42304 research outputs found
Sort by
Strategi Content Marketing Instagram dan Tiktok Pada Bisnis Nrplate.id Untuk Peningkatan Penjualan
Nrplate.id merupakan sebuah perusahaan bertumbuh yang sudah berjalan semenjak tahun 2023. Setelah lebih dari setahun berjalan, Nrplate.id telah menerapkan banyak strategi pemasaran yang sekiranya ideal untuk pertumbuhan bisnis. Skripsi ini dibuat dengan tujuan untuk membahas salah satu strategi pemasaran yaitu Content Marketing yang digunakan oleh bisnis bertumbuh Nrplate.id. Pengembangan Content Marketing ini diharapkan dapat meningkatkan penjualan bisnis tersebut. Dengan menggunakan dua platform media sosial yaitu Instagram dan Tiktok, Nrplate.id menerapkan strategi Content Marketing dengan mengikuti alur yang sistematis. Alur pelaksanaan tersebut diawali dengan penentuan Segementation, Targeting, dan Positioning, lalu dilanjutkan
dengan pembuatan konten dengan memerhatikan lima dimensi Content Marketing
yang meliputi Reader Cognition, Sharing Motivation, Persuasion, Decision Making,
dan Factors, dan diakhiri dengan mengunggah konten dengan memperhatikan 7
elemen Content Marketing yang meliputi Relevance, Informative, Reliability, Value,
Uniqueness, Emotions, dan Intelligence. Hasil dari penerapan Content Marketing ini
membuahkan hasil yang cukup memuaskan bagi Nrplate.id dari segi Engagement akun Instagram dan Tiktok mereka. Selain itu, tujuan utama mereka yakni peningkatan penjualan juga dibuktikan dengan kenaikan persentase hasil penjualan per bulan Nrplate.id yang mencapai 197,9
Cincin
Cincin memiliki mekanisme stacking yang terdiri dari 3 (tiga) buah cincin, dapat digunakan bersamaan ketiganya maupun digunakan terpisah satu persatu. Terdiri dari 1 (satu) cincin utama dengan visualisasi Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartaji berada di hutan, 2 (dua) cincing dengan visualisasi bunga dan daun yang menggambarkan suasana hutan
Analisis Dampak Impor Beras Terhadap Stabilitas Harga Dan Ketahanan Pangan Di Indonesia (2019-2023)
This study analyzes the impact of rice imports on price stability and food
security in Indonesia during the 2019–2023 period. A descriptive approach and
regression model were employed to evaluate the relationship between rice import levels
from five major countries (Thailand, Vietnam, Myanmar, Pakistan, and India), national
rice production, and local rice prices. The findings reveal that rice imports contribute
to maintaining price stability and supply when domestic production declines. However,
this policy increases dependency on international markets, posing challenges for local
farmers' competitiveness. The decline in domestic production, driven by the El Niño
phenomenon and land-use changes, was identified as the primary factor behind
increased imports. This study recommends holistic policies to enhance national rice
production, reduce reliance on imports, and ensure sustainable food security in
Indonesi
BloodCell-YOLO: Efficient Detection of Blood Cell Types Using Modified YOLOv8 with GhostBottleneck and C3Ghost Modules
Background: Diagnosing many medical ailments, including infections, immunological problems, and hematological diseases, is a process that depends on precise as well as quick identification of blood cell. Conventional methods for blood cell identification may include skilled pathologists visually inspecting the cell under a microscope, which is a time-consuming choreography. This method is not appropriate for processing vast amounts of data, because the process is time-consuming and is prone to human mistakes.
Objective: This study aimed to improve YOLOv8 architecture, offering a more efficient and simplified model for blood cell identification. In addition, the main objective of the analysis was to reduce computational load as well as amount of parameters and still maintaining or improving detection performance.
