Repository IAIN Palopo
Not a member yet
9951 research outputs found
Sort by
PENERAPAN HUKUM TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN MENGGUNAKAN SENJATA TAJAM (Studi Kasus Polres Kota Palopo)
Skripsi ini membahas tentang Penerapan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Menggunakan Senjata Tajam di Polres Kota Palopo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan hukum yang harus diterapkan terhadap pelaku penganiayaan menggunakan senjata tajam di Polres Kota Palopo Palopo serta faktor yang menyebabkan penganiayaan menggunakan senjata tajam di Polres Kota Palopo. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan penelitian sosiologi hukum. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data
primer diperoleh dari wawancara dan observasi melalui Unit 1 Pidum (Pidana Umum) di Polres Kota Palopo, dan data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan berupa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan para ahli. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan hukum
bagi penyalahgunaan senjata tajam yang mengakibatkan mati atau luka beratnya seseorang akan diproses sesuai dengan KUHAP. Ancaman hukuman yang diberikan bagi penyalahgunaan senjata tajam akan dikenakan hukuman yang telah ditentukan. Faktor yang menyebabkan penganiayaan yang mengakibatkan mati atau luka beratnya seseorang karena kebiasaan
masayarakat membawa senjata tajam, serta kurangnya kesadaran hukum masyarakat atas larangan membawa senjata tajam dengan ancaman hukumnya
PERTIMBANGAN HAKIM DALAM MEMUTUS PERKARA TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 52/Pid.B/2021/PN Blp)
Skripsi ini membahas tentang tindak pidana penganiayaan yang berfokus atau bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim dalam memutus perkara penganiayaan pada kasus Nomor 52/Pid.B/2021/PN Blp, dan perspektif hukum islam dalam memutus perkara Nomor 52/Pid.B/2021/PN Blp. Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Sumber data yang digunakan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum
tersier. Teknik pengumpulan data menggunakan Kepustakaan (Library Research) adapun wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai data pendukung. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertimbangan hakim dalam memutus perkara ini didasarkan pada analisis terhadap ketiga dakwaan alternatif yang diajukan, yaitu percobaan pembunuhan, penganiayaan
berat, dan penganiayaan biasa. Majelis hakim memutuskan untuk mengabulkan dakwaan alternatif ketiga, yaitu penganiayaan biasa yang menyebabkan luka ringan, karena unsur-unsur dalam dakwaan alternatif pertama dan kedua tidak terpenuhi. Menurut peneliti bahwa terdapat unsur-unsur yang lebih kuat untuk
menjerat terdakwa dengan pasal percobaan pembunuhan dibanding sekadar penganiayaan biasa. Beberapa faktor seperti perencanaan dengan membawa badik, serangan ke bagian tubuh vital, serta upaya berulang untuk menikam korban, mengarah pada niat membunuh yang seharusnya dipertimbangkan lebih
serius dalam putusan hukum. Dalam hukum Islam, kasus ini dianalisis berdasarkan prinsip qisas, diyat, dan ta’zir. Karena korban tidak meninggal, pelaku wajib membayar diyat sebagai kompensasi atas luka serius korban, selain hukuman ta’zir untuk memberikan efek jera.
Kata Kunci : Penganiayaan, Pertimbangan Hakim, Perspektif Isla
MARAH DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN SERTA RELEVANSINYA PADA KESEHATAN MENTAL
Skripsi ini membahas tentang Marah dalam Perspektif Al-Qur’an serta Relevansinya pada Kesehatan Mental. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
1) Konsep marah dalam al-Qur’an, 2) Dampak serta strategi pengendalian marah dalam al-Qur’an. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (Library research) yang bersifat deskriptif-kualitatif. Penelitian ini mencakup data primer yang bersumber dari al-Qur’an kitab tafsir, serta data sekunder yaitu buku, skripsi, artikel, dan lainnya yang mencakup dengan tema penelitian. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode maudhu’i dengan pendekatan ilmu tafsir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat tiga istilah kata marah dalam al-Qur’an yaitu al-Gaḍab, al-Gaiz, dan al-Sukht. Kata al- Gaḍab dalam al-Qur’an disebutkan sebanyak 21 kali dalam 15 surah, al-Gaiz disebutkan sebanyak 10 kali dalam 8 surah, dan al-Sukht disebutkan sebanyak 4 kali dalam 4 surah. 2) Adapun dampak dari marah terhadap kesehatan mental yaitu seperti stress, bahkan sampai menganggu pada kesehatan fisik seperti tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung. Cara tepat mengendalikan amarah yaitu senantiasa berdzikir kepada Allah swt. serta memberi maaf kepada orang lain, sabar sambil membaca salawat Nabi saw. dan jika kemarahan itu tidak bisa meredam maka segeralah berwudhu, dan membaca ta’awudz untuk memohon perlindungan dari godaan syaithan.
