Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
    9681 research outputs found

    Evaluasi Pelaksanaan Tutorial Webinar Pada Program Studi S1 PG-PAUD dan S1 PGSD di UPBJJ-UT Makassar

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan aktivitas tutorial webinar pada Program Studi S1 PG-PAUD dan S1 PGSD di UPBJJ-UT Makassar. Evaluasi pelaksanaan tutorial difokuskan pada pelaksanaan aktivitas meliputi kemampuan dan keterampilan tutor dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas tutorial, komitmen dan motivasi kerja yang mempengaruhi kinerja tutor, serta respon tutor dan mahasiwa. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh dan analisis statistik deskriptif. Pengukuran variabel dengan Skala Likert dengan menjabarkan variabel dalam bentuk deskriptif. Teknik yang digunakan dalam proses pengumpulan data pada penelitian ini yakni observasi, kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan tutor dalam aspek merencanakan dan melaksanakan tutorial termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 93,3% dan 96,7% dengan rata-rata tanggapan respon sangat baik. Penilaian motivasi kerja, komitmen, dan kinerja tutor termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 80%, 93%, dan 87%. Terdapat pengaruh motivasi kerja dan komitmen yang secara bersama-sama terhadap kinerja tutor. Selain itu, respon tutor dan mahasiswa tergolong sangat baik

    Penerapan Aplikasi Pengelolaan Data Nasabah Berbasis Desktop Pada Bank Sampah Teratai Pinang Griya-Tangerang

    Get PDF
    Data storage security is the most important part of an organizational activity, because documents or archives are one of the important sources of information that can support the activity process. This Community Service (PKM) aims to help secure customer data storage and facilitate administrative service activities at the Lotus Waste Bank, Pinang Griya-Tangerang. In general, these activities are serving customers to save waste which is valued at a certain amount of money. The management of customer data that has been carried out so far has often caused problems, namely incomplete or missing customer data forms, as well as difficulties in tracing data if needed quickly. The PKM method uses three steps, namely: the document analysis stage, the practical stage for making desktop applications and the mentoring stage. The results of this PKM show that documents are still managed manually, desktop-based applications have been implemented for customer data management, and assistance and consultation have been carried out regularly so that applications that have been implemented can be operated independently by the management of the Teratai Waste Bank. The conclusion is that the application of information technology in the form of desktop-based applications can be a solution to overcome the problems of managing customer data at the Teratai Waste Bank, Pinang Griya - Tangerang

    Pengembangan Bahan Ajar IPS lnspiratif Sub Tema Lingkungan Tempat Tinggalku Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa IPS Kelas IV SDN Bluluk 1

    Get PDF
    Bahan ajar harus lebih mengena dengan lingkungan siswa dengan harapan siswa termotivasi untuk belajar berfikir kritis pada peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Oleh sebab itu perlu disusun buku bahan ajar inspiratif dimana input materinya lebih mendekatkan anak pada kondisi nyata yang ada di sekelilingnya. Buku bahan ajar tersebut juga bisa digunakan secara mandiri maupun dengan bimbingan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dan kepraktisan bahan ajar IPS Inspiratif serta menganalisis peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SDN Bluluk 1 pada Sub Terna "Lingkungan tempat tinggalku". Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan (Research and Development) dari Borg and Gall yang sudah direvisi. Tahapan yang dimaksud mencakup : (1). Penelitian dan pengumpulan Data , (2). Perencanaan Produk , (3). Pengembangan format Produk awal, (4). Validasi Produk, (5). Revisi Produk, (6) Uji Coba Lapangan , (7) Revisi Produk II, (8) Diseminasi dan Implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek kelayakan pada bahan ajar IPS lnspiratifmencapai 83% dan aspek kegrafikan mencapai 94,5%. Sedangkan untuk kelayak:an isi , bahasa dan edukasi dari buku bahan ajar tersebut masing masing mencapai 95%, 92% dan 88%. Analisa tes hasil belajar siswa yang menggunakan buku tersebut juga menunjukkan hasil peningkatan yang signifikan. Dari hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa buku bahan ajar IPS Inspiratif sangat baik dan layak digunakan untuk siswa kelas IV SDN Bluluk 1 dan berpengaruh untuk meningkatkan hasil belajar sisw

