Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sepatu Rajut Pada Kelompok Wanita Tani “Bola Padang” Desa Bolli, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang,Sulawesi Selatan
Pemberdayaan ekonomi masyarakat, sebagai salah satu pilar pokok pembangunan desa dengan memberikan sedikit pengetahuan dan keterampilan tentang Pembuatan Sepatu Rajut kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Bola Padang. Dipilihnya sepatu rajut sebagai bentuk pelatihan yang akan diberikan kepada ibu-ibu kelompok tani dengan pertimbangan agar setelah mendapatkan pelatihan ini, kelompok wanita tani tersebut dapat meneruskan pembuatan sepatunya menjadi suatu usaha rumahan. Pembuatan sepatu rajut tidak memerlukan waktu khusus, pekerjaan ini dapat dilakukan pada saat senggang, setelah para ibu menyelesaikan pekerjaan rumah dan setelah pulang dari berkebun. Jika pembuatan sepatu rajut ini ditekuni menjadi suatu usaha rumahan, maka akan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi ibu-ibu untuk membantu ekonomi keluarga
Pengembangan Kualitas Guru Di SD Gmit Imanuel Oepura Kota Kupang
Kegiatan pengembangan kualitas guru di SD GMIT Imanuel Oepura Kota Kupang meliputi kegiatan pelatihan dan pendampingan pengembangan materi pembelajaran, penggunaan model pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran. Mitra dalam kegiatan ini adalah SD GMIT Imanuel Oepura. Masalah yang dihadapi mitra berkaitan dengan kualitas guru dimana mayoritas guru merupakan guru honorer yang baru mengabdi sebagai pendidik dengan masa kerja dibawah 5 (lima) tahun. Hal ini menyebabkan mereka belum sepenuhnya memahami proses pembelajaran seperti pengembangan materi pembelajaran, penerapan model pembelajaran dan pengembangan media pembelajaran. Walaupun demikian mereka memiliki semangat yang tinggi untuk memberikan layanan kepada anak didiknya. Target yang diharapkan adalah guru dapat mengembangkan materi pembelajaran, menggunakan model pembelajaran dan mengembangkan media pembelajaran dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan, demonstrasi dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas guru di sekolah tersebut. Mereka selain mendapat pengetahuan tentang pengembangan materi pembelajaran, media dan model pembelajaran, mereka juga memperoleh pengetahuan tentang evaluasi pembelajaran, serta praktek belajar mengajar di dalam kelas. Mereka merasa terbantu karena sebagai guru yang baru mulai mengabdi sebagai pendidik, mereka menghadapi persoalan – persoalan di lapangan yang sebelumnya tidak diperoleh di bangku pendidika
Pengembangan Keterampilan Menjahit Busana Muslimah Kepada Anggota Majlis Taklim Masjid Almusabbihin Kel. Sudiang Raya, Kec. Biringkanaya, Makassar
Pelatihan keterampilan mendesain model-model busana muslimah bagi anggota Majlis Taklim Masjid Almusabbihin Kelurahan. Sudiang Raya Kecamatan Biringkanaya sangat dibutuhkan, oleh karena itu, maka kami dari tim dosen Abdimas UPBJJ-Univesitas Terbuka Makassar menawarkan kepada mereka cara mendesain busana muslimah modern. Pelatihan ini diikuti 20 orang peserta dari Anggota Majelis Taklim Masjid Almusabbihin Kel. Sudiang Raya Kec. Biringknaya Makassar. Pelatihan yang diselenggarakan dilengkapi fasilitas berupa mesin jahit butterfly, mesin neci, ATK, kain dan perlengkapan jahit menjahit lainnya. Tujuannya adalah untuk menbentuk masyarakat menjadi mandiri serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sajian materi menggunakan metode ceramah 30% sedangkan praktek atau penugasan 70%. Berdasarkan hasil evaluasi proses dan hasil praktek mendesain pola dasar busana muslimah Anggota Mjelis Taklim Masjid Almusabbihin Kel. Sudiang Raya Kec. Biringkanaya Makassar menunjukkan bahwa semua peserta dari 20 orang sebahagian besar terampil dan berhasil menjahit busana muslimah modern hasil desain pola dasar masing-masing peserta pelatiha
Gemma Camtara Program (Saving And Harvesting Rainwater) In The Sub-District Of North Kota Ternate
Program GEMMA CAMTARA (Gerakan Menabung Dan Memanen Air Hujan Kecamatan Kota Ternate Utara) hadir untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat, khususnya lingkungan Kelurahan Sangadji Utara, Kecamatan Ternate Utara bahwa sumber baku air bersih di Kecamatan Ternate Utara adalah air tanah yang bisa saja habis bila tidak dijaga kelestariannya. Oleh karena itu semakin banyak warga yang pamahan dan turut melakukan pembangunan Instalasi Pemanfaatan Air Hujan (IPAH) dan Sumur Resapan untuk pengisian air tanah melalui air hujan yang harus dilakukan secara berkesinambungan, karena air hujan yang meresap membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi air tanah.
