Institut Teknologi Nasional Malang Repository
Not a member yet
13381 research outputs found
Sort by
PERENCANAAN MODIFIKASI DESAIN CHASIS DAN KEMUDI PADA KONTES MOBIL HEMAT ENERGI
Desain Chasis dan Kemudi pada Kontes Mobil Hemat Energi sangat penting dalam pengembangan kendaraan hemat energi. Tujuan dari perencanaan ini adalah merancang chasis dan sistem kemudi dengan menerapkan material yang ringan namun tetap kuat, serta desain yang optimal sesuai dengan standar Kontes Mobil Hemat Energi. Dengan perencanaan tersebut, diharapkan kendaraan yang dirancang tidak hanya mampu mencapai efisiensi energi yang tinggi, tetapi juga memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Metode yang diterapkan dalam perencanaan desain chasis dan kemudi pada Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) diawali dengan perencanaan konsep, penyajian gambar, serta identifikasi alat dan bahan yang digunakan dalam perencanaan desain chasis dan kemudi tersebut.
Hasil dari perhitungan tegangan pada chasis dan radius putar kemudi pada kontes mobil hemat energi didapat hasil untuk tegangan dengan menggunakan besi hollow 2x4 cm, tebal 1,2 dengan beban 1000 N didapat hasil 7,25Mpa dan radius putar dengan sudut kemudi 20⁰ didapatkan hasil radius putar kendaraan 5,14 m
DESAIN PEMODELAN AVR PADA GENERATOR SINKRON KAPASITAS 1,1 KVA DI LABORATORIUM KONVERSI ENERGI ELEKTRIK MENGGUNAKAN SOFTWARE MATLAB DAN LABVIEW
Generator sinkron memerlukan Automatic Voltage Regulator (AVR)
untuk menjaga kestabilan tegangan keluaran saat terjadi perubahan beban.
Di Laboratorium Konversi Energi Elektrik ITN Malang, terdapat
generator sinkron Delorenzo DL 1026A berkapasitas 1,1 kVA belum
dilengkapi sistem AVR, sehingga diperlukan perancangan sistem kendali
tegangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan memodelkan
sistem AVR menggunakan pendekatan perangkat lunak. Akuisisi data
tegangan dilakukan melalui LabVIEW, kemudian dimanfaatkan dalam
pemodelan sistem menggunakan System Identification Toolbox di
MATLAB untuk memperoleh fungsi alih berdasarkan data pengukuran
aktual. Pemodelan sistem dari generator sinkron Delorenzo DL 1026A
berkapasitas 1,1 kVA tanpa sistem AVR didapatkan bahwa terjadi osilasi
yang semakin besar terhadap perubahan waktunya. Berdasarkan
permasalahan ini maka perlu suatu Model yang diimplementasikan di
Simulink untuk mensimulasikan respons sistem AVR terhadap gangguan
beban menggunakan pengendali PID. Parameter PID diperoleh melalui
proses auto-tuning, dengan nilai Kp = 1,8115, Ki = 288,290, dan Kd = 0.
Simulasi dilakukan untuk tiga skenario gangguan beban, yaitu 0,1 pu,
0,25 pu, dan 0,5 pu. Hasil menunjukkan bahwa sistem mampu
mempertahankan kestabilan tegangan dengan deviasi awal sebesar 0,1 pu,
0,25 pu, dan 0,5 pu, waktu tunak masing-masing sebesar 0,125 detik,
0,171 detik, dan 0,218 detik, serta steady-state error yang sangat kecil
sebesar 0,00018 pu, 0,00024 pu, dan 0,00033 pu. Hasil ini menunjukkan
bahwa pengendali PID hasil auto-tuning mampu perespon adanya
gangguan dan melakukan penstabilan tegangan keluaran generator
terhadap perubahan beban tidak lebih dari 0,3 deti
ANALISIS DAMPAK INTEGRASI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA TERHADAP KESTABILAN TEGANGAN SISTEM JAWA BALI 500kV (Studi Kasus Pada PLTS Terapung Cirata)
enelitian ini menganalisis dampak integrasi pembangkit listrik
tenaga surya (PLTS) terhadap kestabilan tegangan sistem transmisi 500
kV Jawa-Bali, dengan studi kasus pada PLTS Terapung Cirata. Seiring
dengan peningkatan penggunaan energi terbarukan, khususnya PLTS,
penting untuk memahami bagaimana integrasi sumber energi yang tidak
stabil ini mempengaruhi keandalan dan stabilitas sistem tenaga listrik.
