Jurnal Wahana Ilmiah Akuntansi
Not a member yet
    165 research outputs found

    Analysis Of Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital On Potential Financial Distress

    Full text link
    Banks are financial organizations that are regularly subject to strict regulations and standards set by the Financial Services Authority (OJK) in order to maintain business continuity and stakeholder and public trust. RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, Capital) analysis is a crucial method for assessing a bank's compliance with OJK criteria and monitoring its financial health and stability. This study uses RGEC and a quantitative descriptive technique based on the officially issued financial statements to examine the financial statements of PT Bank Rakyat Indonesia from 2019 to 2023. With a Composite Rating of 1 (PK-1) in the "Very Healthy" category and no signs of weakness or potential financial difficulties, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk has maintained a very stable financial position over the last five years, according to the analysis's findings

    Standar Akuntansi Keuangan untuk Pengelolaan Lingkungan di Sektor FMCG: Kajian PSAK yang Relevan

    Full text link
    The Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) industry faces major challenges related to plastic waste, resource consumption, and carbon emissions. With the increasing global awareness of sustainability, FMCG companies are encouraged to transform through the circular economy, eco-friendly packaging innovation, and recycling technologies. The implementation of accounting standards such as PSAK 1, PSAK 16, PSAK 57, and PSAK 68 is crucial in ensuring transparency and accountability of environmental management. This study analyzes how these standards support the management of environmental obligations in the FMCG sector. The results show that the adoption of PSAK not only improves the transparency of financial reports but also drives the reduction of waste and carbon emissions. Sustainability reports based on PSAK improve corporate reputation and consumer trust. However, environmental regulations in Indonesia, such as Presidential Regulation No. 83 of 2018 and Law No. 32 of 2009, are still weak in implementation and enforcement, thus hampering investment in green technology. The lack of supervision worsens the situation, making companies less compliant with financial reporting and environmental responsibilities. This study recommends strengthening regulations, law enforcement, and adoption of international standards to encourage compliance and sustainability in the FMCG sector. The combination of innovation, PSAK compliance, and social commitment is the key to long-term sustainability.Industri Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) menghadapi tantangan besar terkait limbah plastik, konsumsi sumber daya, dan emisi karbon. Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap keberlanjutan, perusahaan FMCG didorong bertransformasi melalui ekonomi sirkular, inovasi kemasan ramah lingkungan, dan teknologi daur ulang. Penerapan standar akuntansi seperti PSAK 1, PSAK 16, PSAK 57, dan PSAK 68 menjadi krusial dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan lingkungan. Penelitian ini menganalisis bagaimana standar tersebut mendukung pengelolaan kewajiban lingkungan di sektor FMCG. Hasilnya menunjukkan bahwa adopsi PSAK tidak hanya meningkatkan transparansi laporan keuangan tetapi juga mendorong pengurangan limbah dan emisi karbon. Laporan keberlanjutan berbasis PSAK meningkatkan reputasi perusahaan dan kepercayaan konsumen. Namun, regulasi lingkungan di Indonesia, seperti Perpres No. 83 Tahun 2018 dan UU No. 32 Tahun 2009, masih lemah dalam implementasi dan penegakannya, sehingga menghambat investasi pada teknologi hijau. Minimnya pengawasan memperburuk situasi, membuat perusahaan kurang patuh terhadap pelaporan keuangan dan tanggung jawab lingkungan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, penegakan hukum, dan adopsi standar internasional untuk mendorong kepatuhan dan keberlanjutan sektor FMCG. Kombinasi inovasi, kepatuhan PSAK, dan komitmen sosial menjadi kunci keberlanjutan jangka panjang

    Analisis Kinerja Keuangan PT Bank Mega Syariah dengan RGEC, Efisiensi, Stabilitas, dan Financial Distress Periode 2019-2023

