UMN Knowledge Center (Universitas Multimedia Nusantara)
Not a member yet
    33948 research outputs found

    Peran Kerja Magang sebagai Graphic Designer pada LEADS Indonesia Foundation

    No full text
    Kerja magang merupakan suatu kegiatan yang akan dilakukan oleh setiap mahasiswa di berbagai perguruan tinggi. Kerja magang sendiri bisa mencakup berbagai macam pekerjaan, salah satunya adalah sebagai graphic designer. Graphic designer merupakan sebutan untuk seseorang yang dapat menyediakan penyelesaian visual dalam cakupan grafis. Perusahaan di mana penulis melakukan kerja magang adalah LEADS Indonesia Foundation. LEADS Indonesia Foundation dipilih oleh penulis karena beberapa alasan. Salah satunya adalah moto perusahaan yang memiliki resonansi terhadap penulis. Selain itu, penulis juga menyukai fakta bahwa LEADS Indonesia Foundation merupakan sebuah organisasi non-profit yang bergerak dalam bidang kepemimpinan, pendidikan, dan beasiswa pengembangan. Selama melakukan kerja magang di LEADS Indonesia Foundation, penulis juga menemukan beberapa kendala. Kendalanya adalah terkait jaringan yang kurang stabil, beberapa aset yang dikunci di Canva, dan draft konten yang terkadang masih belum selesai. Untuk mengatasi kendala tersebut, penulis menggunakan sulpai daya bebas gangguan pada jaringan wifi dan menyediakan kuota. Selain itu, penulis juga membuat aset sendiri untuk menggantikan aset yang dikunci dan menghubungi content writer dari jauh-jauh hari agar draft konten dapat segera disiapkan

    Peranan Tim Artistik dalam Produksi Film Rangga & Cinta (2025)

    No full text
    Program magang ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperdalam pemahaman penulis terhadap proses produksi film, lebih spesifiknya dalam dunia artistik dalam film, serta mengembangkan keterampilan praktis dalam bidang desain grafis dan set dressing. Penulis terlibat langsung sebagai kru artistik dibawah Dita Gambiro, pada "basecamp artistik124" dalam produksi film Rangga & Cinta (2025), sebuah remake musikal dari film Ada Apa dengan Cinta (2002) , dengan tanggung jawab sebagai graphic designer dan set dresser. Dalam peran ini, penulis berkontribusi pada pembuatan elemen visual grafis dan penataan set yang mendukung narasi visual film. Selama periode magang, penulis menghadapi berbagai tantangan, seperti tingginya beban kerja, perbedaan visi antar departemen, serta koordinasi yang kompleks dalam lingkungan produksi. Meskipun demikian, pengalaman ini memberikan banyak pembelajaran yang bermakna, baik dari sisi teknis maupun kerja kolaboratif. Secara keseluruhan, kegiatan magang ini menjadi proses yang menyeluruh dan bermanfaat dalam menunjang pengembangan kompetensi profesional di bidang desain produksi film

    Peran 3D Generalist pada Proyek Iklan Wardah di Apeplus Studio

    No full text
    Industri animasi memainkan peran penting dalam pembuatan media visual, salah satunya iklan. Teknologi animasi 3D digunakan untuk memberikan visual yang menarik dan dinamis dalam memperkenalkan produk. Karena tingginya minat animasi di Indonesia, semakin banyak juga studio-studio animasi yang lahir, salah satunya Apeplus Studio. Apeplus Studio merupakan studio kreatif yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan animasi, yang salah satunya bergerak dalam bidang komersial atau periklanan. Penulis berperan sebagai 3D Generalist di Apeplus Studio selama program magang, yang merupakan bagian dari syarat kelulusan Universitas Multimedia Nusantara. Selama magang, penulis terlibat dalam berbagai proyek pembuatan iklan, salah satunya skincare Wardah, dengan fokus pada pembuatan 3D modeling, texturing, dan animasi. Program magang ini bertujuan untuk memperdalam keterampilan teknis penulis di bidang animasi 3D, serta memberikan wawasan tentang proses produksi iklan di industri kreatif Indonesia

    Peran Editor untuk Promosi Produk di PT. Nagatama Poin Ciptaprima

    No full text
    Magang ini bertujuan untuk mendalami pemahaman tentang editor dalam pembuatan konten video produk di PT. Nagatama Poin Ciptaprima. Sebuah peusahaan yang bergerak di bidang distribusi permainan kartu. Penulis menjalani kegiatan magang sebagai editor konten video promosi yang bertanggung jawab dengan proses kreatif. Melalui kegiatan magang ini penulis menerapkan dan mengembangkan ilmu yang sudah didapatkan dari studi film. Penulis menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan alat produksi, kurangnya staf, serta padatnya jadwal perusahaan. Tetapi solusi dengan meyewa alat, merekrut freelancer, dan menyesuaikan jadwal dapat mengatasi kendala tersebut. Pengalaman ini memberikan pengetahuan tentang produksi konten dalam industri kreatif serta menegaskan pentingnya peran editor dalam mendukung strategi promosi perusahaan

