Repository IAIN Palopo
Not a member yet
    9951 research outputs found

    Qur’anic Insights on Educational Evaluation: A Semantic Study

    Get PDF

    PENERAPAN ISLAH DALAM PERKARA PEMBATALAN AKTA PERDAMAIAN DI PENGADILAN NEGERI PALOPO (STUDI AKTA PERDAMAIAN NO.20/Pdt.G/2017/PN PALOPO)

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang“Penerapan Islah dalam Perkara Pembatalan Akta Perdamaian di Pengadilan Negeri Palopo (Studi Akta Perdamaian Nomor 20/PDT.G/2017/PN.Plp)”,Perdamaian dalam Islam dikenal sebagai Islah, yang berarti memperbaiki dan mendamaikan sengketa, serta merupakan kewajiban baik secara personal maupun sosial. Dalam konteks hukum, upaya perdamaian atau mediasi menjadi langkah awal yang harus diupayakan oleh hakim dalam menyelesaikan sengketa perdata, dengan perdamaian yang dicapai dapat dituangkan dalam akta yang memiliki kekuatan hukum tetap. Penerapan Islah di pengadilan, seperti dalam kasus di Pengadilan Negeri Palopo, menunjukkan pentingnya mediasi dalam mencapai kesepakatan yang menghindari konflik lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami peran mediator, alasan eksekusi Akta No.20/Pdt.G/2017/PN.Plp oleh Pengadilan Negeri Palopo, dan analisis pembatalan perjanjian menurut hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kasus (case approach) dengan wawancara serta dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data.Berdasarkan hasil penelitian yaitu pertama Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan menetapkan proses mediasi sebagai langkah wajib yang harus dilakukan dalam proses penyelesaian sengketa di pengadilan, kedua Akta Perdamaian tidak dapat dieksekusi dikarenakan adanya perbedaan penafsiran antara kedua belah pihak, dan ketiga Dalam perspektif hukum Islam, perjanjian yang sudah disepakati dan dicatat dalam bentuk akta perdamaian harus dihormati dan dilaksanakan. Kata kunci: Islah, Perjanjian, Medias

    TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP TANGGUNG JAWAB ANAK YANG BELUM BALIGH ATAS PELUNASAN AKAD MUSHARAKAH ORANG TUANYA PADA BANK MUAMALAT CABANG PEMBANTU KOTA PALOPO

    Get PDF
    Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai literatur primer dan sekunder, termasuk buku, jurnal, artikel ilmiah, serta dokumen hukum yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis untuk mengidentifikasi prinsip prinsip hukum ekonomi syariah yang berkaitan dengan tanggung jawab ahli waris di bawah umur. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana ketentuan hukum Islam mengatur penyelesaian akad Musharakah yang belum tuntas akibat meninggalnya salah satu pihak, dalam hal ini orang tua, di Bank Muamalah Cabang Pembantu Palopo, dengan memperhatikan status ahli waris yang masih di bawah umur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum ekonomi syariah, anak di bawah umur sebagai ahli waris tidak memiliki tanggung jawab pribadi atas pelunasan utang orang tuanya. Namun, penyelesaian akad tetap wajib dilakukan menggunakan harta warisan (tirkah) yang ditinggalkan oleh pewaris, sesuai dengan prinsip bahwa kewajiban pelunasan utang lebih didahulukan sebelum pembagian harta warisan. Ketentuan ini berdasarkan prinsip ‘adl (keadilan) dan maslahat (kemaslahatan) yang menjadi dasar dalam transaksi syariah. Oleh karena itu, anak di bawah umur tidak berkewajiban membayar utang dengan harta pribadinya, melainkan melalui wali atau perwakilan hukum yang bertanggung jawab mengelola dan mempertanggungjawabkan pelunasan tersebut kepada bank. Penelitian ini juga menemukan bahwa dalam praktiknya, sering kali muncul permasalahan apabila harta peninggalan tidak mencukupi untuk melunasi akad musharakah. Dalam situasi demikian, solusi yang sesuai dengan hukum ekonomi syariah adalah melakukan negosiasi ulang antara pihak bank dengan wali ahli waris untuk restrukturisasi pembayaran atau pembatalan akad berdasarkan prinsip kehati-hatian (prudential principle) dan kemaslahatan bersama. Di samping itu, bank syariah perlu menetapkan prosedur baku mengenai perlindungan hak anak di bawah umur dalam transaksi pembiayaan, sehingga menghindari potensi ketidakadilan di masa depan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis terhadap pengembangan kebijakan perbankan syariah di Indonesia, khususnya dalam penyusunan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih memperhatikan kondisi ahli waris di bawah umur. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya khazanah keilmuan dalam bidang hukum ekonomi syariah, khususnya terkait mekanisme penyelesaian akad musharakah yang tertunda akibat kematian salah satu pihak, serta menjadi rujukan bagi penelitian-penelitian selanjutnya di bidang hukum waris Islam dan perbankan syariah. Kata Kunci: Hukum Ekonomi Syariah, Akad Musharakah, Tanggung Jawab Ahli Waris, Anak di Bawah Umur, Bank Syariah

