Universitas Ahmad Dahlan

Universitas Ahmad Dahlan Repository
Not a member yet
    10023 research outputs found

    Analisis beban kerja mental pada perawat Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta menggunakan metode NASA-TLX (Studi kasus di Bangsal Bima dan Bangsal Arimbi)

    No full text
    Pekerjaan - pekerjaan yang berhubungan dengan rumah sakit atau kesehatan memiliki kecenderungan tinggi untuk terkena stres kerja atau depresi. Kejadian stres kerja pada perawat berada diurutan paling atas pada empat puluh pertama kasus stres kerja pada pekerja. Perawat sebagai pemberi pelayanan kepada pasien tidak hanya dituntut untuk menunjukkan kemampuan dan profesionalitasnya dalam memberikan tindakan keperawatan, tetapi juga diharapkan memiliki kepekaan emosional dalam menghadapi semua pasien yang membutuhkan perawatan sesuai dengan situasi dan kondisi psikologisnya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui seberapa besar beban kerja mental yang dialami perawat Rumah Sakit Jiwa Grhasia khususnya pada bangsal bima dan bangsal arimbi. Penelitian ini menggunakan metode NASA-TLX, metode ini digunakan untuk menghitung beban kerja dengan enam indikator yaitu kebutuhan mental, kebutuhan fisik, kebutuhan waktu, performansi, tingkat usaha dan frustasi. Subjek penelitian ini adalah perawat pada bangsal bima dan arimbi yang berjumlah 25 dengan kategori 14 perawat perempuan dan 11 perawat laki - laki. Data dianalisis menggunakan uji chi square. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta pada bulan Oktober tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja mental yang didapat dari 25 perawat dengan kategori tinggi dengan presentase kebutuhan mental sebesar 34%, 9% kebutuhan fisik, 7% kebutuhan waktu, 19% performansi, 25% tingkat usaha dan 6% tingkat frustasi. Kondisi beban kerja mental yang tinggi karena menangani pasien gangguan jiwa yang dapat mengamuk kapan saja. Pada uji chi square didapatkan hasil (p-value 0,734) yang artinya beban kerja mental tidak berhubungan signifikan dengan jenis kelamin, kemudian pada beban kerja mental dengan usia mendapatkan hasil (p-value 0,258) yang artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara beban kerja mental dengan usia perawat karena perawat mengalami beban kerja mental yang sama - sama tinggi

    Pengaruh literasi, promosi, dan waiting list terhadap minat membuka rekening tabungan haji muda di Bank Muamalat

    Get PDF
    Tabungan Haji Muda merupakan simpanan berjangka waktu panjang dengan usia dibawah 17 tahun dan mempunyai niat untuk berangkat haji. Literasi adalah kemampuan teknis yang berguna dalam hal membaca, menulis, mengartikan dan menerapkan informasi dari berbagai sumber dengan pemahaman yang baik. Promosi merupakan kegiatan pemasaran yang untuk membagikan informasi yang ditujukan kepada konsumen dan menghasilkan permintaan jasa dan produk untuk meningkatkan minat konsumen. Waiting List merupakan daftar tunggu perorangan untuk mendapatkan layanan, produk maupun peluang tertentu. Minat merupakan kecenderungan atau ketertarikan seseorang terhadap berbagai aspek kehidupan, topik atau aktivitas tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi, promosi, dan waiting list secara parsial dan simultan terhadap minat membuka rekening Tabungan Haji Muda di Bank Muamalat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dengan pengambilan sampel dan Teknik purposive sampling menggunakan rumus lemeshow. Adapun sampel pada penelitian ini ialah mahasiswa aktif program sarjana Fakultas Agama Islam Universitas Ahmad Dahlan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial variabel literasi, dan waiting list berpengaruh positif dan variabel promosi tidak berpengaruh positif terhadap minat membuka rekening Tabungan Haji Muda di Bank Muamalat. Secara simultan variabel literasi, promosi, dan waiting list memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat membuka rekening Tabungan Haji Muda di Bank Muamalat

    Efektivitas layanan bimbingan kelompok teknik games (UNO) guna mencegah Academic Burnout pada mahasiswa