PLTS Terapung Cirata merupakan PLTS Terapung terbesar di Asia
memiliki memiliki kapasitas 145 MW Ac atau setara dengan 192 MWp.
Namun, dengan adanya integrasi PLTS Terapung Cirata ke dalam sistem
transmisi berpotensi mempengaruhi kestabilan tegangan, sehingga
diperlukan analisis mendalam untuk menilai dampaknya. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis tegangan statis melalui
kurva PV dan analisis tegangan dinamis untuk mengevaluasi kemampuan
sistem dalam mempertahankan atau memperbaiki tegangan dalam batas
stabilitas yang diperbolehkan. Studi dilakukan menggunakan perangkat
lunak DigSILENT PowerFactory untuk mensimulasikan kondisi sistem
sebelum dan sesudah integrasi PLTS. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa injeksi daya PLTS Terapung Cirata sebesar 192 MWp mampu
meningkatkan kualitas tegangan dan memperbaiki stabilitas sistem
dibandingkan dengan kondisi sistem yang ada sebelum integras
ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO DAN PENGENDALIAN INTERN PADA PENGADAAN BARANG/JASA KONSTRUKSI DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA PROBOLINGGO JAWA TIMUR
ABSTRACT
Niken Saraswati, Civil Engineering Study Program, Post Graduate Program, National Institute of Technology Malang, August 2025, Analysis of Risk Management and Internal Control Implementation in the Procurement of Construction Goods/Services in the Area of Probolinggo City Government, East Java Province, Thesis, Advisors: (I) Prof. Dr. Ir. Sutanto Hidayat, M.T., (II) Dr. Ir. Nusa Sebayang, M.T.
Public sector construction procurement carries high risk potential, which may disrupt project performance and lead to financial and reputational losses for local governments. This study aims to identify risk events in construction service procurement within the Probolinggo City Government, determine risk priorities based on severity and likelihood, and formulate effective mitigation strategies to enhance internal control quality.
This research employed both quantitative and qualitative approaches using the Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) method. Primary data were collected through in-depth interviews, questionnaires, and direct observation of procurement and contract documents. Informants included Commitment Making Officers (PPK), Selection Working Groups, Procurement Officers, and internal auditors (APIP) involved in the construction procurement cycle. Each risk was evaluated using three FMEA indicators: severity, occurrence, and detection, to generate Risk Priority Numbers (RPNs).
The findings revealed 31 risk events spread across two main stages: provider selection and contract execution. Eleven risks were classified as very high priority, with RPNs above the critical threshold. The top risks included delayed payments due to incomplete supporting documents, acceptance of work without quality inspection, supervisors’ lack of understanding of the technical specifications, and technical specifications that were ambiguous or did not meet user requirements. Proposed mitigation strategies included developing risk-based internal control SOPs, implementing document checklists, providing technical training for procurement and supervisory personnel.
The study concludes that the FMEA approach is effective for systematically mapping and prioritizing procurement risks. FMEA-based risk management should be integrated across the entire procurement cycle, supported by stronger internal supervision and enhanced personnel capacity. It is recommended that the Probolinggo City Government develop a formal risk management document and regularly assess the effectiveness of internal controls in construction procurement.
Kata kunci: fmea, internal control, procurement, risk management
ABSTRAK
Niken Saraswati, Program Studi Teknik Sipil, Program Pascasarjana, Institut Teknologi Nasional Malang, Agustus 2025, Analisis Penerapan Manajemen Risiko dan Pengendalian Intern pada Pengadaan Barang/Jasa Konstruksi di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo Jawa Timur, Tesis, Pembimbing: (I) Prof. Dr. Ir. Sutanto Hidayat, M.T., (II) Dr. Ir. Nusa Sebayang, M.T.