    Peran Videografer dalam Xander Creative Agency untuk Proyek Iklan

    No full text
    Pada era ini, media sosial telah menjadi ruang utama bagi masyarakat untuk mengakses informasi, berinteraksi, hingga membuat keputusan konsumsi. Oleh karena itu, pembuatan konten audio visual dianggap menjadi cara yang efektif bagi perusahaan-perusahaan yang ingin menjangkau banyak calon pembeli produk atau jasa mereka. Upaya dari sebuah perusahaan untuk menjangkau banyak pembeli menciptakan konsep iklan, dimana produk ditawarkan oleh sebuah brand dan ditujukan kepada masyarakat melalui media digital. Dalam program magang semester ini, penulis berkesempatan untuk bergabung di sebuah agensi kreatif bernama Xander Creative Agency sebagai Intern Videographer. Tujuan utama dari magang ini adalah untuk memahami secara langsung alur kerja produksi konten iklan, mengasah keterampilan teknis videografi, serta memperkuat soft skill komunikasi dalam lingkungan agensi kreatif. Penulis terlibat dalam berbagai bentuk konten, mulai dari dokumentasi, social experiment, hingga podcast, dan bertanggung jawab atas proses pengambilan gambar dan pengarahan talent. Pengalaman magang ini menunjukkan kepada penulis bahwa videografer tidak hanya dituntut untuk memiliki kemampuan teknis kamera, namun juga kreativitas dan keterampilan soft skill komunikasi yang tinggi untuk mendukung keberhasilan kampanye iklan digital

    Analisis Maskulinitas dalam Penggambaran Karakter Ajo Kawir pada Film seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021)

    No full text
    Penelitian ini membahas representasi maskulinitas pada karakter Ajo Kawir dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas (2021) karya Edwin. Film sebagai media budaya memiliki peran penting dalam membentuk dan merefleksikan konstruksi gender di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis naratif dan semiotik untuk mengkaji bagaimana maskulinitas ditampilkan melalui karakter, narasi, serta interaksi antara Ajo Kawir dan karakter lain, khususnya Iteung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ajo Kawir direpresentasikan sebagai sosok laki-laki yang kuat, agresif, dan dominan, namun juga menyimpan kerentanan berupa impotensi yang menjadi sumber konflik batin. Kondisi ini memunculkan perilaku kompensasi yang mencerminkan toxic masculinity dan tekanan sosial terhadap maskulinitas tradisional. Film ini tidak hanya mereproduksi nilai-nilai patriarki, tetapi juga menawarkan kritik terhadap maskulinitas hegemonik melalui dinamika karakter dan relasi gender yang kompleks. Dengan demikian, film ini membuka ruang diskusi tentang konstruksi ulang maskulinitas di masyarakat Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian film dan gender serta memberikan pemahaman baru mengenai dinamika maskulinitas dalam budaya populer Indonesia

    Penerapan Unsur Komedi dalam Copywriting Konten TikTok MyTelkomsel

    No full text
    Di era digital saat ini, brand dituntut untuk menyesuaikan strategi komunikasinya agar mampu menjangkau dan menarik perhatian audiens, salah satunya melalui platform media sosial seperti TikTok. Platform ini menjadi wadah yang sangat potensial karena mengandalkan format video pendek yang cepat, interaktif, dan mudah viral. Penelitian ini membahas bagaimana MyTelkomsel menerapkan unsur komedi dalam copywriting untuk memperkuat daya tarik konten pemasarannya. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori incongruity yang memandang komedi muncul dari ketidaksesuaian antara harapan dan kenyataan, teori relief yang melihat tawa sebagai bentuk pelepasan emosi, serta teori timing punchline yang menekankan pentingnya pengaturan ritme dan kejutan dalam penyampaian humor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan elemen komedi dalam copywriting tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memperkuat pesan produk, meningkatkan keterlibatan penonton, serta mempermudah penyampaian pesan brand secara ringan, kreatif, dan mudah diingat. Secara keseluruhan, komedi menjadi strategi komunikasi yang efektif untuk membangun hubungan yang lebih dekat dan menyenangkan antara brand dan audiens di media sosial

    Peran 2D Motion Graphic Artist Intern dalam Memproduksi Aset Visual pada SuperPixel Pte Ltd