    Get PDF
    Academic Burnout merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh mahasiswa. Hal ini terjadi karena tekanan akademik yang tinggi, tuntutan dalam pencapaian prestasi, serta ketidakseimbangan antara tugas akademik dan kehidupan sosial. Academic Burnout bisa Mengganggu kesejahteraan mahasiswa, baik secara psikologis juga fisik, dan mempengaruhi prestasi akademik mereka. Guna Mencegah academic burnout pada mahasiswa maka penelitian ini menggunakan layanan bimbingan kelompok dengan Teknik Games Salah satu cara mencegah academic burnout yaitu memberikan layanan bimbingan kelompok. Pemberian layanan bimbingan kelompok untuk mencegah academic burnout dapat dipadukan dengan teknik games. Bimbingan kelompok teknik games bertujuan untuk melakukan pencegahan academic burnout, agar mahasiswa mampu memahami informasi akibat perilaku dan mengurangi tingkat academic burnout. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan metode eksperimen. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan didapatkan sebanyak 84 mahasiswa bimbingan dan konseling 2021. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu skala academic burnout. Uji reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach. Uji validitas menggunakan product moment. Teknik analisis data menggunakan statistic dengan menggunakan SPSS. Berdasarkan hasil pretest pada 84 siswa menyebutkan bahwa 13 mahasiswa (16%) termasuk kategori rendah, 62 mahasiswa (75%) kategori sedang dan 8 siswa (9%) kategori tinggi. Academic burnout dapat menimbulkan tekanan yang menyebabkan stress sehingga mempengaruhi prestasi akademik siswa. Academic burnout merupakan permasalahan yang cukup serius, sehingga peranan konselor untuk mengatasi hal ini sangat diperlukan agar dapat menjaga kestabilan prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok teknik games efektif untuk mengurai academic burnout pada mahasiswa dengan bukti subjek yang memperoleh skor pretest 67, setelah diberikan perlakuan menurun menjadi 51

    Pengaruh model permainan make a match terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran matematika di kelas III SD N Sidorejo

    Get PDF
    Penggunaan model pembelajaran yang diterapkan masih belum inovatif. Hasil belajar siswa masih dalam kategori kurang dari KKM khususnya pada mata pelajaran matematika. Dalam proses belajar mengajar siswa kurang berpartisipasi, pasif dan cepat bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran Kooperatif Tipe make a match terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran matematika di kelas III SD N Sidorejo. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif, dengan jenis Quasi Eksperiment. Desain penelitian Pretest-Posttest Nonequivalent Control Groub Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas III SD N Sidorejo. Terdapat dua variabel dalam penelitian ini, yaitu variabel bebas (X) Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make A Match dan variabel terikat (Y) adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes soal uraian pretest posttest. Teknik analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan uji non parametrik wilcoxon dengan sebelumnya melakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian dengan menggunakan uji wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model permaianan make a match terhadap hasil belajar siswa mata pelajaran matematika. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan rata-rata nilai posttest dibanding nilai pretest sebesar 13,50. Hasil analisis uji wilcoxon menunjukkan nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 maka H_O ditolak artinya terdapat perbedaan antara hasil belajar model permainan make a match untuk pretest dan posttest. Sehingga, dari hasil analisis data tersebut penelitian ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan memberikan informasi ilmiah terkait penggunaan model pembelajaran dan kreatifitas pendidik dalam proses pembelajaran sehingga pembelajaran dapat lebih menyenangkan dan menarik

    Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di tiga negara ASEAN 2010-2021

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, suku bunga kebijakan, inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan data panel dari tahun 2010-2021 di tiga negara ASEAN menggunakan bentuk model SUR. Variable terikat yang digunakan adalah pertumbuhan ekonomi sedangkan variable bebas meliputi jumlah penduduk, suku bunga kebijakan, inflasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode penelitian panel regression yaitu kombinasi data time series dan cross-section. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variable jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di tiga negara ASEAN.Variable suku bunga kebijakan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di tiga negara ASEAN dan inflasi berpengaruh secara positif signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di tiga negara ASEA

    Hubungan antara psychological empowerment dan workplace spirituality dengan workforce agility

