Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Pengaruh Digital Marketing, Literasi Keuangan, dan Word of Mouth terhadap Generasi Milenial Memiliki Rekening Bank Syariah (Studi Kasus Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing, literasi keuangan, dan word of mouth terhadap keputusan membuka rekening bank syariah pada generasi milenial di Daerah Istimewa Yogyakarta. Generasi milenial dipilih sebagai objek penelitian mengingat karakteristik mereka yang erat kaitannya dengan penggunaan teknologi dan media digital, serta pentingnya literasi keuangan dalam pengambilan keputusan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada responden sejumlah 100. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh masing- masing variabel independen terhadap keputusan menabung. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel digital marketing, literasi keuangan dan word of mouth berpengaruh terhadap keputusan membuka rekening bank Syariah pada generasi milenial. Kemudian secara simultan variabel digital marketing, literasi keuangan, dan word of mouth berpengaruh terhadap keputusan membuka rekening bank Syariah pada generasi millennial

    Analisis Forensik Kasus Pornografi pada Whatsapp Group Berbasis Android dengan Metode National Institute of Standard and Technology

    No full text
    Pesatnya perkembangan teknologi telah menjadi aspek utama yang tidak akan bisa terpisahkan dari kehidupan manusia. Whatsapp menjadi salah satu bentuk kemajuan dari teknologi yang pesat ini. Whatsapp mempunyai fitur Group Chat, pengiriman pesan, telepon sura, video call, pesan suara dan pengiriman file. Jumlah dari pengguna Whatsapp tentunya akan terus meningkat, dan banyaknya peningkatan ini memungkinkan terjadinya tindakan kejahatan pornografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengakuisisi bukti digital yang ditemukan melalui analisis forensik digital terkait kasus pornografi pada WhatsApp Group di smartphone. Penelitian ini melakukan rekonstruksi dengan kasus pornografi pada whatsapp group. Metode National Institute of Standard and Technology (NIST) digunakan dalam rekonstruksi kasus dalam penelitian. NIST memiliki empat tahapan dalam menyelasaikan permasalahan, pertama adalah Collection (pengumpulan data), Examination (Pengecekan bukti digital), Analysis, dan diakhiri dengan tahap Reporting (laporan hasil analisis). Metode ini dapat membantu dalam jalannya proses identifikasi barang bukti yang berhasil ditemukan dari rekonstruksi skenario kasus pornografi. Berupa pesan percakapan dan konten video pornografi yang terhapus pada whatsapp group. Hasil dari penelitian telah dilakukan rekonstruksi kasus pornografi pada whatsapp group dan bisa dibuktikan kebenarannya. Barang bukti yang ditemukan adalah smartphone Xiaomi redmi 4A yang didalamnya terdapat pesan percakapan dan video pornografi. Dengan memanfaatkan 3 tools forensik, yaitu MOBILedit Forensic Express, Belkasoft Evidence Center, dan Magnet AXIOM. Hasil yang pulihkan adalah 2 dari 14 bukti percapakan yang terhapus pada whatsapp group, dan mampu memulihkan video pornografi yang terhapus, serta mampu mengidentifikasi dan menganalisis bukti digital dari investigasi forensik kasus pronografi pada whatsapp group yang sesuai dengan metode NIST

    Relevansi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja Jo Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan terhadap Pelatihan Kerja Guna Kesehatan dan Keselamatan Kerja