    TINJAUAN FIQH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI JIZAF PASAMBE TABARO DI DESA SAMPA KECAMATAN BAJO KABUPATEN LUWU

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Jual Beli Jizaf Pasambe Tabaro. Penelitian ini bertujuan: Guna mengetahui dan memahami praktik jual beli Tabaro di Desa Sampa Kecamatan Bajo, Kabupaten, Luwu: Guna mengetahui Tinjauan Fiqh Muamalah terhadap Praktik Jual Beli Jizaf Pasambe Tabaro. di Desa Sampa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian lapangan yang menggunakan metode wawancara, observasi dan mencatat, merangkum peristiwa yang terjadi di lapangan. Metodologi penelitian sosiologis. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Subjek atau informan pada penelitian ini adalah masyarakat Desa sampa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Jual Beli Jizaf Pasambe Tabaro Berdasarkan Maṣlaḥah Mursalah dalam jual beli jizaf yaitu dapat mendatangkan kebaikan dan kemafaatan maka Tinjauan Fiqh Muamalah Terhadap Jual beli Jizaf Pasambe Tabaro Di Desa Sampa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu ditinjau dari segi Maṣlaḥah Mursalah adalah boleh karena jual beli tersebut tidak mengandung unsur tipuan, menurut analisis penulis, banyak mendatangkan dampak positif di kalangan mayoritas masyarakat di Desa Sampa baik bagi pembeli maupun bagi penjual, karena perdagangan tersebut sudah menjadi sumber mata pencaharian yang sudah melekat di kalangan pedagang Pasambe Tabaro memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Tak hanya penjual yang diuntungkan pembeli juga di untungkan dengan sistem taksiran tersebut karena pembeli bisa membeli, Tabaro sesuai kebutuhan yang akan digunakan untuk pembuatan makanan kapurung harian saja, Sebaliknya ketika perdagangan tersebut tidak dibolehkan maka akan menimbulkan problematika dikalangan mereka. dikalangan mereka Berdasarkan Maṣlaḥah Mursalah yang telah dijelaskan di atas, yaitu dapat mendatangkan kebaikan dan kemafaatan maka Jual beli Dengan Sistem Jizaf Pada Masyarakat Desa Sampa Kecamatan Bajo Kabupaten Luwu hukumnya adalah boleh (mubah). Kata Kunci: Jizaf, Pasambe, Tabaro, Muamala

    NILAI DAKWAH DALAM FILM MERINDU CAHAYA DE AMSTEL PERSPEKTIF ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES

    Get PDF
    Nilai Dakwah Dalam Film Merindu Cahaya De Amstel Persfektif Analisis Semiotika Roland Barthes” Skripsi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Wahyuni Husain dan Fajrul Ilmy Darussalam. Film merupakan media komunikasi massa yang berperan penting dalam mempengaruhi perspektif masyarakat terhadap nilai dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk nilai dakwah dalam film Merindu Cahaya De Amstel dan untuk menganalisis nilai dakwah dalam film Merindu Cahaya De Amstel perspektif Analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber data yakni data dari rekaman video film Merindu Cahaya De Amstel dan data sekunder yang dikumpulkan dari sumber lain seperti artikel serta internet yang berkaitan dengan film Merindu Cahaya De Amstel. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai Aqidah dalam film Merindu Cahaya De Amstel terlihat tentang kematian, meminta petunjuk kepada Allah Swt. laki-laki dan perempuan berada dalam satu ruangan. Nilai Syariah terlihat ketika melaksanakan shalat, bersentuhan dengan lawan jenis, menggunakan hijab. Adapun nilai Akhlak terlihat ketika berbuat baik kepada sesama manusia, mengucapkan salam ketika bertemu dan saling memaafkan. Adegan yang ada dalam film tersebut secara denotasi memberikan makna bahwa apabila seseorang ingin terlihat baik maka harus berbuat seperti tidak bersentuhan dengan lawan jenis, tidak berduaan dalam satu ruangan, rajin beribadah, belajar mengikhlaskan, bersikap sopan, dan lain sebagainya, sedangkan secara konotasi memberikan makna bahwa apabila seseorang ingin terlihat taat kepada Allah Swt, maka tidak harus memenuhi semua larangan-larangan Allah Swt, karena ketaatan tidak hanya terbatas hanya dari berhijab dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis, tergantung dari bagaimana seseorang merasakan dirinya jauh lebih dekat dengan Allah Swt. Mitos yang berkembang di masyarakat tentang nilai-nilai dakwah adalah perempuan muslim adalah simbol dari prinsip, keteguhan identitas, dan komitmen terhadap keyakinan agama. Kata Kunci : Nilai Dakwah, Merindu Cahaya DeAmstel, Roland Barthe

