Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis
Not a member yet
176 research outputs found
Sort by
PENGARUH MODAL BUDAYA, TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DAN TINGKAT PENDAPATAN ORANG TUA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
This research was aimed at describing the effect of cultural capital, education level of parents and income level of parents to academic achievement. In this research, the analysis use qualitative and quantitative. Qualitative analysis described in descriptive about cultural capital, education level of parents and income level of parents to academic achievement. The quantitative analysis used Logistic Regression. The Regression of research results show that: (1) cultural capital has a positive influence to academic achievement and the effect statistically significant. (2) education level of parents has a positive influence to academic achievement and the effect statistically significant. (3) income level of parents has a positive influence to academic achievement and the effect statistically significant
PENGARUH PENGETAHUAN ANGGOTA TENTANG KOPERASI DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP PARTISIPASI ANGGOTA PADA KOPERASI SERBA USAHA (KSU) WARGA SEJAHTERA, KELURAHAN CIPINANG, JAKARTA TIMUR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara pengetahuan anggota tentang koperasi dan kualitas pelayanan terhadap partisipasi anggota pada koperasi serba usaha (KSU) Warga Sejahtera, kelurahan Cipinang, Jakarta Timur. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan terhitung sejak bulan Mei 2010 sampai Juni 2011. Populasi penelitian ini adalah seluruh anggota koperasi serba usaha (KSU) Warga Sejahtera Jakarta Timur sebanyak 355 orang anggota. Sampel yang digunakan adalah 84 orang anggota dengan menggunakan teknik acak sistematik (systematic random sampling technique). Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pendekatan korelasional, sedangkan data yang diperoleh untuk variabel X1,X2 dan Y berasal dari data primer dengan instrumen tes untuk variabel X1 dan instrumen berupa kuisioner dengan skala likert untuk variabel X2 dan Y yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data menggunakan program SPSS 17.0. Secara parsial, besarnya pengaruh pengetahuan anggota tentang koperasi dengan partisipasi anggota adalah 0,803. Artinya pengaruh antara pengetahuan anggota tentang koperasi dengan partisipasi anggota adalah kuat dan nilainya positif. Nilai positif artinya jika pengetahuan anggota tentang koperasi meningkat, maka partisipasi anggota akan meningkat, begitupun sebaliknya. Sedangkan besarnya pengaruh kualitas pelayanan dengan partisipasi anggota adalah sebesar 0,271. Artinya pengaruh antara kualitas pelayanan dengan partisipasi anggota adalah lemah dan nilainya positif. Nilai positif artinya jika kualitas pelayanan meningkat maka partisipasi anggota akan meningkat, begitupun sebaliknya. Dari Uji F pengaruh engetahuan anggota tentang koperasi dan kualitas pelayanan terhadap partisipasi anggota diperoleh F hitung sebesar 137,423 sedangkan nilai F kritis atau F tabel adalah sebesar 3,11, maka F hitung > F tabel, artinya terdapat pengaruh pengetahuan anggota tentang koperasi dan kualitas pelayanan terhadap partisipasi anggota secara bersama-sama. Nilai R² yang didapat adalah sebesar 0,772. Artinya variabel pengetahuan anggota tentang koperasi dan kualitas pelayanan dapat menerangkan variabilitas sebesar 77,2% dari variabel partisipasi anggota, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Adapun persamaan regresi berganda yang didapat adalah Ŷ= 28,725 +1,742 + 0,209. Dari analisis diatas dapat dikatakan bahwa secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara pengetahuan anggota tentang koperasi dan kualitas pelayanan terhadap partisipasi anggota pada KSU warga Sejahtera, Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur
IMPROVING LEARNING THROUGH APPLICATION OF QUANTUM LEARNING TEACHING MODEL ON THE SUBJECT OF ADMINISTRATIVE PROCEDURE
This study aims to increase student’s learning performance on “Doing Administration Procedure†through the implementation of quantum teaching model. The action research was conducted with three cycle. Each cycle is formulated with four stages: planning, action, observation and reflections. This research shown that the implementation of quantum teaching model has got positive contribution in increasing student’s learning achievement
RELATIONSHIP BETWEEN ORGANIZATIONAL CULTURE WITH THE PARTICIPATION OF EMPLOYEES IN KOPERASI PEGAWAI TELKOM (KOPEGTEL) DYNASTY JAKARTA