    No full text
    Indonesia sebagai menyumbang tenaga kerja yang besar pada banyak bidang usaha baik makro maupun mikro. Faktor paling penting yang menyebabkan banyaknya nyawa hilang dalam peristiwa ini adalah ketiadaan pintu atau rute evakuasi saat situasi darurat, sehingga semua korban terjebak dalam api dan terbakar sampai meninggal. Sehubungan dengan hadirnya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan, yang memberikan perlindungan untuk tenaga kerja. Pasal 4 huruf c dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dengan tegas menyatakan bahwa melindungi tenaga kerja demi kesejahteraan merupakan salah satu tujuan dari undang-undang ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Relevansi dan Kelemahan pengaturan hukum ketenagakerjaan dalam pelatihan kerja berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja jo Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan terhadap Pelatihan kerja. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. analisis data yang diperoleh dari studi pustakaan ini akan dianalisis dengan metode kualitatif serta menggunakan analisa bahan hukum induktif. Metode analisis data kualitatif dilakukan dengan cara meringkas, mengkategorikan dan menafsirkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hukum perlindungan tenaga kerja di Indonesia, maka kita dapat melihat bahwa sifat perlindungan hukum tenaga kerja di Indonesia adalah bersifat Preventif dan Represif. Sifat perlindungan tenaga kerja yang bersifat preventif adalah aturan-aturan mengenai kesehatan dan keselamatan kerja (K-3). Kelemahan dalam implementasi, seperti kurangnya pengawasan yang efektif, standar pelatihan yang tidak terperinci, serta ketidakjelasan sanksi terhadap pelanggaran. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat landasan hukum, masih dibutuhkan perbaikan dalam hal pengawasan, standarisasi pelatihan, dan penegakan hukum untuk memastikan pelatihan K3 dapat berjalan optimal di seluruh sektor pekerjaan

    Analisis Sentimen dan Opini Digital di Media Sosial X pada Isu #KaburAjaDulu

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana isu #KaburAjaDulu menjadi viral di media sosial serta bagaimana opini dan sentimen publik terbentuk melalui proses komunikasi digital. Berdasarkan analisis terhadap 1.045 tweet yang dikumpulkan dari media sosial X, ditemukan bahwa mayoritas cuitan mengandung sentimen negatif, yang secara konsisten mengungkapkan kekecewaan terhadap kondisi sosial, ekonomi, dan masa depan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods. Penelitian ini menggunakan web crawling untuk pengumpulan data berupa tweet dari akun X lalu di visualiasaikan menggunakan gephi software 0.10 untuk menganalisis centrality dari struktur jaringan yang terbentuk. Sedangkan pengklasifikasian sentimen menggunakan google spreadsheet dengan bantuan tools text analysis sentiment for google sheet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Isu #KaburAjaDulu tidak hanya merupakan fenomena atau isu tren di ranah digital, tetapi juga mencerminkan proses pembentukan makna dan identitas sosial dalam lingkungan interaksi virtual. Media sosial berperan sebagai wadah interaksi simbolik yang memberi ruang bagi individu untuk secara terbuka mengungkapkan nilai-nilai, keyakinan, serta emosi mereka, yang kemudian membentuk opini bersama dan turut membangun realitas sosial yang disepakati bersama. Proses ini didorong oleh peran akun-akun berpengaruh dan algoritma media sosial yang mengangkat tagar ini ke posisi trending sehingga memindahkan perhatian dari individu. Metode Social Network Analysis (SNA), ditemukan bahwa penyebaran informasi masih belum efektif dengan dominasi komunikasi satu arah dan pembentukan klaster diskusi yang kurang interaktif. Analisis sentimen menunjukkan dominasi sentimen negatif dengan perolehan sebesar 96% yang mencerminkan kekecewaan publik serta sebagian kecil sentimen positif yakni sebesar 4% yang melihat isu tersebut sebagai peluang

    Analisis Jaringan Sosial Deteksi Komunitas Pejuang Penyakit Kanker Menggunakan Metode Girvan–Newman

