Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Representasi feminisme dalam film barbie (analisis semiotika roland barthes)

    Get PDF
    Film yang merepresentasikan mengenai fenomena feminisme yang dapat memiliki kebebasan terhadap haknya adalah film Barbie. Film ini merupakan salah satu dari sekian banyaknya film yang mengangkat tentang isu feminis Film besutan Greta Grewig ini menempatkan tokoh utamanya yang mayoritas adalah perempuan. Pada penelitian ini nantinya akan menggunakan jenis penelitian analisis semiotika Roland Barthes dengan pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif. dari hal itu peneliti akan mendapatkan data dengan cara menganalisis Film Barbie. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang menyajikan dunia sosial dan juga prespketifnya dari perilaku, konsep, presepsi dan juga persoalan pada manusia yang diteliti. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini berawal dari stereotipe barbie yang sempurna mulai dari pakaiannya, rumah impian, paras barbie yang cantik, bahkan sampai model barbie berjalan yang kakinya harus berjinjit itu menunjukkan sebagai barbie yang sempurna. Namun semua berubah dalam satu malam ketika barbie memikirkan tentang kematian. Tanpa mengurangi esensi dari keseluruhan cerita yang terdapat pada film Barbie ini, peneliti pada akhirnya hanya mengindentifikasi 8 adegan/scene yang terlibat di dalam perumusan masalah yang akan dipelajari nantinya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh penulis, berikut beberapa poin yang menjadi menjadi kesimpulan penelitian dimana peneliti ingin mengetahui representasi feminisme dalam film “Barbie” tahun yang ditayangkan di Bioskop menggunakan analisis semiotika Rolland Barthes

    Analis naratif budaya patriartki pada film maybe someday, another day, but not today (2021)

    Get PDF
    Budaya patriarki di Indonesia merupakan masalah yang serius dalam tananan sosial masyarakat. patriarki mencerminkan norma norma sosial yang memberikan dominasi dan control lebih besar kepada laki laki pada berbagai aspek kehidupan, patriarki menggambarkan posisi perempuan lebih rendah atau posisi subordinat. Konstruksi patriarki dengan domestik gender membuat laki laki ditempatkan sebagai kepala rumah tangga dan perempuan terbatas oleh lingkup yang lebih kecil yaitu untuk melayani dan merawat rumah tangga. Ketidaksetraan ini mendapat perhatian dari berbagai kalangan yang mulai menyuarakan pendapat tentang budaya patriarki salah satunya melalui sebuah karya film pendek . Film Maybe Someday, Another Day, But Not Today membawa isu terkait budaya patriarki di Indonesia yang merugikan para perempuan dalam lingkup rumah tangga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penulisan kualitatif dengan studi deskriptif yang menggunakan teknik pengumpulan data, dokumentasi dan studi pustaka dengan paradigma konstruktivisme. Uji validasi data menggunakan teknik Tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah ”mengetahui budaya patriarki dalam film Maybe Someday, Another Day, But Not Today menggunakan analisis naratif. Budaya patriarki yang ditunjukan dalam film Maybe Someday, Another Day, But Not Today merupakan sebuah marginalisasi perempuan dimana adanya sebuah pembatasan partisipasi yang diberikan kepada perempuan dalam bidang ekonomi, sosial dan politik. Pembatasan ini ada sebagai wujud dari budaya patriarki yang menerapkan stereotipe gender dimana perempuan dibebankan peraturan atau batasan yang merugikan dengan tekanan yang diberikan oleh norma sosia

    Pengaruh afiliasi politik dan intensitas terpaan media televisi terhadap kepercayaan masyarakat pada pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca covid-19

    Get PDF
    Covid-19 pertama kali terdeteksi di Wuhan, sebuah kota di Tiongkok, virus ini segera mulai menyebar ke seluruh dunia, memaksa sebagian besar negara untuk melakukan tindakan pencegahan dimana "lock-down" diterapkan selama beberapa minggu, mengurangi aktivitas sosial dan ekonomi hingga seminimal mungkin. Ketidakpuasan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 dapat dengan mudah dipolitisasi. Situasi ini juga mempengaruhi tingkat kepercayaan politik masyarakat selama pandemi. Media juga berperan dalam mengkritik respon pemerintah selama pandemi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh afiliasi politik dan intensitas terpaan media televisi terhadap kepercayaan masyarakat pada pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca Covid-19. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan metode pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika afiliasi politik (X1) memiliki nilai koefisien regresi afiliasi politik (t hitung) adalah sebesar 3,058 dengan t tabel sebesar 1,965, signifikasi afiliasi politik terkait yaitu kepercayaan masyarakat sebesar 0,002 atau lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Pada variabel intensitas terpaan media televisi, nilai koefisien regresi intensitas terpaan media televisi adalah (t hitung) sebesar 7,566 dengan t 1,965, signifikasi terpaan media televisi terkait kepercayaan masyarakat sebesar 0,000 atau lebih kecil dari nilai alpha 0,05. Berdasarkan hasil output spss menunjukkan nilai f hitung 44,759 > 3,02 dibandingkan nilai f tabel dengan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. Kesimpulan : ada pengaruh afiliasi politik dan intensitas terpaan media televisi terhadap kepercayaan masyarakat pada pemerintah dalam pemulihan ekonomi pasca Covid-19