    No full text
    Motion graphic berperan penting dalam menyederhanakan ide kompleks dalam komunikasi visual, terutama di bidang pendidikan dan pemasaran. Penulis tertarik mendalami bidang ini karena peluang kreatifnya yang luas serta adaptabilitasnya di berbagai platform digital. Untuk memperdalam keterampilan, penulis memilih magang di Studio SuperPixel, yang dikenal dengan karya inovatif dan lingkungan kerja yang mendukung kreativitas. Magang ini bertujuan untuk memperoleh pengalaman profesional, memperdalam pemahaman tentang motion graphic 2D, serta membangun relasi di industri kreatif. Selama magang, penulis menerapkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan dan berkontribusi dalam proyek industri. Diharapkan pengalaman ini dapat meningkatkan keterampilan serta pemahaman terhadap workflow industri secara nyata. Pengalaman ini memberikan wawasan tentang alur kerja standar industri, termasuk pengembangan konsep, pembuatan aset, animasi, dan pascaproduksi. Selain itu, bekerja bersama para profesional berpengalaman memungkinkan penulis untuk mengasah keterampilan teknis, meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dan beradaptasi dengan permintaan klien. Pada akhirnya, magang ini menjadi batu loncatan bagi karier penulis di bidang motion graphic, menghubungkan pembelajaran akademik dengan praktik profesional dalam industri yang dinamis dan terus berkembang

    Peran Camera Person dalam Proyek SEA TODAY di INFINITY PRODUCTION.

    No full text
    Film memiliki peran penting dalam kegiatan pengarahan dan edukasi. Saat ini, film kerap dimanfaatkan sebagai media pendukung dalam berbagai bidang, seperti promosi, dan pendidikan yang bertujuan memberikan pemahaman dan wawasan kepada penonton. Dalam pembuatan film, diperlukan peran camera person. Camera person bertugas dalam menentukan sebuah komposisi gambar, dan pergerakan kamera. Tidak hanya pada film, media digital juga memerlukan peran camera person. Penulis tertarik dalam mengoperasikan kamera, maka itu penulis melakukan proses kerja magang di Infinity Production untuk mempelajari dan mendapatkan pengalaman pada dunia kerja profesional. Infinity Production didirikan oleh Bimo Setiawan yang merupakan divisi creative production dari Brand Media Indonesia. Pada proses magang, penulis berperan menjadi camera person dan editor. Penulis bertugas untuk mengoperasikan kamera sesuai arahan sutradara, yang meliputi pemahaman komposisi, framing, dan pergerakan kamera untuk mendukung cerita secara visual. Penulis juga bertanggung jawab atas aspek teknis pengambilan gambar seperti pencahayaan, pemilihan lensa, dan kualitas gambar. Tidak hanya pengalaman dalam mengoperasikan kamera, penulis juga banyak mendapat ilmu dan bagaimana dunia kreatif berjalan, seperti berkomunikasi dengan klien, dan workflow, serta mengatasi kendala dan berpikir untuk mendapatkan solusi dari kendala yang di hadapi

    Peran Script Continuity dalam Film Panjang Sirep: Datang Tak Diundang, Pergi Bukan Pilihan oleh Wokcop Pictures

    No full text
    Pelaksanaan kerja magang ini bertujuan untuk mendalami pemahaman mengenai produksi film, khususnya pada departemen Penyutradaraan melalui peran Script Continuity. Peran script continuity sendiri bertanggung jawab untuk memastikan hadirnya continuity atau kontinuitas dari satu adegan dengan adegan lainnya dari segi visual, artistik, pengadeganan, hingga emosi dan dialog aktor. Pemilihan lokasi magang pun didasarkan pada kesempatan yang mampu diberikan dalam proyek- proyek berkualitas di industry perfilman Indonesia. Oleh karena itu, penulis memilih untuk melaksanakan magang di Wokcop Pictures, Production House yang relatif baru namun memiliki potensi yang besar untuk memproduksikan film-film berkualitas tinggi. Ruang lingkup kerja magang di Wokcop Pictures mencakup observasi langsung terhadap proses pra-produksi hingga produksi film serta partisipasi dalam kegiatan pengambilan gambar. Temuan yang diungkap dalam laporan ini meliputi pentingnya kolaborasi tim dalam produksi film, khususnya pada departemen penyutradaraan yang bertanggung jawab untuk memimpin alur kerja pada produksinya. Dalam laporan ini, penulis juga menyampaikan beberapa tantangan dan peluang yang ditemukan dalam industri perfilman pada masa ini, seperti persaingan yang ketat dan perkembangan teknologi yang pesat. Melalui pengalaman kerja magang ini, penulis mendapatkan wawasan yang berguna untuk mempersiapkan diri untuk karier profesional dalam industri ini, sekaligus memperluas jaringan profesional. Dengan demikian, laporan ini mencerminkan pengalaman yang berharga dalam pengembangan pemahaman serta keterampilan penulis tentang dunia produksi film

    29,091

    full texts

    33,948

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    UMN Knowledge Center (Universitas Multimedia Nusantara)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