stiesia repository
Not a member yet
7804 research outputs found
Sort by
PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN DAN PERSEPSI KEGUNAAN TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN KEMBALI APLIKASI PINTAR PAY KSP PINTU AIR DI KOTA MAUMERE DIMEDIASI KEPERCAYAAN TESIS
Perkembangan teknologi digital mendorong koperasi untuk melakukan transformasi
layanan berbasis aplikasi guna meningkatkan efisiensi dan kepuasan anggota. KSP Pintu
Air sebagai salah satu koperasi terbesar di Indonesia mengembangkan aplikasi Pintar Pay
untuk memudahkan transaksi keuangan digital bagi anggotanya. Namun, jumlah
pengguna aplikasi tersebut masih belum sebanding dengan total anggota koperasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan persepsi
kegunaan terhadap niat menggunakan aplikasi Pintar Pay, serta peran mediasi
kepercayaan dalam hubungan tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode
kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS) terhadap data primer yang
diperoleh dari 354 responden pengguna aplikasi di Kota Maumere. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan berpengaruh positif
signifikan terhadap niat menggunakan. Kepercayaan terbukti memediasi hubungan antara
persepsi kemudahan dan persepsi kegunaan terhadap niat menggunakan. Temuan ini
mengimplikasikan pentingnya meningkatkan kepercayaan pengguna melalui keamanan
data dan keandalan sistem guna memperkuat adopsi aplikasi koperasi digital
PENGARUH KOMPETENSI SUMBER DAYA MANUSIA DAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN DENGAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI (Studi pada Perumda Wair Puan Kabupaten Sikka)
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Untuk menguji dan
menganalisis pengendalian intern dalam memoderasi pemanfaatan teknologi
informasi terhadap kualitas laporan keuangan Perumda Wair Puan Kabupaten
Sikka. Penelitian ini adalah jenis penelitian yang memiliki jenis penelitian
kausalitas, di mana terdapat variabel independen (variabel yang berpengaruh) dan
variabel dependen (variabel yang terpengaruh). Pendekatan yang diterapkan dalam
penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini, populasi yang
diamati adalah pegawai yang bekerja di Kantor Perumda Wair Puan Kabupaten
Sikka yang Jalan Anggur No. 2 Maumere, Kabupaten Sikka, yang berjumlah 68
pegawai menggunakan metode sampel yang digunakan adalah purposive sampling.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistic deskriptif.
Penelitian ini menggunakan alat analisis software komputer berupa MRA. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa (1) Variabel Kompetensi sumber daya manusia
tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. (2) Pemanfaatan teknologi
informasi tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. (3) Variabel
Sistem pengendalian intern memperkuat hubungan antara kompetensi SDM dan
pemanfaatan teknologi informasi terhadap kualitas laporan keuangan
PENGARUH FINANCIAL DISTRESS DAN ABNORMAL CASH FLOW TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN DIMODERASI UKURAN PERUSAHAAN
Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Financial
Distress, Abnormal Cash Flow From Operating terhadap Opini audit Going Concern
dimoderasi Ukuran Perusahaan. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan
properti dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesi (BEI) selama periode
2018-2022.
Jumlah perusahaan yang menjadi sampel dalam penelitian yakni 40
perusahaan selama 5 tahun. Berdasarkan metode purposive sampling, dengan total
sampel penelitian adalah 200 sampel. Penelitian menggunakan metode kuantitatif
dengan analisis regresi logistic dengan bantuan software SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial Distress (FD) yang diukur
dengan Altmant Z’Score berpengaruh negatif signifikan terhadap opini audit going
concern, di sisi lain Abnormal Cash Flow From Operating (AB_CFO) tidak memiliki
pengaruh terhadap opini audit going concern, Sedangkan Ukuran Perusaan
berpengaruh terhadap opini audit going concern. Selain itu, ukuran perusahaan (UP)
mampu memoderasi pengaruh Financial Distress terhadap opini audit going concern
yang merupakan Pure Moderator, tetapi tidak mampu memoderasi hubungan antara
Abnormal Cash Flow From Operating terhadap opini audit going concern
PENGARUH KUALITAS AUDIT DAN KUALITAS INTEGRATED REPORTING TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN TATA KELOLA PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING
Penelitian ini menganalisis pengaruh kualitas audit dan kualitas integrated
reporting terhadap nilai perusahaan, dengan tata kelola perusahaan sebagai variabel
moderasi. Berlandaskan Teori Keagenan, penelitian ini menguji bagaimana
mekanisme pengawasan (kualitas audit dan tata kelola) serta pengurangan asimetri
informasi (melalui integrated reporting) dapat menyelaraskan kepentingan agen
dan prinsipal untuk meningkatkan nilai perusahaan. Selain itu, Teori
Sinyal digunakan untuk menjelaskan bagaimana kualitas audit dan integrated
reporting berfungsi sebagai sinyal positif kepada pasar mengenai transparansi dan
prospek perusahaan.
