Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Pemenuhan Tanggung Jawab Produk dan Tanggung Jawab Mutlak Pelaku Usaha dalam Klaim Produk Perawatan Kulit

    No full text
    Pertumbuhan ekonomi di Indonesia mendorong banyak pelaku usaha untuk menghasilkan dan menjual produk yang diminati masyarakat. Berkembangnya produk yang diperjualbelikan di pasaran banyak yang tidak sesuai dengan kondisi, jaminan, keistimewaan, atau kemanjuran yang diungkapkan dalam label etiket, atau pada penjelasan produk untuk mencapai keuntungan, hal ini dikenal dengan praktik overclaim atau klaim berlebihan yang dapat mengakibatkan kerugian bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis (1) perlindungan hukum yang dihadapi konsumen akibat klaim berlebih dalam produk perawatan kulit (2) tanggung jawab pelaku usaha terkait klaim berlebih dalam produk perawatan kulit. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah normatif empiris yaitu suatu pemahaman dalam artian aturan atau norma-norma serta pelaksanaan aturan hukum sebagai akibat keberlakuan norma hukum dalam perilaku nyata. Sumber data primer dalam penelitian ini yaitu melalui wawancara langsung dengan ketua tim inspeksi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Yogyakarta. Sumber data sekunder yaitu bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data primer yaitu dengan melakukan wawancara, dan data sekunder dengan studi dokumen. Metode analisis data yang telah terkumpul dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa memberikan informasi secara berlebihan (overclaim) menghasilkan informasi yang tidak jujur, tidak transparan, tidak objektif, dan tidak akurat, yang pada akhirnya menyesatkan konsumen. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi konsumen, baik dalam bentuk kerugian materiil (seperti kehilangan uang, pemborosan waktu, kerugian pada kulit) maupun kerugian immateriil (seperti kekecewaan emosional). Praktik bisnis semacam ini dilarang karena melanggar beberapa peraturan yang telah ditetapkan. Konsumen yang mengalami kerugian memiliki hak untuk menuntut pertanggungjawaban dari pelaku usaha, seperti yang diatur dalam Pasal 19-20 UUPK, Pasal 1365 KUHPer, dan Peraturan BPOM Nomor 3 Tahun 2022. Selain itu, pelaku usaha yang tetap melanggar aturan tersebut dapat dikenakan sanksi administratif dan sanksi pidana

    Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kontekstual Topik Light-Emitting Diode untuk Pembelajaran Fisika SMA

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi sains peserta didik yang disebabkan oleh bahan ajar yang terlalu berfokus pada konten pengetahuan dan kurang kontekstual. Pembelajaran Fisika di SMA seringkali tidak dikaitkan dengan konteks kehidupan sehari-hari, padahal konteks tersebut dapat membantu peserta didik memahami materi lebih baik. Bahan ajar yang tersedia saat ini masih terbatas pada buku paket dan LKS. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Fisika berbasis kontekstual dengan topik Light-Emitting Diode (LED). Tujuan khusus penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses pengembangan bahan ajar berbasis kontekstual dengan topik LED, menguji kelayakan dan keterbacaan bahan ajar tersebut, serta mengetahui respon peserta didik terhadap bahan ajar yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan dengan kerangka kerja Model of Educational Reconstruction (MER). MER terdiri dari tiga komponen utama: klarifikasi dan analisis konten sains, penelitian pada proses pembelajaran, serta desain dan evaluasi proses pembelajaran. Proses klarifikasi dan analisis konten sains dilakukan melalui analisis literatur tentang LED dari tiga referensi utama dari artikel ilmiah dan buku. Tahap kedua didapatkan melalui wawancara penggalian perspektif peserta didik mengenai LED. Hasil penggalian perspektif peserta didik ini digunakan sebagai bahan proses reduksi-didaktik dan penghalusan teks. Desain dan evaluasi dilakukan dengan uji coba bahan ajar kepada peserta didik untuk mengukur kelayakan dan keterbacaan bahan ajar. Uji kelayakan dilakukan dengan uji validitas isi oleh tiga orang ahli dalam bidang Fisika dan Pendidikan Fisika, serta penilaian unsur bahasa, penyajian dan kegrafikaan oleh dua orang ahli di bidang Bahasa Indonesia dan jurnalistik. Adapaun uji keterbacaan dilakukan dengan menggunakan uji Fry. Hasil proses klarifikasi dan analisis konten sains dilakukan melalui analisis literatur tentang LED menunjukkan bahwa konsep Fisika SMA yang berkaitan dengan konteks LED adalah energi dan transformasinya, listrik arus searah, radiasi elektromagnetik, sistem elektronika dan fisika kuantum. Berdasarkan temuan perspektif peserta didik, digunakan tiga cara reduksi-didaktik dalam proses penyusunan bahan ajar, yaitu 1) penggunaan tingkat perkembangan sejarah, 2) pengabaian, dan 3) penggunaan penjelasan berupa gambar. Hasil uji validitas isi menunjukkan nilai CVR +1 yang berarti bahwa validitas isinya dinilai sangat tinggi. Hasil penilaian aspek bahasa, penyajian dan kegrafikaan menunjukkan angka 91,84% yang berarti bahwa bahan ajar yang dikembangkan dapat dinyatakan sangat layak. Uji Fry menunjukkan bahwa keterbacaan bahan ajar ini sesuai untuk peserta didik kelas 10, 11 dan 12. Adapun respon peserta didik terhadap bahan ajar yang dikembangkan sebagian besar menunjukkan respon positif terkait relevansi materi dan konteks, tampilan serta kemudahan produk bahan ajar untuk dipahami. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar bahan ajar berbasis kontekstual seperti ini dikembangkan lebih lanjut untuk topik-topik lain dalam pembelajaran Fisika. Selain itu, penting bagi pengambil kebijakan pendidikan untuk mempertimbangkan integrasi bahan ajar kontekstual dalam kurikulum guna meningkatkan literasi sains dan relevansi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari

