Jurnal Wahana Ilmiah Akuntansi
Not a member yet
    165 research outputs found

    Karakter Tax Avoidance dalam Memediasi Faktor-Faktor Ketepatan Waktu Penyampaian Laporan Keuangan

    Full text link
    This study aims to obtain empirical evidence about the influence of company commissioners, profitability, leverage and company size along with tax avoidance as a moderating variable on the timeliness of financial statement submission in manufacturing companies in Indonesia. The population in this study is manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during 2014-2018 with a total of 41 companies. The results of this study indicate that company commissioners, profitability and leverage have a significant effect on tax avoidance, while company size has no significant effect on tax avoidance as a mediating variable. Then the results of the tax avoidance intervention on the timeliness of financial reporting do not only show significant results but also do not mediate in character.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh komisaris perusahaan, profitabilitas, leverage dan ukuran perusahaan dengan tax avoidance sebagai variabel moderasi terhadap ketepatan waktu  penyampaian laporan keuangan pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2018 dengan jumlah 41 perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris perusahaan, profitabilitas dan leverage berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh tidak signifikan terhadap tax avoidance sebagai bariabel mediasi. Kemudian hasil dari intervensi tax avoidance atas ketepatan waktu pelaporan keuangan tidak menunjukkan hasil yang signifikan dan tidak berkarakter memoderasi

    AKANKAH AKRUAL DISKRESIONER MEMPENGARUHI KOMPENSASI DIREKSI?

    Full text link
    Tujuan utama penelitin ini adalah untuk menguji pengaruh antara discreationary accrual dengan kompensasi eksekutif di perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI dengan mempertimbangkan adanya pengaruh ukuran perusahaan dan kinerja perusahaan. Data diuji dengan menggunakan regresi dengan menggunakan data panel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan memperhatikan besaran size dan kinerja perusahaan maka terdapat pengaruh variable discreationary accrual terhadap kompensasi eksekutif positif signifikan

    Pengaruh Water Awareness Terhadap Kinerja Perusahaan

    Full text link
    Pengurangan biaya dapat dilakukan dengan adanya efisiensi terhadap tata kelola air. Dorongan kesadaran lingkungan yang baik, sangat penting dalam  praktik tata kelola. Fenomena kelangkaan air terutama untuk industri dapat  menghambat laju usaha. Terutama terkait kinerja perusahaan secara berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk memberikan dukungan empiris akan model pengukuran baru dalam upaya meningkatkan keberlanjutan kinerja perusahaan, dengan mempertimbangkan kesadaran akan pengelolaan air dan lingkungan area kerja. 100 responden diambil dengan metode purposive sampling yang mewakili 20 perusahaan manufaktur. Penelitian ini menjelaskan tentang analisis water awareness terhadap kinerja perusahaan. Hasil menunjukkan dukungan atas aspek kesadaran tata kelola air terhadap upaya peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan pada perusahaan manufaktur di Indonesia

    PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, VARIABILITAS HARGA POKOK PENJUALAN, DAN VARIABILITAS PERSEDIAAN TERHADAP NILAI PERSEDIAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DAN DAGANG YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2014-2018

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, variabilitas harga pokok penjualan, dan variabilitas persediaan terhadap nilai persediaan pada perusahaan manufaktur dan dagang yang terdaftar di bursa efek indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dan perusahan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014 sampai 2018. Sampel penelitian sebanyak 79 perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang yang diperoleh dengan knik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel variabilitas harga pokok penjualan tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai persediaan, dibuktikan nilai signifikansi 0,514 > 0,05. Sedangkan Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap nilai persediaan, dibuktikan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan variabilitas persediaan berpengaruh terhadap nilai persediaan, dibuktikan nilai signifikan 0,002 < 0,05. Secara simultan variabel ukuran perusahaan, variabilitas harga pokok penjualan dan variabilitas persediaan berpengaruh signifikan terhadap nilai persediaan pada perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2018 sebesar 68,06%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, variabilitas harga pokok penjualan, dan variabilitas persediaan terhadap nilai persediaan pada perusahaan manufaktur dan dagang yang terdaftar di bursa efek indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur dan perusahan dagang yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014 sampai 2018. Sampel penelitian sebanyak 79 perusahaan manufaktur dan perusahaan dagang yang diperoleh dengan knik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel variabilitas harga pokok penjualan tidak mempunyai pengaruh terhadap nilai persediaan, dibuktikan nilai signifikansi 0,514 > 0,05. Sedangkan Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap nilai persediaan, dibuktikan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, dan variabilitas persediaan berpengaruh terhadap nilai persediaan, dibuktikan nilai signifikan 0,002 < 0,05. Secara simultan variabel ukuran perusahaan, variabilitas harga pokok penjualan dan variabilitas persediaan berpengaruh signifikan terhadap nilai persediaan pada perusahaan dagang dan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2014-2018 sebesar 68,06%