Objek penelitian adalah perusahaan properti yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) selama periode 2021-2024, dengan sampel 23 perusahaan (92 data
observasi). Data penelitian dianalisis menggunakan regresi linear berganda
dan Moderated Regression Analysis (MRA).
Hasil menunjukkan bahwa kualitas audit dan kualitas integrated
reporting secara positif dan signifikan memengaruhi nilai perusahaan. Menariknya,
tata kelola perusahaan tidak memoderasi pengaruh kualitas audit, hal ini
menyiratkan bahwa kualitas audit sudah cukup kuat sebagai mekanisme
pengawasan independen. Namun, tata kelola perusahaan secara positif dan
signifikan memoderasi hubungan antara kualitas integrated reporting dan nilai
perusahaan, menegaskan bahwa GCG yang kuat memperkuat kredibilitas sinyal
yang disampaikan melalui laporan terintegrasi, sehingga meningkatkan penilaian
pasar
DETERMINAN KEPUTUSAN ETIS DENGAN RELIGIUSITAS SEBAGAI VARIABEL PEMODERASI
Penelitian bertujuan menganalisis:(1) pengaruh sifat machiavelli terhadap
keputusan etis,(2) pengaruh pengalaman kerja terhadap keputusan etis, (3)
pengaruh preferensi risiko terhadap keputusan etis,(4) pengaruh fee terhadap
keputusan etis,(5) pengaruh religiusitas dalam memoderasi hubungan antara sifat
machiavelli dan kuputusan etis,(6) pengaruh religiusitas dalam memoderasi
hubungan antara pengalaman kerja dan keputusan etis,(7) pengaruh religiusitas
dalam memoderasi hubungan antara preferensi risiko dan keputusan etis, (8)
pengaruh religiusitas dalam memoderasi hubungan antara fee dan keputusan etis.
Objek penelitian pada anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) yang
memiliki pengalaman kerja lebih dari 2 tahun. Teknik pengambilan sampel
menggunakan pendekatan slovin. Penelitian menggunakan regresi berganda
dengan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan
bahwa:(1) sifat machiavelli berpengaruh negatif terhadap keputusan etis,(2)
pengalaman kerja berpengaruh positif terhadap keputusan etis, (3) preferensi
risiko berpengaruh positif terhadap keputusan etis, (4) fee tidak berpengaruh
terhadap keputusan etis, (5) religiusitas memperlemah pengaruh negatif sifat
machiavelli terhadap keputusan etis, (6) religiusitas memperkuat pengaruh
pengalaman kerja terhadap keputusan etis, (7) religiusitas memperlemah
pengaruh preferensi risiko terhadap keputusan etis, (8) religiusitas tidak
memoderasi pengaruh fee terhadap keputusan etis
RANCANGAN MODEL SKEMA SERTIFIKASI KOMPETENSI ANGGOTA BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD): STUDI DI KABUPATEN BANGKALAN
Penelitian ini membahas tentang Rancangan Model Skema Sertifikasi
Kompetensi Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dengan mengambil
studi empirik di Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji danmenganalisis kondisi pelaksanaan fungsi anggota BPD saat ini, kebutuhan standarkompetensi kerja yang harus dimiliki oleh anggota BPD, serta model skema
sertifikasi kompetensi yang tepat bagi mereka. Penelitian ini mengggunakan
metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus.
Berdasarkan hasil penelitian, kondisi pelaksanaan fungsi anggota BPD saat
ini menghadapi berbagai dinamika dan tantangan. Dalam fungsi pembahasan dan
persetujuan Rancangan Peraturan Desa, interaksi antara BPD dan Kepala Desa
berlangsung melalui forum musyawarah resmi serta komunikasi informal, namun
masih terkendala oleh rendahnya partisipasi masyarakat, birokrasi yang lambat, danmiskomunikasi. Mekanisme penampungan dan penyaluran aspirasi masyarakat
telah dilakukan melalui forum musyawarah dan layanan pengaduan, tetapipemanfaatan teknologi informasi masih terbatas, sehingga pengelolaan umpan balik
belum optimal. Dalam pengawasan kinerja Kepala Desa, BPD menggunakan
indikator administratif, pembangunan, dan pelayanan publik, dengan evaluasi rutinyang diumumkan kepada masyarakat, meskipun keterbatasan sumber daya dan
resistensi Kepala Desa menjadi tantangan tersendiri. Meskipun BPD telah
menjalankan fungsinya melalui berbagai mekanisme, peningkatan keterlibatan
masyarakat, optimalisasi teknologi informasi, dan pengelolaan kendala yang lebihbaik menjadi aspek penting untuk meningkatkan efektivitas peran BPD dalam tata
kelola pemerintahan desa.