    Full text link
    This study evaluates the health of PT Bank Mega Syariah from 2019 to 2023 using the RGEC method (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital). The analysis includes operational efficiency, financial stability, and bankruptcy risk with annual financial report data. The results show that the RGEC method is effective in measuring the health of Islamic banks, with fluctuations in profitability and risk management. Despite efficiency challenges, the G-score model indicates low bankruptcy risk. This study provides strategic recommendations to improve financial and operational performance, relevant to regulators and stakeholders in the development of Islamic banking in Indonesia.Penelitian ini mengevaluasi kesehatan PT Bank Mega Syariah dari 2019 hingga 2023 menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, dan Capital). Analisis mencakup efisiensi operasional, stabilitas keuangan, dan risiko kebangkrutan dengan data laporan keuangan tahunan. Hasilnya menunjukkan metode RGEC efektif mengukur kesehatan bank syariah, dengan fluktuasi dalam profitabilitas dan manajemen risiko. Meskipun ada tantangan efisiensi, model G-score mengindikasikan risiko kebangkrutan rendah. Studi ini memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kinerja keuangan dan operasional, relevan bagi regulator dan pemangku kepentingan dalam pengembangan perbankan syariah di Indonesia

    Pengaruh Arus Kas Operasi, Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Barang Konsumsi yang Terdaftar di BEI Periode 2019-2021: Indonesia

    Full text link
    The purpose of this study is to examine the effect of operating cash flow and company size on tax avoidance practices in consumer goods sector companies in the food and beverage sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2019-2021 period. This study uses a quantitative method with secondary data in the form of company financial reports. This type of research is causal explanatory. The population of this study consisted of 83 companies. The sector was selected through a purposive sampling technique, resulting in 32 companies. The data analysis was carried out using multiple regression tests. The research results show that operating cash flow has a significant negative effect on tax avoidance practices. Meanwhile, company size has no significant effect on tax avoidance practices.Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji arus kas operasi serta ukuran perusahaan terhadap praktik tax avoidance di perusahaan sektor barang konsumsi sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2021. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan. Adapun jenis penelitian ini yaitu dengan causal explanatory. Populasi penelitian ini terdiri dari 83 perusahaan. Dalam sektor tersebut dipilih melalui teknik purposive sampling sehingga menghasilkan 32 perusahaan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa arus kas operasi secara signifikan berpengaruh negatif terhadap praktik tax avoidance. Sedangkan, ukuran perusahaan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap praktik tax avoidance

    Efek Digitalisasi terhadap Praktik dan Kualitas Audit

    Full text link
    Digitalization has become a major driver in business and organizational transformation in the contemporary era. One area that is significantly affected is audit. This study aims to explain the effects of digitalization on audit practice and quality using libraries or qualitative literature study methods using related journals or scientific articles. This study produces findings that digitalization provides benefits such as efficiency and accuracy which have a positive effect on audit practice and quality. However, there are also challenges such as data security, privacy issues and changing skills paradigms. So, it is very necessary to have a careful strategy in dealing with these changes to ensure the sustainability and effectiveness of audit practices in the future. It is hoped that audit practices can exploit the positive potential of digitalization while overcoming existing challenges. As technology and the business environment continue to change, these efforts will ensure that audit practices remain relevant, effective, and competitive in the ever-evolving digital era.Digitalisasi telah menjadi pendorong utama dalam transformasi bisnis dan organisasi di era kontemporer. Salah satu bidang yang terpengaruh secara signifikan adalah audit. Studi ini bertujuan untuk memaparkan efek digitalisasi terhadap praktik dan kualitas audit dengan metode studi pustaka atau literatur kualitatif yang menggunakan jurnal atau artikel ilmiah yang terkait. Studi ini menghasilkan temuan bahwa digitalisasi memberikan keuntungan seperti efisiensi dan keakurasian yang berefek positif terhadap praktik dan kualitas audit. Namun, terdapat juga tantangan seperti keamanan data, isu privasi dan perubahan paradigma keahlian. Sehingga, sangat diperlukan adanya strategi yang cermat dalam menghadapi perubahan ini untuk memastikan keberlanjutan dan keefektifan praktik audit di masa depan. Diharapkan praktik audit dapat memanfaatkan potensi positif dari digitalisasi sambil mengatasi tantangan yang ada. Seiring dengan perubahan terus-menerus dalam teknologi dan lingkungan bisnis, upaya ini akan memastikan bahwa praktik audit tetap relevan, efektif dan berdaya saing di era digital yang terus berkembang

