10023 research outputs found
Sort by
Pola dan kedudukan isim fail dalam cerpen Al-Yatim karya Al-Manfaluti (kajian morfo-sintaksis)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola dan kedudukan Isim Fail yang terdapat pada cerpen al-Yatim karya al-Manfaluti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif-kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Morfo-Sintaksis. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 75 Isim Fā’il dengan 7 pola yang berbeda dalam cerpen al-Yatim. Ketujuh pola tersebut adalah, 52 فَاعِلٌ, 1 مُفَاعِلٌ, 6 مُفْعِلٌ, 4 مُتَفَعِّلٌ, 6 مُفْتَعِلٌ, 4 مُنْفَعِلٌ, 2 مُسْتَفْعِلٌ. Pola Isim Fā’il yang tidak terdapat dalam cerpen al-Yatim ialah: مُفَعْلِلٌ (Ruba’i Mujarrad), مُفَعِّلٌ (Sulasi Mazid dengan tambahan satu huruf), مُتَفَاعِلٌ (Sulasi Mazid dengan tambahan dua huruf), مُفْعَلٌّ (Sulasi Mazid dengan tambahan dua huruf), مُتَفَعْلِلٌ (Rubai Mazid dengan tambahan satu huruf) dan مُفْعَنْلِلٌ (Ruba’i mazid dengan tambahan dua huruf). Isim Fā’il yang memiliki kedudukan Marfū` berjumlah 22 dengan posisi i’rab yang berbeda yaitu: Fā’il 6, Mubtada’ 1, Khabar Mubtada’ 7, Khabar inna wa Akhawatuha 5, Tawabi’ 3. Isim Fā’il yang memiliki kedudukan Mansūb dalam cerpen al-Yatim berjumlah 38 dengan posisi i’rab yang berbeda yaitu: Maf`ul bih 4, Haal 12, Tamyiz 1 Khabar kāna wa Akhawatuha 2,Tawabi’ 19 dan Isim Fā’il yang memiliki kedudukan Majrūr berjumlah 15 dengan posisi i’rab yang berbeda yaitu: di-Majrūrkan dengan harf jar 4,di-Majrūrkan dengan idafah 3, dan di-Majrūrkan karena mengikuti kata sebelumnya 8
Pengaruh lingkungan keluarga, pendidikan kewirausahaan, dan modal terhadap minat berwirausaha
Pengangguran adalah angkatan kerja yang belum bekerja atau tidak mencari kerja karena merasa tidak ada peluang. Banyak lulusan perguruan tinggi lebih memilih melamar pekerjaan daripada berwirausaha. Kewirausahaan menjadi solusi untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi diri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan keluarga, pendidikan kewirausahaan, dan modal terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Sampel yang dipilih dari populasi menggunakan metode purposive sampling yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UAD yang telah mengikuti mata kuliah kewirausahaan. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 102 responden. Model analisis yang digunakan untuk uji kualitas data dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha, pendidikan kewirausahaan tidak berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha, dan modal berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha
Implementasi program prolanis untuk mengendalikan penyakit diabetes militus dan hipertensi di Puskesmas Sentolo 1 Kulonprogo
Students’ perception toward the use of TikTok video to vocabulary learning at PALP (Peer Assisted Learning Progam)
Learning English today is no longer limited by location or time. With the advancement of technology, many mediums are available for learning, especially for enhancing vocabulary. One of the mediums with various interesting and educational content, including English learning materials, is TikTok videos. TikTok videos are currently widely used by young people, especially students who are members in PALP. The purpose of this study to know the perceptions of students who are members of PALP regarding the use of TikTok videos to learn vocabulary and find out more about the strategies, obstacle experienced by students at PALP when using TikTok to learn vocabulary.
This research uses a mixed-method research design with a sequential explanatory approach model. Respondents in this study amounted to 40 students who are members of PALP. The data were collected using two instrument questionnaire and semi-structured interview.
