Universitas Terbuka Repository
Not a member yet
9681 research outputs found
Sort by
Upaya Meningkatkan Mutu Pembelajaran Matematika di SD Negeri Tonjong 1 melalui Pembelajaran Bermakna dan Menyenangkan
Salah satu ciri matematika adalah memiliki objek kajian yang bersifat abstrak dan menjadikan objek tersebut tidak mudah diamati dan dipahami dengan panca indera. Sementara itu, proses berpikir siswa di sekolah dasar masih dalam tahap operasi konkrit. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika
matematika tidak mudah dipahami oleh sebagian besar siswa. Untuk mempelajari objek matematika yang bersifat abstrak tersebut diperlukan suatu perantara sebagai cara untuk megurangi keabstrakannya, yaitu dengan menggunakan model-model benda konkrit. Dalam pembelajaran matematika, model-model benda konkrit biasa disebut sebagai alat peraga
matematika. Di sisi lain, abstraksi menjadi bagian penting yang tidak mungkin terpisahkan dari matematika. Berkembangnya teori-teori abstraksi,baik langsung maupun tidak akan bertalian erat dengan proses pembelajaran
matematika di kelas. Selain itu, pembelajaran matematika yang menyenangkan, tidak membosankan, dan sekaligus dapat meningkatkan kebermaknaan pada tingkat sekolah dasar merupakan suatu harapan yang didambakan siswa. Pembelajaran menyenangkan dan bermakna dimungkinkan dapat melahirkan sikap positif siswa terhadap matematika dan dapat meningkatkan pemahamannya terhadap konsep matematika.
Berkaitan dengan hal tersebut, kegiatan yang akan dilakukan dalam abdimas ini akan mengupayakan agar guru kelas di SD Negeri Tonjong 1 mampu melakukan proses abstraksi dalam pembelajaran matematika yang diintegrasikan dengan penggunaan alat peraga sebagai salah satu upaya
memberikan alternatif pilihan dalam mengatasi berbagai masalah pembelajaran matematika. Dalam dunia pendidikan matematika, sebagian konsep asbtrak dalam matematika akan lebih mudah dipelajari melalui proses abstraksi melalui penggunaan alat peraga
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality terhadap Artikulasi Fonetik Sistem Bunyi Bahasa Inggris
Tujuan pembaruan dan evaluasi aplikasi Augmented reality adalah membuat panduan tutorial dalaam aplikasi yang mudah dimengerti user, evaluasi penggunaan aplikasi, dan perilaku
pengguna dalam belajar menggunakan aplikasi AR. Metode yang digunakan adalah Research and Development yang telah dikembangkan selama dua tahun. Penelitian ini adalah penelitian tahap tiga yang bermaksud menguji coba dan memuktahirkan aplikasi dengan melengkapi unsur video, gambar 2D dan voiceover. Sedangkan eksperimen akan diadakan kepada user untuk ujicoba dengan lokasi Jakarta, Bandung, dan Bali dimana mahasiswa sastra inggris memiliki populasi yang banyak. Untuk mengukur ketercapaian kegunaan aplikasi, maka
kuisioner akan diberikan pada pengguna
Pengelolaan Perhutanan Sosial, Pengembangan Bertani Padi, Dan Koordinasi Kelembagaan Untuk Mendukung Swasembada Beras
Indonesia sebagai negara agraris tentu pembangunan pertanian dan pedesaan yang maju diupayakan terus secara berkelanjutan . Demikian pula Kabup aten Indramayu sebagai lumbung padi bagi Provinsi Jawa Barat terus berupaya mengembangkan pertanian bertani padi sawah di berbagai kawasan, termasuk kawasan Perhutanan Social Perhutani . Pada awal tahun 2000an sistem bertani padi di kawasan ini dikenal dengan sebutan bertani padi gogo (gogo ranca). Seiring dengan perkembangan ataupun kemajuan system bertani padi sawah, secara berangsur-angsur para petani di kawasan ini mulai mencoba mengembangkan system bertani padi sawah. Meskipun sarana dan prasarana untuk bertani padi sawah masih kurang mendukung. Kondisi faktual p e r hu t an an sosial Perhutani di Indramayu ini merupakan kajian yang menarik .