Standar kompetensi kerja yang harus dimiliki oleh anggota BPD mencakup
berbagai aspek untuk mendukung efektivitas tugas dan fungsinya. Dalam
mengorganisir aspirasi masyarakat, anggota BPD harus mampu menggali,
menampung, dan mengelola aspirasi melalui kunjungan langsung, administrasiyang tertata, serta analisis mendalam sebelum menyampaikannya kepada Kepala
Desa. Selain itu, mereka harus memiliki kompetensi dalam merumuskan rancanganperaturan Desa, mulai dari identifikasi kebutuhan, pengumpulan data, hinggapembahasan dan finalisasi draft secara partisipatif. Dalam pengawasan kinerja
Kepala Desa, anggota BPD dituntut untuk mampu mengumpulkan data, melakukananalisis komprehensif, serta menyusun rekomendasi yang relevan. Kompetensi lainyang penting mencakup evaluasi laporan penyelenggaraan pemerintahan Desa,
fasilitasi musyawarah Desa, serta pengorganisasian pemilihan kepala Desa
antarwaktu. Selain itu, pemahaman terhadap tata kelola pemerintahan yang baik,
regulasi perundang-undangan, penyusunan anggaran operasional, danpembangunan hubungan kerja yang harmonis dengan pemerintah Desa dan
lembaga lainnya menjadi aspek penting dalam meningkatkan kinerja dan efektivitasperan anggota BPD
COHERENCE SERVANT LEADERSHIP MEMODERASI PENGARUH PERILAKU KEWIRAUSAHAAN DAN KOMITMEN ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DI KOTA PARIAMAN
Penelitian ini berjudul “COHERENCE SERVANT LEADERSHIP MEMODERASI
PENGARUH PERLILAKU KEWIRAUSAHAAN DAN KOMITMEN
ORGANISASIONAL TERHADAP KINERJA BADAN USAHA MILIK DESA
(BUMDES) DI KOTA PARIAMAN”. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan
menganalisis pengaruh Perilaku kewirausahaan dan komitmen organisasional
terhadap kinerja. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menguji dan
menganalisis peran coherence servant leadership yang memoderasi pengaruh
perilaku kewirausahaan dan komitmen organisasional terhadap kinerja BUMDes di
Kota Pariaman. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modelling
dengan SMARTPLS 3.0. Selanjutnya, sampel adalah total populasi yang berjumlah
25 BUMDes, dengan Teknik pengambilan sampel yang homogen berdasarkan
peraturan walikota no.30 tahun 2018 pengelola BUMDes adalah ketua, sekretaris
dan bendahara (3) maka diperoleh 75 orang pengelola sebagai responden. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa, pertama, perilaku kewirausahaan mempengaruhi
kinerja BUMDes. Kedua, komitmen organisasional mempengaruhi kinerja kinerja
BUMDes. Ketiga, coherence servant leadership memoderasi pengaruh perilaku
kewirausahaan terhadap kinerja BUMDes. Keempat, coherence servant leadership
memoderasi pengaruh komitmen organisasional terhadap kinerja BUMDes.
Terakhir, dalam uji moderasi, ditemukan bahwa coherence servant leadership
bersifat quasi Moderasi
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK RESTORAN PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA SURABAYA
ANALISIS PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) PADA PT INTI MULIA FARMA SURABAYA
SERTIFIKASI FOREST STEWARDSHIP COUNCIL DI PT SUPARMA TBK SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN DAYA SAING PRODUK
Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam terhadap
implementasi Sistem Manajemen Rantai Pengawasan Dewan Pengelolaan Hutan
(Forest Stewardship Council Chain of Custody, FSC COC) di PT Suparma Tbk,
yang bergerak dalam bidang usaha pembuatan kertas sehingga perusahaan
memperoleh sertifikat FSC COC. Sertifikat FSC COC, menunjukkan komitmen
perusahaan yang ramah lingkungan dengan berkontribusi pada upaya pelestarian
hutan. Penelitian ini juga untuk menggali fakta apakah sertifikasi FSC COC dapat
dijadikan sebagai strategi perusahaan untuk penguatan daya saing produk yang
dihasilkan oleh PT Suparma Tbk.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan
pengumpulan data melalui wawancara mendalam bersama narasumber kompeten
di perusahaan, observasi lapangan, dan analisis terhadap dokumen yang relevan
dalam konteks sertifikasi tersebut. Teknik triangulasi digunakan untuk menganalisis
data-data yang telah dikumpulkan sehingga meyakinkan kebenaran fakta-fakta
yang ditemukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi FSC COC di PT
Suparma Tbk berjalan efektif dan memberikan dampak positif terhadap
keberlanjutan lingkungan, kualitas produk, dan persepsi konsumen. Selain itu,
sertifikasi FSC COC terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan
daya saing produk yang dihasilkan PT Suparma Tbk di pasar global. Penelitian ini
memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur mengenai sertifikasi
lingkungan dan daya saing produk di industri kertas