    Pengembangan Instrumen Penilaian Keterampilan Berpikir Kritis dan Berpikir Kreatif Berbasis Google Form Tema Organ Gerak Hewan Dan Manusia Siswa Kelas V

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan pengembangan instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis dan berpikir kreatif berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V. Penelitian ini dilaksanakan pada Gugus II Untung Surapati dengan jumlah populasi 207 siswa dan sampel yang digunakan sebanyak 64 siswa. lnstrumen ini menggunakan langkah penelitian dan pengembangan yaitu a) menyusun spesifikasi tes, b) menulis tes, c) menelaah tes, d) melakukan ujicoba tes, e) menganalisis butir tes, f) memperbaiki tes, g) melaksanakan tes, dan h) menafsirkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas instnunen penilaian keterampilan berpikir kritis berbasis google form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V diperoleh yakni 20 soal yang valid, hasil uji reliabilitas berada pada katagori sangat tinggi, tingkat kesukaran berada pada kriteria sedang, daya pembeda berada pada kategori baik serta pada uji pengecoh semua diterirna. Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan berpikir kritis layak digunakan. Validitas instrumen penilaian keterampilan berpikir kreatifberbasis googfe form tema organ gerak hewan dan manusia siswa kelas V diperoleh yakni 10 soal yang valid, basil uji reliabilitas berada pada katagori tinggi, tingkat kesukaran berada pada kriteria sedang, serta daya pembeda berada pada kategori baik Hal ini menunjukkan bahwa instrumen penilaian keterampilan berpikir kreatif layak digunakan

    Pengaruh Metode Bervariasi Dan Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SDN Di Gugus Sekolah 2 Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan

    Get PDF
    Metode bervariasi adalah kegiatan guru dengan menggunakan berbagai macam metode dalam proses belajar mengajar. Pemanfaatan lingkungan sekolah merupakan suatu proses belajar yang berhubungan dengan bahan belajar yang dapat diamati oleh orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan pengaruh metode bervariasi terhadap hasil belajar, mengetahui pengaruh secara signifikan pemanfaatan lingkungan sekolah terbadap basil belajar, dan mengetahui pengaruh secara signifikan antara pengaruh metode bervariasi dan pemanfaatan lingkungan sekolah terhadap hasi1 belajar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Hubungan variabel kausal dan jenis data kuantitatif dianalisa dengan regresi Linier ganda. pengaruh metode bervariasi dan pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai variabel independent, sedangkan variabel dependent adalah hasil belajar siswa. Populasi penelitian adalah siswa kelas V di Gugus Sekolah 2 Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan. Adapun sampelnya diambil dengan tehnik random sampling. Dalam penelitian "Pengaruh Metode Bervariasi dan Pemanfaatan Lingkungan Sekolah terhadap Peningkatan. Hasil Belajar IP A Siswa Kelas V SDN di Gugus Sekolah 2 Kecamatan Sambeng Kabupaten Lamongan" dengan analisis secara deskriptif menunjukkan bahwa pengaruh metode bervariasi mempengaruhi secara signifikan terhadap hasil belajar. Pemanfaatan Iingkungan sekolah mempengaruhi secara signifikan terhadap prestasi belajar. Adapun hubungan antara pengaruh metode bervariasi dan pemanfaatan lingkungan sekolah terbadap hasil belajar ditunjukkan dari hasil analisis bahwa pengaruh metode bervariasi dan pemanfaatan lingkungan sekolah mempengaruhi secara signifikan terhadap hasil belajar

    Teater Kekerasan: Membaca Kekuatan Pikiran Para Jagoan dan Elite Strategis di Madura