    Komunikasi Interpersonal antara Pelatih dan Atlet Judo dalam Upaya Membentuk Motivasi Berprestasi Klub Creative Judo 14 Bandung

    No full text
    Hubungan interpersonal menjadi suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan manusia tak terkecuali bagi atlet dan pelatih judo, jika hubungan tersebut kurang harmonis maka akan sulit bagi atlet untuk membentuk motivasi berprestasinya. Namun, jika hubungan antara pelatih dan atlet baik maka pastinya akan meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, serta kinerja atlet. Begitupun sebaliknya seorang atlet juga membutuhkan sosok pelatih untuk melihat sejauh mana perkembangannya. Penelitian ini menjelaskan bagaimana kualitas komunikasi dalam upaya membentuk motivasi berprestasi atlet klub creative judo 14 Bandung. Tujuannya adalah untuk mempelajari serta memahami kualitas komunikasi yang terjalin antara pelatih dan atlet klub judo. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk memahami sebuah fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya dalam hal perilaku, persepsi, dan tindakan secara holistic. Teknik pengumpulan datanya dilakukan dengan cara wawancara, observasi serta dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan model pengolahan dari miles dan huberman yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Pendekatan yang dilakukan yaitu melalui pendekatan humanistik (De Vito) Hasil dalam penelitian ini yaitu terbentuknya kualitas komunikasi interpersonal antara pelatih dan atlet yang terjadi di klub creative judo 14 bandung melalui pendekatan humanistik seperti sikap keterbukaan yang dilakukan pelatih dan atletnya, sikap empati yang dimana pelatih memahami perasaan kekhawatiran serta kebutuhan yang ada didalam diri atlet, lalu sikap dukungan yang diberikan pelatih melalui kata-kata motivasi yang membangun untuk atletnya agar lebih percaya diri, sikap positif pelatih untuk memberi masukan-masukan untuk atletnya agar lebih berkembang, serta sikap kesetaraan antara pelatih dan atlet

    Sistem Gerak Robot Roda Empat Menggunakan Kendali PID Berdasarkan Sensor MPU dan Rotary Encoder

    No full text
    Salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembuatan dan pengembangan robot yang menggunakan roda adalah sistem geraknya. Penilitian ini mengembangkan sistem gerak robot beroda empat dengan omnidirectional wheel yang dikonfigurasikan dengan penampatan sudut 45 derajat sehingga membentuk pola “X” agar Robot dapat bergerak ke segala arah tanpa mengubah orientasi hadapnya, atau disebut juga holonomic. Untuk memaksimalkan pergerakan yang dihasilkan oleh robot maka di terapkan kinematika balik (inverse kinematic) untuk menentukan kecepatan sudut masing – masing roda, kontrol PID digunakan untuk mempertahankan kecepatan masing – masing motor penggerak, dan metode odometry diterapkan untuk mengatur dan mengetahui posisi robot dengan memberikan koordinat titik awal (X,Y,θ) dan koordiat tujuan (X,Y,θ). Pada perancangan elektronis, robot menggunakan catu daya sebesar 12 Volt dua buah mikrokontroler STM32F103C, dengan sensor MPU6050 sebagai acuan untuk arah hadap robot, dan sensor optical incremental rotary encoder untuk mengetahui posisi aktual robot. Nilai parameter PID terbaik yang didapatkan dari hasil trial dan error adalah kp = 0.65, ki = 1.83, kd = 0.3, karena menghasilkan rise-time 1.0 detik, overshoot 7.36�n steady-state error -0.5 rpm. Dari pengujian metode odometry untuk membuat robot bergerak lurus pada sumbu x dengan mempertahankan arah hadap robot atau θ = 0°, menghasilkan nilai error pada sumbu x -0.1 cm dan pada sumbu y -1.8 dan arah hadap robot 0.78°