    PENGARUH SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH, AKSESIBILITAS LAPORAN KEUANGAN, DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH

    Full text link
    This study aims to examine the effect of the regional financial accounting system, the accessibility of financial reports and internal controls on the accountability of regional financial management. This research is a quantitative research. The population in this study is the whole part involved in the management of regional finances in the villages in Bekasi City. The sampling technique uses simple random sampling. Data collection techniques used in this study using survey methods. The data used are primary data in the form of questionnaires distributed to respondents. The analytical method used is multiple regression analysis with SPSS (Statistical Product and Services Solution) version 26. Based on the results of the study showed that the regional financial accounting system, the accessibility of financial statements, and internal control have a significant positive effect on the Financial Accountability Of Local Government.Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah, aksesibilitas laporan keuangan dan pengendalian internal terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah selurah bagian yang terlibat dalam pengelolaan keuangan daerah pada kelurahan yang ada di Kota Bekasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode survei. Data yang digunakan adalah data primer berupa kuesioner yang dibagikan kepada responden. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan alat bantu SPSS versi 26. Berdasarkan hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi keuangan daerah, aksesibilitas laporan keuangan, dan pengendalian internal berpengaruh positif signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah

    PENERAPAN ANALISIS FAKTOR REDUCTION DALAM DETERMINASI IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ENTITAS MIKRO KECIL DAN MENENGAH (SAK EMKM)

    Full text link
    The current research was carried out to investigate the correlation of educational background, perceived usefulness, perceived ease of use, socialization and quality of human resources with (SAK-EMKM) Implementation by reducing variables to several factors using the factor analysis method. Data  collection in this study with a questionnaire given to the  owner of the by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMB) in Mataram city and 40 UMKM samples were obtained using purposive sampling technique, factor analysis aim to reduce the dimensionality of a set of data and  clearly designed with the objective to identify certain unobservable factors from the observed variables. The results of this study were formed into two factors: 1st factor is these factors are termed the perception of the owner of the by Micro, Small and Medium Enterprises (MSMB) formed from the perception and variables using SAK EMKM perception then against SAK-EMKM implementation has a positive effect. 2nd factor is these factor was human resources factors formed from the educational background variable and the quality of human resources variable and against SAK-EMKM implementation has positive correlation.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan latar belakang pendidikan, persepsi kegunaan, persepsi kemudahan penggunaan, sosialisasi dan kualitas sumber daya manusia dengan penerapan (SAK-EMKM) menggunakan metode analisis faktor dengan mereduksi variabel menjadi beberapa faktor. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan kuesioner yang diberikan kepada pemilik umkm di kota mataram dan melalui teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 40 UMKM. Analisis faktor sendiri bertujuan untuk mereduksi dimensi sekumpulan data dan dirancang dengan jelas dengan tujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor tertentu yang tidak dapat diamati dari variabel yang diamati, sehingga hasil penelitian ini menemukan bahwa dari kelima variabel independent yang diamati dalam penelitian ini terbentuk dua faktor yaitu faktor pertama terbentuk dari variabel persepsi kegunaan dan variabel persepsi kemudahan penggunaan dari SAK EMKM jika diberi nama faktor menjadi persepsi pelaku UMKM dengan korelasi yang positif terhadap Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM) kemudian faktor kedua terbentuk dari variabel latar belakang pendidikan dan kualitas SDM jika diberi nama faktor tersebut dapat diberi nama faktor SDM (sumber daya manusia) dengan korelasinya adalah positif terhadap Implementasi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM). &nbsp

    MODELING THE VOLATILITY FOR LONG TERM INTEREST RATE RETURNS IN THE NIGERIA BOND MARKET USING CONDITIONALY HETEROSCEDASTIC MODELS

    Full text link
    Investigating the volatility of financial assets is fundamental to risk management. This study used generalized Autoregressive Conditional Heteroscedastic Volatility models to evaluate the volatility of the long term interest rate of Nigeria's financial market. We also incorporated three innovations distributions viz: the Gaussian, the student-t, and the Generalized Error Distribution (GED) in the modeling process under the maximum likelihood estimation method. The results show that GARCH (GED) is the most performing model for describing the volatility of three and twenty-year interest rate returns while TARCH (GED) is the most suitable model for describing the volatility of five and ten-year interest rate returns in Nigeria. The preferred models will help in the development of tools for effective risk management by monitoring the behavior of long term interest rates. &nbsp