    NILAI DAKWAH DALAM FILM MERINDU CAHAYA DE AMSTEL PERSPEKTIF ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES

    Get PDF
    Nilai Dakwah Dalam Film Merindu Cahaya De Amstel Persfektif Analisis Semiotika Roland Barthes” Skripsi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Palopo. Dibimbing oleh Wahyuni Husain dan Fajrul Ilmy Darussalam. Film merupakan media komunikasi massa yang berperan penting dalam mempengaruhi perspektif masyarakat terhadap nilai dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk nilai dakwah dalam film Merindu Cahaya De Amstel dan untuk menganalisis nilai dakwah dalam film Merindu Cahaya De Amstel perspektif Analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan sumber data yakni data dari rekaman video film Merindu Cahaya De Amstel dan data sekunder yang dikumpulkan dari sumber lain seperti artikel serta internet yang berkaitan dengan film Merindu Cahaya De Amstel. Hasilnya menunjukkan bahwa nilai Aqidah dalam film Merindu Cahaya De Amstel terlihat tentang kematian, meminta petunjuk kepada Allah Swt. laki-laki dan perempuan berada dalam satu ruangan. Nilai Syariah terlihat ketika melaksanakan shalat, bersentuhan dengan lawan jenis, menggunakan hijab. Adapun nilai Akhlak terlihat ketika berbuat baik kepada sesama manusia, mengucapkan salam ketika bertemu dan saling memaafkan. Adegan yang ada dalam film tersebut secara denotasi memberikan makna bahwa apabila seseorang ingin terlihat baik maka harus berbuat seperti tidak bersentuhan dengan lawan jenis, tidak berduaan dalam satu ruangan, rajin beribadah, belajar mengikhlaskan, bersikap sopan, dan lain sebagainya, sedangkan secara konotasi memberikan makna bahwa apabila seseorang ingin terlihat taat kepada Allah Swt, maka tidak harus memenuhi semua larangan-larangan Allah Swt, karena ketaatan tidak hanya terbatas hanya dari berhijab dan tidak bersentuhan dengan lawan jenis, tergantung dari bagaimana seseorang merasakan dirinya jauh lebih dekat dengan Allah Swt. Mitos yang berkembang di masyarakat tentang nilai-nilai dakwah adalah perempuan muslim adalah simbol dari prinsip, keteguhan identitas, dan komitmen terhadap keyakinan agama. Kata Kunci : Nilai Dakwah, Merindu Cahaya DeAmstel, Roland Barthe

    PENGARUH REPUTASI, ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN WEB QUALITY TERHADAP KEPERCAYAAN PELANGGAN SHOPEE DI KOTA PALOPO

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Reputasi, e-WOM dan web quality di Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui pengaruh reputasi terhadap kepercayaan pelanggan secara parsial, untuk mengetahui pengaruh e WOM terhadap kepercayaan pelanggan secara parsial, untuk mengetahui pengaruh web quality terhadap kepercayaan pelanggan secara parsial, dan untuk mengetahui pengaruh reputasi, e-WOM dan web quality terhadap kepercayaan pelanggan secara simultan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif untuk mengkaji pengaruh reputasi, e-WOM dan web quality terhadap kepercayaan pelanggan pengguna Shopee di Kota Palopo. Populasi dalam penelitian ini tidak di ketahui, namun dalam hal ini populasi masyarakat yang ada di kota Palopo yang berjumlah kurang lebih 184.681 jiwa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling purposive dan penentuan jumlah sampel dengan rumus lameshow. Sampel yang digunakan sebanyak 384 orang. Data diperoleh melalui observasi dan kuesioner. Selanjutnya, data penelitian ini diolah dengan analisis regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan, dan uji koefisien determinasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Reputasi (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepercyaan Pelanggan (Y) Pelanggan Shopee di kota Palopo, variabel e-WOM (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepercayaan pelanggan (Y) Shopee di kota Palopo, variabel Web Quality (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepercayaan Pelanggan (Y) Shopee di kota Palopo, dan Reputasi (X1), e-WOM (X2), dan Web Quality (X3) berpengaruh signifikan secara simultan terhadap Kepercayaan Pelanggan (Y) Shopee di kota Palopo. Adapun Reputasi (X1), e-WOM (X2), dan Web Quality (X3) dalam menjelaskan perubahan pada Kepercayaan Pelanggan (Y) Shopee di kota Palopo yaitu sebesar 39,8%, sementara 60,2% dijelakan oleh variabel lain diluar penelitian ini. Kata Kunci : Reputasi, e-WOM, Web Quality, dan Kepercayaan Pelangga

