UMN Knowledge Center (Universitas Multimedia Nusantara)
Not a member yet
33948 research outputs found
Sort by
Pengembangan Fitur pada Layanan eBranch Web PT. Bank Central Asia Tbk
Seiring dengan berkembangnya zaman, kebutuhan nasabah pun semakin bergeser ke arah modernisasi dan digitalisasi layanan. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa tidak semua layanan bank terdapat pada aplikasi mobile banking sehingga nasabah seringkali masih butuh datang ke kantor cabang untuk mendapatkan pelayanan yang mereka inginkan. Pada kondisi saat ini, saat nasabah datang ke cabang seringkali pain poin yang dirasakan adalah waktu tunggu yang lama dan rumitnya formulir yang harus diisi oleh nasabah sebelum dapat dilayani oleh cs/teller. Waktu tunggu yang lama dan pengisian formulir yang rumit bisa menurunkan kepuasan nasabah sehingga menimbulkan perspektif negatif terhadap layanan kantor cabang. Untuk mengatasi masalah tersebut, BCA berinovasi untuk menanggulangi permasalahan nasabah dengan melakukan digitalisasi layanan cabang untuk mempermudah transaksi nasabah di kantor cabang dengan pengembangan integrasi eBranch Web. eBranch Web adalah aplikasi yang dapat digunakan oleh pengguna untuk melakukan pengisian Online Form dan/atau Reservasi sebelum bertransaksi di cabang. Pada pengambangan ini, tim BCA akan melakukan pengembangan fitur dan integrasi pada platform eBranch Web. Pengembangan fitur dan integrasi dapat menjadi solusi untuk mengatasi pain poin nasabah karena nasabah dapat mengakses lebih banyak layanan cabang secara digital di dalam satu aplikasi komprehensif. Dalam pengembangan integrasi ini, tim project menggunakan metodologi SCRUM untuk mencapai target pengembangan. SCRUM adalah metodologi pengembangan umum digunakan dalam pengembangan perangkat lunak. Metode ini digunakan untuk mengelola proyek dan mengembangkan produk melalui tahapan iterasi sehingga adaptif dengan perubahan kebutuhan dan mempercepat proses pengembangan
Perancangan Data Visualization dan Quality Assurance dalam Pemantauan Sistem Benemica Employee
Pemantauan sistem dalam organisasi memiliki peran krusial untuk memastikan bahwa semua proses operasional berjalan dengan baik dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Dalam konteks sistem BENEMICA Employee, penggunaan data visualization dan quality assurance menjadi sangat penting untuk mendukung pemantauan kinerja dan kualitas sistem. Data visualization memungkinkan pengguna untuk menyajikan dan menganalisis data dalam bentuk yang lebih mudah dipahami, mempercepat identifikasi masalah, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan berbasis informasi yang akurat. Melalui visualisasi data, perusahaan dapat dengan mudah memonitor berbagai metrik kinerja, seperti produktivitas karyawan, tingkat kepuasan, atau status operasional lainnya, yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi kerja. Di sisi lain, quality assurance memainkan peran yang tak kalah penting, yaitu untuk memastikan bahwa sistem BENEMICA berfungsi sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan dan bebas dari kesalahan atau gangguan teknis. Dengan proses quality assurance yang terstruktur, perusahaan dapat meminimalkan risiko error dan memastikan bahwa semua komponen sistem beroperasi dengan baik. Kolaborasi antara data visualization dan quality assurance tidak hanya meningkatkan efisiensi pemantauan, tetapi juga memberikan wawasan yang lebih mendalam untuk pengambilan keputusan yang lebih strategis dan berbasis data. Oleh karena itu, peran keduanya sangat vital untuk memastikan keberhasilan operasional dan pengelolaan sumber daya yang optimal dalam sistem BENEMICA Employee
Pengembangan Aplikasi MyValue di PT Kompas Gramedia
PT Kompas Gramedia telah menerapkan teknologi digital, khususnya melalui aplikasi MyValue, dalam mengelola hubungan pelanggan melalui sistem CRM (Customer Relationship Management). Dalam mengembangkan aplikasi yang berkualitas, penting untuk memastikan bahwa aplikasi tersebut mudah dipelihara dan dikembangkan secara berkala agar tetap dapat beradaptasi dan memenuhi kebutuhan pengguna di tengah persaingan bisnis yang kompetitif. Selama proses kerja magang, dilakukan peningkatan paket aplikasi dan refaktorisasi untuk menerapkan arsitektur yang bersih (clean architecture), dengan tujuan menjaga keamanan, kemudahan pemeliharaan, dan skalabilitas aplikasi tersebut
Peran Asisten Produksi dalam Program - Program LIFE Channel