Kajian dari perspektif sosiologi, dan penyuluhan pembangun an dilakukan di desa Sanca dan Mekarwaru,Kecamatan Gantar
Kabupaten Indramayu , Jawa Barat , tahun 2023.
Pada sekitar tahun 2000an kawasan Perhutani Sosial Perhutani ini merupakan kawasan marginal, lahan darat , system pengairan yang kritis,sehingga sulit untuk mengembangkan system bertani padi sawah yang baik, apalagi bertani padi sawah dengan intensifikasi pertanian masih sulit untuk dapat diwujudkan.
Penelitian ini merupakan penelitian multi year 2 tahun. Ta hun pertama bertujuan ingin mengkaji tentang Pengelolaan Perhutanan Sosial, Pengembangan Bertani, dan Koordinasi Kelembagaan untuk Mendukung Swasembada Beras. Ta hun kedua bertujuan ingin mengkaji tentang Implementasi Pengelolaan Perhutanan Sosial dan Koordinasi Kelembagaan untuk Meningkatkan kesejahteraan Masyarakat Desa di Kawasan Hutan Produksi Perhutani .
Metode penelitian adalah kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara terhadap sejumlah informan, dan fokus group discussion (FGD). Analisis data dilakukan dengan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan perhutanan merupakan upaya pemberdayaan masyarakat kawasan hutan dengan memanfaatkan lahan perhutani untuk pertanian, dengan memberikan hak garap sekitar 1 ha per keluarga petani
masyarakat sekitar. Pengembangan pertanian terus diupayakan
dari bertani padi gogo, bertani padi sawah, menuju intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian. Koordinasi kelembagaan dilakukan melalui penguatan tupoksi kelembagaan. Semua itu berkontribusi terhadap swasembada beras kab Indramayu
Value Chain Analysis: Survei Pada Model Bisnis dan Keuangan UKM Pengolahan Ikan Segar
Tujuan: Studi ini menganalisis rantai nilai pada usaha perikanan laut kecil dan menengah di beberapa provinsi di Indonesia (Jakarta, Yogyakarta, Bali, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat). Ini mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam rantai pasokan, khususnya mengenai akses sumber daya, regulasi, transportasi, dan dampak keuangan. Metodologi: Penelitian ini menggunakan analisis rantai nilai yang komprehensif, menggunakan pendekatan Business Model Canvas. Data primer dan sekunder dikumpulkan melalui wawancara dan sumber data eksternal. Elemen kunci dari model bisnis, termasuk segmen pelanggan, proposisi nilai, saluran, hubungan pelanggan, aliran pendapatan, sumber daya utama, kegiatan utama, kemitraan utama, dan struktur biaya
Rekayasa Sistem Pemilu untuk Meningkatkan Kualitas Representasi Politik di Indonesia
Sistem Pemilihan Umum (Pemilu) Keterwakilan Berimbang (Proportional Representation) yang diadopsi di Indonesia, di satu sisi berhasil menciptakan pemerintahan yang relatif stabil namun di sisi lain telah menimbulkan berbagai dampak negatif. Dampak yang paling nyata dilhat dan dirasakan adalah maraknya politik uang saat kampanye pemilu dan persaingan tidak sehat antar caleg sesama partai yang mengakibatkan kohesivitas partai menjadi lemah seiring munculnya caleg-caleg yang lebih mengandalkan popularitas. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah bersama DPR untuk mencari format sistem pemilu yang mampu mengentaskan persoalan ini, namun perubahan undang-undang pemilu yang dilakukan hampir setiap menjelang pemilu tidak menunjukkan perbaikan. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan sistem alternatif yang diadopsi sejumlah negara yang mengalami permasalahan yang hampir serupa dengan Indonesia. Meskipun demikian, dinamika politik, kondisi geografis, demografi dan sejumlah faktor lainnya bisa berbeda dengan negara-negara lain. Dengan demikian, metode yang digunakan akan mensimulasikan berbagai electoral mechanics dengan fakta-fakta tersebut di atas. Penelitian ini diharapkan mampu mengidentifikasi akar masalah dari sistem pemilu yang digunakan dan menawarkan sistem pemilu alternatif (Sistem Campuran) dalam rangka meminimalisir dampak negatif dan di saat bersamaan mampu menghadirkan representasi yang berkualitas dari sistem pemilu yang diadopsi
Manajemen Referensi Dengan Mendeley Versi 2.8
Dalam buku "Manajemen Referensi dengan Mendeley 2.8",
mengulas secara mendalam tentang bagaimana
menggunakan semua fungsi dan fitur terbaru Mendeley versi 2.8.
