stiesia repository
Not a member yet
7804 research outputs found
Sort by
DETERMINAN SUSTAINABILITY REPORT DIMEDIASI RETURN ON ASSET
Dalam era globalisasi yang semakin kompleks, perusahaan tidak hanya
dituntut untuk mencapai profitabilitas, namun juga untuk memperhatikan kondisi
sosial dan lingkungan dari kegiatan bisnis perusahaan. Konsep Triple Bottom Line
(TBL) menjadi acuan penting dalam mengukur kinerja keberlanjutan melalui
penyusunan Sustainability Report yang mencakup aspek ekonomi, sosial, serta
lingkungan. Sustainability Report mencerminkan komitmen perusahaan terhadap
keberlanjutan dan berfungsi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas
perusahaan, dengan tantangan seperti variasi kualitas laporan keberlanjutan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Good
Corporate Governance dengan diproksikan melalui Komite Audit dan Komisaris
Independen, terhadap Sustainability Report dimediasi Profitabilitas yang
diproksikan oleh Return on Asset dalam hubungan tersebut. Penelitian ini
menggunakan sumber data sekunder perusahaan yang terdaftar dalam indeks LQ45
pada Bursa Efek Indonesia selama 5 (lima) tahun periode Agustus s.d Januari dari
tahun 2019 hingga 2023. Pengambilan sampel dilakukan dengan purposive
sampling.
Temuan penelitian mengindikasikan bahwa (1) Komite Audit berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Sustainability Report, (2) Komisaris Independen
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Sustainability Report, (3) Return on
Asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap Sustainability Report, (4) Komite
Audit berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Asset, (5) Komisaris
Independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Asset, dan (6)
tidak ada mediasi dari Return on Asset dalam hubungan antara Komite Audit
dengan Sustainability Report, dan (7) tidak ada mediasi dari Return on Asset dalam
hubungan antara Komisaris Independen dengan Sustainability Report.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas rapat komite audit
meningkatkan transparansi dan kualitas Sustainability Report, namun dapat
menurunkan kinerja keuangan akibat pengawasan yang terlalu ketat. Keberadaan
komisaris independen belum efektif mendorong transparansi, tetapi berkontribusi
positif terhadap kinerja finansial. Kinerja keuangan yang baik juga mendorong
pelaporan keberlanjutan yang lebih transparan
DETERMINAN KECENDERUNGAN KECURANGAN DENGAN SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL (SPI) SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi Pada Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Sikka)
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh fraud diamond theory
terhadap kecenderungan kecurangan dengan sistem pengendalian internal sebagai
variabel pemoderasi.
Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan
survey. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Analisa data
menggunakan Moderated Regression Analysis.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rationalization dan capability
berpengaruh positif terhadap kecenderungan kecurangan serta sistem
pengendalian internal memoderasi pengaruh capability terhadap kecenderungan
kecurangan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pressure dan opportunity
tidak berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan sedangkan system
pengendalian internal tidak memoderasi pengaruh pressure, opportunity dan
rationalization terhadap kecenderungan kecurangan. Berdasarkan hasil penelitian
tersebut, koperasi simpan pinjam di Kabupaten Sikka tidak memberikan tekanan
melainkan memberikan motivasi dan kompensasi untuk memenuhi setiap kebutuhan
serta meningkatkan sistem pengendalian internal
PERAN AKUNTANSI DALAM PENCEGAHAN FRAUD PADA PELAKSANAAN PENGELOLAAN KEUANGAN DESA
Keberadan desa didukung pendanaan yang sangat besar terutama dari
sumber dana desa, selain membawa dampak positif, ternyata juga mencatat hal yang
cukup memprihatinkan terkait pengelolaannya ; kasus korupsi di pemerintahan desa
secara konsisten mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal ini
mengimplikasikan bahwa sistem dan prosedur pengelolaan keuangan desa belum
sepenuhnya mempertimbangkan aspek risiko kecurangan. Tahap pelaksanaan
menjadi sektor yang paling rentan terjadi fraud.
Pembahasan difokuskan pada potensi kejadian fraud dalam pelaksanaan
pengelolaan keuangan desa; terutama dengan adanya perkembangan transaksi,
dinamika siskeudes, perubahan peraturan perundangan serta tidak adanya pedoman
penanganan atas kejadian yang tidak bisa diperkirakan oleh pemerintahan desa.
Kondisi ini menjadikan penerapan akuntansi sangat penting dalam pelaksanaan
pengelolaan keuangan desa, sebab akuntansi menjadi pedoman teknis yang
mengatur bagaimana transaksi keuangan dicatat, diklasifikasikan, dan dilaporkan
secara sistematis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
etnometodologi guna memahami kebiasaan dan cara pelaksanaan pengelolaan
keuangan desa yang diimplementasikan oleh pemerintah desa.