    Get PDF
    Sebagai mahkluk sosial, dalam berinteraksi dengan manusia lainnya sering terjadi ketidaksesuaian baik cara maupun tujuan, sehingga berakibat konflik berwujud kekerasan (violence). Sejak akhir tahun 2012 terjadi peningkatan kekerasan di masyarakat Indonesia, bahkan dalam dunia pendidikan yang melembaga dan antar aparatur negara. Jumlah kekerasan meningkat tajam sejak tahun 2011. Menurut data kepolisian RI tercatat 296.146 kasus, dan meningkat menjadi 316.500 kasus sampai dengan bulan November 2012. Penyelesaian kasus meningkat dari 52 persen menjadi 53 persen. Dalam sejarah kehidupan manusia kekerasan merupakan pelengkap dari bentuk kejahatan itu sendiri. Munculnya kekerasan sebagai akibat dari interaksi antar manusia, karena perbedaan kepentingan dalam berkehidupan sosial. Kejahatan merupakan hal yang abadi dalam kehidupan umat manusia, karena berkembang seiring dengan meningkatnya peradaban manusia. Tindakan kekerasan kepada pihak lain merupakan bentuk aktifitas manusia yang mempunyai indikasi melawan hukum atau bertentangan dengan undang-undang yang berlaku. Madura sebagai salah satu daerah pinggiran, kota kecil di sebelah timur pulau Jawa, seringkali disebut-sebut sebagai daerah penyuplai tindakan kekerasan di Indonesia. Berdasarkan laporan resmi Polwil Madura (tahun 2005-2007) menyebutkan bahwa ada sekitar 60% kasus kekerasan di Madura terjadi karena peristiwa carok. Padahal, carok bukan peristiwa kekerasan, melainkan suatu peristiwa pertarungan satu lawan satu, dikehendaki, dan disetujui oleh kedua belah pihak untuk membela harga diri dengan berani. Buku ini diharapkan dapat menambah khazanah pengetahuan bagi para pembaca mengenai pola pikir serta kekerasan yang terjadi di Madura

    Core Values AKHLAK BUMN On Millenial Generation Job Satisfactions

    Get PDF
    The purpose of this study was to analyze the implementation of the performance of the Melenia generation of BUMN as for the five aspects of the AKHLAK Model. which stands for Amanah, Competent, Harmonious, Loyal, Adaptive, Collaborative, as protection of Core Values and Core Purpose change operating practices, specific goals and strategic BUMN solutions describe how to Accelerate Culture Transformation, and five aspects of job satisfaction, namely the work itself, work wage income, Careers, Bosses, Colleagues, while the characteristics of the millennial generation have three components: Intentions, Personality and Needs. Melania's generalization expectations of performance become a Beilef Brand, Moral Model, Characteristics of the Millennial Generation and job satisfaction. This research uses a descriptive qualitative approach. go directly to the field, act as observers with content analysis, data collection techniques with structured interviews and FGDs involving 5 participants with age criteria and part of the field of work in the millennial generation from 1980-2002 the subject of the research object is millennial generation employees in state-owned companies. From the results of the research, there are several new discoveries regarding the Implementation of the Moral Belief Brand Model which can be concluded in the aspect of Amanah. Lack of fulfillment of promises and commitments, lack of responsibility for task decisions and actions that do not pay attention to moral and ethical values. Competent aspects of the millennial generation are able to increase self-competence in challenges and changes, lack of helping others to learn. Able to complete the task well. The Harmonious Aspect of the millennial generation really respects other people's backgrounds and can build a conducive work environment. The Loyal aspect of the Melenia Generation does not pay attention to the good name of the Company, does not want to sacrifice for the company to obey the leadership if there is a need. The Adaptive Aspects of the Melenia Generation are in working quickly to adapt, continuing to make improvements following technological developments, in working proactively. Harmonious aspects of the normal millennial generation provide opportunities for colleagues to complete work, are open to working together to produce added value, and can utilize resources for common goals. The research resulted in new discoveries related to the moral belife brand as well as from several characteristics of the millennial generation in the aspect of job satisfaction and it was found that participants showed characteristics that were more concerned with material work values, and work experience had an individual nature of narcissism requiring clear superior direction. Job satisfaction The millennial generation tends to work to complete their own tasks and is not optimal. The level of effort carried out is easily disappointed and avoids risk. lack of work synergy and organizational support. Lack of understanding of the responsibilities of the bureaucracy is felt to be long and hamperin

    Analisis Budaya Organisasi, Etos Kerja, Support Pimpinan Dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Penyuluh Pertanian Kota Bima