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara psychological empowerment dan workplace spirituality dengan workforce agility pada pejabat administrator di Kabupaten Balangan. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh pejabat administrator di Kabupaten Balangan sejumlah 131 pegawai. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala yang terdiri dari skala psychological empowerment, workplace spirituality dan workforce agility. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode statistik dengan teknik analisis regresi berganda. Keseluruhan data penelitian dihitung menggunakan SPSS 27.00 for windows. Hipotesis mayor penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara psychological empowerment dan workplace spirituality dengan workforce agility diterima dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang sangat signifikan antara psychological empowerment dan workplace spirituality dengan workforce agility. Psychological empowerment dan workplace spirituality memiliki sumbangan efektif sebesar 60,7%. Hipotesis minor pertama terdapat hubungan antara psychological empowerment dengan workforce agility diterima dengan nilai p= 0,000 (p<0,05) dan sumbangan efektif sebesar 38,02% sehingga dapat diartikan terdapat hubungan yang sangat signifikan antara variabel psychological empowerment dengan workforce agility. Hipotesis minor kedua terdapat hubungan antara workplace spirituality dengan workforce agility diterima dengan nilai p= 0,001 (p<0,05) dan sumbangan efektif sebesar 22,68% sehingga dapat diartikan terdapat hubungan yang sangat signifikan antara variabel workplace spirituality dengan workforce agility

    Analisis isi buku tematik kelas 2 kurikulum 2013 dengan kesantunan berbahasa dalam pembelajaran daring

    Get PDF
    Pembelajaran merupakan suatu proses interaksi yang dilakukan oleh siswa dan guru dengan tujuan tertentu. Salah satu sumber belajar yang selalu dipakai dalam pembelajaran adalah buku. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 11 Tahun 2005 menjelaskan bahwa buku teks wajib digunakan di sekolah yang didalamnya memuat berbagai materi pembelajaran dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan, budi pekerti, dan kepribadian kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, kemampuan dan kepekaan estetis, serta potensi fisik dan kesehatan yang disusun berdasarkan Standar Nasional Pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk mengetahui kesalahan yang terdapat pada buku tematik kelas 2 kurikulum 2013, 2) untuk mengetahui kesesuaian antara SKL, KI, KD, dengan Indikator Pembelajaran yang terpdat pada buku guru dan buku sisa tematik kelas 2 kurikulum 2013. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Guru Kelas II dan Buku Tematik Kelas 2 Kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, analisis teks, dan teknik baca catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : buku teks mata pelajaran tematik terbitan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kesesuaiannya dengan Kurikulum 2013 revisi 2017 dengan 8 aspek yang sudah dianalisis diantaranya : 1) hasil presentase aspek kesesuaian dengan SKL rata-rata diperoleh 81,7% dalam kategori Baik, 2) aspek kesesuaian dengan KI rata-rata diperoleh 80% dalam kategori Baik, 3) aspek kesesuaian dengan KD rata-rata diperoleh 80% dalam kategori Baik, 4) aspek kecukupan materi rata-rata diperoleh 85% dalam kategori Sangat Baik, 5) aspek kedalaman materi rata-rata diperoleh 75% dalam kategori Baik, 6) aspek pendekatan sintifik rata-rata diperoleh 77,5% dalam kategori baik, 7) aspek penilaian autentik rata-rata diperoleh 62,5% dalam kategori Cukup Baik, 8) aspek literatur buku rata-rata diperoleh 60% dalam kategori Cukup Baik

    Pengembangan multimedia interaktif berbasis komputer pada pembelajaran IPA materi tata surya kelas VI