Kata Kunci: Marah dalam Al-Qur’an, Kesehatan Mental
DAKWAH DALAM AL-QUR’AN QS. ‘ALI ‘IMRAN/3:104 & FU S{S{IL A T /41:33 (STUDI TERHADAP PEMAHAMAN JAMAAH TABLIG DI KELURAHAN KAMBO)
Skripsi ini membahas tentang Pemahaman Jamaah tablig yang berada di Kelurahan
Kambo terhadap QS. Ali ‘Imran/3:104 dan QS. Fus}s}ilat/41:33. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana pemahaman dakwah menurut jamaah tablig (2) mengetahui pemahaman jamaah tablig tentang QS. Ali ‘Imran/3:104 & QS. Fus}s}ilat/41:33 (3) mengetahui cara jamaah tablig meng-aplikasikan penafsiran dakwahnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Informan penelitian ini adalah anggota jamaah tablig yang aktif di Kelurahan Kambo. Data diperoleh melalui Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dakwah adalah ajakan, panggilan dan juga seruan aksi yang bertujuan mengajak manusia kepada Allah swt. dakwah dinyatakan sebagai sarana menggapai tujuan yaitu keberhasilan sebagai seorang hamba. Dimana dakwah sebagai satu kewajiban yang harus dilakukan setiap ummat dan dilakukan secara personal atau kelompok (2) Pemahaman jamaah tablig mengatakan bahwa hanya sebagian orang yang keluar khuru>j fi> sabi>lillah sebagian yang lain belajar ilmu agama, membantu dalam hal ekonomi. Kebanyakan pemahaman jamaah tablig diantaranya tidak ada lagi perkataan yang lebih baik dari menyeru kepada Allah, orang yang melakukan itu berarti dia orang yang beruntung. (3) Cara jamaah Tablig di Kambo mengaplikasikan pemahaman dakwahnya dengan khuru>j, setelah itu mereka melakukan jaulah, dan juga melakukan taklim, silaturahmi, usaha memakmurkan Masjid (UMM) dan cara lainnya seperti membangun keaakraban kepada sesama muslim dan musyawarah.
Jamaah tablig berhasil membina sebagian besar masyarakat di Kelurahan Kambo, mereka harus menjelaskan agama Allah kepada semua masyarakat tanpa pebedaan dan juga harus lebih tepat sasaran, terutama anak-anak dan kaum perempuan dan yang lebih penting mereka harus aktif minimal dimedia sosial mereka untuk menjelaskan agama Islam.
Kata Kunci: Pemahaman, Al-Qur’an, Jamaah Tablig ,Kambo
IMPLEMENTASI PENINGKATAN SELF ESTEEM UNTUK MENGURANGI KASUS BULLYING SISWA DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 BUA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi peningkatan self-esteem sebagai strategi dalam mengurangi kasus bullying di kelas VIII SMP Negeri 1 Bua. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat upaya penanganan bullying di SMP Negeri 1 Bua melalui program peningkatan self-esteem, yang melibatkan bimbingan konseling, pemberian motivasi, penerapan kebijakan sekolah yang tegas, kampanye anti bullying secara rutin melalui seminar dan workshop serta keterlibatan guru dan orang tua dalam mendukung kepercayaan diri siswa. Selain itu, ditemukan bahwa siswa dengan self-esteem yang lebih tinggi cenderung memiliki ketahanan psikologis yang lebih baik dalam menghadapi tekanan sosial, sehingga risiko menjadi korban atau pelaku bullying dapat diminimalkan. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran siswa mengenai dampak negatif bullying serta mendorong budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.
Kata kunci: Self Esteem, Bullyin
PEREMPUAN IDEAL DALAM AL-QUR’AN (STUDI PEMIKIRAN SITI MUSDAH MULIA DALAM BUKU KEMULIAAN PEREMPUAN DALAM ISLAM)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi perempuan ideal dalam perspektif Al-Qur‟an serta menganalisis pemikiran Siti Musdah Mulia tentang konsep perempuan ideal. Penelitian ini menggunakan jenis studi kepustakaan dengan pendekatan tafsir Maudhui. Data primer diperoleh dari karya-karya Siti Musdah Mulia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, sedangkan analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi tema utama terkait eksistensi perempuan ideal menurut Al-Qur‟an dan perspektif kritis Musdah Mulia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan ideal dalam Al-
Qur‟an digambarkan melalui sifat-sifat mulia seperti ketaatan kepada Allah (al-
Qānitāt), kejujuran dan konsistensi dalam perkataan maupun perbuatan (aṣ-
Ṣiddīqah), rendah hati (Tawāḍu) serta penuh kasih saying (Ar-Raḥmah). Konsep ini mencakup peran perempuan dalam ibadah, kehidupan keluarga, dan kontribusinya dalam masyarakat. Sementara itu, pemikiran Siti Musdah Mulia memperluas konsep perempuan ideal dengan menekankan pentingnya kedalaman spiritual, peran sosial, dan kontribusi aktif perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Perempuan ideal menurut Musdah Mulia tidak hanya dinilai dari sifatsifat spiritual dan moral, tetapi juga kemampuannya untuk mengelola peran sebagai pendidik, pemimpin keluarga, serta agen perubahan sosial yang mendukung nilai-nilai keadilan dan kesetaraan gender.
Kata Kunci: Perempuan Ideal, Siti Musdah Mulia, Al-Qur‟an