Ada tiga tahapan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yaitu: (1) Tahap Koordinasi. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Universitas Terbuka fokus pada penguatan kerjasama antra Pemerintahan Kecamatan Ternate Utara, Kelurahan Sangadji Utara serta Masyarakat sekitar pembangunan IPAH. (2) Tahap Sosialisasi. Tim PkM melaksanakan Simulasi dan Kampanye terkait program GEMMA CAMMTRA dalam hal ini yaitu pemanfaatan penggunaan hemat air bersih, serta dilakukan simulasi pemanfaatan air hujan melalui maket miniatur IPAH. Selain sosialisasi dan simulasi juga dilakukan kampanye penyelamatan air tanah melalui media cetak dan media sosial. Diharapkan tahap sosialisasi ini terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan air bersih dan Pembangunan Instalasi Pemanfaatan Air Hujan (IPAH) bermanfaat bagi masyarakat. (3) Tahap Pelaksanaan. Tim PkM memberikan 1 (satu) paket IPAH yang kemudian bersama-sama dengan masyarakat membangun IPAH di Mushollah Raudathul Hidayah, diharapkan pembangunan IPAH ini dapat membantu mengurangi masalah air payau yang terjadi di Kecamatan Ternate Utara
Pengaruh Strategi Pembelajaran Kooperatif Think Pair Share (Plus Disscusion Dan Plus Lecture) Dan Kemandirian Terhadap Hasil Belajar IPA
Rendahnya hasil belajar IPA sering kali disebabkan strategi pembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional, mengunakan metode ceramah. Strategi pembelajaran think pair share diduga dapat meningkatkan hasil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang diberi perlakuan strategi pembelajaran kooperatif think pair share plus discussion dan think pair share plus lecture dan kemandirian. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Sukajaya 01 Sukajaya kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat pada semester genap tahun ajaran 2017/2018. Teknik analisis data yang digunakan adalah anava dua jalur. Dari hasil penelitian disimpulkan 1) terdapat pengaruh pemberian strategi pembelajaran kooperatif think pair share (plus discussion and plus lecture) terhadap hasil belajar IPA. 2) Terdapat pengaruh kemandirian belajar terhadap hasil belajar IPA. 3) Strategi pembelajaran think pair share plus discussion dan kemandirian tinggi lebih baik dari pada think pair share plus lecture dan kemandirian tinggi. 4 ) Strategi pembelajaran think pair share plus discussion dan kemandirian rendah tidak berbeda dengan strategi pembelajaran think pair share plus lecture dan kemandirian renda
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Team Game Tournament dengan Matematika Gasing untuk Meningkatkan Tanggung Jawab dan Kemampuan berhitung pada materi perkalian bilangan cacah siswa kelas III SD
Joko Susilo, 2019. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Teams Game Tournament ([GT) dengan Matematika Gasing untuk Meningkatkan Tanggung Jawab dan Kemampuan Berhitung pada Materi Perkalian Bilangan Cacah Kelas III SD. Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi PGSD, Program Pascasarjana Universitas Terbuka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur pengembangan perangkat pembelajaran, untuk menganalisis kevalidan perangkat pembelajaran ,untuk menganalisis kepraktisan perangkat pembelajaran, ntuk menganalisis keefektifan perangkat pembelajaran model kooperatif tipe TGT dengan Maternatika Gasing meningkatk:an Tanggung Jawab dan Kemarnpuan Berhitung. Spesifikasi produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran yang dikembangkan bermuatan TGT dengan Matematika Gasing pembelajaran untuk menunjang proses belajar mengajar. Perangkat pembelajaran terdiri dari silabus, RPP, bahan ajar, LKS, perangkat evaluasi. Model pengembangan pada penelitian ini adalah 4- D yang dimodifikasi menjadi tahap define, design, dan development. Pengujian produk skala luas dapat menggunakan desain eksperimen dengan kelompok kontrol (pretest-postest control group desain) dimana siswa kelas III SDN Bawang, sebagai kelas eksperirnen dan siswa kelas III SDN Blado 03 sebagai kelas kontrol. Uji validitas dilakukan dengan validasi perangkat pembelejaran 3 oleh validator yaitu 1 (satu) dosen pernbirnbing dan 2 (dua) teman sejawat bekualivikasi S2. Uji kepraktisan dilihat dari kemarnpuan mengelola pembelajaran dan respon siswa terhadap pembelajaran. Uji keefektifan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, ketuntasan rata-rata hasil belajar (uji t), uji ketuntasan klasikal menggunakan (uji z), ujin banding, dan uji pengaruh (regresi). Hasil penelitian menunjukkan Perangkat pembelajaran yang dikembangkan model Kooperatif tipe TGT dengan Matematika Gasing pada materi Perkalian Bilangan Cacah valid, praktis, dan efektif. Kriteria valid menadapat skor rata-rata 3,91 kategori sangat baik. Kriteria praktis ditunjukkan dari hasil pengamatan kempuan guru dalarn mengelola pembelajaran = 3,47 (sangat baik) dan angket respon siswa= 83,91 % kategori sangat baik. Sedangkan kriteria efektif ditujukkan dari :1) Variabel Kemarnpuan Berhitung (KB) mencapai ketuntuasan klasikal maupun individual, 2) terdapat perbedaan rata-rata TKB antara siswa yang yang mendapat perlakuan Model Kooperatif dengan Matematika Gasing pada kelas eksperimen dan yang tidak mendapat perlakuan pada kelas kontrol, 3) terdapat pengaruh positif variabel karakter tanggung jawab terhadap kemampuan berhitung siswa dengan persamaan Jr= 11,390 + 1,942x yang berarti setiap penambahan variabel karakter tanggung jawab (X1) sebesar satu satuan maka akan menambah nilaj Tes Kemampuan Berhitung (Y) sebesar 1,942. Dalam uji regresi menunjukkan nilai R squar sebesar 0,767 atau 76,7% yang berarti siakap tanggung jawab mempengaruhi kemampuan berhitung siswa sebesar 76,7 % clan variabel lain ada yang mempengaruhi Kemampuan Berhitung (KB) ada sebesar 23,7%
Implementasi Kebijakan Inovasi Pelayanan Publik Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Natuna
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektifitas penerapan inovasi pelayanan publik terhadap adrninistrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Natuna, serta untuk mengetahui
dan menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan yang mempelancar penerapan inovasi pelayanan publik yang berkaitan dengan administrasi kependudukan di Kabupaten Natuna. Penelitian ini termasuk jenis penelitian
deskriptif dengan metode kualitatif. Instrumen pengambilan data dengan cara observasi, kuesioner dan dokumentasi dari beberapa infonnan, setelah data diperoleh , maka data tersebut akan dilakukan verifikasi dengan hasil wawancara
ya ng di dapat dari informan triangulasi, dari hasil wawancara dengan subjek penelitian serta informan triangulasi dilakukan analisis untuk menemukan