    Get PDF
    Penelitian dilakukan dilatarbelakangi oleh penggunaan metode pembelajaran yang digunakan masih kurang menarik dan bervariasi dalam pembelajaran di kelas. Multimedia pembelajaran berbasis komputer menggunakan articulate storyline pada pembelajaran IPA materi tata surya ini diharapkan menjadi media pembelajaran yang mampu meningkatkan daya tarik peserta didik dalam mengikuti pembelajaran. Tujuan dari penelitian Untuk mengetahui kualitas media pembelajaran menggunakan articulate storyline pada pembelajaran IPA dan untuk mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran menggunakan articulate storyline pada pembelajaran IPA materi tata surya peserta didik kelas VI sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan RnD (Research and Development). Rancangan penelitian dan pengembangan ini akan mengacu pada model pengembangan menurut Reiser and Mollanda (2003) model pengembangan ADDIE yaitu analysis (analisis), Design (Perencanaan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), evaluation (evaluasi). Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilaian ahli (ahli media, ahli materi dan ahli pembelajaran) dan lembar respon siswa. Subjek penelitian adalah peserta didik SD Negri 4 Pujodadi Lampung. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan cara menganalisis data kuantitatif yang diperoleh dari lembar validasi ahli dan lembar respon siswa yang berupa skor, kemudian diubah menjadi data kualitatif (data interval) dengan skala 100. Hasil validasi oleh ahli media memperoleh nilai 83,6 yang masuk dalam kategori berkualitas. Hasil validasi ahli materi memperoleh jumlah nilai 89,3 yang masuk dalam kategori sangat berkualitas. Hasil validasi ahli pembelajaran memperoleh jumlah nilai 83,6 yang masuk dalam kategori berkualitas. penilaian peserta didik kelas VI yang berjumlah 19 peserta didik di SD Negeri 4 Pujodadi Lampung terhadap multimedia interaktif, memperoleh nilai rata-rata 93,6 yang masuk dalam kategori sangat layak. Sehingga multimedia pembelajaran interaktif berbasis komputer menggunakan articulate Storyline sangat layak digunakan dalam pembelajaran

    Hubungan antara motivasi kerja dan efikasi diri dengan kepuasan kerja pada operator alat berat PT Pamapersada Nusantara di Bontang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi kerja dan efikasi diri dengan kepuasan kerja pada operator alat berat PT. Pamapersada Nusantara di Bontang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan skala. Skala yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari skala kepuasan kerja, skala motivasi kerja, dan skala efikasi diri. Sampel penelitian ini adalah operator alat berat yang bekerja di PT. Pamapersada Nusantara yang berjumlah 280 sampel dengan teknik pengambilan quota sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan progam Statistical Product and Service Sollution (SPSS) dari IBM versi 19.0 for windows untuk melakukan analisis data. Hasil dari analisis regresi berganda diperoleh nilai koefisien R sebesar 0,733 dan niai R square sebesar 0,537 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara motivasi kerja dan efikasi diri dengan kepuasan kerja operator alat berat di PT Pamapersada Nusantara. Motivasi kerja memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan kepuasan kerja yang ditunjukkan dengan nilai r=0,465 dan nilai p=0,000 (p<0,01) dengan memberikan sumbangan efektif sebesar 9,81%. Efikasi diri memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan kepuasan kerja yang ditunjukkan dengan nilai r=0,707 dan nilai p=0,000 (p<0,01) dengan memberikan sumbangan efektif sebesar 43,90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara simultan motivasi kerja dan efikasi diri memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan kepuasan kerja pada operator alat berat di PT. Pamapersada Nusantara. Berdasarkan hasil penelitian juga dapat disimpulkan bahwa secara parsial motivasi kerja memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan kepuasan kerja operator alat berat di PT. Pamapersada Nusantara. Efikasi diri memiliki hubungan positif yang sangat signifikan dengan kepuasan kerja operator alat berat di PT. Pamapersada Nusantara

    Hubungan antara efikasi diri dan resiliensi dengan kepuasan kerja pada operator alat berat PT Pamapersada Nusantara di Bontang

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara efikasi diri dan resiliensi dengan kepuasan kerja pada operator alat berat PT Pamapersada Nusantara di Bontang. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dengan menggunakan skala, yaitu skala kepuasan kerja, skala efikasi diri dan skala resiliensi. Sampel penelitian ini adalah operator alat berat PT Pamapersada Nusantara yang berjumlah 280 sampel dengan teknik pengambilan quota sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda dengan menggunakan bantuan program Statistical Product and Service Sollution (SPSS) dari IBM versi 19.0 for windows untuk melakukan analisis data. Hasil analisis regresi berganda diperoleh nilai koefisien R sebesar 0,747 dan nilai R square 0,558 dengan taraf signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara efikasi diri dan resiliensi dengan kepuasan kerja operator alat berat PT Pamapersada Nusantara. Implikasi penelitian ini adalah efikasi diri memberikan kontribusi yang tinggi dalam meningkatkan kepuasan dibandingkan dengan resiliensi pada operator alat berat PT Pamapersada Nusantara

    7,065

    full texts

    10,023

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Ahmad Dahlan Repository
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