Laporan ini akan membahas tentang pengalaman magang sebagai Asisten Produksi (Production Assistant) di LIFE Channel, yang merupakan salah satu bagian dari MNC Channel. Magang berlangsung selama empat bulan, dari September 2024 hingga Januari 2025, di mana penulis terlibat dalam berbagai tahapan produksi program televisi, mulai dari pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman teknis di awal, keterbatasan alat produksi, dan koordinasi tim yang belum optimal. Solusi yang diterapkan termasuk belajar langsung dari tim ahli, berkoordinasi untuk peminjaman alat, dan eksplorasi tambahan untuk memenuhi kebutuhan materi produksi. Melalui magang ini, penulis memperoleh wawasan mendalam tentang proses produksi televisi, baik dari segi teknis seperti penggunaan peralatan produksi dan editing, maupun non-teknis seperti pengelolaan waktu dan komunikasi tim. Pengalaman ini memberikan fondasi yang kuat dalam memahami industri pertelevisian
Pengembangan Aplikasi Web Customer Touchpoint Solution E (CTS E) Hub Menggunakan Framework Spring Boot dan Vue pada PT Bank Central Asia Tbk
Laporan hasil kerja magang ini akan menjelaskan mengenai pengembangan aplikasi CTS E Hub pada PT Bank Central Asia Tbk atau BCA. Praktik kerja magang berlangsung pada salah satu subgrup dari Group Strategic Information Technology (GSIT), yang merupakan departemen teknologi informasi BCA. Subgrup tersebut adalah Customer Touchpoint Solution (CTS), tepatnya pada biro CTS E yang bertanggung jawab atas kelangsungan operasional layanan yang berkaitan dengan EDC, ATM, IoT, dan sejenisnya. Aplikasi CTS E Hub dirancang untuk meningkatkan efisiensi alur kerja tim-tim pada biro CTS E dengan memfasilitasi berbagai proses internal. Namun, seiring berjalannya waktu dan penggunaan, ditemukan beberapa kendala seperti kesalahan pada fitur notes, sistem handling user role yang masih di hardcode, kesulitan dalam pembuatan dokumen checklist implementasi proyek, serta ekstraksi data dari dokumen yang berisi ratusan data. Selain itu, diperlukan eksplorasi pada framework Selenium dan Cucumber untuk keperluan integration testing aplikasi internal lain. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan framework Spring Boot dan Vue untuk mengatasi kendala dan keperluan tersebut. Perbaikan fitur notes serta pembuatan fitur Role-Base Access Control, fitur Export Excel for Implementation Document, dan fitur File Parsing sudah berhasil dilakukan berdasarkan user requirement dan digunakan oleh anggota tim yang melakukan request fitur tersebut. Eksplorasi framework Selenium dan Cucumber sudah berhasil dilakukan berdasarkan user requirement dan hasilnya telah dipresentasikan kepada tim
Rancang Bangun Modul Pengadaan untuk Aplikasi Manajemen UMKM Berbasis Web di LPPM UMN
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Meskipun perannya signifikan, pelaku UMKM masih memiliki tantangan dalam menjalankan bisnisnya. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah pencatatan keuangan yang masih dilakukan secara manual, memungkinkan adanya kesalahan dalam input, memakan waktu, dan data yang hilang. Seiring perkembangan teknologi, digitalisasi perlu dilakukan UMKM agar lebih efisien dalam manajemen usahanya. Aplikasi manajemen UMKM berbasis web dapat menjadi solusi untuk menggantikan proses pencatatan yang manual. Oleh karena itu, rancang bangun aplikasi dilakukan dengan menggunakan framework Next.Js berbasis Typescript dan database Supabase berbasis PostgreSQL. Setelah melewati tahap pengembangan, modul pengadaan berhasil dibangun sesuai dengan kebutuhan user dan telah dilakukan testing oleh pembimbing lapangan. Secara keseluruhan, aplikasi manajemen UMKM ini belum dilakukan User Acceptance Testing (UAT). Hal ini dikarenakan modul lainnya masih dalam tahap pengembangan
Pelaksanaan Accounting dan Tax Service di PT Arventis Mega Indonesia
Kegiatan kerja magang dilaksanakan di PT Arventis Mega Indonesia, divisi Tax sebagai Accounting and Tax Intern dibawah bimbingan Ibu Yenny Agapitasari selaku Finance and Accounting Manager. Selama proses kerja magang tugas yang diberikan adalah menghitung tagihan yang dipotong PPh 21, PPh 23, dan PPh 4 ayat 2, memeriksa dan menganalisa voucher pembayaran, membuat jurnal voucher atas pemotongan PPh 21, PPh 23, PPh 4 ayat 2, menyiapkan dan mengirim dokumen ke konsultan pajak untuk pelaporan PPh 21, PPh 23, PPh 4 ayat 2, memeriksa dan menginput pesanan penjualan dari pelanggan, membuat faktur pajak keluaran, menghitung dan melakukan rekapitulasi PPN kurang bayar atau lebih bayar, dan menyiapkan dokumen untuk pelaporan SPT masa PPN. Selama proses kerja magang, pekerjaan dapat dilaksanakan dan diselesaikan dengan baik tetapi terdapat kendala yang ditemukan, seperti penjualan barang atau jasa yang nilainya di bawah Minimum Selling Price (MSP), terdapat perubahan alamat dalam NPWP pelanggan sehingga faktur pajak keluaran tidak dapat diupload. terdapat beberapa faktur pajak masukan yang belum dikirimkan oleh vendor sehingga pajak masukan tidak dapat dikreditkan Solusi dari kendala berikut yaitu meminta konfirmasi kepada Sales and Service Director, mengirimkan draft faktur pajak keluaran kepada pelanggan yang bersangkutan, dan menghubungi vendor untuk minta dikirimkan faktur pajak masukan
