10023 research outputs found
Sort by
In silico study: secondary metabolites from malay apple (Syzygium malaccense (L.) Merr. & L.M. Perry) as potential breast cancer treatments
,
LAPORAN PRAKTEK MAGANG Pembuatan Website E-Office Dengan Framework Laravel PT. Pesat Aghni Solusi
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang semakin pesat telah
membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang
administrasi dan manajemen. Salah satu perubahan yang terjadi adalah dengan munculnya
sistem e-office. Sistem e-office merupakan sistem administrasi dan manajemen yang
berbasis teknologi informasi dan komunikasi (Herdiana & Marsofiyati, 2019). Sistem ini
memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai aktivitas administrasi dan
manajemen secara digital, mulai dari surat menyurat, pengelolaan dokumen, hingga
pengelolaan keuangan (Narsen & Sugiarto, 2022).
PT. Pesat Aghni Solusi adalah sebuah perusahaan IT yang bergerak di bidang
pengembangan perangkat lunak. Perusahaan ini memiliki kebutuhan untuk
mengembangkan sistem e-office untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas administrasi
dan manajemen perusahaan.
Pembuatan website e-office dengan framework Laravel merupakan salah satu
solusi yang ditawarkan oleh PT. Pesat Aghni Solusi. Framework Laravel merupakan salah
satu framework PHP yang populer dan banyak digunakan oleh pengembang web.
Framework ini menawarkan berbagai fitur dan manfaat yang dapat memudahkan
pengembang dalam membangun website e-office
Pratama, Fendy Yogha. (2024). Challenges encountered by newly arrived Thai students when learning Indonesian as a foreign language
Penerapan klasterisasi pada Puskesmas menggunakan metode k-means di Daerah Kabupaten Bengkulu Utara
Dinas Kesehatan merupakan unsur pelaksana otonomi daerah, berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah. Dinas Kesehatan mempunyai tugas perumusan kebijakan teknis dibidang kesehatan masyarakat, pencegahan dan pengendalian penyakit, pelayanan kesehatan serta sumber daya kesehatan. Tingginya angka kematian bayi dan angka kematian ibu di daerah Bengkulu Utara menjadi ukuran tingkat kesehatan ibu dan bayi di daerah Bengkulu Utara.
Untuk mengatasinya adalah melakukan analisis data angka kematian bayi dan ibu di beberapa puskesmas daerah Bengkulu Utara. Penelitian ini dilakukan dengan mengimplementasikan metode K-Means Clustering untuk mendapatkan hasil pengelompokkan puskesmas yang paling tinggi angka kematian bayi dan ibu. Dan didapatkan nilai dari algoritma K-Means dengan menggunakan algoritma Silhouette Coefficient sehingga dapat mengukur seberapa akurat algoritma K-Means dalam proses clustering.
Hasil analisis menggunakan data 158 kematian bayi dan 37 kematian ibu mendapatkan hasil 4 cluster. Pada Cluster 0 berjumlah 6 puskesmas, cluster 2 berjumlah 11 puskesmas, cluster 2 berjumlah 2 puskesmas dan cluster 3 berjumlah 3 puskesmas
Antibiotic consumption and resistance: a 3-years ecological study for four critical groups of bacteria in a general regional hospital
Pseudomonas aeruginosa, Acinetobacter baumannii, Escherichia coli, and Klebsiella pneumoniae are the most critical groups of multi-drug resistant (MDR) bacteria that cause a threat in hospitals. This study identified the trend of antibiotic consumption, antibiotic resistance pattern, and the relationship between antibiotic consumption and antibiotic resistance in a critical group of bacteria in a general regional hospital. This ecological study was based on retrospective data from inpatient databases in a general regional hospital over three years (2017-2019). The trend for annual antibiotic consumption over 2017-2019 was defined as defined daily doses/100 bed-days. The relationship between total antibiotic consumption and the percentage of antibiotic resistance among four isolated critical bacteria was explored in time series analysis and linear regression. The most frequently used antibiotic was ampicillin (220.33 DDD/100 bed-days), ciprofloxacin (126.86 DDD/100 bed-days), and ampicillin-sulbactam (126.34 DDD/100 bed-days). There was a significant relationship between antibiotic consumption (ampicillin, ampicillin-sulbactam, ceftazidime, gentamicin, amikacin, and ciprofloxacin) in DDD/100 bed-days and antibiotic resistance in E. coli, K. pneumoniae, and P. aeruginosa (p<0.05) but not statically significant in A. baumannii (p=0.062). The annual usage fluctuated or remained stable, with no statistically significant trends change. The relationship between antibiotic consumption and antibiotic resistance was significant in three out of four critical groups of bacteria
Audit Energi Listrik Pada Hotel Atrium Premiere Cilacap
Hotel Atrium Premiere Cilacap berbintang 4 terletak di Cilacap. Operasionalisasi hotel memerlukan konsumsi energi listrik yang besar. Data selama 5 tahun terakhir dari 2019 - 2023 menunjukkan keterkaitan antara jumlah pengunjung, konsumsi energi listrik, dan biaya tagihan listrik. Selama menjalankan operasional sejak awal berdiri, belum pernah dilakukan audit energi listrik sehingga tidak diketahui seberapa efisien energi listrik yang telah dikenakan hotel. Tujuan penelitian ini melakukan audit energi listrik adalah untuk mengetahui seberapa efisien penggunaan energi listrik dengan mengetahui kriteria Intensitas Konsumsi Energi (IKE), pengaruh tingkat hunian terhadap IKE, dan memberikan rekomendasi penghematan energi listrik hotel.
Audit energi dibagi menjadi audit energi awal dan audit energi rinci dengan menghitung nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) dan Peluang Hemat Energi (PHE). Pengaruh tingkat hunian pengunjung terhadap Intensitas Konsumsi Energi (IKE) diolah dengan menggunakan metode regresi linear sederhana.
Hasil audit yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hotel mampu menggunakan energi listrik dengan baik. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai IKE yang diperoleh dikategorikan ke dalam kriteria "Efisien" dan "Sangat Efisien" berdasarkan Permen ESDM No. 13 Tahun 2012. Tingkat hunian berpengaruh positif terhadap nilai IKE yang diperoleh. Peluang penghematan yang diberikan ialah pengurangan beberapa kapasitas AC di beberapa ruangan seperti lobi, restora, dan ruang rapat. Penghematan kapasitas AC sebesar 19,5 PK semula 52,5 PK menjadi 33 PK dengan persentase penghematan melalui kapasitas AC sebesar 37%