Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
PENGARUH INDEX PEMBANGUNAN MANUSIA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI LUWU TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan tingkat pendidikan terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda, di mana variabel independen meliputi IPM yang terdiri dari kesehatan, pendidikan, dan daya beli, serta tingkat pendidikan formal dan informal. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kesejahteraan masyarakat yang diukur melalui berbagai indikator seperti pendapatan, akses terhadap layanan publik, dan kondisi kehidupan. Data dikumpulkan melalui survei kepada 100 responden yang dipilih secara acak dan dilengkapi dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM memiliki pengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat dengan nilai t-hitung 5,013 > t-tabel 1,993 dan signifikansi 0,002 (< 0,05). Tingkat pendidikan juga memberikan pengaruh signifikan, di mana peningkatan pendidikan formal berkontribusi pada akses pekerjaan yang lebih baik dan peningkatan taraf hidup. Secara simultan, IPM dan tingkat pendidikan bersama-sama memengaruhi kesejahteraan masyarakat dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,961, yang berarti 96,1% variasi kesejahteraan masyarakat dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya upaya strategis untuk meningkatkan IPM dan akses pendidikan di Kabupaten Luwu Timur guna mendorong kesejahteraan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan dalam merancang program pembangunan yang berbasis pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kata Kunci : Index Pembangunan, Pendidikan, Kesejahteraan masyaraka
ANALISIS DAMPAK TAMBANG GALIAN C DI KECAMATAN LAMASI DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH
Penelitian ini membahas tentang dampak tambang galian C di Kecamatan Lamasi dalam perspektif maqashid syariah. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dampak dari tambang galian C dan untuk mengetahui perspektif maqashid syariah dari tambang galian C ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang
dilaksanakan di Dusun Gerumbul I Desa Wiwitan Kecamatan Lamasi pada bulan Mei 2024. Sumber data diambil dari hasil wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan
data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, informan dalam penelitian ini adalah kepala dusun, pekerja tambang, masyarakat, dan buruh tambang di Dusun Gerumbul I Desa Wiwitan Kecamatan Lamasi. Hasil penelitian menunjukkan 1) dampak yang ditimbulkan oleh tambang galian C adalah dampak yang positif dari segi dampak lingkungan dan ekonomi. Seperti terbebas dari banjir, terbukanya lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran. Penulis
juga menemukan dampak negatif dari aktivitas tambang galian C tersebut seperti debu dan polusi, kebisingan, keringnya air sumur, dan rusaknya jalan. Tetapi selalu ada kontribusi dari pemilik tambang untuk meminimalisir dampak negatif tersebut. 2) dari hasil observasi dan wawancara dan juga secara teoritis, usaha
tambang galian C belum bisa dikatakan sesuai dengan perspektif maqashid syariah karena dari kelima unsurnya belum sepenuhnya terpenuhi.
Kata Kunci: Dampak, Maqashid Syariah
PENGARUH KONDISI LINGKUNGAN DAN KEAMANAN OBJEK WISATA KAMBO HIGHLAND TERHADAP DAYA TARIK WISATAWAN DI KELURAHAN KAMBO KOTA PALOPO
Wulan Ramadhani Sunarto, 2024. “Pengaruh Kondisi Lingkungan dan Keamanan
Objek Wisata Kambo Highland terhadap Daya Tarik Wisatawan di
Kelurahan Kambo Kota Palopo”. Skripsi program studi Ekonomi Syariah
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing oleh Agung Zulkarnain Alang.
Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Kondisi Lingkungan dan Keamanan Objek
Wisata Kambo Highland terhadap Daya Tarik Wisatawan di Kelurahan Kambo
Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi
lingkungan dan keamanan objek wisata kambo highland terhadap daya tarik
wisatawan di Kelurahan Kambo Kota Palopo. Jenis penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif. Populasinya adalah pengunjung kambo highland di Kelurahan
Kambo Kota Palopo dengan menarik sampel sebanyak 100 responden.
Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh
melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang
digunakan yaitu uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji
multikolinearias, uji heteroskedastisitas, dan analisis regresi linear berganda. Uji
hipotesis meliputi uji parsial (uji t), uji simultan (uji f), dan uji determinan koefisien
(R2
). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kondisi lingkungan (X1) objek wisata
kambo highland berpengaruh secara parsial terhadap daya tarik wisatawan dengan
nilai thitung 5,523 > ttabel 1,984 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Keamanan (X2)
objek wisata kambo highland secara parsial berpengaruh terhadap daya tarik
wisatawan dengan nilai thitung 5,146 > ttabel 1,984 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05.