Methods: GhostBottleneck and C3Ghost modules used in the study were included in the head and backbone of YOLOv8 architecture for improvement. All versions of YOLOv8 was subjected to the changes including n, s, m, l, and x. During the analysis, the efficacy of the recommended method was evaluated using a dataset of seven kinds of blood, namely basophil, eosinophil, lymphocyte, monocyte, neutrophil, platelets, and red blood cells (RBCs). The analysis also tested the proposed method on the well-known Blood Cell Count and Detection (BCCD) dataset, which was a common benchmark in this field, for comparing the performance. Performance of the model relating to past studies was assessed through this process.
Results: The investigation used GhostBottleneck and C3Ghost modules to reduce GFLOPS by 45.56% and the number of parameters by 76.55%. Mean average precision (mAP50) of 0.984 was achieved using recommended method. Additionally, on BCCD, the method scored 0.94 on New Cell Dataset.
Conclusion: Modifications performed to YOLOv8 design significantly increased its blood cell detection efficiency and effectiveness. The improvements showed that the changed model was suitable for real-time use in settings with constrained resources
Performance analysis of production scheduling in Toyota simulation
This research analyzes production scheduling performance in the context of sustainable manufacturing using
Toyota Production System (TPS) simulation. The primary focus of this study is to study scheduling performance based
on the makespan value and job order for each method. To reduce makespan, two metaheuristic techniques are employed:
the tabu search (TS) method and the simulated annealing (SA) method. This research fills the literature gap by exploring
makespan optimization methods, combining computer simulation with metaheuristics, and considering TPS scheduling
constraints. Data obtained from a miniature car simulation based on the Toyota Production System concept. The research
method includes SA and TS implementation using Python and Visual Basic 6.0. The results show that SA and TS produce
makespan 2.2-3.2% lower than the Initial Method. SA shows flexibility with different job sequences for each level of
demand, while TS produces consistent sequences. The increase in makespan as demand increases is consistent across all
methods (14.1-16.4%). In conclusion, SA and TS are effective optimization methods for production scheduling, with the
selection depending on the preference for flexibility or consistency
Analisis Motivasi Dan Minat Wisatawan Mengunjungi Wisata Dark Tourism Gunung Merapi
Dark tourism, involve visiting sites linked with tragedy or death, has gained significant academic and practical interest. This study investigates the factors influencing tourists’ intentions to visit Mount Merapi, a dark tourism destination in Indonesia, using the Theory of Planned Behavior (TPB). It explores the impact of motivations such as dark experience, engaging entertainment, unique learning experience, and casual interest on attitudes and subjective norms. A quantitative approach was employed, with data collected from 300 respondents through online surveys. Results reveal that unique learning experiences and casual interest significantly influence attitudes and perceptions, while dark experience and engaging entertainment show limited effects. Tourists’ attitudes and subjective norms significantly shape their intentions to visit. The findings suggest that promoting educational and experiential elements can enhance Mount Merapi’s attractiveness. Recommendations include designing programs that offer unique learning experiences and fostering positive perceptions to engage more visitors
The Linkage Of Stock Trading Decisions, EI Traits, Financial Literacy, And Risk Tolerance On Generation Z