Mendeley versi tersebut mengalami perubahan fitur dan prosedur yang cukup mendasar dibandingkan versi sebelumnya, mulai dari segi aplikasi, akun, plugin dan beberapa fitur lainnya. Buku ini memberikan pemahaman yang jelas dan praktis tentang cara menggunakan Mendeley sebagai alat manajemen referensi.
Mulai dari langkah-langkah registrasi, instalasi, input referensi,impor referensi, Mendeley versi desktop, Mendeley versi Web,pengutipan, membuat daftar pustaka secara instan, hingga berkolaborasi dalam grup.
Salah satu fitur utama buku ini adalah penjelasan rinci
tentang integrasi Mendeley dengan penulisan karya tulis.
Pembaca akan memahami bagaimana menyusun kutipan dan
bibliografi secara otomatis sesuai dengan gaya penulisan yang diinginkan. Hal ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga mengurangi terjadinya kesalahan pengutipan dan penulisan daftar pustaka.
"Manajemen Referensi dengan Mendeley 2.8" tidak hanya
bersifat praktis, tetapi juga memberikan wawasan mendalam
tentang praktik terbaik dalam manajemen referensi. Dengan
demikian, buku ini tidak hanya menjadi panduan dalam
penggunaan manajemen referensi, tetapi juga sumber daya
berharga bagi siapa saja yang ingin meningkatkan kemampuan
manajemen referensinya.
Apakah Anda tertarik untuk mengoptimalkan alat
manajemen referensi Anda? Buka buku ini dan temukan cara
Mendeley 2.8 dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam
setiap karya tulis Anda
ICT Sebagai Gudang Ilmu Pengetahuan
Buku ini membahas tentang Peran ICT dalam Pendidikan Tinggi, dimana buku ini terdiri dari sepuluh bab. Bab pertama membahas tentang ICT sebagai gudang ilmu pengetahuan. Bab kedua membahas tentang ICT sebagai alat bantu pembelajaran. Bab ketiga membahas tentang ICT sebagai fasilitas pendidikan. Bab keempat membahas tentang ICT sebagai standar kompetensi. Bab kelima membahas tentang ICT sebagai penunjang administrasi. Bab keenam membahas tentang ICT sebagai alat bantu manajemen sekolah. Bab ketujuh membahas tentang ICT sebagai infrastruktur pendidikan. Bab kedelapan KATA PENGANTAR v Peran ICT dalam Pendidikan Tinggi membahas tentang E-Learning. Bab kesembilan membahas tentang Digital Learning dan bab terakhir yaitu kesepuluh membahas tentang Paperless Assessmen
Teknologi Informasi & SDGs di Bidang Pendidikan
Buku ini menjelaskan tentang bagaimana teknologi informasi dapat digunakan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan di bidangbidang tersebut, serta memfasilitasi koordinasi dan kolaborasi antar berbagai pihak yang terlibat dalam pencapaian SDGs. Buku ini cocok untuk para pembaca yang tertarik dalam bidang teknologi informasi, pembangunan berkelanjutan, dan SDGs. E-book ini juga berguna bagi para profesional, akademisi, dan praktisi yang ingin memperdalam pemahaman tentang bagaimana teknologi informasi dapat memainkan peran penting dalam mencapai keberlanjutan di seluruh dunia
Kajian Literatur Model Prompt Engineering ChatGPT untuk Pengajar di Institusi Pendidikan Jarak Jauh