The result of this study is that most of the students of PALP give a positive response to the use of TikTok videos to learn vocabulary. The use of TikTok videos motivates them to continue learning and enriching vocabulary. There are many factors, such as interesting and diverse content, and the save feature to re-watch the video. These factors make it easier for students and make students enjoy learning vocabulary. However, the researcher found factors that influence students' negative perceptions such as the short duration of videos, videos that have many parts and non-educational videos also become a distraction to focus on educational videos
Empati sebagai moderator pada hubungan antara fanatisme terhadap kecenderungan perilaku cyberbullying pada remaja penggemar K-pop di media sosial X
Cyberbullying merupakan tindakan agresi melalui internet yang berdampak negatif pada individu. Fenomena cyberbullying di kalangan penggemar K-Pop seringkali dikaitkan dengan fanatisme mereka terhadap idolanya. Fanatisme yang kerap muncul dari penggemar yaitu rela berkelahi di media sosial atau disebut ‘fanwar’. Empati, sebagai kemampuan untuk memahami dan merasakan perasaan orang, diduga menjadi faktor penengah hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran empati terhadap hubungan antara fanatisme dan kecenderungan perilaku cyberbullying pada remaja penggemar K-pop. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan analisis metode Hayes Process model 1 dan analisis regresi kuadratik terhadap 217 responden dengan karakteristik subjek yaitu remaja penggemar kpop yang menjadi pengguna media sosial X di rentang usia 12 – 23 tahun. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, diperoleh hasil bahwa peran empati sebagai variabel moderator secara signifikan dapat memperlemah hubungan fanatisme terhadap kecenderungan cyberbullying pada remaja penggemar K-Pop, dengan nilai int_1 pada t = -2,094 dan pair value sebesar 0,037 (p<0.05). Selain itu, fanatisme dan empati diketahui menunjukkan hubungan kurvilinier yang secara bersama-sama berperan 66% terhadap munculnya perilaku cyberbullying. Secara spesifik, fanatisme memiliki pengaruh parsial sebesar 38,16% lebih besar dibandingkan empati terhadap cyberbullyin
Pengembangan media pop up book kekayaan budaya indonesia untuk meningkatkan hasil belajar IPAS Siswa kelas IV SD
Proses pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran yang
monoton seringkali menjadi salah satu penyebab capaian pembelajaran tidak dapat
dicapai secara maksimal oleh peserta didik. Media pembelajaran yang monoton
kurang mampu untuk menarik perhatian peserta didik khususnya pada mata
pelajaran IPS. Media yang digunakan masih banyak yang belum mampu untuk
menarik perhatian dan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Salah satu
upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan adanya pengembangan media
pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini
bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pengembangan, menganalisis
kelayakan dan menganalisis efektivitas media pembelajaran Pop-Up Book
Kekayaan Budaya Indonesia untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian Research and Development
(R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yaitu Analysis,
Design, Development, Implementation, Evaluation. Teknik pengumpulan data yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, angket, serta soal pre-test dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ahli, guru,
siswa kelas IV SD Muhammadiyah Karangwaru dan siswa kelas IV SD
Muhamamdiyah Karangharjo Berbah.
Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Pengembangan media Pop-Up Book
Kekayaan Budaya Indonesia menggunakan model ADDIE melalui 5 tahapan yaitu
analisis, perancangan, pengembangan, implementasi dan evaluasi. (2) kelayakan
media Pop-Up Book dilihat dari hasil valiadi ahli, penilaian guru, dan respon siswa.