Pelaksanaan Jasa Akuntansi dan Pajak di Kantor Akuntan Publik Heliantono dan Rekan
Pelaksanaan kerja magang dilaksanakan di KAP Heliantono dan Rekan, dengan penempatan di divisi accounting and tax sebagai accounting and tax internship. Selama melaksanakan kerja magang, pembimbing yang mengawasi proses kerja magang adalah Ibu Nur Zahra Dwi Lestari dan Ibu Tonggo Martina Lasmaria. Selama pelaksanaan kerja magang, terdapat 8 unit yang diperiksa dengan pekerjaan yang dilakukan antara lain melakukan input sales invoice, melakukan input purchase invoice, mencetak voucher pembelian, mencetak voucher penjualan, melakukan input sales return, melakukan stock adjustment atas barang persediaan, membuat jurnal pengeluaran, dan melalukan rekapitulasi PPh 21. Selama prosesnya, ditemukan beberapa kendala yang mempengaruhi kelancaran kinerja divisi accounting and tax. Salah satunya adalah dalam melakukan input penjualan dan pembelian, banyak nama barang yang tidak sesuai antara data penjualan dan pembelian dengan faktur pajak yang diterbitkan sehingga terjadi selisih antara nilai persediaan di faktur pajak yang dilaporkan dengan nilai persediaan yang tercatat dalam dokumen rekap penjualan atau pembelian. Sehingga menghambat dalam melakukan rekonsiliasi penjualan dan pembelian. Solusi yang diberikan adalah mencari barang dengan menggunakan kode barang di dokumen penjualan atau pembelian serta melakukan analisa terhadap diskon atau PPN yang dapat menimbulkan selisih antara faktur pajak dengan dokumen penjualan atau pembelian
Peran Event & Partnership pada Divisi Marketing & Business Specialist di PT Bank Rakyat Indonesia (Rumah BUMN Jakarta)
Latar Belakang pemilihan tempat magang adalah munculnya fenomena hilirisasi digital ekonomi yang berkaitan pada pemanfaatan alat digital oleh UMKM. Tujuan dari kerja magang ini adalah untuk mengimplementasikan konsep manajemen acara pada Rumah BUMN Jakarta. Rumah BUMN Jakarta merupakan suatu organisasi yang dibentuk oleh Kementerian BUMN sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial Perusahaan untuk meningkatkan kompetensi dan skala usaha serta membentuk Ekosistem Ekonomi Digital UMKM yang ada di Indonesia. Posisi yang di pilih dalam aktivitas magang adalah Acara & Kemitraan yang ada dalam Divisi Pemasaran & Pengembangan Bisnis. Deskripsi pekerjaan Acara & Kemitraan adalah melakukan perencanaan dan mengeksekusi untuk jadwal pelatihan untuk UMKM yang dilakukan secara daring maupun luring. Konsep yang digunakan dalam laporan magang ini adalah konsep manajemen acara. Kendala utama dalam proses kerja magang adalah dalam berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan acara dan promosi acara yang disebabkan karena tema pelatihan yang monoton, di dapatkan kesimpulan yaitu pekerja magang mampu mengembangkan keterampilan dalam riset kebutuhan acara, perencanaan, eksekusi, dan evaluasi melalui kerja sama dengan tim
Perancangan Buku Saku Sobat Siaga Tsunami sebagai Media Pembelajaran Literasi Bencana bagi siswa SDN 3 Situregen
Anak-anak menjadi salah satu kelompok rentan bencana yang memiliki potensi dalam memperoleh dampak negatif dari bencana alam. Keterbatasan fisik dan pengetahuan mengenai bencana alam menyebabkan anak-anak memiliki kerentanan terhadap risiko bencana. Desa Situregen, terutama SDN 3 Situregen berada pada pesisir pantai dengan segmen Megathrust yang rawan akan bencana Tsunami hingga 20 meter. Meskipun memiliki potensi Tsunami, edukasi mengenai literasi kebencanaan belum diinformasikan secara rutin kepada masyarakat terutama kepada para siswa. Dalam rangka meningkatkan literasi bencana siswa, diperlukan media pembelajaran seperti buku saku yang berguna dalam memberikan informasi yang tepat dan aktual mengenai mitigasi bencana. Buku Saku Sobat Siaga Tsunami dirancang menggunakan model perancangan ADDIE dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran bencana yang mampu meningkatkan kesiapisaganaan siswa SDN 3 Situregen dalam menghadapi potensi bencana alam. Melalui sosialisasi dan pemberian buku saku, hasil menyatakan bahwa buku saku dapat menjadi media pembelajaran dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana serta langkah yang harus dilakukan untuk menjadi agen perubahan