42304 research outputs found
Sort by
Cost Efficiency and Green Product Innovation in SMEs for Emerging Economies: The roles of Green Brand Knowledge and Green Innovation Capability
This study aims to explore the conditions under which cost efficiency (CE) is positively linked to green product innovation (GPI), with a specific focus on SMEs in emerging economies – a context where the interplay between these variables remains under-explored. While existing literature has addressed CE and GPI individually, there is a paucity of research investigating their interrelationship, particularly within the dynamic environments of SMEs in emerging markets. By integrating internal resources, such as green brand knowledge (GBK) and green innovation capability (GIC), this study offers a novel perspective on how these factors potentially moderate or mediate the CE-GPI relationship. Our findings reveal a paradox: CE, when pursued in isolation, negatively affects GPI, potentially due to the constraints it places on innovation. However, in firms where GBK and GIC are robust, these resources enable better alignment and utilisation of cost-efficiency strategies, thereby fostering innovation. Interestingly, neither GBK nor GIC exhibits significant direct or mediating effects on the CE-GPI relationship, highlighting the complex nature of these interactions. Theoretical contributions and managerial implications are discussed, emphasising the need for a balanced approach to cost efficiency and innovation in SMEs within emerging economies
Antioxidant Activity and Phytochemical Profile in Sequential Solvent Extract of Faloak (Sterculia quadrifida) Leaves and Stem Bark
Faloak (Sterculia quadrifida R.Br) is an endemic plant of East Nusa Tenggara Island. This plant was found in the East Nusa
Tenggara archipelago, including Timor, Sumba, Flores, Alor and Rote Islands. Traditionally, the community used this plant
for a variety of therapeutic purposes. Faloak demonstrate numerous biological activities, primarily attributable to its secondary
metabolite compounds. The presence of phenolic compounds and flavonoids renders it a good candidate for the development
of a novel natural antioxidant resource. Faloak possesses several biological activities related to its high antioxidant content.
However, research on antioxidant, phenolic, and flavonoids content of Faloak leaves and stembark in different solvent remains
limited. This study aims to investigate the antioxidant activity of Faloak leaves and stembark the ABTS (2, 2'-azino-bis
(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid) and DPPH (2, 2-diphenyl-1- (2, 4, 6-trinitrophenyl) hydrazyl) radical scavenging
assay in different solvents. Measurement of phenolic and flavonoids levels, together with thin layer chromatography (TLC)
bioautography, is performed to predict the related antioxidant compounds. The results showed that ethanol, as a polar solvent,
produced the highest output, indicating that Faloak mostly comprises a polar compound. Leaves have a higher concentration
of phenolic and flavonoid compounds than stembark. Leaves and stembark have significant antioxidant activity. Thin layer
chromatography (TLC) combined with bioautography confirmed the presence of polyphenols and flavonoids, which are likely
responsible for the antioxidant activity in the Faloak fractions. Bioautography also yielded active compounds with antioxidant
activity. The stembark and leaves of Faloak possess antioxidant properties; nevertheless, the leaves demonstrate significant
potential as a candidate for diverse pharmacological treatments due to their robust antioxidant activity and sustainability
Faktor-faktor yang Memengaruhi Minat Pengusaha Umkm dalam Menyediakan Pembayaran Non-tunai Qris di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor apa saja yang dapat
memengaruhi niat mengadopsi pembayaran non-tunai QRIS oleh pemilik UMKM.