    Zulkarnain EL Madury and the micro-celebrity ustaz phenomenon: Tracing Muhammadiyah’s struggle in maintaining religious authority in cyberspace

    Get PDF
    The rise of the internet and social media has sharpened the fragmentation of religious authority. In the Indonesian context, the mainstream religious authority held by Muhammadiyah and Nahdlatul Ulama (NU) has been challenged and threatened by micro-celebrity ustaz. This article examines the emergence of the Syarah Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah fanpage on Facebook, created and managed by Zulkarnain El Madury, who claims to be a preacher of the Muhammadiyah Central Board as it has threatened Muhammadiyah’s religious authority. It analyses Muhammadiyah’sefforts in maintaining its religious authority in cyberspace, by taking a closer look at what has been done by Muhammadiyah Tarjih Council, an assembly that has the exclusive authority to issue fatwas and official religious ijtihad within Muhammadiyah. This article also discusses lessons that can be learned from the case of Zulkarnain El Madury and the response of the Muhammadiyah Tarjih Council

    Magnetic Field on A Square Helmholtz Coil Experiments Using Remote Laboratory

    Get PDF
    This research aims to explore the potential for innovation in physics teaching methods by utilizing remote laboratory technology for square Helmholtz coil magnetic field experiments. This research uses experiments with two variations of the distance between coils, accessed through an online portal-based remote laboratory, and magnetic field data taken using a Vernier magnetic field sensor. The results showed that the remote experiment produced data similar to the analytical predictions, with relative errors of 7.45% and 6.06% for the two different inter-coil distances. In conclusion, remote laboratories have great potential to support innovation in physics teaching methods. This research implies that remote experiments can be an efficient and accurate tool in online physics learning, providing a helpful practicum experience despite being conducted remotely

    Pengaruh Brand Ambassador dan Brand Image terhadap Keputusan Pembelian Scarlett Whitening di Provinsi DIY

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh brand ambassador dan brand image terhadap keputusan pembelian Scarlett whitening di Provinsi DIY. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah membeli produk Scarlett Whitening di Provinsi DIY sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian yaitu sebanyak 130 responden yang diambil dengan teknik purpose sampling.. Dalam membuktikan dan menganalisis hal tersebut, maka digunakan uji validitas, uji realibilitas, uji t (parsial), uj f (simultan), dan uji koefiisien determinan (R). Hasil pengujian menunjukkan bahwa: 1) Hasil pengujian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada brand ambassador terhadap keputusan pembelian Scarlett whitening di Provinsi DIY. 2) Hasil pengujian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pada brand image terhadap keputusan pembelian Scarlett whitening di Provinsi DIY. 3) Hasil pengujian menunjukkan adanya pengaruh pada brand ambbassador dan brand image secara bersama-sama terhadap keputusan pembelian Scarlett whitening di Provinsi DIY

    Analisis Sistem Kerja pada Proses Pencetakan Wajan di IKM TS Alumunium dengan Pendekatan Lean Ergonomics Studi Kasus di IKM TS Alumunium, Daerah Istimewa Yogyakarta.

    No full text
    IKM TS Alumunium adalah industri pengecoran logam yang memproduksi wajan. Berdasarkan pengamatan nampak bahwa stasiun kerja pencetakan memiliki beban kerja paling tinggi karena operator bekerja dengan posisi berdiri selama 8 jam dalam satu hari. Selain itu, operator juga melakukan pengangkatan beban pencetakan seberat 35 kg. Hal tersebut mengakibatkan postur kerja yang tidak ergonomis, antara lain seperti membungkuk berlebihan, menundukkan kepala terlalu dalam dan memutar tubuh, menyebabkan pemborosan yang berpotensi mengakibatkan kelelahan, cedera fisik, dan masalah kesehatan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang dapat menyebabkan waste of motion, menilai postur tubuh pekerja saat melakukan aktivitas pencetakan wajan dan melakukan analisis dampak penilaian postur tersebut terhadap kesehatan tubuh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean ergonomics yang menggabungkan prinsip lean manufacturing dan ergonomic untuk mengidentifikasi dan mengurangi pemborosan (waste). Metode yang digunakan adalah peta aliran proses untuk mengetahui aliran aktivitas produksi, REBA untuk mengidentifikasi postur tubuh yang tidak ergonomis, serta smartwatch guna pemantauan detak jantung untuk mengukur tingkat kelelahan pekerja. Berdasarkan hasil penelitian, faktor penyebab adanya waste of motion pada stasiun kerja pencetakan wajan di TS Alumunium adalah ukuran alat pencetak wajan yang tingginya tidak sesuai dengan antropometri manusia. Aktivitas kerja pada stasiun pencetakan memiliki skor REBA tinggi, yaitu 11. Hal ini berpotensi menyebabkan gangguan work-related musculoskeletas disorders. Uji korelasi pearson menunjukkan hubungan signifikan antara skor REBA dengan tingkat kelelahan pekerja yang diukur melalui detak jantung. Besarnya korelasi sebesar 0.22