    Analisis Kinerja Keuangan Klub Sepak Bola Bali United FC

    Full text link
    This research aims to determine the financial performance of the Bali United FC football club. This research uses quantitative descriptive analysis techniques using 10 general and specific financial ratio indicators. The data used is secondary data in the form of financial reports from 2018 to 2022 which come from the company’s official website. The results of this research show that the financial performance of the Bali United FC football club generally has a good level of liquidity and solvency, but the level of profitability is still not good. The results of calculations using special ratios show that Bali United FC is able to manage assets and operating expenses well, as well as generating quite good sales and operating cash flowPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kinerja keuangan klub sepakbola Bali United FC. Teknik analisis deskriptif kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan menggunakan 10 indikator rasio keuangan secara umum dan khusus. Tipe data yang diaplikasikan adalah data sekunder yang berbentuk data laporan keuangan selama lima tahun dimulai dari 2018 sampai 2022 yang bersumber dari website resmi perusahaan. Penelitian memberikan hasil bahwa kinerja keuangan klub sepakbola Bali United FC secara umum memiliki tingkat likuiditas dan solvabilitas yang baik, namun untuk tingkat profitabilitas masih kurang baik. Hasil perhitungan dengan rasio khusus menunjukkan Bali United FC mampu mengelola aset dan beban operasi dengan baik, serta dapat menghasilkan penjualan dan arus kas operasi yang cukup baik

    Analisis Peran Manajemen Risiko dalam Perpajakan: Perspektif dari Studi Literatur

    Full text link
    This research aims to explore the role of risk management in the tax context through in-depth literature study analysis. In an increasingly complex and dynamic tax environment, risk management plays an important role in identifying, analyzing and managing risks related to tax compliance and fiscal management. Through a review of various literature, this research presents the main approaches in tax risk management, including risk identification techniques, risk assessment, and mitigation strategies implemented by tax authorities and taxpayers. Research findings show that tax risk management is not only important for mitigating potential financial losses and maintaining the law, but also for improving the efficiency of tax administration and optimizing tax strategies. In addition, this research reveals various challenges faced in implementing risk management and provides recommendations for further research which includes empirical studies and international comparisons to deepen understanding of best practices in risk management taxation. The conclusion of this research emphasizes the need for a more comprehensive integrated risk management strategy to increase the effectiveness of the tax system.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran manajemen risiko dalam konteks perpajakan melalui analisis studi literatur yang mendalam. Dalam lingkungan perpajakan yang semakin kompleks dan dinamis, manajemen risiko memainkan peran yang vital dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang terkait dengan kepatuhan pajak dan pengelolaan fiskal. Melalui kajian terhadap berbagai literatur, penelitian ini mengidentifikasi pendekatan-pendekatan utama dalam manajemen risiko perpajakan, termasuk teknik identifikasi risiko, penilaian risiko, dan strategi mitigasi yang diterapkan oleh otoritas pajak dan wajib pajak. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko perpajakan tidak hanya penting untuk memitigasi potensi kerugian finansial dan kepatuhan hukum, tetapi juga untuk meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan dan mengoptimalkan strategi perpajakan. Selain itu, penelitian ini mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi dalam penerapan manajemen risiko serta memberikan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya yang mencakup studi empiris dan perbandingan internasional untuk memperdalam pemahaman tentang praktik terbaik dalam manajemen risiko perpajakan. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya integrasi strategi manajemen risiko yang lebih komprehensif untuk meningkatkan efektivitas sistem perpajakan

    Corporate Sustainability Performance: The Role of the Gender Diversity of the Board and Enterprise Risk Management

    Full text link
    The research objective is to investigate the impact of board gender diversity on corporate sustainability performance, with enterprise risk management (ERM) as a moderating factor within health sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The study adopts a secondary quantitative research approach and utilizes panel data linear regression analysis conducted through Econometric Views (E-Views). The study population consists of health sector firms listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2022. The sample selection method used is purposive sampling, resulting in a sample size of 10 companies for the study. Secondary data is collected through the documentation method from the Indonesia Stock Exchange and the official websites of the selected companies. The findings reveal a negative relationship between board gender diversity and corporate sustainability performance, with a negative coefficient indicating that higher gender diversity among board members correlates with lower sustainability performance. Additionally, the study demonstrates that ERM strengthens the association between gender diversity and sustainability performance. Companies proficient in ERM implementation are better positioned to leverage the positive effects of gender diversity on sustainability performance. Understanding this interplay can assist organizations in making informed decisions regarding gender diversity policies and enterprise risk management strategies