Penelitian ini menggunakan metode non-probability sampling yang diaplikasikan
dalam penelitian ini adalah purposive sampling, yang dapat dideskripsikan sebagai
pengambilan sampel yang dijalankan melalui beberapa prosedur. Pengolahan data
dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan
menggunakan software AMOS 24. Sebanyak 205 data primer diperoleh dari
responden yang merupakan pemilik UMKM yang menyediakan salah satu metode
pembayaran non-tunai QRIS. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh
positif signifikan antara digital financial literacy terhadap effort expectancy, digital
financial literacy terhadap performance expectancy, social influence terhadap
QRIS m-payment adoption intention, social imfluence terhadap perceived trust,
performance expectancy terhadap QRIS m-payment adoption intention, dan
perceived trust terhadap QRIS m-payment adoption intention. Adapula hasil
penelitian yang menunjukkan pengaruh tidak signifikan antara digital financial
literacy terhadap QRIS m-payment adoption intention, facilitating conditions
terhadap performance expectancy, personal innovativeness terhadap performance
expectancy, social influence terhadap performance expectancy, dan effort
expectancy terhadap QRIS m-payment adoption intention
Pengaruh Corporate Governance Terhadap Kebijakan Pembayaran Dividen, Studi Pada Indeks Kompas-100 Periode 2019-2023
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap kebijakan pembayaran dividen yang diterapkan oleh perusahaan. Dalam penelitian ini, variabel independen yang digunakan meliputi keberagaman gender dewan direksi, ukuran dewan, independensi anggota dewan, masa jabatan dewan, dan usia direktur dewan perusahaan. Selain itu, pengaruh leverage keuangan dan pengembalian atas aset juga digunakan sebagai variabel kontrol. Kebijakan pembayaran dividen diukur menggunakan total aset dan laba bersih sebagai
indikator. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Kompas-100 di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019 hingga 2023 dan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keberagaman gender dewan direksi dan leverage keuangan memiliki pengaruh negatif yang tidak signifikan terhadap kebijakan pembayaran dividen, baik yang diukur berdasarkan total aset maupun laba bersih. Sementara itu, variabel ukuran dewan dan independensi anggota dewan menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap
kebijakan pembayaran dividen (baik total aset maupun laba bersih). Adapun variabel masa jabatan dewan dan usia direktur dewan perusahaan menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan, sedangkan pengembalian atas aset berpengaruh positif terhadap kebijakan pembayaran dividen, baik yang diukur berdasarkan total aset maupun laba bersih
What Drives the Purchase of MSME Products? The Role of Social Media Marketing in Emerging Markets
This research aims to identify external factors that influence purchase intention in the use of social media for
Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in emerging markets, focusing on how user attitudes towards
social media marketing strategies can influence consumer intentions to purchase MSME products. Quantitative
approach is used with an explanatory research type, by collecting survey data from 413 social media users who
engage with MSME products in East Java, Indonesia. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural
Equation Modeling (PLS-SEM) to determine the significance of each factor. The results show that interactivity,
informativeness, word of mouth (WOM), personalization, trendiness, entertainment, usefulness, and flow
experience significantly positively affect Purchase Intention. Conversely, Irritation has a negative effect. User
attitude towards social media is an important mediating factor that strengthens the influence of these variables
on purchase intention, suggesting that positive experiences on social media can increase consumers' likelihood of
purchase. Limitation of this study is conducted only within specific geographical area (East Java), which may affect
the generalizability of the results. Further research can be conducted with a broader sample to validate these
findings in other regions and markets. This research provides insights into the role of social media attributes and
user experience in driving Purchase Intention in the MSME sector in emerging markets. It highlights the