Kondisi lingkungan dan keamanan objek wisata kambo highland berpengaruh
secara simultan terhadap daya tarik wisatawan dengan nilai fhitung 78,819 > ftabel
3,091 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil R Square sebesar 0,619 atau 61,9%
menunjukkan variabel daya tarik wisatawan dipengaruhi oleh kedua faktor
independent yang digunakan dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Kondisi Lingkungan, Keamanan, Wisatawa
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP WANPRESTASI PERJANJIAN BAGI USAHA BUDIDAYA RUMPUT LAUT KECAMATAN BELOPA UTARA
Gadisa Mekar Mawarda, 2024. “Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap
Wanprestasi Perjanjian Bagi Usaha Budidaya Rumput Laut Kecamatan
Belopa Utara”. Skripsi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas
Syariah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Muammar
Arafat Yusmad dan Hardianto.
Skripsi ini membahas tentang Tinjauan Fikih Muamalah Terhadap
Wanprestasi Perjanjian Bagi Usaha Budidaya Rumput Laut Kecamatan Belopa
Utara. Penelitian ini bertujuan: Guna mengetahui dan memahami bentuk
wanprestasi pada perjanjian bagi hasil usaha rumput laut; Guna mengetahui dan
memahami penyelesaian wanprestasi pada perjanjian bagi hasil usaha rumput laut;
Guna mengetahui dan memahami tinjauan fikih muamalah terhadap wanprestasi
perjanjian bagi hasil usaha rumput laut.
Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif (fied research). Informan
dalam penelitian ini ialah pemilik modal, pengelola modal. Teknik pengumpulan
datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah semua data
terkumpul selanjutnya disusun menggunakan analisis kualitatif yang bersifat
mendeskripsikan data sehingga ditarik kesimpulan untuk menjawab permasalahan
ini.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, bentuk wanprestasi
pada perjanjian bagi hasil usaha rumput laut ini pihak pemilik modal tidak menepati
perjanjian yang telah disepakati dan melakukan apa yang diperjanjikan tapi
terlambat. Kedua, penyelesaian wanprestasi pada perjanjian bagi hasil usaha
rumput laut dilakukan dengan cara non-litigasi muyawarah oleh kepala desa.
Ketiga, menurut tinjauan fikih muamalah terhadap wanprestasi bagi hasil rumput
laut bagi mereka yang melakukan wanprestasi dengan ada unsur sengaja, maka
baginya diberikan sebutan sebagai seseorang yang tidak memenuhi janji dimana
peristiwa hukum semacam ini merupakan suatu bentuk pelanggaran jika memang
dilakukan dengan unsur kesengajaan.
Kata Kunci: Fikih muamalah, wanprestasi, perjanjian, usaha rumput laut
KOMUNIKASI WARGA BINAAN PEREMPUAN LAPAS KELAS IIA PALOPO
Dwi Kartika, 2022. ”Komunikasi Warga Binaan Perempuan Lapas Kelas IIa
Palopo”. Skripsi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran
Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut
Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh
Dr.Masmuddin,M.Ag. dan Bahtiar S.Sos.,M.Si.