    Menguji Model Kepuasan Dalam Minat Pembelian Kembali Produk Body Lotion Scarlett Di Kota Yogyakarta

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara minat beli ulang Scarlett Body Lotion di Kota Yogyakarta, Indonesia, dengan kualitas produk, citra merek, dan labelisasi halal, dengan kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi. Data penelitian dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis Partial Least Square (PLS), yang merupakan metodologi kuantitatif. Responden yang dijadikan sampel berjumlah 125 orang, merupakan seluruh konsumen Scarlet Body Lotion di Kota Yogyakarta yang mewakili populasi penelitian. Pengambilan sampel purposive sampling digunakan sebagai strategi pengambilan sampel dalam penelitian ini, dan google formulir digunakan untuk mengelola kuesioner online, yang mencakup lima jawaban pada skala Likert. Program smartPLS v.3.0 digunakan untuk membantu analisis data. Hasil dalam penelitian ini menujukan bahwa semua variabel memliki pengaruh. Kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali, Citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali, Label halal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali, Kepuasan konsumen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali. Kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali melalui kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi, Citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali melalui kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi, Label halal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat pembelian kembali melalui kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi

    Hubungan religiusitas dengan motivasi belajar ismura Siswa di SMP Muhammadiyah Sewon

    Get PDF
    Latar belakang dalam penelitian ini dikarenakan terdapat kegiatan religiusitas yang dapat dikatakan cukup baik akan tetapi masih dijumpai beberapa siswa yang mempunyai kebiasaan belajar ISMUBA tidak teratur. Oleh karena itu, peneliti ingin mengetahui hubungan religiusitas dengan motivasi belajar ISMUBA di SMP Muhammadiyah Sewon. Adapun tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat religiusitas siswa, dan seberapa besar tingkat motivasi belajar ISMUBA siswa di SMP Muhammadiyah Sewon, dan apakah terdapat hubungan antara religiusitas dengan motivasi belajar ISMUBA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Sewon dengan mengambil sampel sebanyak 156 siswa dari total siswa sebanyak 263 siswa. Penarikan sampel dalam penelitian ini didasarkan pada kaidah probability sampling dengan teknik proportionarte stratified random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini yaitu religiusitas (X) sedangkan variabel terikatnya yaitu motivasi belajar ISMUBA (Y). Teknik pengumpulan data yang dipakai dalam penelitian ini yaitu berupa angket. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa korelasional product momen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, tingkat religiusitas siswa mayoritas tinggi dengan persentase sebesar 52,6% (82 siswa) sedangkan sisanya yaitu 40,4% (63 siswa) termasuk kategori sedang, dan 7,1% (11 siswa) termasuk kategori rendah. Kedua, tingkat motivasi belajar ISMUBA siswa mayoritas termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 49,4% (76 siswa) sedangkan sisanya yaitu 41,7% (65 siswa) termasuk kategori sedang, dan 9% (15 siswa) termasuk kategori rendah. Ketiga, adanya hubungan religiusitas dengan motivasi belajar ISMUBA siswa di SMP Muhammadiyah Sewon sebesar 0,536 dengan kategori sedang, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 lebih kecil dari a 0,05

    Implementasi media pembelajaran berbasis komik dalam materi ibadah haji Kelas IX SMP Negeri 1 Panggang Gunungkidul