Validasi ahli media memperoleh nilai 94,2 dengan kategori Sangat Baik, ahli
materi memperoleh nilai 70 dengan kategori Baik, ahli bahasa memperoleh nilai
86,6 dengan kategori Sangat Baik, ahli pembelajaran memperoleh nilai 88 dengan
kategori Sangat Baik, penilaian guru memperoleh nilai 90,9 dengan kategori Sangat
Baik, respon siswakelompok kecil memperoleh nilai 89,7 dengan kategori Sangat
Baik, dan respon siswa kelompok besar memperoleh nilai 94,8 dengan kategori
Sangat Baik. (3) efektivitas media Pop-Up Book dilihat dari hasil uji paired sampel
t-test memperoleh nilai signifikan 0.000 < 0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa
Ho ditolak dan H diterima. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media PopUp Book Kekayaan Budaya Indonesia ini merupakan media pembelajaran yang
layak dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV sekolah dasa
Perancangan user experience & interface untuk memudahkan pelaporan KKN menggunakan metode lean UX
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk mengantasi masalah-masalah yang berada di masyarakat. Dalam pelaksanaan KKN setiap mahasiswa dituntut melakukan pengisian laporan kegiatan harian KKN. Penyebaran kuesioner dilakukan kepada 30 responden terdapat 22 mahasiswa yang tidak mengisi logbook secara periodik. Pengisian logbook lebih mudah menggunakan laptop, tetapi laptop tidak selalu dibawa sehingga pengisian logbook yang tidak dilakukan secara periodik. Dampak dari pengisian logbook tidak secara periodik adalah mahasiswa lupa akan kegiatan dan dokumentasi kegiatan hilang. Tujuan dari penelitian ini adalah menghadirkan rancangan atau prototipe yang mudah dipahami oleh pengguna untuk pengisian logbook secara periodik.
Penelitian ini bertujuan untuk membangun dan mengevaluasi satu aplikasi pelaporan kegiatan KKN mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) yang menerapkan pendekatan Lean UX. Lean UX merupakan sebuah metodologi yang berfokus pada pengguna sebagai fokus utama dalam proses pengembangan sistem. Metode Lean UX terdapat empat tahapan, yaitu declare assumptions, create an MVP, run an experiment, dan feedback and research.
Penelitian ini berhasil membangun prototipe logbook KKN dengan pendekatan Lean UX. Proses pengujian kepada 30 responden menggunakan system usability scale dengan hasil nilai 77 yang termasuk ke dalam grade B. Peneliti berhasil menghadirkan rancangan atau prototipe yang mudah dipahami oleh pengguna
Pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi HOTS peserta didik dalam pembelajaran IPS di SD Muhammadiyah Karangkajen 2 Yogyakarta
Keterampilan HOTS sangat penting karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di abad ke-21. Namun, di Indonesia penerapan HOTS dilapangan belum sepenuhnya tercapai karena model pembelajaran yang sulit diingat oleh guru dalam sintaksnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran RADEC terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik kelas V sekolah dasar pada materi keanekaragaman flora dan fauna khas Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis eksperimen, pendekatan kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel ditentukan secara purposive, dengan peserta didik kelas VC sebagai kelas ekperimen dan kelas VD sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan HOTS dan Lembar observasi aktivitas RADEC. Sedangkan analisis data menggunakan Uji Normalitas, Uji peningkatan (n-Gain), dan Uji Hipotesis (Uji t).
Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran RADEC memiliki pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal tersebut diperhatikan dari skor rata-rata pretest dikelas eksperimen 62,04 dan dikelas kontrol 59,26. Sementara skor rata-rata posttest kelas eksperimen 89,63 dan dikelas kontrol 63,15. Data tersebut menunjukkan bahwa peningkatan pada kelas eksperimen mencapai 27,59 dan kelas kontrol 3,89. Sintaks pembelajaran RADEC sesuai dengan konteks keIndonesiaan, khususnya pada tahap Read dan Answer yang membuat peserta didik lebih siap untuk belajar. Selanjutnya Discuss, Explain dan Create yang lebih efektif dan memudahkan proses pembelajaran. Simpulan penelitian ini adalah model pembelajaran RADEC lebih berpengaruh positif dibandingkan model pembelajaran konvensional terhadap keterampilan berpikir tingkat tinggi peserta didik