importance of positive user attitudes, thus filling the research gap regarding the impact of social media on
consumer behavior in the context of MSMEs
Perbaikan Strategi Pemasaran Digital dengan Integrasi Design Thinking dan Kansei Engineering pada CV. Duta Jaya Makmur
Strategi pemasaran digital menjadi faktor krusial dalam meningkatkan daya saing industri kosmetik. CV. Duta Jaya Makmur, perusahaan kosmetik dengan model bisnis maklun, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan pemasaran digitalnya. Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan Design Thinking dan Kansei Engineering untuk memahami kebutuhan konsumen serta menggabungkan aspek emosional dalam strategi pemasaran digital. Melalui tahap Empathize, dilakukan wawancara dan observasi terhadap pihak internal, konsumen, dan calon konsumen. Analisis Empathy Map, Persona, dan User Journey Map menunjukkan bahwa konsumen menginginkan strategi pemasaran yang lebih informatif, inovatif, serta mampu membangun koneksi emosional. Pada tahap Define, kata Kansei dianalisis untuk memahami preferensi emosional konsumen terhadap strategi pemasaran digital. Tahap Ideate menghasilkan berbagai ide perbaikan berdasarkan benchmarking terhadap perusahaan sejenis. Pada tahap Prototype, dirancang dan diuji beberapa strategi, seperti perbaikan desain website, peningkatan konten media sosial berbasis edukasi dan interaksi, serta implementasi pendekatan berbasis data. Hasil validasi menunjukkan bahwa integrasi Design Thinking dan Kansei Engineering efektif dalam meningkatkan keterlibatan konsumen dan daya tarik strategi pemasaran. Rekomendasi utama yang disusun mencakup pengoptimalan konten media sosial yang selaras dengan preferensi emosional konsumen, perancangan ulang website yang lebih interaktif, serta strategi pemasaran berbasis data yang lebih terarah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi pemasaran digital industri kosmetik di Indonesia dengan pendekatan yang lebih inovatif dan berbasis pengalaman konsumen
Pembuatan Sistem Prediksi Harga dan Rekomendasi Harga Jual Smartphone Bekas Menggunakan Metode Multiple Linear Regression
Kegiatan jual beli smartphone bekas semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi. Namun, proses penentuan harga jual masih dilakukan secara manual, yang seringkali memakan waktu lama dan kurang akurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi dan rekomendasi harga jual smartphone bekas menggunakan metode Multiple Linear Regression (MLR). Berdasarkan permasalahan di atas, upaya untuk mempercepat proses untuk menentukan harga smartphone bekas dapat menggunakan metode Multiple Linear Regression. Multiple Linear Regression adalah analisis statistik yang digunakan untuk menelusuri hubungan antara variabel terikat dengan dua atau lebih variabel bebas. Multiple Linear Regression sering digunakan sebagai metode statistik dalam melakukan suatu prediksi dan memiliki nilai tambah seperti pengerjaan yang efisien (Utomo et al., 2019). Pada penelitian prediksi harga emas oleh Nafiiyah (2016), tingkat akurasi metode Multiple Linear Regression mencapai 93, lebih baik dibandingkan dengan algoritma fuzzy yang hanya memiliki nilai akurasi kurang dari 1. Multiple Linear Regression telah digunakan dalam penelitian pengaruh kualitas dan harga smartphone Xiaomi terhadap keputusan pembelian konsumen oleh Rifal (2018). Selain itu, prediksi penjualan smartphone menggunakan Multiple Linear Regression juga telah dilakukan oleh Indarwati et al. (2019). Oleh karena itu, metode Multiple Linear Regression sesuai untuk digunakan dalam memprediksi harga smartphone bekas. Dalam penelitian ini, data harga dan atribut smartphone diperoleh melalui web scraping dari situs e-commerce seperti Carousell. Data yang dikumpulkan mencakup spesifikasi perangkat, kondisi fisik, kelengkapan, dan ketersediaan garansi. Proses pengembangan sistem melibatkan analisis regresi linier berganda untuk membangun model prediktif, diikuti dengan implementasi sistem berbasis Android. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat memberikan prediksi harga dengan nilai MAPE rata-rata sebesar 8,39 berdasarkan evaluasi dari tiga smartphone berbeda. Sistem ini juga berhasil memberikan rekomendasi harga yang relevan berdasarkan atribut perangkat, sehingga memudahkan pengguna dalam menentukan harga secara cepat dan tepat