    Get PDF
    Pada masa pandemi covid-19 pendidikan di indonesia beralih dari pembelajaran offline menjadi online hal ini mempengaruhi adaptasi peserta didik dalam proses pembelajaran tentu motifasi belajar serta hasil belajar siswa juga menurut akibat tidak di bimbing secra langsung selain itu terdapat faktor sinyal dan kuota internet tidak stabl membuat pemberian serta pengumpulan tugas tidak optimal. SMP N 1 Panggang juga termasuk salah satu sekolah yang menerapkan pembelajaran online dalam wawancara bersama Dra. Hj. Eni Sumarsih beliau mengatakan bahwa metode yag digunakan dalamproses pembelajaran adalah dengan menggunakan metode ceramah namun untuk penggunaan media pembelajaran masih minim digunakan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui proses penerapan media pembejaran berbasis komik pada meteri Haji kelas IX (2) Untuk mengetahui efektifitas tentang implementasi pembelajaran berbasis komik sebelum dan sesudah diterapkanya di SMP N 1 Panggang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi lapangan dengan mendiskripsikan peristiwa yang terjadi dan menganalisanya. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Peneliti menguji dan mengimplementasikan media komik dengan materi ibadah haji kelas sembilan maka terdapat hasil yang menyatakan terjadi peningkatan kualitas belajar ditinjau dari nilai, kodisi kelas, respon wawancara oleh guru, peserta didik dan pendapat ahli yakni Sumiyati yang memaparkan bahwa media pembelajaran dapat dikatakan layak apabila sesuai dengan materi dan tujuan pembelajaran yang akan di capai, oleh karna itu media komik dalam materi ibadah haji dapat dikatakan layak karna memenuhi kriteria pendapat ahli

    Implementasi problem based learning dalam membentuk akhlak Siswa di SMP Negeri 12 Yogyakarta

    No full text
    Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya penurunan akhlak siswa di SMP Negeri 12 Yogyakarta. Masalah yang mendasari penelitian ini adalah terkait dengan tingkat akhlak siswa yang bervariasi, termasuk adanya pengaruh teknologi dan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Metode Problem Based Learning (PBL) dalam membentuk akhlak siswa di SMP Negeri 12 Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui permasalahan akhlak siswa, (2) untuk menganalisis efektivitas PBL dalam membentuk akhlak siswa dan (3) mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat penerapan metode ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, Waka Kesiswaan, serta siswa di SMP Negeri 12 Yogyakarta. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam memberikan dampak positif, mengaktifkan partisipasi siswa, dan membentuk karakter akhlakul karimah. Faktor pendukung meliputi peran guru-guru di berbagai mata pelajaran, bahan ajar yang relevan, dan fasilitas sekolah yang memadai. Namun, terdapat hambatan, seperti sulitnya berkomunikasi dengan orang tua siswa dan kendala waktu pembelajaran yang terbatas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PBL efektif dalam membentuk akhlak siswa, dengan dukungan guru dan fasilitas sekolah yang memadai. Meskipun demikian, perlu perhatian khusus terhadap hambatan komunikasi dengan orang tua siswa dan optimalisasi waktu pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan metode pembelajaran yang lebih baik dalam membentuk karakter siswa di masa depan

    Pengaruh kompetensi kepribadian Guru terhadap kecerdasan emosional Siswa Kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Wates

    Get PDF
    Latar belakang dalam penelitian ini yakni adanya sebagian siswa yang tidak menempatkan emosi dan perilaku dengan tepat dan baik, ketika di dalam maupun di luar kelas. Hal ini berdasarkan pengamatan peneliti selama satu bulan 10 hari. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) peneliti ingin mengetahui tingkat kompetensi kepribadian guru di SMK Muhammadiyah 2 Wates, (2) peneliti ingin mengetahui tingkat kecerdasan emosional siswa di SMK Muhammadiyah 2 Wates, dan (3) peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap kecerdasan emosional siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Wates. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Wates dengan sampel sebanyak 129 siswa dari total populasi 191 siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Wates. Penarikan sampel didasarkan pada kaidah probability sampling dengan teknik pengambilan sampel dalam bentuk simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kompetensi kepribadian guru (X), sedangkan variabel terikatnya adalah kecerdasan emosional siswa (Y). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan aplikasi SPSS 26 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, tingkat kompetensi kepribadian guru (X) di SMK Muhammadiyah 2 Wates mayoritas termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 54,3%. Kedua, tingkat kecerdasan emosional siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Wates mayoritas termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase 54,3%. Ketiga, terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompetensi kepribadian guru terhadap kecerdasan emosional siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Wates dikarenakan Ha diterima pada tingkat kepercayaan 95% dengan nilai signifikansi lebih kecil dari α 0,05. Besaran pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap kecerdasan emosional siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 2 Wates yakni sebesar 29,4% dengan nilai R Square 0,294 dan memiliki hubungan yang sedang dengan nilai R 0,542

    Pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis android pada mata pelajaran PAI di SMP Negeri 2 Wates