ChatGPT adalah model generative artificial intelligence (AI) yang mendapat perhatian dari masyarakat global. ChatGPT dapat dimanfaatkan oleh karyawan di perusahaan untuk membantu pekerjaan dan meningkatkan produktivitasnya. Di bidang pendidikan dan riset di pendidikan tinggi, ChatGPT mendapat reaksi positif maupun negatif. Inovasi berbasis AI ini menimbulkan perdebatan mengenai potensi ancaman ChatGPT terhadap pendidikan tinggi. Namun, inovasi tidak dapat dihentikan dan suatu saat perlu untuk merangkul keberadaaan model generative AI. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penelitianpenelitian sebelumnya terkait implementasi rekayasa prompt dalam memanfaatkan model generative AI di pendidikan tinggi untuk mendukung proses belajar mengajar. Rekayasa prompt memiliki beberapa pola tertentu dan dapat dikombinasikan untuk menghasilkan keluaran yang sesuai harapan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR). SLR mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menaksirkan semua penelitian yang tersedia dengan pertanyaan penelitian tertentu, bidang topik, atau fenomena yang menarik. Hasil dan implikasi dari penelitian ini adalah pemanfaatan ChatGPT dapat membantu mahasiswa dalam pembelajaran mandiri di pendidikan jarak jauh. Rekayasa prompt diformulasikan dengan mengkombinasi pola prompt Persona, Template, Context Control, dan Question Refinement. Dari hasil pengkajian penelitian sebelumnya, masih terdapat peluang yang besar untuk pengembangan selanjutnya terkait implementasi atau pembuatan model yang konkrit dalam membantu pembelajaran mandiri mahasiswa di pendidikan tinggi jarak jauh
,,
Keanekaragaman Spesies dan Analisis Ekologi di Hutan Kota Universitas Indonesia (HKUI) Depok Jawa Barat
Hutan kota memberikan berbagai manfaat bukan hanya bagi masyarakat perkotaan di sekitarnya, tetapi juga menyediakan habitat untuk berbagai organisme termasuk berbagai jenis burung. Informasi tentang keanekaragaman spesies burung sangat penting untuk pengelolaan hutan kota. Keberadaan berbagai burung di hutan kota dapat memberikan gambaran preferensi burung untuk singgah bahkan menjadi rumah tempat tinggal mereka. Artikel ini mengidentifikasi spesies burung di Hutan Kota Universitas Indonesia (HKUI), Depok, Jawa Barat. Analisis ekologi burung di HKUI dilakukan melalui tinjauan keanekaragaman, dominansi, dan kemerataan. Penghitungan estimasi jumlah burung menggunakan metode point count dengan pengamatan pada tiga wilayah utama, yaitu Wales Barat, Vegetasi Alami, dan Wales Timur. Terdapat 34 jenis burung dari 27 famili yang ditemukan di HKUI, dengan total individu keseluruhan berjumlah 2512. Berdasarkan jumlah tersebut sebanyak 1029 individu teramati di Wales Barat, 818 di Vegetasi Alami, dan 665 di Wales Timur. Hasil analisis terhadap parameter ekologi memberikan gambaran bahwa indeks keanekaragaman pada ketiga wilayah pengamatan termasuk kategori sedang, yaitu 2,825 di Wales Barat, 2,787 di Vegetasi Alami, dan 2,796 di Wales Timur. Sedangkan indeks kemerataan termasuk kategori tinggi, artinya tidak terdapat spesies yang mendominasi pada ketiga wilayah tersebut. Hal ini dibuktikan dengan indeks dominansi yang rendah, mendekati nol, pada ketiga wilayah pengamatan. Gambaran tersebut memberikan indikasi bahwa tidak ada tekanan pada komunitas burung di HKUI sehingga dapat dikatakan bahwa HKUI memiliki komunitas yang stabil