    DETERMINASI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BETA SAHAM DENGAN DER SEBAGAI VARIABEL MODERATING 

    Full text link
    The purpose of this study was to analyze about the effect of liquidity, asset growth, firm size, and return on assets on beta stock with a debt to equity ratio as a moderating variable. The population of this study was non-financial companies in the LQ-45 indexon the Indonesia Stock Exchange (BEI) in period 2014-2018 was 69 companies. Based on the purposive sampling method, the samples that included in the study criteria were 22 companies (110 units of analysis with 5 years). Data analysis methods using moderation regression analysis (MRA) with IBM SPSS 21 analysis software.The results of this study showed that liquidity and return on assets have a positiveeffect but not significant on beta stock, firm size has a negative effect but not significant on beta stock. However, asset growth showed a positive effect and significant on beta stock. In addition, the debt to equity ratio was able to moderate the effect of asset growth and firm size on beta stock. However, the debt to equity ratio was not able to moderate the effect of liquidity and return on assets on beta stock.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh likuiditas, asset growth, firm size, dan return on asset terhadap beta saham dengan debt to equity ratio sebagai variabel moderating. Populasi penelitian ini adalah perusahaan non-keuangan dalam indeks LQ-45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2014-2018 sebanyak 69 perusahaan. Melalui teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 22 perusahaan (110 unit analisis dengan 5 tahun pengamatan). Teknik analisis data menggunakan metode analisis regresi moderasi (MRA) dengan alat analisis software IBM SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan likuiditas dan return on asset berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap beta saham, firm size berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap beta saham. Namun, asset growth menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap beta saham. Selain itu, debt to equity ratio mampu memoderasi pengaruh asset growth dan firm size terhadap beta saham. Namun, debt to equity ratio tidak mampu memoderasi pengaruh likuiditas dan return on asset  terhadap beta saham. &nbsp

    ANALISIS MODERASI MEDIASI HUBUNGAN ARUS KAS-INVESTASI, CSR, DAN BIAYA AGENSI

    Full text link
    This study aims to examine the factors that affect investment in manufacturing companies in Indonesia by using 3 variables consisting of 1 independent variable that is cash flow, 1 moderation variable that is CSR and 1 mediation variable that is agency cost. The population in this study is a manufacturing company listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI) during the period 2011-2016 which amounted to 149 companies. The sample used in this study amounted to 41 companies selected using purposive sampling technique. Data were analyzed using classical assumption test, simple regression analysis and regression analysis with moderating mediating (modmed) variable SPSS 23. The results showed that cash flow has no effect on investment, CSR proved to be a moderate variable of the relationship between cash flow to investment and agency costs able to mediate the moderate effects of CSR. The conclusion of this research is that cash flow can not be a factor affecting investment, CSR can be a moderating variable strengthening the relationship between cash flow to investment and agency cost can be a mediation variable of moderation effect of CSR.Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi investasi pada perusahaan manufaktur di Indonesia dengan menggunakan 3 variabel yang terdiri dari 1 variabel independen yaitu arus kas, 1 variabel moderasi yaitu CSR dan 1 variabel mediasi yaitu biaya agensi. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2011-2016 yang berjumlah 149 perusahaan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 41 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi sederhana dan analisis regresi dengan variabel moderating mediating (modmed) SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas tidak berpengaruh terhadap investasi, CSR terbukti menjadi variabel moderasi hubungan antara arus kas terhadap investasi dan biaya agensi mampu memediasi efek moderat CSR. Simpulan dari penelitian ini yaitu arus kas tidak dapat menjadi faktor yang mempengaruhi investasi, CSR dapat menjadi variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara arus kas terhadap investasi dan biaya agensi dapat menjadi variabel mediasi efek moderasi CSR. &nbsp

    PENGARUH GCG, CSR, PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

    Full text link
    ABSTRACT The value of the firm is one of the important indicators for investors to determine the investment feasibility. The goal of the company is to maximize its value. In this study, we try to understand the effect of Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility, profitability, and company size on the value of the firm. Multiple regression analysis with a purposive sampling method is used, 60 samples are chosen over the population of the firm listed on the Indonesia Stock Exchange from 2012 through 2015. There are some conclusions in this study. Good Corporate Governance has a positive effect on the value of the firm, while Profitability and Corporate Social Responsibility have no effect on the value of the firm, and company size has a negative influence on the value of the firm Keywords : Corporate Value, Company Size, Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility,ABSTRAK Nilai perusahaan merupakan indikator penting bagi investor dalam memnentukan kelayakan investasi. Oleh sebab itu tujuan berdirinya perusahaan adalah memaksumumkan nilainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility, Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan metode purposive sampling dengan populasi perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2012-2015 dan terpilih sebanyak 60 sampel. Dari penelitian ini dapat disimpukan bahwa GCG berpengaruh positif pada nilai perusahaan, profitabilitas dan CSR tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan. Kata kunci : Nilai Perusahaan, Ukuran Perusahaan, Good Corporate Governance, Corporate Social Responsibility

    133

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Wahana Ilmiah Akuntansi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