permasalahan-permasalahan yang terjadi dalam implementasi inovasi pelayanan publik di Disdukcapil Kabupaten Natuna dengan menggunakan indikator dari Teori Edward Ill. Berdasarkan hasil analisis yang dilaukan peneliti di temukan
beberapa hambatan-hambatan dalam penerapan inovasi pelayanan publik dikabupaten natuna antara lain Komunikasi dan SDM, namun dari hasil temuan tersebut komunikasi menjadi permasalahan utama yang menghambat penerapan
inovasi pelayanan publik di Disdukcapil Kabupaten Natuna, karena jarak dan fasilitas yang kurang memadai untuk melakukan sosialisasi terkait Kebijakan Inovasi Pelayanan Publik
Paradigma Pendidikan Tinggi Menuju Pedagogi Terbuka
Kebetulan saja bahwa ketika bab ini ditulis, dunia pendidikan sedang mengalami gonjang-ganjing yang dipicu pandemi Corona. Pembelajaran tatap muka mempunyai resiko penularan penyakit sehingga dalam waktu sesingkat-singkatnya harus dilakukan dalam sistem jarak jauh. Dosen, dosen dengan cepat harus mentransformasikan program kuliah dan pembelajaran kedalam bentuk online yang dapat diakses menggunakan gadget tertentu dilengkapi pertemuan tatap muka menggunakan aplikasi konferensi video melalui internet, seperti Teams, Google Meets, dan Zoom. Kondisi ini menjadi pemicu disrupsi paradigma pendidikan tradisional, dan membawa dampak pengaruh long-lastingpada praktek pendidikan, mengakibatkan perlunya tatanan baru (new normal) dengan tantangan dan peluang yang akan hadir dalam cakrawala pendidikan pasca Covid 19. Mungkin suatu kebetulan atau keberuntungan bahwa pada saat kontak fisik antar manusia harus dibatasi, bahkan dihindari, teknologi informasi dan komunikasi luas tersedia dan dapat digunakan menggunakan berbagai gadget dan aplikasi untuk komunikasi dan bersosialisasi
The Influence and Relation between Interest Rates, Tight Monetary Policy, the Growth and Development of Micro, and Small and Medium Enterprises
The importance of this research is to determine whether the interest rates and tight monetary policy set by Indonesian banks create obstacles for micro and small and medium enterprise (SMEs). Often when micro and SMEs face difficulties, they tend to blame interest rates and tight monetary policy. As a result, this paper seeks to research the influence of and relationship between interest rates and tight monetary policy on the growth and development of micro and SMEs. This paper uses the case study method with a quantitative and semi-structured qualitative method. The research object consists of 192 respondents from street peddlers in West Jakarta. Data was collected via observation, questionnaires, and interviews. The results revealed an influence of and relationship between interest rates, tight monetary policy, and the growth and development of micro and SMEs. Furthermore, the results showed that the micro and SMEs program is wellsuited as a twenty-first-century program for the Indonesian economy
Media pendidikan dan Kearifan Lokal
Presentasi ini ditujukan untuk anggota dari suatu asosiasi yang bergerak dalam bidang komunikasi, khususnya dalam bidang Pendidikan. Keraifan local diangkat pada presentasi ini agar kita sebagai kepanjangan tangan pemerintah dapat mensosialisaikan atau menempatkan kearifan local dalam setiap materi ajar kita. Indonesia yang terdiri dari beragam budaya, adat dan kebiasaan haruslah dilestarikan, agar tidak tergerus oleh budaya asing yang hadir melalui terpaan berbagai media