    No full text
    Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian global, dengan Indonesia berada di peringkat ketiga tertinggi di Asia Tenggara untuk kasus baru dan keempat untuk tingkat kematian. Data IARC pada tahun 2022 mencatat 408.661 kasus baru dan 242.988 kematian di Indonesia, dengan prediksi peningkatan sebesar 77% pada tahun 2050. Selain dampak fisik seperti nyeri, anemia, dan kelemahan, kanker juga menimbulkan gangguan psikologis yang serius. Sebanyak 40% pasien mengalami depresi, 68% merasa tidak berdaya, dan 72% mengalami kecemasan, menjadikan penderita kanker sebagai kelompok dengan tingkat gangguan psikologis tertinggi di antara penderita penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi komunitas pejuang kanker yang saling berinteraksi dan memberikan dukungan sosial di platform X, yang memiliki sekitar 10,65 juta pengguna di Indonesia dan memainkan peran penting dalam pembentukan serta perluasan jaringan sosial komunitas. Penelitian ini menggunakan Social Network Analysis (SNA) untuk menganalisis jaringan pengguna X dalam komunitas pejuang kanker. Dengan metode Girvan–Newman, terdeteksi komunitas dan akun-akun berpengaruh. Data dikumpulkan melalui crawling API, diproses, lalu divisualisasikan menggunakan NetworkX dan Gephi. Modularitas dihitung untuk melihat kekuatan keterhubungan dalam komunitas. Analisis sentralitas dilakukan untuk mengukur peran akun berdasarkan Degree (jumlah koneksi), betweenness (peran sebagai penghubung), Closeness (kecepatan menjangkau akun lain), dan Eigenvector (pengaruh berdasarkan koneksi ke akun penting). Hasil analisis jaringan sosial dalam diskusi Pejuang Kanker di X menunjukkan adanya struktur komunitas yang kuat dengan keterhubungan tinggi antara aktor-aktor utama. Algoritma Girvan-Newman berhasil mengidentifikasi 21 komunitas dengan nilai modularitas 0.8979, menunjukkan keterkaitan yang erat antaranggota komunitas. Beberapa metrik sentralitas yang digunakan dalam penelitian ini memberikan wawasan mengenai peran dan pengaruh akun-akun kunci dalam jaringan. Setiap komunitas memiliki akun pusat (center) yang menjadi titik fokus interaksi, seperti @iaszz, @tanyakanrl, @askrlfess, @asaibrahim, dan @ryuhasan. Akun-akun ini memainkan peran penting sebagai penyebar informasi, penggerak kampanye, dan pemberi dukungan moral maupun finansial

    Pendekatan Culturally Responsive Teaching sebagai Pengembangan Materi Ajar Karya Fiksi untuk Mengasah Kompetensi Menulis Siswa Kelas VIII SMP

    No full text
    Culturally Responsive Teaching (CRT) merupakan pendekatan yang responsif terhadap kebudayaan tempat tinggal. Pendekatan CRT menjadi salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kompetensi menulis karya fiksi peserta didik kelas VIII SMP, peserta didik belum mampu memahami struktur dan kebahasaan karya fiksi, serta penggunaan kata konotasi dan denotasi pada karya fiksi. Kurangnya pemahaman peserta didik disebabkan materi yang terdapat pada buku tidak dijelaskan secara mendalam.Hal tersebut membuat peserta didik mengalami kesulitan pemahaman materi sehingga hasil tulisan tidak maksimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan kebutuhan pembelajaran menulis karya fiksi melalui pendekatan culturally responsive teaching (CRT); (2) mendeskripsikan pengembangan materi ajar karya fiksi melalui pendekatan culturally responsive teaching (CRT); (3) menguji kelayakan materi ajar karya fiksi melalui pendekatan culturally responsive teaching (CRT). Penelitian ini berjenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan metode ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Muhammadiyah Al-Mujahidin Gunungkidul. Objek penelitian berupa pengembangan materi ajar karya fiksi. Teknik dan instrumen yang digunakan yaitu melalui wawancara dan observasi serta analisis dokumen. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Hasil data dari angket yang telah diisi oleh ahli materi, ahli media/desain dan ahli pengajaran, hasil angket yang didapatkan akan diatur menggunakan skala Likert. Hasil penelitian pengembangan menunjukkan bahwa (1) pendekatan Culturally Responsive Teaching belum digunakan, namun dalam pembelajaran guru sudah menggunakan contoh dalam kehidupan sehari-hari siswa seperti penggunaan kata konotasi yang sering digunakan seperti, kata meja hijau, gigit jari, tulang punggung, dan lain sebagainya; (2) pengembangan materi ajar karya fiksi melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan rancangan desain yang dibuat; (3) Culturally Responsive Teaching sebagai pendekatan dalam pengembangan materi ajar karya fiksi untuk mengasah kompetensi menulis siswa kelas VIII SMP dikategorikan “Sangat Layak” digunakan. Hal ini sesuai dengan hasil rata-rata yang diperoleh dari penelitian para ahli dengan jumlah 84,8. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Culturally Responsive Teaching sebagai pendekatan dalam pengembangan materi ajar karya fiksi untuk mengasah kompetensi menulis siswa kelas VIII SMP layak digunakan

    SK Tim Reviewer Substansi 2025

    Full text link

    SK Tim Reviewer Substansi 2025

    Full text link

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