Pengadaan jasa konstruksi di sektor publik memiliki potensi risiko tinggi yang dapat mengganggu capaian kinerja proyek serta menyebabkan kerugian keuangan dan reputasi bagi pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peristiwa risiko yang terjadi pada proses pengadaan jasa konstruksi di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, menentukan prioritas risiko berdasarkan tingkat keparahan dan peluang terjadinya, serta menyusun strategi mitigasi yang tepat untuk mendukung peningkatan kualitas pengendalian intern.
Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, penyebaran kuesioner, serta observasi langsung terhadap dokumen perencanaan, pemilihan penyedia, dan pelaksanaan kontrak konstruksi. Informan dalam penelitian ini meliputi PPK, Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan, dan auditor internal (APIP) yang terlibat dalam siklus pengadaan konstruksi. Risiko dianalisis berdasarkan tiga indikator utama FMEA: tingkat keparahan (severity), peluang terjadinya (occurrence), dan kemampuan deteksi (detection), untuk memperoleh Risk Priority Number (RPN).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 31 peristiwa risiko yang tersebar pada dua tahapan utama, yakni pemilihan penyedia dan pelaksanaan kontrak. Sebanyak 11 risiko tergolong prioritas sangat tinggi dengan RPN di atas ambang batas kritis. Risiko tertinggi mencakup pembayaran tertunda karena dokumen pendukung tidak lengkap, pekerjaan diterima tanpa pemeriksaan kualitas, pengawas tidak memahami spesifikasi teknis pekerjaan, serta spesifikasi teknis tidak sesuai kebutuhan pengguna dan ambigu. Strategi mitigasi yang disusun meliputi pembentukan SOP pengendalian internal berbasis risiko, penerapan checklist dokumen, serta pelatihan teknis bagi personel pengadaan dan pengawas.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan FMEA efektif dalam memetakan dan memprioritaskan risiko pengadaan secara sistematis. Penerapan manajemen risiko berbasis FMEA perlu diintegrasikan ke seluruh siklus pengadaan dan disertai penguatan fungsi pengawasan internal serta peningkatan kapasitas SDM. Penelitian ini merekomendasikan agar Pemerintah Kota Probolinggo menyusun dokumen manajemen risiko formal dan melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas pengendalian intern dalam pengadaan jasa konstruksi.
Kata kunci: fmea, manajemen risiko, pengadaan, pengendalian inter
ANALISA JARAK ROLLER PISAU TERHADAP KINERJA MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA MODEL ADAPTIF
Mesin Pengupas sabut kelapa model adaptif didesain untuk sabut kelapa dengan cepat dan efisien. Mesin ini dilengkapi dengan sensor adaptif yang mampu mendeteksi ukuran dan tekstur kelapa, sehingga proses pengupasan dapat disesuaikan secara otomatis. Metode penelitian yang digunakan adalah true eksperimental, dengan variasi jarak roller pisau pada mesin pengupas sabut kelapa 3,9 4,2 dan 4,5 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pembuatan mesin pengupas sabut kelapa perancangan harus mempertimbangkan karakteristik sabut kelapa seperti sifat mekanis mata pisau dan properties, agar mesin dapat bekerja secara optimal. Komponen-komponen seperti pisau pengupas, system transmisi, dan system control harus didesain dengan cermat untuk menghasilkan gaya dan Gerakan yang sesuai dalam memisahkan sabut dari tempurung kelapa. Variasi jarak roller mesin pengupas sabut kelapa model adaptif ternyata berdampak signifikan pada efektifitas pengupasan mulai menurun, namun sabut kelapa masih bisa terangkat pada bagian tengah kelapa. Pada jarak roller yang lebih besar (4,5 cm) mesin tidak mampu mengupas karena pisau pada roller tidak dapat menjangkau permukaan kelapa
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KACANG TANAH DAN JERAMI PADI MENJADI BAHAN BRIKET
UTILIZATION OF PEANUT SHELL AND RICE STRAW WASTE INTO BRIQUETTE MATERIALS
Ridwan Abdurrahman Wahid
Enviromental Engineering Study Program Civil Engineering and Planning Faculty National Institute of Tecnology Nasional
ABSTRACT
Energy plays a very important role in human life. Energy conservation is crucial, especially because Indonesia still relies on energy sources from mining. One effort to reduce dependence on fossil fuels is to increase the use of alternative energy, such as biomass. Biomass that has the potential for making briquettes includes rice straw and peanut shells. The purpose of this study is to determine the potential of rice straw and peanut shells as alternative fuels and the suitability of the quality of briquette charcoal from the study with the SNI 01-6235-2000 standard
The research conducted was an experimental study on a laboratory scale, namely making briquettes using rice straw waste and peanut skin with variations in material composition of 40:60, 50:50, 60:40 and adhesive material in the form of tapioca flour by testing the water content, ash content, and calorific value to determine the suitability of the quality of the research briquette charcoal with the SNI 01-6235-2000 briquette quality standard.