Skripsi ini membahas tentang Komunikasi Warga Binaan Perempuan
Lapas Kelas IIa Palopo. Penelitian ini bertujuan:Untuk mengetahui
bagaimana komunikasi warga binaan perempuan, faktor pendukung dan
hambatan warga binaan perempuan dalam melakukan komunikasi.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teori yang
digunakan yaitu teori penetrasi sosial oleh Irwin Altman dan Dalmas
Taylor. Informan dalam penelitian ini adalah warga binaan perempuan
dan pembina di Lapas Kelas IIa Palopo. Metode pengumpulan data yang
digunakan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa: Komunikasi pada warga binaan
perempuan lapas kelas IIa Palopo, memiliki peran yang sangat penting
dalam proses penetrasi sosial dilapas tersebut. untuk menciptakan suatu
komunikasi hubungan interpersonal dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas
IIa Palopo kepada warga binaan perempuan yang mereka jalani setiap
harinya sehingga menciptakan kegiatan yang mengarah kepada
pengembangan kepribadian yang positif. Dan faktor pendukung dan
penghambat terjadinya penetrasi sosial yaitu karena faktor internal dan
eksternal. Dimana faktor internal seperti faktor dalam diri seseorang
warga binaan perempuan cenderung menutup dirinya karena merasa
minder, kurang percaya diri dan bahasa dari warga binaan sehingga
mereka tidak bisa melakukan komunikasi dengan baik. dan Faktor
eksternal komunikasi interpersonal antara wargabinaan dengan
wargabinaan lainnya khusunya wargabinaan perempuan dan pembina
biasanya faktor lingkungan lapas yaitu cara berkomunikasi narapidana
perempuan dengan narapidana lainnya dan pembina . Implikasi dari
penelitian adalah agar komunikasi interpersonal perlu diperhatikan dan
diterapkan bukan hanya pada warga binaan perempuan tetapi untuk
seluruh warga binaan yang berada dalam di lapas kelas IIa palopo, dalam
rangka membangun serta membentuk karakter setiap warga binaan
menjadi lebih baik yang berguna bagi nusa dan bangsa setelah keluar dari
lapas.
Kata Kunci : Komunikasi, Warga binaan Perempua
SEMANGAT PENGABDIAN RELAWAN PENGAJAR DI PELOSOK LUWU RAYA (STUDI TERHADAP KOMUNITAS RELAWAN PENDIDIKAN INDONESIA)
Nurul Adawiah, 2024. “Semangat pengabdian Relawan Pengajar di Pelosok
Luwu Raya (Studi Terhadap Komunitas Relawan Pendidikan Indonesia)”.
Skripsi Program Studi Sosiologi Agama, Fakultas Ushuluddin Adab dan
Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh, Dr. Baso
Hasyim, M.Sos.I dan Bahtiar, S.Sos., M.Si.
Penelitian ini membahas tentang semangat pengabdian relawan pengajar di
pelosok Luwu Raya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang melatar
belakangi komunitas Relawan Pendidikan Indonesia semangat mengajar di
pelosok, dan bagaimana strategi Relawan Pendidikan Indonesia menjaga
semangat mengajar di pelosok. Penelitian ini menggunakan teori tindakan sosial
yang digagas oleh Talcot Parsons menjelaskan bahwa sepanjang tindakan
mempunyai makna atau arti subjektif bagi dirinya dan di arahkan bagi orang lain.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi, pendekatan fenomenologi merupakan penelitian yang
didasari dari pengalaman subjektif atau fenomenologikal yang dialami pada diri
individu. Teknik pengumpulan datanya dengan cara observasi, wawancara dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Semangat mengajar
relawan pendidikan Indonesia dilatarbelakangi beberapa faktor yaitu rasa peduli
terhadap pendidikan, dapat memberikan manfaat bagi orang lain, sambutan baik
dari masyarakat, dan kebahagiaan anak-anak di lokasi pengabdian. Strategi yang
digunakan Relawan Pendidikan Indonesia untuk menjaga semangat dari para
relawan yaitu dengan memberikan pemahaman terkait kondisi pendidikan yang
ada di indonesia, mengadakan kegiatan kemah, dan memberikan pembekalan
kepada volunteer sebelum melakukan pengabdian di pelosok agar kegiatan
belajar mengajar yang dilakukan lebih terarah.
Kata Kunci: Pendidikan, Komunitas Relawan, Semanga
KEHIDUPAN SOSIAL JURU PARKIR (STUDI KASUS JURU PARKIR MOTOR AREA PASAR SENTRAL KOTA PALOPO)
Almawati 2023 : “Kehidupan Sosial Juru Parkir ( Studi Kasus Juru Parkir Motor
Area Pasar Sentral Kota Palopo” Skripsi Program Studi
Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah
Institut Agama Islam Negeri Palopo, Dibimbing Oleh Dr. Baso
Hasyim, M.Sos.I dan Bahtiar, S.Sos., M.Si.