Penelitian ini menggunakan teori dual process untuk menjelaskan hubungan antara 2 sistem dalam pengambilan keputusan. Dua sistem tersebut adalah System 1 yang dikaitkan dengan sifat kecerdasan emosional (EI), dan System 2 yang dikaitkan dengan literasi keuangan. Penelitian ini menguji pengaruh dua sistem tersebut dalam mempengaruhi keputusan perdagangan saham. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode non-probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Kuesioner disebarkan ke 350 investor Generasi Z di Indonesia melalui google form pada periode Juli 2024-September 2024. Penelitian menggunakan model SEM dengan software statistic Amos dan tes sobel menggunakan Sobel calculator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan perdagangan saham untuk generasi Z dipengaruhi oleh System 2. Sedangkan untuk System 1 tidak memiliki pengaruh. Sifat kecerdasan emosional (EI) tidak memengaruhi pengambilan keputusan perdagangan saham sementara literasi keuangan memengaruhi. Toleransi keuangan juga secara penuh memediasi hubungan sifat kecerdasan emosional (EI) dan pengambilan keputusan perdagangan saham. Toleransi risiko justru memediasi sebagian hubungan literasi keuangan dan pengambilan keputusan trading saham
Studi Komparasi Pengetahuan, Sikap dan Praktik Penggunaan Obat Oral Antidiabetes secara Konvensional dan Komplementer pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit X Kota Malang
Pasien diabetes yang tidak puas dengan pengobatan konvensional sering kali memilih menggunakan obat herbal komplementer. Beberapa penelitian mengkaji penggunaan herbal komplementer untuk mengetahui kemampuan pengguna dengan pendekatan Pengetahuan, Sikap dan Praktik, atau Knowledge, Attitudes, and Practice (KAP). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan karakteristik sosiodemografi, pengetahuan, sikap dan praktik antara pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (DM Tipe 2) yang mengonsumsi obat herbal komplementer dengan pasien DM Tipe 2 yang mengonsumsi obat konvensional. Desain penelitian ini, non eksperimental cross sectional dilaksanakan pada Bulan Agustus 2024 di salah satu Rumah Sakit di Kota Malang. Jumlah responden 105 pasien dengan diagnosis DM Tipe 2. Data dikumpulkan dengan mewawancarai pasien menggunakan kuesioner yang valid. Analisis data dengan uji perbedaan menggunakan uji t-test, chi-square dan mann-whitney melalui SPSS 30. Pada penelitian menunjukan karakteristik dasar sosiodemografi dan klinis antara kedua kelompok tidak ada perbedaan (p lebih besar sama dengan 0,05). Terkait pengetahuan, responden pengguna obat herbal komplementer memiliki pengetahuan yang lebih positif bahwa dalam menggunakan obat herbal komplementer sebaiknya tidak perlu menghentikan penggunaan obat konvensional (p=0,030). Namun, memiliki sikap lebih negatif dalam hal pilihan untuk tidak diskusi dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal komplementer (p=0,007). Secara praktik terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p kurang dari 0,001)
Peringanan Sanksi Pidana Penjara dengan Keadilan Restoratif Ditinjau dari Keputusan Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1691/dju/sk/ps.00/12/2020 Tentang Pemberlakuan Pedoman Penerapan Keadilan Restoratif
Keadilan restoratif telah menjadi salah satu kebutuhan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Hal ini menjadi penting sebab kurangnya keadilan bagi korban dan penuhnya lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Penerapan keadilan restoratif dalam tindak pidana pembunuhan juga dianggap tidak adil bagi beberapa pihak, meskipun keadilan resotratif ini digunakan untuk meringankan sanksi pidana. Tulisan ini berfokus pada penerapan keadilan restoratif yang digunakan oleh Hakim sebagai alasan untuk meringankan sanksi pidana pembunuhan berdasarkan Surat Dirjen Badilum Nomor 1691/DJU/SK/PS.00/12/2020 tentang Pemberlakuan Pedoman Penerapan Keadilan Restoratif. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah yuridis normatif yakni menggunakan pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa keadilan restoratif tidak dapat digunakan sebagai alasan untuk meringankan sanksi pidana, sebab tindak pidana yang dilakukan merupakan tindak pidana berat yaitu pembunuhan. Surat Dirjen Badilum Nomor 1691/DJU/SK/PS.00/12/2020 menentukan bahwa pekara pidana yang dapat dihentikan berdasarkan keadilan restoratif adalah tindak pidana ringan, perkara perempuan berhadapan dengan hukum, perkara anak dan perkara narkotika. Tindak pidana pembunuhan tidak termasuk dalam ruang lingkup pedoman penerapan keadilan restoratif, sehingga pada tindak pidana pembunuhan tidak bisa diselesaikan dengan keadilan restoratif