Briquettes with variations in the composition of rice straw and peanut skins showed the best results at a ratio of 50% rice straw and 50% peanut skins, with a water content of 0.15%, ash content of 0.89%, and a calorific value reaching 3,248.90 cal / g.
Keywords: Briquettes, Energy, Rice Straw and Peanut Shel
Manajemen Waktu Pada Konstruksi Rancang dan Bangun Pembangunan di Gedung Jantung Terpadu RSUD Jayapura
Abstrak
Manajemen waktu merupakan aspek krusial dalam proyek konstruksi, khususnya dalam pembangunan Gedung Jantung Terpadu RSUD Jayapura. Proyek ini memiliki kompleksitas yang tinggi sehingga memerlukan perencanaan dan pengendalian waktu yang efektif untuk memastikan penyelesaian tepat waktu dan sesuai anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen waktu yang diterapkan dalam proyek, meliputi penjadwalan, alokasi sumber daya, dan pemantauan kemajuan. Metode yang digunakan kuantitatif untuk mengidentifikasi jalur kritis dan potensi keterlambatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik manajemen waktu yang tepat dapat meningkatkan efisiensi operasional dan meminimalkan risiko keterlambatan. Dengan demikian, diberikan rekomendasi untuk meningkatkan praktik manajemen waktu di masa mendatang.
Kata Kunci: Manajemen Waktu, Konstruksi, Gedung Jantung Terpadu, RSUD Jayapura, Efisiensi Operasional.
Abstract
Time management is a crucial aspect in construction projects, especially in the construction of the Integrated Heart Building of Jayapura Regional Hospital. This project has high complexity so that it requires effective planning and time control to ensure completion on time and within budget. This study aims to analyze the time management strategies applied in the project, including scheduling, resource allocation, and progress monitoring. The methods used include Gantt diagram analysis to identify critical paths and potential delays. The results of the study indicate that the application of appropriate time management techniques can improve operational efficiency and minimize the risk of delays. Thus, recommendations are given to improve time management practices in the future.