    The Effect of Managerial Ability on The Use of Accounting Conservatism

    Full text link
    Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji pengaruh kecakapan manajerial terhadap penggunaan konservatisme akuntansi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2022. Penelitian ini menggunakan variabel konservatisme akuntansi sebagai variabel dependen, dan kecakapan manajerial sebagai variabel independen yang diukur menggunakan tiga pendekatan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan variabel kontrol seperti ukuran perusahaan, pertumbuhan penjualan, leverage, dan tata kelola perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini diambil dari laporan tahunan perusahaan dan siaran pers yang dapat diakses melalui situs web resmi perusahaan dan situs web resmi BEI. Teknik pengambilan sampel pada data ini menggunakan purposive sampling yang kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kecakapan manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan konservatisme akuntansi. Manajer dengan kecakapan yang tinggi akan menggunakan prinsip konservatisme akuntansi dalam laporan keuangannya, sehingga dapat meminimalisir terjadinya konflik keagenan sebagaimana yang dijelaskan dalam teori keagenan. Sehingga harapannya hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran bagi para pemangku kepentingan untuk membandingkan kualitas laporan keuangan berdasarkan kecakapan manajerial. Penelitian ini juga membantu para investor dan pemangku kepentingan lainnya untuk memilih perusahaan dengan kemampuan manajerial yang tinggi sehingga dapat meminimalisir manipulasi laporan keuangan akibat penerapan prinsip-prinsip pelaporan keuangan yang salah

    A Analisis Kinerja Keuangan Bank BTPN Syariah Periode 2019-2021

    No full text
    This research analyzes the financial performance of Bank BTPN Syariah during the 2019-2023 period using the RGEC, Altman Z-Score and DEA methods. The results show that Bank BTPN Syariah has a capital adequacy level (CAR) that is consistently above regulatory standards, reflecting strong stability. An average technical efficiency level of 81% indicates good resource management, although there are variations in efficiency across years. Z-Score analysis shows an improving trend of stability in 2023, but still requires further strengthening. Bankruptcy predictions using the Altman Z-Score placed banks in the "healthy" category throughout the study period, reflecting resilience to financial risk. Digital transformation, asset optimization and focus on empowering the unbankable segment contribute to the sustainability of bank performance. This research confirms that Bank BTPN Syariah is able to maintain stability and efficiency, although there is still room for increasing competitiveness and risk management in the future.Penelitian ini menganalisis kinerja keuangan Bank BTPN Syariah selama periode 2019-2023 menggunakan metode RGEC, Altman Z-Score, dan DEA. Hasil menunjukkan bahwa Bank BTPN Syariah memiliki tingkat kecukupan modal (CAR) yang konsisten di atas standar regulator, mencerminkan stabilitas yang kuat. Tingkat efisiensi teknis rata-rata sebesar 81% mengindikasikan pengelolaan sumber daya yang baik, meskipun terdapat variasi efisiensi pada beberapa tahun. Analisis Z-Score menunjukkan tren perbaikan stabilitas pada 2023, namun masih memerlukan penguatan lebih lanjut. Prediksi kebangkrutan menggunakan Altman Z-Score menempatkan bank dalam kategori "sehat" sepanjang periode penelitian, mencerminkan ketahanan terhadap risiko keuangan. Transformasi digital, optimalisasi aset, dan fokus pada pemberdayaan segmen unbankable berkontribusi pada keberlanjutan kinerja bank. Penelitian ini menegaskan bahwa Bank BTPN Syariah mampu menjaga stabilitas dan efisiensi, meskipun masih terdapat ruang untuk peningkatan daya saing dan pengelolaan risiko di masa mendatang

    133

    full texts

    165

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Wahana Ilmiah Akuntansi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