Knowledge Enhancement Through Field Learning: Transforming Jatijejer into the First Atsiri Village in East Java (Peningkatan Pengetahuan Melalui Pembelajaran Lapangan : Transformasi Jatijejer Menjadi Desa Atsiri Pertama di Jawa Timur)
Jatijejer Village located in Trawas Subdistrict, Mojokerto, East Java, has significant potential in agriculture due to its fertile soil but this potential has not been fully optimized. The main crops widely cultivated there are lemongrass (Cymbopogon citratus (DC.) Stapf) and citronella (Cymbopogon nardus (L.) Rendle), which can be processed into essential oils with high economic value and various other benefits. The initial effort in developing Jatijejer Village into the first Atsiri Village in East Java is field learning, which provides a comprehensive overview of the target goals. Hortus Medicus and Rumah Atsiri Indonesia in Tawangmangu, Central Java, were chosen due to their experience in cultivating and processing aromatic plants and producing essential oils. This field learning involved 30 participants, including village officials, representatives of farmer groups, PKK, BUMDES of Jatijejer Village, and community service teams from the University of Surabaya and Wijaya Kusuma University Surabaya. Each participant completed pretests and posttests to measure knowledge improvement after the field learning. The results showed an increase in participants' knowledge, with an average pretest score of 58% rising to 98% in the posttest. This field learning activity proved effective in enhancing participants' knowledge, supporting the success of the village development program, and optimizing the economic and tourism potential of Jatijejer Village
Analisis Perbedaan Abnormal Return dan Trading Volume Activity Pra dan Pasca Pemilu Presiden Indonesia Tahun 2024 Pada Saham Lq45 dalam Bursa Efek Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan signifikan
dalam rata-rata abnormal return dan trading volume activity yang terjadi sebelum dan setelah Pemilu Presiden 2024 pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Indeks LQ-45 di Bursa Efek Indonesia (BEI). Variabel yang dianalisis dalam studi ini adalah abnormal return dan trading volume activity. Populasi yang diteliti meliputi semua perusahaan yang terdaftar di BEI yang juga termasuk dalam kelompok saham Indeks LQ-45. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dengan memilih perusahaan yang terdaftar di LQ-45 pada periode Februari hingga Juli 2024, sehingga diperoleh total 45 perusahaan sebagai sampel. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Paired Sample T-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian ini menggunakan periode pengamatan selama tujuh hari sebelum dan tujuh hari setelah pemilihan umum. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam rata-rata abnormal return dan trading volume activity sebelum dan sesudah Pemilu Presiden 2024 di perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ-45 di BEI
Knowledge-Attitude Health Behaviour And Vitamin D Status During Epidemic Covid-19
Defisiensi vitamin D atau kekurangan vitamin D dapat meningkatkan kejadian penyakit pernafasan. Masyarakat
kurang memiliki pengetahuan dan sikap terhadap masalah kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan status vitamin D dengan pengetahuan-sikap perilaku kesehatan tentang vitamin D. Jenis penelitian yang
digunakan adalah desain penelitian cross-sectional. Lokasi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah di
sekitar wilayah Surabaya mulai bulan Maret-Juli 2022. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Rungkut,
Surabaya, Indonesia. Variabel yang digunakan adalah status vitamin D dan pengetahuan serta sikap terhadap
kesehatan merokok. Perilaku tentang vitamin D. Hubungan antara status vitamin D dengan pengetahuan dan sikap
terhadap kesehatan merokok. Perilaku tentang vitamin D menggunakan koefisien kontingensi. Tidak terdapat
hubungan yang signifikan antara status vitamin D dengan pengetahuan tentang kesehatan merokok. Perilaku tentang
vitamin D (p=0.685), namun terdapat hubungan yang signifikan dengan status vitamin D dan sikap terhadap
kesehatan merokok. Perilaku tentang vitamin D, namun hubungannya rendah atau lemah (p=0,000). Sikap positif
akan mengurangi risiko kekurangan vitamin D yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh di masa pandemi
COVID-19