    Get PDF
    Kineija pegawai menjadi sangat penting karena penurunan kinerja baik individu maupun kelompok dalam suatu organisasi dapat memberi dampak yang berarti dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi, etas kerja, support pimpinan dan kecerdasan emosional terhadap kinelja penyuluh pertanian Kota Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh penyuluh pertanian Kota Bima yang tersebar pada empat UPT Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian berjumlah 44 orang penyuluh pertanian. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling beijumlah 44 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinelja penyuluh., sedangkan etas keija, kecerdasan emosional dan support pimpinan tidak berpengaruh terhadap kinerja penyuluh pertanian. Penelitian ini disarankan untuk lebih memperhatikan kebijakan yang pro penyuluh pertanian sehingga berpengaruh pada penyuluh untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu, penyuluh pertanian yang bertugas di UPT Balai Pelaksana Penyuluhan Pertanian agar mengembangkan profesionalitas, menyusun materi penyuluhan, mengevaluasi dan melaporkan hasil, serta menerapkan metode penyuluhan

    Hubungan Antara Kepemimpinan Transpormasional Kepala Sekolah Dan Motivasi Kerja Guru Dengan Komitmen Organisasi Guru SDN Di Kecamatan Pamulang

    Get PDF
    Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (I) menguji hubungan Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dengan Komitmen Organisasi Guru; (2) menguji hubungan Motivasi KeJja Guru dengan Komitmen Organisasi Guru; dan (3) menguji hubungan Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Motivasi KeJja Guru dengan Komitmen Organisasi Guru Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Pamulang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif, dan metode yang digunakan adalah metode korelasional. Pengujian dilakukan dengan menggunakan SPSS 22.0. Sampel penelitian ini diperoleh dengan metode slovin beJjumlah 86 guru. Data diperoleh dengan metode angket. Uji validitas dengan teknik analisa Product Moment dan Uji Reliabilitas dengan Alpha Cronbach. Berdasarkan basil uji Korelasi Parsial diperoleh nilai koefisien korelasi (Correlation) r hitung Kepemimpinan Transformasional sebesar 0,771 (positif) dan Motivasi KeJja sebesar 0,750 (positif) > r tabel sebesar 0,2133 artinya kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan Komitmen Organisasi Guru. Hasil uji nilai signifikansi F change sebesar 0,000 F tabel 3, 10 artinya terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kepemimpinan transformasional Kepala Sekolah dan motivasi keJja guru dengan komitmen organisasi guru. Adapun tingkat keeratan hubungan tersebut adalah 0,821 dengan kategori korelasi tinggi

    PTNBH MEMPERKOKOH BANGSA DENGAN MENCETAK GENERASI MILLENIAL DI ERA DIGITAL

    Get PDF
    Kerjasama dengan pola kemitraan dilaksanakan dengan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lain untuk pengembangan kurikulum, bahan ajar, bahan ujian, penyediaan tutor/instruktur, dan pelaksanaan praktik/praktikum. Kerjasama dengan Pemerintah Daerah terus diperkokoh untuk penyediaan prasarana/sarana tutorial, praktik, praktikum, dan dukungan teknis layanan mahasiswa. Disamping itu, UT juga bekerjasama dengan lembaga perbankan untuk pembayaran biaya pendidikan, pembelian bahan ajar, gaji pegawai dan honor tutor/instruktur. Kerjasama dengan Kemenlu dan Perwakilan RI untuk bantuan layanan mahasiswa UT yang berdomisili di luar negeri. Dalam rangka membantu peningkatan kualifikasi SDM bagi orang-orang yang sudah bekerja, UT juga bekerjasama dengan berbagai institusi lain untuk pendidikan pegawai dan beasiswa atau bantuan biaya studi kuliah di UT. Saat ini kerja sama dilakukan pula dalam bentuk penyelenggaraan pembelajaran dimana mahasiswa PT lain dapat mengambil mata kuliah di UT. Kebijakan Menteri lainnya yang menuntut UT untuk menyiapkan diri adalah target satu juta mahasiswa dan transformasi UT menjadi PTN BH (Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum)

    9,422

    full texts

    9,681

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Terbuka Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