    PERAN GURU BIMBINGAN KONSELING DAN WALI KELAS DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA PADA SISWA DI SMP NEGERI 8 KOTA PALOPO

    No full text
    Skripsi ini membahas tentang peran guru bimbingan konseling dan wali kelas dalam mengatasi kenakalan remaja pada siswa di SMP Negeri 8 Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru bimbingan konseling dan wali kelas dalam mengatasi kenakalan remaja pada siswa di SMP Negeri 8 Palopo dan untuk mengetahui apa saja upaya guru bimbingan konseling dan wali kelas dalam mengatasi kenakalan remaja pada siswa di SMP Negeri 8 Palopo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskripif fokus penelitian ini untuk melihat fakta-fakta yang ada di lapangan, kemudian mendeskripsikan hasil penelitian dengan apa adanya. Teknik pengumpulan data secara langsung dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu peran guru bimbingan konseling dan wali kelas sangat penting dalam mengatasi kenakalan remaja pada siswa di SMP Negeri 8 Palopo. Guru Bimbingan Konseling memberikan bimbingan emosional dan mediasi dalam konflik siswa, serta melakukan sosisalisasi tata tertib sekolah. Mereka bekerja sama dengan wali kelas yang memantau perilaku siswa sehari-hari dan menangani masalah awal sebelum melibatkan guru Bimbingan Konseling. Adapun upaya mengatasi kenakalan remaja di SMP Negeri 8 Palopo pada siswa dengan cara wali kelas memantau perilaku dan perkembangan akademik siswa, menerapkan aturan ketat dan bekerja sama dengan orang tua dan guru bimbingan konseling (BK). Kata Kunci : Guru Bimbingan Konseling, Wali Kelas, Kenakalan Remaj

    PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PNM UNIT MEKAAR WARA TIMUR KOTA PALOPO

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PNM Unit Mekaar Wara Timur Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis ada atau tidak nya pengaruh dari motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Populasi sampel penelitian sebanyak 16 seluruh karyawan. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif deskriptif dengan metode Analisis Regresi Linear Berganda dengan melakukan uji olah data statistik melalui SPSS versi 26 data diperoleh melalui observasi dan penyebaran kuesioner meggunakan skala likert. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Motivasi Kerja (X1) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, kemudian variabel Lingkungan Kerja (X2) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Berdasarkan hasil uji-F bahwa kedua variabel berpengaruh secara simultan terhadap variabel dependen, sehingga semua hipotesis penelitian H1 diterima dan H0 ditolak. Kemudian dari hasil uji koefisien determinasi R square diketahui bahwa persentase besar pengaruh dari variabel X terhadap Y dalam penelitian ini yaitu 44,9%, dan sisanya 55,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kata Kunci: Motivasi kerja, Lingkungan kerja, Kinerja karyawan

    PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS HADIS TARBAWI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 14 PALOPO

    No full text
    Tesis ini membahas tentang “Pengembangan modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi di sekolah menengah pertama 14 Palopo”. Tujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui kebutuhan siswa pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi kelas 7 di sekolah menengah pertama negeri 14 Palopo (2) untuk mengembangkan modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi kelas 7 di sekolah menengah pertama negeri 14 Palopo (3) untuk mengetahui kelayakan modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi di sekolah menengah pertama negeri 14 Palopo (4) untuk mengetahui uji praktikalitas pengembangan modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi kelas 7 di sekolah menengah pertama negeri 14 Palopo Jenis penelitian ini adalah pengembangan atau Research and Development (R&D) dan menggunaka model ADDIE (Analysis, Desain, Development, Implementasi, Evaluation). Adapun subjek penelitian ini yaitu pengembangan modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi yaitu Guru yang ada di SMP Negeri 14 Palopo dan siswa kelas 7. Berdasarkan validasi ahli yang telah dilakukan, diketahui bahwa hasil validasi ahli materi diperoleh skor 71,25% dengan kriteria valid. Validasi ahli bahasa diperoleh skor 71,25% dengan kriteria valid. Pada uji coba praktis digunakan dalam proses pembelajaran di kelas 7 SMP Negeri 14 Palopo dengan presentase praktikalitas mencapai 77,5% kategori praktis. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis hadis tarbawi sudah layak digunakan, mudah digunakan, dan dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran di kelas 7 SMP Negeri 14 Palopo. Kata Kunci: Pengembangan Modul Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam, Hadis Tarbaw

    9,369

    full texts

    9,951

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Repository IAIN Palopo
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