    Analisis Keamanan dan Penilaian Kerentanan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Menggunakan Framework OWASP dan ISSAF

    No full text
    Penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan telah menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan kinerja institusi. Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi telah memanfaatkan IT dalam seluruh kegiatan operasionalnya yang diberi nama Sistem Informasi Akademik Terpadu. Penelitian bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan framework OWASP dan ISSAF dalam melakukan penilaian kerentanan pada Sistem Informasi Akademik Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode Vulnerability Assessment and Penetration Testing dengan menggunakan framework OWASP dan ISSAF. Framework OWASP meliputi proses tahapan Recconaisance, Scanning, Exploitation, Maintaining Access, dan Reporting. Framework ISSAF meliputi tahapan Information Gathering, Network Mapping, Vulnerbility Identification, Penetration, dan Reporting. Hasil pengujian kemudian didokumentasikan dan dibuatkan rekomendasi tindakan mitigasi atas temuan yang didapat. Dari penelitan yang telah dilakukan, Pengujian menggunakan framework OWASP berdasarkan daftar risiko keamanan OWASP Top 10 mendapatkan hasil bahwa sistem aman dari percobaan serangan SQL Injection, XXE, XSS, Insecure Deserialization, dan Insufficient Logging and Monitoring. Namun sistem memiliki kerentanan pada Broken Authentication, Sensitive Data Exposure, Broken Access Control, Security Missconfiguration, dan Using Component with Known Vurnelabilities. Kemudian pengujian menggunakan framework ISSAF, ditemukan kerentanan pada sistem yaitu Sensitive Data Exposure dan Session Hijacking with Cookie, namun sistem aman dari percobaan serangan SQL Injection, XSS, dan Broken Access Control. Dari hasil yang didapat, penelitian menyimpulkan bahwa sistem informasi akademik Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi masih dalam kategori aman, namun terdapat beberapa bagian yang harus segera diperbaiki. Adapun rekomendasi tindakan mitigasi yang disarankan dalam penelitian ini adalah sistem hendaknya dilakukan pembaruan pada versi JS Library dan Bootstrap yang digunakan untuk mencegah munculnya celah keamanan baru, konfigurasi server lebih diperketat, dan rutin memonitoring sistem agar jika terdapat aktivitas mencurigakan dapat segera diantisipas

    Deep Learning Approach for Dental Anomalies X-ray Imaging using YOLOv8

    No full text
    Dental X-ray imaging is a critical diagnostic tool for identifying various dental anomalies. However, manual interpretation is time-consuming, prone to human error, and requires specialized expertise. Deep learning models, particularly object detection frameworks like YOLO, have demonstrated promising results in automating medical image analysis. This study aims to develop and evaluate a YOLOv8-based deep learning model for automated detection and classification of 14 dental anomaly categories, including Caries, Crowns, Fillings, Implants, and Periapical lesions. The proposed approach addresses limitations in previous YOLO versions by leveraging anchor-free detection and enhanced feature extraction for improved accuracy. The model was trained on a dataset of annotated dental X-ray images and preprocessed with data augmentation techniques to improve generalization. Performance was evaluated using Precision, Recall, F1-score, and Mean Average Precision (mAP). Additional insights were obtained from confusion matrices, precision-recall curves, and training-validation loss curves. The model achieved high precision in detecting Implants (0.90), Crowns (0.89), and Root Canal Treatment (0.69), demonstrating strong potential for clinical applications. However, Caries (0.30) and Periapical lesions (0.15) were detected with lower accuracy, indicating the need for further optimization. Analysis of training loss curves and label distributions suggested that class imbalance and anomaly co-occurrence influenced detection performance. YOLOv8 presents a promising AI-based solution for dental anomaly detection, capable of improving diagnostic efficiency and accuracy in clinical practice. The model’s integration into dental healthcare systems can reduce radiologists' workload and enhance early disease detection, particularly in resource-limited settings

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