Keywords: Time Management, Construction, Integrated Heart Building, Jayapura Regional Hospital, Scheduling, Operational Efficienc
Pengembangan Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) Berbasis Web di Lingkungan ITN Malang
Perkembangan pesat ilmu dan teknologi komputer menuntut perguruan tinggi untuk mengadaptasi pengelolaan data akademik demi meminimalkan kesalahan dan meningkatkan efisiensi. Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) menghadapi tantangan dalam pengelolaan data akademik mahasiswa karena Sistem Informasi Akademik Mahasiswa (SIAM) yang ada saat ini sudah ketinggalan zaman, mengakibatkan keterbatasan aksesibilitas, pemrosesan data yang lambat, dan validitas data yang rendah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi akademik mahasiswa berbasis web yang lebih modern, menggantikan sistem lama yang kurang efektif, sehingga pengelolaan akademik di ITN Malang dapat menjadi lebih efisien, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem ini dikembangkan menggunakan kombinasi teknologi React dan framework Next.js, dengan menerapkan metode pengembangan Agile. Pengujian fungsionalitas sistem dilaksanakan dengan metode black-box. Penelitian ini berhasil menciptakan aplikasi sistem informasi akademik mahasiswa yang lebih canggih, menawarkan kecepatan pemrosesan data yang lebih baik, dan mampu beroperasi secara lebih efisien dibandingkan sistem sebelumnya
IMPLEMENTASI MODEL SUPPLY CHAIN OPERATION REFERENCE (SCOR) DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DALAM ANALISIS KINERJA SUPPLY CHAIN DI PT. HUTAMA KARYA REALTINDO (REAL ESTATE)
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kinerja Supply Chain Management (SCM) perusahaan. PT Hutama Karya Realtindo mengalami masalah keterlambatan pengiriman material dalam kurun waktu 1 tahun terakhir, tepatnya ketidak konsistenan supplier dalam mengirim material yang menyebabkan penyelesaian proyek menjadi tidak tepat waktu. Penelitian ini memiliki beberapa tujuan diantaranya, mengidentifikasi indikator kinerja SCM yang telah digunakan perusahaan, mengukur kinerja SCM perusahaan berdasarkan model SCOR, serta memberikan usulan perbaikan yang memungkinkan dilakukan perusahaan untuk mengatasi masalah yang terjadi.
Metode yang penulis gunakan meliputi model SCOR untuk pemetaan proses inti (Plan, Source, Make, Deliver, Return), AHP untuk pembobotan indikator, serta normalisasi Snorm de Boer untuk menyetarakan nilai kinerja agar memiliki satuan yang sama antar indikator kinerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 44 indikator SCOR, terpilih 8 indikator yang relevan digunakan dalam perusahaan serta analisis dan perhitungan menunjukkan proses Deliver khususnya indikator Level of Customer Satisfaction memiliki nilai kinerja tertinggi (18,648), disusul indikator Adherence to Production Schedule pada proses Make memiliki bobot (16,74). Sebaliknya indikator dengan nilai kinerja terlemah berdasarkan analisis adalah Forecast Accuracy pada proses Plan dengan nilai (0,876) disusul indikator Delivery Item Accuracy by Supplier pada proses Source dengan nilai (3,0). Nilai kinerja SCM perusahaan secara umum sebesar 69,9 yang termasuk dalam kategori “sedang.” Pembahasan menunjukkan bahwa perusahaan perlu meningkatkan akurasi peramalan, efisiensi perencanaan, dan ketepatan pengiriman melalui pemanfaatan AI, parallel planning, serta penguatan kontrak kinerja dengan pemasok
PENERAPAN METODE TREND MOMENT DALAM MEMPREDIKSI PENJUALAN SANGKAR BURUNG PADA UD. BINAR
ABSTRAK
UD. Binar merupakan UMKM di Turen, Kabupaten Malang, yang bergerak
dalam produksi sangkar burung secara manual dan telah beroperasi selama 10
tahun. Fluktuasi penjualan yang tidak menentu, terutama menjelang akhir bulan dan
hari raya, menjadi tantangan dalam perencanaan produksi dan pengelolaan
persediaan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan sistem peramalan
penjualan berbasis data historis guna mendukung pengambilan keputusan yang
lebih tepat. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi berbasis website
menggunakan framework Laravel 10 yang mengimplementasikan algoritma Trend
Moment untuk meramalkan penjualan bulanan sangkar burung di UD. Binar.
Dengan memanfaatkan data penjualan dari Januari 2021 hingga Desember 2024,
metode Trend Moment dipilih karena kesederhanaannya serta kemampuannya
dalam mengidentifikasi tren jangka panjang yang stabil. Hasil yang diperoleh untuk
sangkar burung murai ditahun 2023 menunjukkan keakuratan (MAPE) sebesar
12,58%.
Kata kunci : Mean Absolute Precentage Error (MAPE), Peramalan, Sangkar
Burung, Trend Momen