    No full text
    Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mengalami pertumbuhan yang sangat cepat, tanpa disadari telah memberikan dampak pada segala aspek kehidupan manusia, termasuk dalam bidang pendidikan. Sebagai contoh, penggunaan telepon pintar atau smartphone menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Meskipun demikian, pemanfaatannya sebagai sarana pembelajaran masih tergolong minim, padahal mayoritas penggunanya adalah kalangan usia remaja. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis smartphone Android dengan fokus pada topik Mawas Diri dan Instropeksi, khususnya tentang Iman Kepada Malaikat-malaikat Allah SWT, untuk tingkat sekolah menengah pertama (SMP). Pemilihan topik ini didasarkan pada hasil wawancara dengan guru di SMP Negeri 2 Wates, Kulon Progo, yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa kurang memuaskan dan materi mengenai Iman kepada Malaikat-malaikat Allah SWT sulit dipahami. Aplikasi pembelajaran ini dikembangkan menggunakan pendekatan model pembelajaran kontekstual, mengaitkan materi dengan contoh dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini merupakan penelitian research and development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). dengan uji kelayakan dari ahli. Uji kelayakan dilakukan oleh dua ahli media dan satu ahli materi. Untuk mengetahui respon calon pengguna, dilakukan uji coba lapangan terbatas kepada 24 siswa SMP Negeri 2 Wates. Kondisi Pembelajaran Pada Mata Pelajaran PAI di SMP Negeri 2 Wates pada Tiga tahun terakhir ini mengalami Penurunan dikarenakan faktor latar belakang siswa-siswi yang beragam. Dua guru PAI SMP Negeri 2 Wates yang menggunakan metode Ceramah, Diskusi dan Praktik dinilai Kurang efektif. Aplikasi pembelajaran berbasis Android untuk materi Mawas Diri dan Introspeksi dalam menjalani kehidupan dianggap sangat sesuai untuk digunakan berdasarkan validitas materi pembelajaran. Penilaian pada setiap aspek menunjukkan skor positif, dengan kualitas isi dan tujuan mendapatkan skor 4,0, kualitas instruksional mencapai skor 3,67, kesesuaian pada PBL memperoleh skor 3,64, kesesuaian dengan pendekatan kontekstual mendapatkan skor 3,6, dan rata-rata skor untuk semua aspek mencapai nilai 3,81.. Harapannya, aplikasi ini dapat menjadi media pembelajaran yang membantu siswa dalam memahami Mata Pelajaran PAI, khususnya materi Mawas Diri dan Intropeksi dalam menjalani kehidupan

    Pengembangan kurikulum di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang Sumbawa Barat

    Get PDF
    Pondok Pesantren di NTB sebagai lembaga pendidikan Islam masih sedikit yang berevolusi mengembangkan kurikulum untuk menjawab tantangan zaman. Disisi lain, belum ada pesantren modern di NTB yang menerapkan kurikulum tahfidzul qur’an sebagai kurikulum secara khusus kepada seluruh santrinya. Padahal kurikulum sangat dibutuhkan sebagai pedoman penyelenggara lembaga pendidikan Islam untuk mencetak generasi yang siap dengan tantangan zaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kurikulum, menemukan pengembangan kurikulum, dan implikasi kurikulum di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi lapangan (field research). Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang, Sumbawa Barat. Penelitian ini menggunakan purposive sampling sebagai metodologi pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian. Terdapat dua sumber data yaitu: Pertama, data primer terdapat tiga jenis sumber, yakni : a. Dokumen terkait objek penelitian, b. Hasil wawancara dengan informan penelitian. c. Hasil observasi merupakan catatan penting peneliti yang di dapat berdasarkan hasil pengamatan di lapangan. Kedua, Data sekunder yang kami gunakan dalam penelitian ini dapat berupa artikel, literatur, buku, ataupun sumber-sumber yang lainnya. Sedangkan teknik penganalisisan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teknik analisis data deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, kurikulum KMI Gontor merupakan satu-satunya kurikulum yang diterapkan di awal berdirinya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Taliwang. Namun setelah dievaluasi perlu untuk dikembangkan dalam mencapai visi misi, disisi lain tuntutan lanjut studi dengan ijazah yang diakui secara sah oleh pemerintah, tantangan tuntutan perkembangan zaman, dan kebutuhan masyarakat. Kedua, Pengembangan kurikulum di Pesantren Al-Ikhlas dengan penambahan kurikulum cambridge international curriculum dan tahfidzul qur’an metode rabbani dengan tetap mempertahankan kurikulum KMI Gontor dengan sistem mu’adalah yang memberikan hak istimewa kepada pesantren dalam mengelola pesantren secara mandiri dan mendapatkan ijazah kesetaraan yang sah dari pemerintah. Ketiga, Implikasi pengembangan kurikulum yaitu dampak positif meliputi prestasi santri, alumni yang melanjutkan studi luar negeri dan dalam negeri dengan bidang studi yang bervariasi, dan pengembangan sumber daya manusia melalui kaderisasi guru. Sedangkan dampak negatifnya pada alokasi waktu yang belum proporsional dan efektifitas efisiensi kurikulum

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