Hasil penelitian menunjukkan akuntansi berperan penting atau signifikan
dalam menekan fraud melalui sistem pencatatan dan pelaporan yang baik,
penguatan pengendalian internal, implementasi checks and balances melalui
pemisahan tugas, budaya etis organisasi, serta ketaatan pada peraturan
perundangan. Penerapan akuntansi yang tepat dapat menjadi alat pencegahan fraud
dengan mendorong keterbukaan, disiplin administrasi, dan kemudahan dalam
proses audit serta pengawasan
KEPEMIMPINAN YANG MELAYANI MEMODERASI PENGARUH KETERLIBATAN KARYAWAN DAN KELINCAHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN HOUSEKEEPING STUDI: PADA HOTEL BINTANG LIMA DI KABUPATEN BADUNG PROVINSI BALI.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan karyawan
dan kelincahan kerja terhadap kinerja karyawan bagian housekeeping, serta
menguji peran kepemimpinan yang melayani sebagai variabel moderasi. Penelitian
dilakukan pada hotel bintang lima di Kabupaten Badung, Provinsi Bali, yang
merupakan pusat destinasi pariwisata nasional dan internasional. Fenomena pasca
pandemi menunjukkan adanya penurunan kinerja karyawan, khususnya pada
bagian housekeeping yang memiliki peran penting dalam menciptakan citra dan
kualitas layanan hotel. Sampel penelitian terdiri atas karyawan housekeeping dari
beberapa hotel bintang lima yang tersebar di wilayah tersebut. Metode penelitian
menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis PLS (Partial Least
Square).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan karyawan dan kelincahan
kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Selain itu, kepemimpinan
yang melayani secara signifikan memoderasi hubungan antara keterlibatan
karyawan dan kelincahan kerja terhadap kinerja. Kebaruan dalam penelitian ini
adalah penggabungan konsep kepemimpinan yang melayani dengan nilai-nilai
budaya lokal Bali, yaitu Tri Hita Karana, yang mencakup harmoni antara manusia,
Tuhan, dan alam. Konsep ini terbukti memperkuat keterlibatan dan kelincahan
karyawan dalam memberikan layanan optimal kepada tamu hotel. Penelitian ini
memperkaya literatur manajemen sumber daya manusia dengan konteks budaya
lokal serta memberikan kontribusi praktis dalam pengembangan strategi manajerial
di industri perhotelan
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Perusahaan sebagai entitas ekonomi memiliki tujuan jangka pendek yaitu
memperoleh laba secara maksimal dan tujuan jangka panjang memaksimalkan nilai
perusahaan. Good Corporate Governance sangat diperlukan untuk memenuhi
kepercayaan masyarakat serta dunia internasional sebagai syarat mutlak bagi dunia
perindustrian untuk berkembang dengan baik dan sehat. Perusahaan harus
mempertahankan pangsa pasar untuk memperoleh nilai perusahaan. Penelitian
berikut ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance dan
kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai
variabel moderasi.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif yang
merupakan pendekatan yang berfokus pada pengumpulan data berbasis angka dan
analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan farmasi yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 1999-2023. Sampel penelitian 50
perusahaan dengan metode purposive sampling. Pengujian menggunakan statistik
deskriptif, uji asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji
heterokedatisitas, dan uji autokorelasi serta analisis regresi.
Penelitian ini memperoleh temuan Good Corporate Governance dan Kinerja
keuangan berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Ukuran perusahaan tidak
berpengaruh dalam memoderasi Good Corporate Governance terhadap nilai
perusahaan. Ukuran perusahaan memperkuat pengaruh positif profitabilitas
terhadap nilai perusahaan.
Kata kunci : Good Corporate Governance, profitabilitas, nilai perusahaan, ukuran
perusahaan
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SUB-INDUSTRI PROCESSED FOOD YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2019-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas (return on asset), likuiditas (current ratio) dan struktur modal (debt to asset ratio) terhadap nilai perusahaan (price to book value) pada perusahaan sub-indsutri processed food yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019 – 2023.
Populasi penelitian ini adalah perusahaan sub-industri processed food yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2019 – 2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 13 perusahaan sub-industri processed food. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data pada penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari data laporan keuangan tahunan pada perusahaan. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan program SPSS versi 26.
Hasil uji hipotesis (uji t) menunjukkan bahwa profitabilitas (return on asset) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub-industri processed food, likuiditas (current ratio) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub-industri processed food, dan struktur modal (debt to asset ratio) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub-industri processed food
Pengaruh Kebijakan Papan Pemantauan Khusus (Full Call Auction) dengan Transaksi Harga Saham Dibawah Lima Puluh Rupiah terhadap IHSG
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran corporate governance dalam memoderasi pengaruh leverage, profitabilitas, dan likuiditas terhadap financial distress. Variabel leverage diukur dengan debt to equity ratio, profitabilitas diukur dengan return on asset, likuiditas diukur dengan current ratio, financial distress diukur dengan altman z-score, dan variabel corporate governance diukur menggunakan ukuran komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor consumer cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Proses pengambilan sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling, yaitu pemilihan sampel dengan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan metode purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 24 perusahaan consumer cyclical dengan tahun pengataman 2020-2023. Teknis analisis data dilakukan dengan menggunakan Analisis Regresi Moderasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit tidak mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap financial distress. Komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit memoderasi negatif pengaruh profitabilitas terhadap financial distress. Komisaris independen, kepemilikan institusional, dan komite audit memoderasi positif pengaruh likuiditas terhadap financial distress
PENGARUH STRUKTUR ASET, UKURAN PERUSAHAAN, CAPITAL EXPENDITURE DAN LEVERAGE TERHADAP STRUKTUR MODAL
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur aset, ukuran perusahaan, capital expenditure, dan leverage terhadap struktur modal. Pada penelitian ini, struktur aset diukur dengan Fixed Asset Ratio (FAR), ukuran perusahaan (SIZE), Capital Expenditure (CapEx), dan leverage diukur dengan Debt Equity Ratio (DER). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor property & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020-2023. Sampel penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan kriteria tersebut, didapatkan sampel sebanyak 9 perusahaan dengan empat tahun periode penelitian sehingga diperoleh sebanyak 36 data. Teknik analisis data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur aset tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap struktur modal. Ukuran perusahaan berpengaruh signifikan dan positif terhadap struktur modal. Capital Expenditure tidak berpengaruh signifikan dan negatif terhadap struktur modal. Leverage berpengaruh signifikan dan positif terhadap struktur modal