-Undang Ketentuaan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Hal ini menyebabkan wajib pajak dihadapkan pada kekuasaan dan kewenangan Direktorat Jenderal pajak untuk mengabulkan seluruhnya atau sebagian, menolak atau menambah besarnya jumlah pajak yang masih harus dibayar bukan pada kewenangan dan kekuasaan hakim Pengadilan Pajak dalam memutuskan sengketa pajak sesuai yang diatur dalam UndangUndang Pengadilan Pajak. karena hal ini, membuat penulis tertarik menelitinya, guna untuk mengetahui bagaiamana Pengaturan Hukum Pengajuan Keberatan Pajak, Mekanisme Keberatan Pajak, dan Efektifitas PERMENKEU No 202/PMK 03/2015 Dalam Rangka Memberikan Perlindungan Hukum Bagi Wajib Pajak. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif, sifat penelitian deskriftif yang menggunakan sumber data sekunder yaitu terdiri dari bahan hukum primer, sekunder tersier serta pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang dituangkan dalam bentuk analasisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa Dasar hukum upaya hukum keberatan diatur Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata cara Perpajakan Peraturan pelaksanaannya itu diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 202/PMK.03/2015 tentang Tata cara Pengajuan Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan yang dalam peraturan tersebut memberikan kepastian hukum dalam hal pelaksanaan dan penyelesaian dalam mengajukan keberatan oleh wajib pajak. wajib pajak dapat melakukan pengajuan keberatan kepada Direktur Jenderal pajak dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia dan ditujukan kepada pejabat pajak yang membidangi jenis pajak yang dipersengketakan, jangka waktu pengajuan keberatan adalah tiga bulan. Direktur Jenderal pajak wajib dalam jangka waktu paling lama 12 (dua belas) bulan sejak tanggal surat keberatan diterima harus memberikan keputusan atas keberatan yang diajukan. Efektifitas dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 202/PMK 03/2015 telah Memberikan Perlindungan Hukum Bagi Wajib Pajak akan ada Kepastian hukum yang termuat dalam peraturan tersebu

    3,450

    full texts

    14,299

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repositori Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