Analisis kualitas hadis dalam buku berkah shalat dhuha pada bab I karya M. Khalilurrahman Al-Mahfani
Buku Berkah Shalat Dhuha karya M. Khalilurrahman Al-Mahfani merupakan buku yang berisi kumpulan hadis-hadis Nabi Saw seputar shalat dhuha. Adapun landasan yang menjadikan peneliti tertarik mengkaji buku ini adalah Al-Mahfani merupakan salah satu tokoh yang sangat produktif menulis yang dalam tulisannya kerap sekali mengutip hadis Nabi. Di dalam buku ini, tepatnya pada bab I Al-Mahfani menghimpun 14 hadis, akan tetapi sama sekali tidak menjelaskan kualitas hadisnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pengutipan hadis dalam buku Berkah Shalat Dhuha karya M. Khalilurrahman Al- Mahfani pada bab pertama, kemudian juga untuk mengetahui kualitas hadis dalam buku Berkah Shalat Dhuha karya M. Khalilurrahman Al-Mahfani pada bab pertama. Jenis penelitian ini merupakan penelitian library research. Adapun yang menjadi sumber utama dalam melakukan penelitian ini adalah buku Berkah Shalat Dhuha karya M Khalilurrahman Al-Mahfani. Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode Takhrīj al-hadis yaitu analisis sanad dengan menggunakan pendekatan M. Syuhudi Ismail. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 1 hadis yang disebutkan takhrijnya akan tetapi tidak lengkap, terdapat 5 hadis yang sanadnya ditulis tidak lengkap, terdapat 7 hadis yang ditulis tanpa sanad, dan terdapat 2 hadis yang matannya di tulis berbeda dengan sumber primernya. Adapun terkait kualitas hadis dalam buku ini maka dapat disimpulkan bahwa pertama, 10 hadis berkualitas ṣahih, yaitu (4) hadis riwayat al-Bukhārī dan Muslim, (2) hadis riwayat al-Bukhāri, (4) hadis riwayat Muslim. Kedua, 1 hadis berkualitas Hasan lighairihi yaitu hadis riwayat Abū Dāwud. Ketiga, 2 hadis yang berstatus shahih lighairihi, yaitu (1) hadis riwayat Ahmad, dan (1) hadis riwayat Abu Dawud. Keempat, hadis yang berstatus berkualitas ḍaif yaitu (1) hadis riwayat Ibnu Majah
Kecerdasan emosional tokoh Syaih Ali dalam cerpen Tabliyah Min As Sama karya Yusuf Idris analisis psikologi sastra
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kecerdasan emosional tokoh Syaikh Ali dalam cerpen Tabliyah Min As-Sama karya Yusuf Idris dan dampak dari emosi Syaikh Ali. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kualitatif, menggunakan studi literatur sebagai metode pengumpulan data, dan menggunakan teknik analisis naratif. Data-data yang telah dikumpulkan akan dianalisis menggunakan metode pendekatan psikologi sastra dan pengembangan teori kecerdasan emosional Daniel Goleman.
Peneliti mengkaji kecerdasan emosional tokoh Syaikh Ali berdasarkan empat dari lima aspek kecerdasan emosional Daniel Goleman, yakni: a) aspek mengenali emosi diri dengan 12 data teks kutipan, b) aspek mengelola emosi dengan dua data teks kutipan, c) aspek memotivasi diri sendiri dengan 6 data teks kutipan, dan d) aspek membangun hubungan dengan orang lain dengan dua data teks kutipan. Selain itu, terdapat 8 data teks kutipan Arab yang mencakup lima ciri-ciri rendahnya pengendalian emosi Syaikh Ali. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Syaikh Ali memiliki kecerdasan emosional yang rendah dengan 8 data teks kutipan yang mencakup: sulit untuk menerima kritik, tidak mau berubah, selalu mengumpat dan mengancam setiap kali marah, melakukan tindak kekerasan, mudah tersinggung, memiliki kepribadian negatif, dan tidak berempati terhadap sesama.
Adapun dampak dari emosi tokoh Syaikh Ali dibagi menjadi dua berdasarkan emosi yang dialaminya, yaitu emosi marah dengan 10 data teks kutipan yang mencakup: ditimpa kemalangan, menerima imbalan, dan hilangnya harkat dan martabat. Emosi malu dengan dua data teks kutipan yang mencakup: terkucilkan dari masyarakat dan merugikan diri sendiri