Skripsi ini membahas tentang Kehidupan Sosial Juru Parkir (Studi Kasus Juru
Parkir Motor Area Pasar Sentral Kota Palopo). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bentuk interaksi sosial juru parkir di pasar sentral kota Palopo,
mengetahui pandangan masyarakat tentang juru parkir di pasar sentral kota
Palopo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan
pendekatan sosiologis yang merupakan sebuah penelitian yang mempelajari
kehidupan masyarakat dan pendekatan komunikasi yang merupakan pendekatan
penelitian yang menekankan bagaimana komunikasi dapat mengungkap makna
makna dari konten komunikasi yang ada. Untuk memperoleh data penulis
melakukan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Informan penelitian ini adalah juru parkir dan masyarakat. Hasil penelitian ini
adalah : Pertama mengarah kepada bentuk interaksi sosial Asiosiatif dimana
bentuk proses interaksi juru parkir yang ada di pasar sentral kota Palopo terjalin
kerjasama yang baik, tolong menolong, dan saling memahami serta saling
pengertian, kedua pandangan masyarakat tentang juru parkir di pasar sentral kota
Palopo dapat dilihat dari pandangan positif diantaranya membantu memarkir
kendaraan, menjaga kendaraan dan helm, dan pandangan negatif diantaranya
adanya sewa parkir yang harus dibayar di setiap tempat parkir, menimbulkan
kemacetan dan meresahkan pejalan kaki.
Kata Kunci : Kehidupan Sosial, Juru Parki
PANDANGAN AL-QUR’AN TENTANG TRADISI TEPALING (STUDI KASUS MASYARAKAT SUKU SASAK DI DESA RINJANI KECAMATAN WOTU KABUPATEN LUWU TIMUR)
Hasnia, 2024 “Pandangan Al-Qur‟an Tentang Tradisi “Tepaling” (Studi Kasus
Masyarakat Suku Sasak Di Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Kabupaten
Luwu Timur. Skripsi Program Studi Ilmu Al-Qur‟an dan Tafsir Fakultas
Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Palopo.
Dibimbing oleh Masmuddin dan Agustan.
Skripsi ini membahas tentang tradisi tepaling sebagai tradisi yang terdapat pada
masyarakat Suku Sasak di Desa Rinjani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu
Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Konsep dasar al-Qur‟an tentang
pernikahan, praktik tradisi tepaling dan Pandangan al-Qur‟an pada tradisi
tepaling. Jenis penelitian ini adalah lapangan (field research). Penelitian ini
menggunakan pendekatan religious dan sosiologis. Sumber data primer data yang
diperoleh secara lansung dari narasumber sebagai objek penelitian yang di teliti,
sumber data sekunder berupa data yang di peroleh dari informasi-informasi yang
terkait objek penelitian yakni dari al-Qur‟an, baik bersumber dari data-data kantor
desa maupun dokumen-dokumen, artikel, jurnal, buku-buku yang di dapat dari
informan yang di teliti. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara
dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan konsep-konsep dasar al�Qur‟an tentang pernikahan, Allah menciptakan mahluk di muka bumi ini untuk
berpasang-pasangan sebagai salah satu fitrah yang dimilika oleh manusia, dasar�dasar hukum nikah bersumber dari al-Qur‟an, Hadist dan ijma>, hukum-hukum
nikah yaitu wajib, sunnah, haram, makruh mubah. Rukun-rukun nikah dalam
Islam yaitu ija qabu>l, wali, saksi, mahar, tidak ada penghalang, akad nikah.
Praktik tradisi tepaling merupakan tradisi kawin lari yang di wariskan oleh leluhur
yang hingga saat ini masih dilaksanakan oleh masyarakat Suku Sasak.
Sebagaiman praktiknya yakni; midang, menim, ngumbuk dan ngombok,
beberayean, tepaling, besejati, selabar, merariq, bait Janji, nyerah gantiran,
begawe dan sorong serah ajikerame, nyongkolan, balik lampak, pereba pangkih.
Tujuan dari setiap proses praktik tersebut agar dapat memahami makna setiap
proses tradisi sehingga menjadi acuan bagi generasi selanjutnya. Pandangan al�Qur‟an terhadap tradisi tepaling merupakan tradisi yang berlandaskan pada
analisis Qs al-Nu>r: 26, ayat ini merupakan penjelasan tentang bagaimana memilih
pasangan dengan baik, agar menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan
warahmah kemudian di perjelasjelas dalam HR. Bukhari 4700, tentang menikahi
wanita dengan empat hal yaitu karena hartanya, keturunanya, kecantikanya, dan
agamanya.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Tradisi Tepaling, Suku Sasak, Desa Rinjani Kecamatan
Wotu Kabupaten Luwu Timu