This study aims to determine whether there is a relationship between the Cultural Organization of the Cooperative Members Participation in Telkom Employees Cooperative (KOPEGTEL) East Jakarta. This research was conducted at Telkom Employees Cooperative (KOPEGTEL) for approximately one month, starting from November 2011 until December 2011. The method used is survey method with the correlational approach. The population in this study are all members of Koperasi Pegawai Telkom (KOPEGTEL) in East Jakarta. While the population is affordable cooperative members who are in the central office PT.Telkom East Jakarta branch. The samples used were 58 members. The sampling technique in this research is proporsial sampling technique to sample tables at the level of 5% error. Calculation of research data begins with finding regression equation and obtained y = 33.11 + 0,737X. Then test requirements normality test data analysis with error estimates using formula Lilifoers. L value obtained from the calculation count = 0.077 whereas L table for n = 58 is 0.116. Because L count <L table, then the estimated error normality test regression of Y on X indicates that the error estimates of regression of Y on X normal distribution. The results of calculations to test the significance of regression (α = 0.05) was obtained F count = 36.94 and F table = 4.03. Because the F count> F table, the regression model is significant. For the calculation of the regression linearity test (α = 0.05) was obtained F count = 0,92 and 2,08 F table. Since F arithmetic <F table, then the model is a linear regression equation. Hypothesis testing using the formula of Pearson Product Moment correlation r xy yield of 0.630 while the results of the significance test obtained t count ttable by 6.08 and 1.68. Due t count> t table, it can be concluded that there is a significant relationship between organizational culture with Cooperative Members Participation in Telkom Employees Cooperative (KOPEGTEL) East Jakarta. Calculation of the coefficient of determination showed 39.74% variation of the variable Y is determined by the variable X. It is concluded that there is a positive relationship between organizational culture relationships with the participation of Members Cooperative. More conducive organizational culture, the higher participation of the Cooperative Member
INFORMASI GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KENAIKAN HARGA SAHAM PT ADHI KARYA (PERSERO) Tbk. TAHUN 2007-2011
Penelitian ini adalah penurunan harga saham pada PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan penurunan harga saham pada PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Salah satu penyebab penurunan harga saham pada PT Adhi Karya (Persero) Tbk adalah informasi good corporate governance yang dipublikasikan perusahaan lewat Corporate Governance Perception Index (CGPI).Objek penelitian ini adalah laporan tahunanPT Adhi Karya (Persero) Tbk tahun 2007-2011. Penelitian ini adalah deskriptif dan verifikatif dengan metode penelitian explanotory research, desain penelitian time series design. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana dengan bantuan software SPSS 20.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh informasi good corporate governance terhadap kenaikan harga saham. Persamaan regresi linear sederhana Y = 29,85 + 11,37X menunjukkan setiap kenaikan informasi good corporate governance sebesar 1%, maka akan meningkatkan harga saham sebesar 11,37%, sedangkan 88,63% dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata Kunci: saham, good corporate governance
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAERAH PADA SEKTOR PENDIDIKAN DAN KESEHATA TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel-variabelpengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Penelitian ini dilakukan dengan memperhatikan perkembangan pengeluaran pemerintah di Indonesia khususnya jangka waktu 2007-2008 dengan metode statistik inferensial (induktif). Jenis data yang digunakan adalah data time series, dengan data sekunder yang dipublikasi oleh Biro Pusat Statistik (BPS) dan lembaga lainnya. Pengolahan data dengan menggunakan program SPSS 17.0. Hasil dari persamaan regresi berganda yang didapat dalam penelitian ini adalah Y = 42,955 + 0,902LnX1 + 0,198LnX2. Dari Uji F pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia, F hitung adalah sebesar 6,074 sedangkan F tabel adalah sebesar 3,171626 maka F hitung> F tabel. Artinya terdapat pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia secara serempak Kesimpulan yang sama terjadi pada uji signifikansi dan nilai sig. Yang didapat adalah 0,004 dari hasil tersebut bahwa sig. lebih kecil dari a maka Ho ditolak, artinya terdapat pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia. Untuk uji t, dari hasil perhitungan dapat disimpulkan bahwa secara parsial variabel pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan berpengaruh pada IPM (t hitung 3,023 > t tabel1,674116), namun pengeluaran pemerintah daerah pada sektor kesehatan tidak berpengaruh pada IPM ( t hitung0,412 < t tabel 1,674116). Selain itu, terlihat bahwa nilai R Square adalah sebesar 0,186, artinya seluruh variabel bebas (pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehatan) dapat menjelaskan variabel terikat (Indeks Pembangunan Manusia) sebesar 18,6%. Sedangkan sisanya sebesar 81,4% diterangkan oleh variabel lain